
Baby 3G
Mohon maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Satu Minggu telah berlalu kini putri Alexa dan Brian sudah tidak di dalam inkubator lagi. Tapi ia masih di rawat intensif di ruang NICU.
Alexa merasa senang. Karena ia bisa bertemu dengan putrinya tanpa di halangi dengan dinding kaca seperti biasanya.
"Sayang!! Kau tidak memompa ASI mu untuk putri kita?", Tanya Brian. Dia baru saja keluar dari kamar mandi. melihat istrinya yang masih mengendong putranya.
"Tidak sayang, tadi kata perawat kita bisa melihat nya langsung dan katanya lagi aku bisa memberi ASI langsung", Seru Alexa dengan antusias.
Brian tersenyum melihat istrinya bahagia, Akhirnya, ia bisa bertemu dengan Putrinya.
"Syukurlah, jika kita sudah di bolehkan untuk bertemu putri kita", kata Brian.
"Iya sayang, mami dan mom Lili pasti senang mendengarnya", Ucap Alexa.
Brian merasa bersyukur, dengan bantuan Jack putrinya berangsur membaik dengan cepat.
"Dimana baby Galand sayang?"
"Galand?, Tanya balik Alexa.
"Astaga aku lupa, jika Aku sudah memberi nama mereka, Yang sedang di gendong kamu itu Garfind Marley Elgan, Jelas Brian.
"Lalu Putri kita siapa?", Tanya Alexa.
Brian tersenyum lalu mendekatkan kepada Alexa.
"Putri kita Glorya Alexandria Elgan", ucap Brian. mengecup bibir Alexa.
"Bagaimana apa kau suka", kata Brian kembali.
"Wow nama yang bagus, aku suka sayang", Jawab Alexa.
Alexa mengecup bibir suaminya.
"Kakak ipar seperti baby nya mengantuk". Sahut Sashi yang baru saja masuk kedalam saat adegan romantis suami istri berciuman.
"Maaf sepertinya aku salah masuk dech" kata Sashi ia yang sudah membalikkan badannya.
Membuat suami istri ini tertawa.
"Kenapa malah kalian tertawa", Sashi mendegus kesal.
"Sini Sashi, biar baby Galand tidur dulu", ucap Alexa.
"Baby Galand?" tanya Sashi.
"Iya yang kau gendong itu baby Galand" kata Alexa. "Sayang sepertinya Garfind sudah tertidur, kau bisa bantu aku menaruh di box bayi", pinta Alexa.
"Sini Sayang", ucap Brian. Menerima baby Garfind dari Alexa.
Setelah membuat baby Galand tertidur. Alexa meminta Sashi untuk menjaga kedua ponakannya.
"Sashi apa kau bisa bantu kakak", Tanya Brian kepada Sashi.
"Iya Kak BRI, ingin minta bantuan apa?", Jawab Sashi.
"Tolong kau jaga kedua ponakanmu itu, kakak harus menemani Alexa bertemu baby Glorya. Apa kau bisa?", Tanya Brian.
"Tentu saja bisa, Wow Glorya, Galand, Garfind nama yang bagus, ponakanku baby 3G", Ucap Sashi tersenyum.
Barin dan Alexa hanya bisa tersenyum atas panggilan singkat Sashi. Brian membantu Alexa duduk di kursi roda.
Banyak para bodyguard yang menjaga di depan ruangan VVIP dan juga Sepanjang lorong menuju ruang NICU. itu semua untuk mengantisipasi dari musuh Brian dan juga Dady Damian. maka dari itu memberikan penjagaan dengan sangat ketat untuk menjaga Alexa dan anak-anaknya.
Alexa melihat Dady dan Mommy nya yang sedang menatap cucu perempuannya.
"Dad..!! mom..!! Kenapa tidak masuk saja", Ucap Alexa
"Darl! kau datang untuk memberikan Asi untuk cucu Dady?", Tanya Dady Damian.
"Apa sudah boleh masuk sayang", Sahut Mom Lili.
"Iya mom, tadi perawat sudah memberitahukan lexa", jawab Alexa.
"Dady senang mendengarnya Darl, ini yang kau tunggu kan? masuklah Darl, Dady akan menunggu disini saja bersama mommy", Kata Dady Damian.
"Baiklah, lexa masuk dulu dad, sudah kangen dengan baby Glorya"
"Baby Glorya?" Dady Damian mengerutkan keningnya, "Dia cucu Dady namanya Glorya dad", Jelas alexa."Dady suka, nama yang bagus Darl", Kata Dad Damian.
