
Kedatangan Alexa
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Setelah lolos dari kencan buta Dante lebih memilih pulang ke apartemen dari pada melanjutkan acara kencan buta yang ia ikuti di aplikasi biro jodoh.
Sungguh konyol tidak sesuai dengan keinginan nya, yang ada malah dirinya yang sial.
"Gila mending jomblo akut dari pada kencan dengan wanita jadi-jadian." gumam Dante di dalam mobil.
pria ini melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena ia masih merasa takut. setelah kurang dari setengah jam pria ini sampai di kediaman nya.
"Akhirnya bisa kabur juga, harus mandi kembang tujuh rupa biar gak sial seperti ini."
*
*
*
Crop group company
pukul 08.30 wib Mobil Brian sampai di depan lobby perusahaan ia menyerahkan kontak mobil kepada salah satu valet servis yang ada di perusahaan.
Pria ini berjalan dengan tatapan dingin,dan tegas amun aura nya penuh dengan karismatik.
Semua karyawan dan karyawati yang berpapasan tidak berani untuk Menatap bos nya itu dengan intens.jika ada yang berani itu berarti hari ini juga akan di pecat tanpa hormat dan di blacklist kesemua perusahaan. meski masih ada yang curi-curi pandang kepadanya hanya kurang 2 detik ia harus menundukkan wajahnya ke bawah.
Brian sudah masuk ke dalam lift menuju lantai 23 dimana ruang nya berada. Serly yang sudah hadir terlebih dahulu menyambut nya dengan setengah menunduk.
"Selamat pagi Tuan El."
Brian tak menjawab hanya menganggukkan kepalanya sebagai isyarat. pria ini merasa heran karena sang asistennya tidak terlihat hari ini.
"Kemana Dante kenapa tidak terlihat"
tok... tok...
"Masuk."
ceklek
"Pagi tuan El" ucap Serly
"saya akan membacakan schedule harian anda tuan El."
Brian mengerut kan dahinya setelah melihat yang masuk adalah Serly bukan Dante.
"Kenapa kamu yang membacakan agenda kegiatan hari ini" tanya Brian heran.
"Maaf tuan El, Dante hari ini datang terlambat, tadi barusan menghubungi saya."
"Ok baik, lanjutkan."
Setelah Serly melanjutkan membaca kan kegiatan Brian hari ini sampai selesai. namun orang yang ditunggu datang juga.
"Ma .... aaf Bos, ku... datang terlambat." ucap Dante yang masih setengah ngos-ngosan.
pria ini berusaha untuk tidak terlambat datang namun tetap saja terlambat sampai kantor apa lagi Brian sudah duduk di kursi kebesaran nya.
"Kenapa?'
"Karena ada ...... hacin.... hacin... "
Brian menyipitkan matanya melihat Dante malah bersin-bersin.
"Kau sakit?"
"Sedikit." jawab Dante yang masih bersin- bersin di depannya.
"Bukannya kemarin kau ijin pulang terlebih dulu kemarin"
"Iya."
"Terus kenapa sekarang malah datang terlambat dan tiba-tiba sakit? kemana kemarin memangnya?"
Mau tidak mau Dante akhirnya menceritakan kejadian semalam yang membuatnya terlambat datang ke kantor hari ini tidak seperti biasanya. dan dengan keadaan yang kurang fit.
Membuat Brian dan Serly yang masih di ruangan Brian tertawa terbahak-bahak mendengar penjelasan Dante kepada mereka.
Dante merasa binggung melihat bosnya dan partner kerja nya mentertawakan diri nya.
"Kau itu lucu sekali Dante! kenapa kau malah ikuti saran aku." ucap Brian berusaha untuk menahan tawanya lagi.
"Iya apa salahnya jikalau aku mencoba nya. tapi malah seperti ini dan aku harus mandi sebanyak 7 Kali untuk menghilangkan rasa sial ku karena sudah bertemu wanita yang sudah bau tanah tidak sesuai yang aku bayangkan"
"Karena tidak sesuai dengan Foto di biodata nya." katanya lagi.
"Ya sudah Serly kau lanjutkan pekerjaan kamu. dan kau Dante tetap disini, kau harus menerima hukuman nya"
*
*
*
pukul 10.00 wanita yang masih betah di balik selimutnya itu mengerjapkan matanya melihat sekeliling nya tidak melihat sosok laki-laki yang sudah menjadi suaminya itu.
"Jam berapa sekarang ini" gumam Alexa.
Alexa melirik jam Beker yang ada di atas Nakas nya ternyata sudah menunjukan jam 10 pagi.
"Astaga aku kesiangan, kenapa Brian tidak membangun kan ku."
Dengan segera ia mengambil handphone nya dan menghubungi Brian.
namun Brian tidak kunjung di angkat.membut Alexa sedikit khwatir kepada suaminya itu.
wanita ini memutuskan untuk pergi ke kamar mandi dan membersihkan diri nya terlebih dulu sebelum ia kembali menelpon suaminya itu.
Lagi- lagi Alexa di buat kecewa karena Brian tidak menjawab telepon nya.
"Kalau tidak membuat proyek tunggal putra semalam sampai pagi aku tidak akan bangun terlambat seperti ini."
