
Kedatangan Tom
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Semenjak Alexa hamil besar dan melahirkan kini ibu 3 anak ini lebih memilih merawat babynya dari pada ia kembali ke perusahaan. Karena menurut Alexa Dady Damian sudah menempatkan seseorang yang tepat untuk menjalankan Alexander Grup. Alexa hanya akan datang jika ada pertemuan dengan para pemegang saham. Dan menerima email masuk saja. Ia akan di kerjakan dari rumah.
Kini Alexa sedang bercengkraman dengan baby 3G. Rasa kangennya pada mereka yang habis di tinggal oleh Alexa.
"Uuhh sayang!! Mommy sudah datang", ucap Alexa mendekati baby 3G yang berada di boncer. Yang sedang berada di halaman belakang "Miss you", kata Alexa lagi.
Mendengar suara Alexa. Salah satu baby nya menangis. "Ohhh!! Baby Glo...kau merindukan mommy", ucap Alexa. Ia lalu mengendong putri kesayangannya dalam pelukannya. Seketika Baby Glorya berhenti menangis. Berbeda dengan kedua baby boy. Ia hanya diam saja tanpa expresi, seperti Brian.
Mommy Lili tersenyum saat putrinya sudah kembali. "Mom! Apa ketika Alexa pergi Mereka membuat mommy kerepotan", tanya Alexa.
"Tidak sayang, mereka tahu jika kedua orang tuanya butuh waktu berdua", mom Lili terkekek.
"Dimana Brian sayang? Apa dia langsung pergi ke kantor?", Tanya Mom Lili.
"Kak Brian tidak pergi kekantor hari ini, ia sedang bersama mami", sahut Alexa.
"Apa kamu sudah makan sayang"tanya mom Lili.
"Sudah mom, biar Alexa saja yang menjaga mereka, mommy makan lah dulu", kata Alexa.
"Baiklah, sayang mommy tinggal dulu ", mom lili mencium kening putrinya. "grandma pergi dulu sayang", ia juga tidak lupa mencium pipi baby 3G sebelum pergi.
Ruang kerja Brian menghadap taman belakang Manson. Brian tersenyum melihat istrinya yang begitu bahagia mengendong baby Glorya, putri kesayangannya.
Membuat Brian tidak fokus mengerjakan pekerjaan kantor. Ia menutup laptopnya lalu ia bangkit dari kursi kebesaran nya.
Brian keluar dari ruang kerja ia melangkah ke arah di mana anak dan istrinya berada. Brian melepas baju nya. Karena ia akan berenang dengan salah satu anaknya.
"Lihat sayang siapa yang datang" ucap Alexa kepada baby girl.
Brian tidak berbicara apa-apa ia hanya mencium pipi istrinya, putrinya.
Brian mengambil baby Garfind ia mengecup pipinya. "Baby Galand, Dady main sama adik kamu dulu iya", ucap Brian. Ia berjongkok untuk mensejajarkan tinggi boncer Galand.
Nara yang masih setia di samping Alexa untuk menjaga baby 3G dengan sigap mengambil pelampung leher untuk baby Garfind.
"Tuan, ini pelampung nya", ucap Nara dengan sedikit menunduk.
"Kau pasangkan iya," kata Brian. Nara hanya mengangguk dan mengendong baby Garfind dari tangan Brian.
"Baby Galand, sebelum menunggu adikmu pakai pelampung kita main dulu iya", ucap Brian. Ia mengambil Galand yang masih di ayunan bayi.
"Kenapa kau tidak Pernah tersenyum sayang", kata Brian lagi.
Membuat Alexa tertawa. "Mereka berdua kan duplikatnya kamu sayang", sahut Alexa. Membuat Brian terkekek ia juga menyadarinya.
"Apa kau ingin berenang juga sama Dady sayang?", Bisik Brian. "Nara! Pakaikan Galand juga" pinta Brian. Ia meletakkan Galand kembali. Dan Brian meraih Garfind yang sudah siap untuk berenang dengan Dady nya.
"Dady jahat, kenapa Glo gak di ajak", ucap Alexa dengan suara seperti anak kecil.
"Kemarilah sayang, kita berenang bersama", jawab Brian.