"Titip peluk cium untuk baby Glorya sayang", Teriak Mom Lili.
"Ayo Dady, lebih baik kita menjaga kedua cucu kita yang tampan", ujar Mom lili mengajak suaminya untuk menjaga baby Galand dan baby Garfind.
Alexa masuk ditemani Brian. ia melihat putrinya secara langsung didepan matanya. perawat membantu Alexa untuk mengendong baby Glorya.
Alexa nampak berkaca-kaca, akhirnya, ia bisa langsung memeluk putrinya yang sudah satu Minggu ini.
"Sayang! ini Mommy", Alexa menitihkan air matanya. Brian menguatkan istrinya. "Akhirnya kita bisa bertemu sayang". Kata Alexa mencium kening putrinya.
"Dia sangat cantik seperti kamu sayang", ucap Brian. mengelus pipi putrinya.
Alexa tersenyum bahagia saat putrinya dalam dekapannya saat menyusu. Benar- benar lengkap sudah kebahagiaan Alexa dan Brian.
Alexa sudah di perbolehkan untuk pulang namun tidak dengan baby Glorya. Ia harus tinggal beberapa hari lagi. meski berat tapi ini semua demi kebaikan putrinya.
🍃🍃🍃
Dante sudah memastikan rumah baru permintaan Alexa. terutama kamar tidur untuk Baby 3G yang sudah di renovasi 3 kali sesuai permintaan Alexa. yang membuat Dante jengah.
Kamar 3G masih satu ruangan dengan kamar utama. Hanya di sekat saja. Alexa memilih untuk satu ruangan dengan kamar utama karena, ia ingin lebih dekat dengan anak-anaknya. Meski ruangnya separuh dari kamar utama,
"Huft akhirnya kelar juga, hanya sebuah kamar bayi", gumam Dante.
Setelah mengurus rumah baru Brian, Dante melanjutkan pekerjaan Brian.
Sekarang dia sedang mengadakan meeting rutin seperti biasanya. meski Dante hanya asisten bagi Brian. tapi ke mampuan Dante tidak pernah di ragukan lagi.
Semua karyawan Crop company Group juga tunduk dengan Dante. karena Dante juga orang yang tegas dan dingin seperti Brian jika urusan dengan pekerjaan.
Papi Louis hanya membantu sekedarnya jika Dante sedang mengurus yang lain. jika Jadwalnya berbenturan. maka papi Louis akan membantunya.
Sebastian kini kembali tinggal di mansionnya sendiri, Karena sekarang, ia lebih banyak bekerja untuk Alexander Grup untuk memantau kerja sama dengan Arga Rivaldinho yang sedang menikmati hasilnya yang terus melejit.
"Nikmatilah kebahagiaan mu Tn Arga, sebelum kau terjatuh nanti, bersiaplah kau" gumam Sebastian yang sedang menatap layar laptop nya.
Dengan seperti ini, Sebastian bisa membalas Arga atas apa yang sudah di lakukan nya dengan Rena.
Sebastian bersyukur mantan mertua dan mantan istrinya bisa menerima dirinya, dan mempercayai dirinya untuk memegang perusahaan Alexander Grup.
Sebastian sudah berjanji akan menebus kesalahan keluarga Abraham dimasa lalu yang sudah mengambil Alexander Grup.
Mama Elisa merasa senang, sekarang ia bisa kembali hidup tenang, dengan cucu-cucunya. Dady Damian benar-benar membantu Sebastian agar Arga tidak bisa mengambil anak-anaknya kecuali anaknya yang meminta untuk bersama Arga Rivaldinho.
***
Sean merambah bisnis nya di Jakarta, ia merasa senang meski tidak bisa mendapatkan Sashi. tapi ia akan berjuang untuk mendapatkan Sashi kembali meski Dante rivalnya.
Dengan dia tinggal di Jakarta, Sean akan mendekati Sashi kembali.
"Sashi tunggu aku, kau akan ku rebut kembali" gumam Sean.
"Sepertinya aku harus bekerja sama dengan Mr El"
Bersambung..
Author malam ini crazy up untuk menemani raider di malam tahun baru.
Selamat Tahun baru 2022 🥳🥳🥳
Jangan lupa like jempolnya, komentar, hadiah dan vote nya.