
Heathfied Park
Maaf jika masih banyak yang typo dan baru update hari ini 🙏🙏🙏🙏
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Setelah menempuh perjalanan jauh kurang lebih 16 jam, pesawat pribadi miliknya mendarat di Bandara Heathrow Inggris ibu kota London.
Kini sudah ada sopir Brian yang menunggu kedatangan bosnya itu, setelah menunggu beberapa menit. pria berseragam berwarna hitam mendekati sepasang suami istri yang sedang berjalan seraya menyeret koper ditangannya. dan satunya memeluk tubuh wanitanya.
"Selamat datang Mr El, kami yang di tugaskan untuk menjemput anda Mr El". ucap sopir pribadinya.
Brian tidak menjawab. ia yang masih menggenggam tangan Alexa dan menyerahkan kopernya kepada supir pribadinya itu, untuk disimpan di bagasi mobilnya.
Pria paruh baya itu membukakan pintu mobil dan Alexa masuk terlebih dulu baru Brian mengekor di belakang.
"Apa ada tempat yang ingin anda kunjungi terlebih dahulu Mr El"
"Tidak, langsung saja ke Heathfield Park" ujar Brian.
"Baik Mr"
Setelah tidak ada tempat yang ingin di kunjungi supir pribadi itu langsung menuju Heathfied Park, terletak di jantung Highgate kota London terdapat dua hektar perkebunan dan juga hutan terpencil di tony Merton Lane, terdapat Hampstead Heath, salah satu taman paling dicintai di London.
Selama di perjalanan Alexa sangat menikmati keindahan alam yang sangat sejuk. karena harus melewati perkebunan dan hutan dengan jalan yang berlegak legok.
"Sayang ... apa kau lelah"
"Tidak, hmm pemandangan nya bagus, di Jakarta jarang sekali melihat memandang seperti ini." ujar Alexa yang masih menatap ke jendela mobil.
Setelah beberapa jam akhirnya sampai di mansion Healthfied park, terlihat gerbang utama berbentuk kayu dan pagar tanaman. sekitar 30 menit dari gerbang utama Alexa dikejutkan dengan mension bergaya Hollywood berbentuk setengah lingkaran dan terpisah di depan terdapat pondok atau paviliun.
"Apa kau suka sayang tempat nya?" ucap Brian Setelah membukakan pintu mobil untuk Alexa.
Alexa menatap ke depan mansion mewah itu. bangun yang tak kalah mewah milik kedua orang tuanya.
"Hu'um" jawab Alexa "Apa kita akan tinggal disini sayang." katanya lagi.
"Iya kita akan tinggal disini, ini rumah kita" ujar Brian. "Ayo kita masuk kedalam." kata nya seraya mengandeng tangan Alexa untuk masuk kedalam.
Alexa membengkam mulutnya tidak percaya. "Sekaya apa suamiku ini, memiliki mension mewah seperti ini."
Para pelayan menyambut kedatangan suami istri ini dengan ramah.
"Selamat Datang Kembali Mr El." sahut salah satu kepala pelayan yang bernama Roy.
"Perkenalkan ini adalah istri saya Alexa Olivia Marley Jansen, Mrs El dimansion ini." ujar Brian memperkenalkan istrinya kepada seluruh pelayan di mansion nya itu.
"Hai ...." sapa Alexa ramah seraya melambaikan tangannya.
"Selamat datang Mrs El, saya kepala pelayan di mansion ini, panggil saja Roy." seru Roy memperkenalkan diri.
Alexa dibuat terkejut melihat interior dan eksterior serba berwarna gold terlihat sangat mewah. setelah melihat kedalam rumah.
"Apa aku boleh keliling melihat mansion ini sayang." tanya Alexa menoleh ke suaminya yang berada di sebelahnya seraya memeluk pinggang ramping Alexa.
"Tentu saja sayang ini adalah rumah mu, rumah kita. ayo aku temani kamu untuk keliling mansion ini." ucap Brian
Brian mengajak Alexa berkeliling melihat sudut mansion yang memiliki tiga lantai, terdiri 10 kamar dan 7 kamar mandi.
Mereka ke lantai dasar atau lantai paling bawah bagian melingkar rumah ini, dan ada kolam renang menyatu dengan ruang gym didalam ruangan besar berbentuk melengkung yang menghadap ke halaman rumput terawat yang luas. terlihat ada Sebuah jalan setapak mengarah ke lapangan tenis.