Alexa melotot ke arah Brian, ia lupa apa jika masih banyak bekas merah karena ulah dia.
"Ayo lah sayang, temani suami dan anak-anak mu, sayang! Kau tidak perlu malu, karena aku sudah memberikan salep kepada mu tadi, apa kau lupa", ucap Brian. Mengingatkan kembali kejadian sarapan pagi di kamar mandi.
"Dady mu menyebalkan Glo" ketus Alexa ia pergi ke dalam meninggalkan Brian.
🍃🍃🍃
"Sepertinya aku harus ke Jakarta honey", ucap Tn. Tom.
"Dad, biarkan putri kita dengan pilihannya, kita jangan menghalangi kebahagiaan putri kita",
"Honey! Apa kau tidak malu. Karena di saat acara pertunangan sedang berlangsung, tiba-tiba putri kita di bawa lari oleh pria ntah datang dari mana, di depan semua rekan bisnis ku" seru Tn. Tom.
"Honey!! Siapkan semuanya, anak buah ku sudah tahu Sashi dimana" tegas Tn. Tom.
Myta awas kau, jika ikut campur urusan ku dengan putriku.
Rosse membereskan apa saja yang dibutuhkan oleh suaminya. Setelah sudah siap semuanya mereka pergi meninggalkan London.
Dengan menempuh perjalanan hingga memakan waktu 15 jam 40 menit dari London Inggris ke Jakarta Indonesia.
Kini Tom dan Rosse sudah sampai di bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta. Ia sudah di jemput oleh orang kepercayaan nya, yang sudah memberikan informasi tentang Sashi selama ini.
"Kita ke mansion Myta saja langsung", ucap Tn. Tom.
"Baik, Tuan", kata sopir nya.
Tidak butuh lama, mereka sampai di halaman mansion mewah milik Louis.
Tom beserta istrinya turun dari mobil mereka. Ia di sambut dengan baik oleh pelayan mansion.
"Silahkan Tuan dan Nyonya, kami akan memanggil Tuan Louis terlebih dahulu" kata Pelayan mansion dengan sopan. Ia mempersilahkan tamu nya untuk duduk di ruang tamu.
Louis dan Myta sudah tahu akan kedatangan mantan suami dari mendiang adiknya.
"Selamat datang di mansion ku Tom",ucap Papi Louis . Seraya duduk menghadap mereka.
"Sudahlah tidak usah basa-basi, aku datang kesini untuk menjemput putriku" seru Tn. Tom.
"Putrimu kau bilang Tom?", Sahut Mami Myta yang sudah tidak sabar ingin berbicara. Namun selalu di tahan oleh suaminya.
"Iya! Sashi putri ku, memang ada lagi putriku", ketus Tom. Rosse hanya bisa diam.
"Dimana kau tom, ketika adikku sakit"
"Dimana kau Tom, saat ia akan melahirkan, sekarang kau mengakui Sashi putrimu",
Deg
Tom tertegun atas semua ucapan Myta, di saat istrinya sakit, di saat istrinya sedang hamil besar, ia malah sedang menjalin hubungan dengan Rosse, wanita yang saat ini menjadikan istrinya. Namun pernikahan mereka tidak di karunia anak, hingga ia meminta Sashi untuk nya.
"Ck, jangan harap bisa bawa Sashi keluar dari mansion ini" kata Mami Myta lagi. Ia sudah di liputi emosi.
"Myta!! kau jangan ikut campur urusan ku dengan putri ku iya" bentak Tom.
Louis tidak terima jika Istrinya di bentak.
"Tom!! Harusnya kau menyadari kesalahan mu itu di masa lalu, kau sudah menyakiti adik istriku dengan kau berselingkuh", ucap Louis.
"Louis!!... Jangan ikut campur kau", hardik Tom dengan menunjuk ke arah Louis.
Bagaimana perasaan adiknya saat itu, saat sedang membutuhkan kasih sayang dari suaminya, membutuhkan dukungan untuk sembuh dari sakitnya.
Ntah sudah berapa lama Sashi berdiri di tengah-tengah pintu masuk. ia mendengar semua lontaran mami Myta.
"Dady", lirih Sashi.
Bersambung...
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan Lupa like, komentar, hadiah dan vote nya🙏🙏😘🤗