I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
98. Kekecewaan Jonathan



Kekecewaan Jonathan


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


flashback :


Setelah Dante berhasil memaksa Brian untuk turun dari pesawat ia bergegas menuju di mana Alexa mendapatkan perawatan medis secara intensif di DMJ Hospital salah satu rumah sakit keluarga Marley istrinya itu.


di sepanjang jalan Brian mengeluarkan sumpah serapah kepada pelakunya itu dan menyuruh Dante mencari tahu siapa orang nya.


Tidak butuh waktu lama Dante mendapatkan kabar dari anak buah nya, bahwa pelaku sudah di tangkap dan di bawah oleh anak buah Brian yang di tugaskan untuk menjaga Alexa.


Brian sangat murka dan menuju markas besar dimana Rio telah menyekap Nadya dan kedua preman yang sudah babak belur.


Pria bule ini membabi buta emosi dan kekesalan kepada Nadya, ia tidak memandang dia wanita yang terpenting ia sudah melukai istri dan calon anak nya padahal ia belum melihat kondisi Alexa yang sekarang hanya mendengar penjelasan dari Dante saja.


Karena ia memilih memutuskan untuk mendatangi markas terlebih dulu dari pada pergi ke rumah sakit. ia tidak mungkin dalam keadaan murka mendatangi rumah sakit. bisa - bisa rumah sakit milik mertuanya itu hancur dengan tanah.


Nadya meminta ampun setiap Brian membabi buta kepada wanita itu, namun setan apa yang merasuki tubuh Brian ia tidak mendengar kan rintihan kesakitan Nadya. dan melayangkan pukulan kepada kedua preman itu.


Brian menyuruh Rio untuk membunuh Nadya dengan menyuntikan racun kedalam tubuhnya. sebelum benar-benar ia mati, dan mengembalikan kepada tuan Guang.


flashback off:


Jonathan memberi pelajaran kepada bodyguard nya yang telah lalai menjaga nona mudahnya hingga masuk rumah sakit.


Plak


bugk


bugk


Plak


Plak


bugk


"Saya sungguh merasa kecewa kepada kalian, selama ini kalian bisa di andalkan tapi kejadian kali ini tidak di maaf kan" bentak Jonathan kepada bodynya yang sudah gagal menjaga Alexa.


"Terutama kau Rafael, Dady menarik mu kembali sebagai bodyguard adik ku Alexa, tapi kau kemana hah waktu kejadian, bukan nya sudah aku perintahkan untuk menjaga dari jarak jauh?"


Semua para bodyguard tidak ada yang berani berbicara satu kata pun, jika mereka berani berarti dia memilih mati.


Begitulah Jonathan jika menyangkut keluarga nya meski bukan keluarga kandung tapi keluarga Marley begitu menghargai sebagai anggota keluarga bukan sebagai asisten.


"Saya tidak akan memecat kalian, mengingat kinerja kalian bagus selama ini tapi akan memberi sanksi tegas kepada kalian, masuklah ke ruang pembelajaran"


Para bodyguard tahu apa itu ruangan pembelajaran, ruangan yang sangat menyeramkan karena akan di latih kembali selama 24 jam non-stop tanpa istirahat.


Semua nya mulai membubarkan diri dan masuk kedalam ruangan yang di maksud Jonathan, ia menarik Rafael dan menjauhkan dari para bodyguard yang lain nya.


"Dady menyuruh kau untuk menjaga Alexa selama dirumah sakit" titah Jonathan.


Rafael hanya mengangguk, dengan segera ia pergi dari hadapannya.


***


Melihat mom lili tergesa-gesa menuruni anak tangga hingga menabrak Jonathan yang baru saja dari halaman belakang mengurus para bodyguard yang tidak becus.


"Mom"


"Jo maaf momy buru-buru, momy harus kerumah sakit sekarang"


"Mom.. tunggu apa Alexa sudah sadar"


Mom lili berhenti mematung, lagi- lagi ia ingat dengan putri nya, "Belum Jo" jawab dengan sendu


Mom lili tidak ada penolakan ia menerima tawaran anak angkat nya itu, melihat pak mun yang sudah bersiap untuk mengantar mom lili.


"Pak mun, saya di antara sama Jo, pak mun nanti saya hubungi jika saja perlu bantuan"


"Baik Nyonya"


*


*


*


Berita penyerangan Alexa dengan Nadya yang ramai di bincangkan di Chanel you tube dan berbagai media tentang kabar masukkan putri tunggal keluarga Marley selaku menantu keluarga Elgan yang tersohor sebagai milyarder.