Lantai dasar memiliki ruang tamu yang luas dengan bagian penerima tamu berukuran 61 kali 38 kaki, menghadap ke halaman rumput. Ada ruangan keluarga yang bersebelahan dengan dapur besar, dan ruang makan sama-sama mengesankan di mata Alexa. terdapat atrium kaca dua lantai di atasnya yang membanjiri area dengan cahaya dari luar.
"Itu adalah paviliun sayang, terdiri
tiga lantai jika ada tamu yang berkunjung bisa tidur di situ. dan kamar untuk para pelayan juga" ujar Brian Acapkali menjelaskan setiap tempat dan sudut rumahnya.
Nampak terlihat Di bawahnya terdapat garasi untuk lima mobil dengan tangga menuju lantai dua dengan dua kamar mandi dalam, ruang duduk lain, dan ruang keamanan yang berdampingan. naik tangga lagi ke lantai tiga dan ada tiga kamar tidur lagi, dapur, ruang tamu, dan ruang makan.
Ini benar-benar mansion kontemporer yang luar biasa di lokasi yang sangat diimpikan semua orang.terdapat dengan dua hektar hutan di jantung Highgate, pikiran Alexa sekarang.
Mereka berpindah ke lantai dua dengan menaiki lift berbentuk kaca. dan mereka sekarang berada di lantai dua.
"Kamar kita ada di lantai dua, kamu bisa memilih mau kamar yang dimana karena terdapat 5 kamar utama salah satu kamar Sashi yang itu." ucap Brian menunjuk salah satu kamar milik Sashi sebelum datang ke Jakarta.
Alexa hanya diam menikmati setiap sudut rumah dengan dekorasi sangat mewah.
"Sepertinya aku mau milih kamar yang ini sayang lebih luas dari yang lain dan pemandangan dari sudut sini sangat indah" ucap Alexa. setelah melihat-lihat kamar yang cocok untuk dirinya dan Brian.
"Kamu sangat pintar sayang, ini memang kamar kita." jawab Brian terkekek. "Apa kamu mau melihat ke lantai tiga dimana terdapat ruang kerjaku?"
"Tidak sayang, sepertinya aku capek banget mengelilingi semua ruangan yang ada di mansion ini yang sangat besar." jawab Alexa seraya merebahkan tubuhnya di atas kasur.
"Istirahat lah, aku akan mandi dulu."
*
*
*
"Dad ..... kenapa kita selalu gagal setiap melakukan rencana untuk memisahkan Brian dengan Alexa."
"Kamu tenang saja sayang, kita pasti akan berhasil, Dady akan meminta orang suruhan Dady yang tidak bodoh seperti yang lain nya.dad yakin kali ini akan berhasil."
"Dady yakin kali ini akan berhasil dan tidak gagal lagi."
"Iya sayang Dady janji, pergi bersenang-senang lah sayang dengan tuan Arga agar kerja sama Dady dengan dia segera di sepakati." ujar tuan Guang menyuruh putrinya untuk menemui rekan bisnis nya itu.
"Tapi Dad..."
"Sayang jangan membuat Dady kecewa, jika kita berhasil kerja sama dengan tuan Arga kita akan untung besar, dan kau juga, dia pria tampan dan kaya tidak kalah dengan Brian sayang" Tuan Guang menyakinkan putrinya
Setelah mendengar penjelasan dari Dady nya. jiwa materialistis dan seksual Nadya bergejolak.
"Baiklah Dad, Nadya akan bersiap dulu."
"Dandan yang cantik sayang, untuk menarik perhatian nya itu."
"Iya Dad." ucap Nadya yang sudah melangkah naik ke tangga menuju kamar nya yang berada di lantai dua.
Nadya memilih gaun malam yang cukup dirasa seksi untuk menarik perhatian rekan bisnis Dady nya itu.
Meski Nadya suka bergonta ganti pria untuk memenuhi hasrat seksual nya itu yang besar, tapi dia lebih terobsesi cintanya dengan Brian.
Namun dari awal perkenalan dengan Brian, pria itu tidak sedikitpun tertarik kepada nya yang di perkenalkan oleh mamihnya. membuat Nadya tidak mau pantang mundur untuk mendapatkan cintanya Brian meski pria itu sudah menikah. dengan cara apapun akan di lakukan oleh Nadya untuk mendapatkan Brian meski dengan taruhan nyawanya. karena perempuan yang di nikahi Brian adalah musuh saingan model nya itu yang membuat Nadya benci dengan Alexa.
Bersambung...
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa like dan komentarnya,
terimakasih yang sudah kasih hadiah dan vote nya.sangat berati buat author lope lope sebanyak-banyak 😘
salam sayang dari author
salam santun 🤗🤗🤗