I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
35. Bercumbu



Bercumbu


Happy reading love 😘.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Rio is calling 📞..


Drrrrrttzzzzz... drrrrrttzzzzz,


"Halo Rio.?"


"King.... sudah ada yang berani mendublikat senjata api kita yang berjenis pistol xx dan senapan Laras panjang," ucap seseorang di sebrang sana


Brian nampak mengerutkan alisnya ketiak mendengar penjelasan anak buahnya yang di dunia bawah.


"Apa saya perlu turun tangan Rio."


"Tidak king,saya sudah menangkap penyusup itu yang menyamar sebagai anggota kita."


"Kerja bagus Rio.apa kau sudah tahu siapa dalang nya."


"Sudah King,dia anak buah tuan Guang, dia tidak terima kita menggagalkan rencana ilegalnya itu."


"kau tahu apa yang harus kau lakukan Rio.?


"Sudah King."


" Good".


Telepon terputus secara sepihak.


Rio adalah salah satu orang kepercayaan Brian di dunia bawah selain Dante,selama Brian menjadi ketua geng mafia yang paling di takuti di dunia bawah, tidak ada yang tahu seperti apa ketua mafia yang paling di takuti di seluruh Eropa, Asia., maka ia di juluki dengan King El Zeus. raja dewa nya iblis


Brian adalah ketua mafia yang Berdarah dingin yang sanggup membunuh atau melukai siapapun dengan kejam tanpa memandang bulu, tanpa belas kasihan, tanpa penyesalan, tanpa perasaan.sama orang yang bersalah.


Ada lagi anak buah kepercayaan Brian dalam masalah IT. ia adalah Leo seorang hacker terbaik di dunia.


Brian sang ketua mafia tampan sudah berada di markas besar mereka bersama Dante dan Leo, setelah mendengar kabar dari Rio orang kepercayaan. sebelum pergi Brian sudah minta ijin kepada Alexa.


kini Brian sudah duduk di kursi kebesarannya, Hawa dominan dan aura menyeramkan sangat terasa diruangan itu.


Tuan Guang termasuk orang jajaran berpengaruh ke dalam dunia bisnis gelap.


"King apa selanjutnya rencana kita." kata Dante yang mengawali pembicaraan.


"Bukannya kau sudah mengenalku Dante? kalian sudah tahukan prinsip aku,dalam menangkap musuh, kita harus mengenal musuh kita dulu sebelum menghancurkan nya. kalau perlu mereka kita jadikan teman dulu sampai masuk ke perangkap kita, dan kita hancurkan sampai akar-akarnya, Bummmms.... bukan nya itu mengasikkan" kata Brian dengan seringai tipis tersunging di bibirnya.


Leo bertepuk tangan "wow itu sungguh luar biasa king,pantas saja kau sangat di takuti king, tampang mu sungguh menyeramkan" kata Leo tersenyum bangga


"Apa musuh kita termasuk anak TK bagaimana bisa dia tidak mengenal mu king sebagai ketua mafia,bahkan dia mengajak kerjasama. dan putrinya dijadikan sebagai umpan untuk mendekatimu" ucapnya lagi seraya menyerahkan data yang ia curi dari perusahaan Guang beberapa menit yang lalu,


"Sudah kuduga, tuan Guang orang yang lengah dan gegabah dalam mengambil langkah kedepan, akan seperti apa, kita ikuti saja permainannya. Dante,Leo awasi terus putri tuan Guang dari Alexa, karena dia tidak menyukai Alexa." seru nya Brian.


"Dan perintahkan anak buah kita untuk menjalankan tugas dan kumpulan buktinya." ucap Brian kembali.


"Bagaimana dengan Abraham group kapan kita akan memulai nya.? tanya Dante.


"Itu biarkan urusan Alexa, akan ku pastikan Alexa bergerak saat rapat pemegang saham tiba, disitulah kita bisa menghancurkan."


"tapi kau harus menikah dulu king,agar posisi Alexa kuat nantinya,ini kan yang di mau kakek Alexander sebelum dia meninggal."


"Ya kau benar." Brian melirik jam yang melingkar di tangannya, "Kurasa cukup buat hari ini,aku terlalu lama meninggalkan Alexa di mansion papih." katanya seraya bangun dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan ruangan itu.


Alexa yang kini telah berada di kamar Brian di mansion papih nya, ia menonton film seraya menunggu Brian pulang.


Singkat cerita tadi setelah acara sarapan pagi mamih dan papih nya Brian pergi untuk mengunjungi acara teman nya di negara xx, dan Sashi pergi setelah Brian pergi karena sudah ada janji dengan teman-teman nya, alhasil Alexa di tinggal sendirian.


"Sudah hampir malam ia bahkan belum pulang, telpon kasih kabar saja gak." batin Alexa kesal.


"Lebih baik mandi saja lah."


wanita ini masuk ke dalam wardrobe milik Brian,ia tidak berani keluar meminta pelayan untuk meminjam baju Sashi, bisa-bisa Brian akan marah kalau ia keluar kamar hanya pakai Bathrobe saja,bisa di gantung ia, betapa posesif nya dia.