Jonathan sudah menyuruh anak buahnya untuk menseteril kan rumah sakit bahkan lorong yang mengarah ke kamar Alexa sudah di jaga ketat oleh beberapa bodyguard Dady. tidak ada yang boleh mendatangi daerah terlarang itu yang sudah steril dari para pengunjung rumah sakit lain nya dan juga para wartawan yang memburu berita.


Ia tidak mau anak buah tuan Guang mencari keberadaan Alexa karena putri nya Nadya telah menghilang semenjak kejadian itu.


Siapa lagi yang sudah membuat Nadya menghilang bak di telan bumi, kalau bukan Brian Penguasa dunia bawah, pengusaha muda yang sukses.


"Ceklek"


Mom lili membuka pintu kamar Alexa, ia melihat Brian yang masih setia menemani istrinya,bahkan ia juga masih menggunakan baju yang sama seperti kemarin.


Brian tidak menyadari kedatangan mertuanya itu, ia hanya fokus menatap wajah cantik Alexa yang masih tidur pulas.


Mom lili menepuk pundak Brian "Nak pulang lah, istirahat lah, kamu pasti lelah sudah menjaga Alexa"


Brian melirik dan kembali menatap Alexa kembali.


"Sampai kapan kamu akan seperti ini"


"Brian tidak mau meninggalkan Alexa mom, jika dia sadar ia pasti akan mencari keberadaan Brian"


"Apa kamu sudah makan sayang?" Brian menggeleng "Bersihkan badanmu dan makan lah, mommy membawa makanan dari rumah dan membawa beberapa baju kamu" mom lili menunjuk ke arah meja yang sudah tersedia makanan dan paper bags berisi keperluan Brian. mom lili tahu pasti menantunya belum makan ia memutuskan membawa makanan untuk nya.


Beberapa saat Jonathan masuk ia sangat miris melihat Brian yang biasa dingin, tegas kepada siapa pun namun kali ini berbeda, adik nya telah membuat pria yang memiliki kharismatik itu menjadi kacau.


"Apa yang di katakan mommy benar, kau harus makan, jika kamu sakit siapa yang akan menjaga Alexa?" sahut Jonathan yang muncul tiba-tiba.


"Biar aku sama mommy yang menjaga" kata nya lagi


Brian mencerna perkataan Jonathan dan mom lili, jika dia sakit dan siapa yang akan menjaga dan mengurus nya. ia bangkit dari tempat duduknya sebelum meninggalkan Alexa ia tidak lupa untuk mengecup pucuk kening, pipi dan perut Alexa.


"Aku mencintaimu, cepat sadarlah sayang, aku menunggumu"


Brian merasa bersalah karena terlalu mengekang Alexa untuk tidak keluar dari rumah dan mengakibatkan istrinya merajut kemarin dan akhirnya mengijinkan ia keluar. jika ia tidak mengekang Alexa mungkin tidak akan pernah kejadian seperti ini. tapi ia juga takut Acapkali mendengar tentang Sebastian yang kekeh ingin bertemu Alexa.


Brian menuju kamar mandi dan membersihkan badan nya karena dari kemarin ia belum mandi, setelah beberapa jam Brian menyudahi acara mandi nya dan menggunakan baju yang di bawakan oleh mertuanya itu.


Kini ia sudah mulai nampak segar setelah membersihkan badannya dan ia memakan makanan yang di bawakan oleh mertua itu. lagi-lagi ia direpotkan oleh mertuanya.


15 menit telah berlalu mami Myta dan Sashi yang sudah keluar dari rumah sakit terlebih dulu, kini memasuki ruangan khusus Alexa. Setelah melewati prosedur keamanan yang di lakukan penjaga para bodyguard Jonathan dan Brian, meski mereka keluarga nya namun mami Myta tetap mematuhi peraturan yang sudah di sepakati.


Ceklek


Semua orang menoleh dan melihat siapa yang datang, mami Myta tersenyum melihat putranya mau makan tidak seperti kemarin.


"Syukurlah kamu mau makan sayang" mami Myta memdekat dan mencium kening Brian. dan ia tidak lupa menengok ke Alexa yang masih betah berbaring di ranjang dengan selang infus yang menempel di tubuhnya.


"Bagaimana apa ada perkembangan?" mom lili menggeleng "Kita doa kan semoga ia cepat sadar, dan berkumpul lagi dengan kita"


Bersambung


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan hadiah sebanyak-banyaknya 😘