Alexa memutuskan untuk turun ke bawah dan melanjutkan sarapan pagi yang terlambat akibat ulah suami nya.
"Nyonya besar menemani tuan besar kemarin keluar kota nona, mungkin nanti sore atau lusa pulang sebelum acara resepsi nona di gelar."
"Terus tadi Brian sarapan tidak?"
"Tadi hanya minum kopi sama roti non"
"Ya sudah nanti aku bawakan dia makan siang saja ke kekantor"
Setelah mendengar penjelasan dari mbok nah Alexa menuju dapur untuk membuatkan makan siang untuk suaminya. tidak butuh waktu lama akhirnya Alexa menyelesaikan tugas nya di dapur.
Hanya satu jam perjalanan Alexa ke kantor Brian. ia memutuskan untuk bertanya kepada resepsionis lagi meski sikapnya kurang baik terhadap nya.
"Siang mba, apa saya bisa bertemu tuan Brian." tanya Alexa dengan ramah dan bersikap lembut.
"Anda lagi, kenapa anda suka sekali datang kesini."
"Memang kenapa kalau saya datang lagi kesini."
"Ada apa ini." tanya Dante yang melihat keberadaan Alexa di depan resepsionis.
"kak Dante" ucap Alexa setelah Dante mendekatinya.
"Ini tuan, wanita ini datang lagi,ingin bertemu tuan El." sahut salah satu resepsionis.
"Kalian jika nona ini datang lagi biarkan dia masuk, apa kalian tidak tahu dia siapa?"
"Ti... dak tuan, memang dia siapa?" tanya resepsionis gemetaran.
"Dia adalah putri tunggal keluarga Marley dan dia adalah istrinya tuan Brian Leonardo Elgan." sahut Dante tegas dan menatap tajam kepada resepsionis nya itu.
"Apa!!"
"Jadi dia nona Alexa, ternyata cantik juga jika dilihat dari dekat," batin salah satu resepsionis yang satunya.
"Haduh mampus aku, tadi aku bersikap kurang baik lagi." batin resepsionis yang tadi gemetaran.
"Ayo nona,saya antar ke ruang presdier sekarang." ucap Dante.
"Terimakasih kak,"
sebelum pergi mengikuti Dante Alexa berpesan kepada kedua resepsionis itu.
"Mbak jika sama orang harus bisa menjaga attitude, kalian berdua jangan memandang orang dari penampilan nya saja." jawab Alexa menohok.
Kini Alexa sudah berada di dalam lift bersama Dante asisten sekaligus sahabatnya Brian.
"Nona, apa anda tidak apa-apa tadi?"
"Aku tidak apa-apa kak,gak papa lagian mereka belum tahu aku siapa, jadi jangan sampai mengadu ke kak Brian iya."
"Tapi nona..."
"Please jangan bilang iya aku di perlakukan seperti tadi." Alexa memohon kepada Dante.
"Baiklah."
Ting
mereka berdua akhirnya sampai di lantai 23
"Silahkan nona masuk, tuan El baru saja selesai meeting." ucap Dante mempersilahkan Alexa untuk masuk keruangan Brian.
"Terimakasih ya kak,tapi kak Dante ga ikut makan siang bersama, kebetulan lexa bawa banyak lho." seru Alexa menunjukkan kotak bekal kepadanya.
"Tidak usah non, terimakasih" tolak Dante padahal ia sangat merindukan masakan Alexa yang sudah membuat nya ketagihan tapi dia sedang di hukum oleh sahabat nya itu.
"Ya sudah,lexa masuk dulu iya."
tok... tok...
namun tidak ada jawaban dari dalam akhirnya Alexa memutuskan untuk masuk saja.
ceklek
"Dimana dia,ko kosong."
Alexa memutuskan untuk menunggu di dalam ruangan suaminya. wanita ini melihat-lihat ruangan suaminya itu, ia melihat bingkai foto di atas meja kerja Brian, wanita ini tersenyum melihat foto bersama Brian di pajang di atas meja kerjanya itu.
Alexa menatap keluar kaca gedung perusahaan itu.
"Bagus sekali pemandangan dari sini." gumam Alexa.
"Apa kau suka sayang" ucap Brian memeluk Alexa dari belakang.
Alexa tersentak menoleh kebelakang melihat suaminya itu memeluk dari belakang.
"Iya aku suka sayang,view nya bagus."
"Kenapa kau kesini tidak memberitahu aku?" tanya Brian yang masih memeluk Alexa.
"Iz kau ini, justru itu aku datang kesini.telpon kamu tidak di angkat-angkat" cemberut Alexa
"Maafkan aku, tadi lagi meeting handphone ku di tinggal."
"Selalu saja begitu,aku datang kesini bawa bekal makan siang untuk mu, kenapa tadi pagi tidak membangun kan ku?"
"Aku tidak tega melihat mu kelelahan sayang karena ulah ku" ucap Brian tergelak.
bersambung...
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa like dan komentarnya,
terimakasih yang sudah kasih hadiah dan vote nya.sangat berati buat author lope lope sebanyak-banyak 😘
salam sayang dari author
salam santun 🤗🤗🤗