Alexa menatap jajaran lemari pakaian dan berbagai koleksi aksesoris Brian, ia memutuskan untuk mengambil kemeja berwarna putih jatuh pada pilihannya.


"Kurasa ini tidak terlalu buruk,"gumuan Alexa seraya berdiri di depan kaca besar.


kemeja yang ia pakai jadi seperti mini dress di atas lutut, dengan badan Alexa yang kecil langsing. dengan rambut panjang di gerai, tidak menghilangkan aura kecantikan nya,


Beberapa saat kemudian Brian tiba di kediaman orang tua nya,sebelum pulang ia mampir ke butik langganan mamih nya karena ia juga akan makan malam di luar sebagai permintaan maaf,


Brian masuk ke dalam kamarnya seraya menenteng beberapa paper bag yang ia bawa.


"Ceklek."


"Sayang... aku pulang." teriak Brian setelah berada di kamar tapi tidak melihat Alexa.


Alexa yang masih di dalam wardrobe dan mendengar teriakkan Brian.


"Aku disini sayang." sahut Alexa dari dalam.


Brian menaruh paper bag tadi di atas kasur. lalu ia melangkah masuk ke dalam wardrobe ia tertegun melihat penampilan Alexa bagi Brian ia terlihat seksi di matanya.


"Sayang kau sedang apa?" tanyanya.


"Aku lupa ga punya baju disini, jadi aku pakai bajumu." jawab Alexa sambil tersenyum ke arah Brian seraya mendekat ke pria itu,


Brian juga laki laki normal,ia melihat penampilan kekasihnya bikin ia panas dingin, kejolak panas yang ia rasakan ia mendekat Alexa dan memeluknya,


"Sayang lepasin."


"biarkan seperti ini, jangan bergerak,kau bisa membangunkan adik kecilku." bisikan Brian.


Alexa merasakan ada sesuatu yang mengeras di bawah sana,ia tidak mau kalau harus bercumbu lebih sebelum ia menikah. tunangan saja belum menikah


batin Alexa cekikikan kini pikiran nya sudah traveling kemana-mana.Tapi, tiba-tiba Brian mengecup bibir Alexa dengan lembut. Alexa hanya diam tidak membalas,Brian menggigit bibir bawah Alexa ia melanjutkan ciuman yang semakin dalam.


kemudian tangan nya merayap di leher.pikiran dan hasratnya tidak sesuai ia ingin menghentikan cumbuannya, Brian merapatkan Alexa ke dinding kaca ia kembali mencium bibir Alexa semakin dalam, suara desakan bahkan terdengar nyaring,


Alexa mulai terbawa suasan,membuat ingin semakin jauh sampai ia lepas kendali, ingin merasakan lebih,merasakan apa yang selama beberapa tahun tidak di sentuh oleh suaminya dulu lebih memilih ke istri keduanya.


Brian semakin memperelat pelukan dan mendekat ke Alexa kini ia berada dalam kekuasaan nya, kesadaran nya sudah entah kemana, menahan gejolak yang ia tahan sedari tadi, ia meremas bokong Alexa,membuat hasrat keduanya naik turun,dengan nafas memburu,dengan gejolak yang semakin naik.


Brian kembali meraih bibir Alexa dengan dalam seakan tidak pernah puas,Alexa begitu menikmati permainan Brian,ia mendesah nikmat setiap sentuhan Brian, merayap ke dalam kemeja kebesaran Alexa yang entah sejak kapan kancing kemejanya sudah terlepas semua,kini terlihat hanya menyisakan bra berwana hitam dan ****** ***** saja.


bahkan kini Brian sudah berantakan dengan kemeja sebagian keluar dan ia melonggarkan lilitan dasinya.


Brian kembali bercumbu mencium setiap lekuk tubuh Alexa, dan tangannya menyentuh tubuh Alexa, Brian menarik bra yang tersisa kini benda tersebut tampak nyata di depan,kulit yang mulus, dan dada yang indah terawat,sangat pas di genggaman nya,seolah benda kenyal tersebut memang khusus untuknya,


ketika akan melanjutkan hasratnya lebih Alexa menyadarinya.


"Stop... sayang.,kau sudah berlebihan," ucap Alexa mendorong dada besar Brian untuk menjauh,


Brian nampak frustasi ia mengusap wajahnya kasar, "maaf sayang,aku hilaf, pakailah baju mu,aku sudah membawakan gaun untukmu di dalam paper bag di atas kasur,aku mandi dulu,okay." jawab Brian seraya mengecup sekilas pucuk keningnya.


Alexa merasa nafasnya lega akhirnya bisa terbebas dari kemesuman kekasihnya itu.


Brian keluar dari ruangan wardrobe dan masuk ke dalam kamar mandi,ia menuntas kan hastrat nya yang tadi tertunda di bawa guyuran shower.


Alexa ikut keluar dan mengambil paper bag yang Brian bawa dan kembali masuk ke dalam wardrobe lagi,


Bersambung...


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


terimakasih sudah membaca cerita Alexa,jangan lupa tinggalkan jejak like komen, lope lope 😘 sebanyak-banyak nya.


Sabar- sabar bang Brian nanti ada masa nya ***-*** nya 🤭🤭