I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
17. Terhipnotis



Terhipnotis


happy reading 😘


Kita Tak pernah tahu sesusah dan serumit apa hubungan kita ke depan. Tetapi semua akan baik-baik saja jika kita selalu bersama - sama berusaha tidak pernah saling membiarkan dan tidak menyerah Terhadap Rintangan apa pun yang ada. Percayalah bahwa kita bisa melangkah berdua membangun Hidup yang bahagia untuk selamanya.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Seperti biasa di cafe ini selalu ada live musik ntah siang atau malam hari sebagai hiburan para pengunjung


Natasha berprofesi sebagai anak band ia mahir dalam memainkan gitar sejak bangku sekolah. Dulu semasa sekolah Natasha,Alexa dan Raya juga pernah bergabung sebagai grup band di sekolah, Hanya Natasha yang melanjutkan hobinya sampai sekarang.


Setiap hari ia selalu mengisi live musik di cafe atau resto. hari ini adalah hari dimana ia akan tampil dengan grup band nya, tapi salah satu personil nya tidak bisa hadir. mungkin ini keberuntungan bagi Alexa untuk mencobanya.


"Habis ini kamu ada live musik di depan Nat." ucap Raya santai sambil menyesap sisa jus jeruk yang masih setengah gelas sampai tandas.


"Harusnya sih sudah mulai acaranya." jawab Natasha.


"Ko kamu masih santai disini bareng kita, bukannya gak siap- siap gitu." seru Alexa.


"Tuh vokalisnya aja belum datang."ucap Natasha yang menunjukan ke arah depan panggung.


"Gak on time banget personilnya Nat!. nah tuh lihat semua pengunjung jadi ga ada hiburannya jadi sepi."ucap Raya.


Natasha dan Raya dapat ide yang sama, mereka berdua sama-sama melirik ke arah Alexa, ia sadar akan tatapan kedua sahabatnya.


"Kenapa lihatin aku kaya gitu?" jawab Alexa dengan penuh selidik.


"Katanya mau nyoba nyanyi,tuh mumpung ada kesempatan jadi vokalis." kata Raya.


"Terus." jawab Alexa


"Iya ikut gabung lah Oneng markonah, gantiin vokalisnya yang ga datang.gimana mau gak?" kata Natasha sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Tidak ti-dak Nat, jangan bercanda kamu" Alexa tidak percaya kalua ia harus menggantikan posisi sebagai vokalis sementara.


"Dasar markonah" teriak Raya "katanya mau cari kerja, apa salahnya di coba dulu beb"


Alexa pasrah ia tidak mungkin menolak tawaran dari kedua sahabatnya itu "Oke... oke ... tapi habisin dulu iya makanan nya, buat amunisi biar tidak grogi maklum sudah lama ga test vokal." jawab Alexa tertawa


Raya terkekeh melihat Alexa mungkin efek kecelakaan


Dengan ragu Alexa melangkahkan kakinya ke depan panggung yang tidak terlalu tinggi, sebelum nya Natasha sudah memberi tahu grup band nya untuk bersiap-siap. ia telah mendapatkan vokalis pengganti sementara untuk mengisi acara live musik siang ini, tanpa ragu kru grup band Natasha menyetujuinya, dan semua sudah siap di atas panggung.


Alexa sudah di atas panggung, sungguh saat ini ia berusaha menahan gugupnya. bahkan keringat dingin sedang menyelimuti nya, Di bawah sana Raya terus saja memberikan semangat.


"Beb, semangat kamu pasti bisa" teriak Raya


Musik telah mengalun, dan Natasha sudah memainkan jari tangan menyentuh senar gitar akustik elektrik. sebelum Alexa sudah memberi tahu tentang lagu yang akan di bawakan Alexa


Takkan pernah kisah ini 'kan terjadi


Bila cinta ini tak pernah kau khianati


Kau dustai aku, kau bohongi aku


Sungguh tega kau sakiti aku


Di bawah sana Raya masih memberikan semangat dan para pengunjung mulai nampak menikmati lagu yang di bawakan Alexa. mereka sangat terhipnotis oleh lagu itu seperti mengisyaratkan isi hati si penyanyi yang sedang sakit hati.


Tak pernahkah kau sadari cinta ini


Tulus dan suci yang tak pernah ku khianati


Kau dustai aku, kau bohongi aku


Sungguh tega kau buat ku begitu


Betapa indah kisah cinta kita yang dulu


Berbagi cerita semua tentang kita


Tapi kini kau tak lagi seperti yang dulu


Kau telah berubah padaku


Seorang pria yang dari tadi diam-diam memperhatikan, ia tertegun dan ikut terhipnotis saat melihat gadis kecilnya sedang bernyanyi.


Brian masih terpana melihat penampilan Alexa di atas sana,ia baru pertama kali melihat sisi lain dari Alexa, apalagi kemampuan nya bernyanyi, tak henti-hentinya tersenyum saat menatap Alexa.


Sakit sungguh sakit


Kau khianati kisah cinta suci ku


Tak pernahkah engkau menyadari itu


Buat ku terjatuh


Sakit sungguh sakit


Kau khianati kisah cinta suci ku


Tak sadarkah engkau bila hati ini


Sungguh mencintaimu


Tulus dan suci yang tak pernah ku khianati


Kau dusati aku, kau bohongi aku


Sungguh tega kau buat ku begitu


"Alexa." gumuan Brian.


"Wow..... gak cuma cantik,pinter negosiasi tapi juga multitalenta, tuh laki bego apa wanita cantik kaya gitu mau jadikan gelar Janda." ujar Dante.


"Pantesan kamu masih mengharapkan Gadis kecilmu itu." seru Dante lagi


Brian tida kempedulikan ocehan Dante ia masih setia memandang ke arah depan dimana Gadis kecilnya sedang bernyanyi.


Mengagumkan itu yang ada dalam pikiran Brian, Tak hentinya ia memuji penampilan Alexa, meski berpenampilan sederhana tapi masih terlihat feminim. saat menatap Alexa di atas panggung dengan senyuman,


tak hentinya ia tersenyum ke arah Alexa.


Betapa indah kisah cinta kita yang dulu


Berbagi cerita semua tentang kita


Tapi kini kau tak lagi seperti yang dulu


Kau telah berubah padaku


Oh-oh, sakit sungguh sakit


Kau khianati kisah cinta suci ku


Tak pernahkah engkau menyadari itu


Buat ku terjatuh


Ho-oo


Sakit sungguh sakit


Kau khianati kisah cinta suci ku


Tak sadarkah engkau bila hati ini


Sungguh mencintaimu


Wo-oo


(Sakit sungguh sakit) Oo-woo-huu


(Kau khianati kisah cinta suciku)


Tak sadarkah engkau bila hati ini


Sungguh mencintaimu


*sakit sungguh sakit by illir7.


Saat Alexa menyelesaikan penampilannya para pengunjung memberikan tepuk tangan ia merasa senang dengan performa Alexa di atas panggung tadi, sampai sebagian pengunjung berteriak untuk membawakan satu lagu lagi


Alexa memutuskan untuk turun dari panggung ia tak kuasa menahan air matanya rasanya sakit saat membawakan lagu itu. ia di kejutkan dengan dua pria yang diam - diam memperhatikannya di sudut ruangan.


"Brian." batin Alexa


Brian tersenyum saat gadis kecilnya melihat dirinya. sejenak diam saat ia terkejut melihat Alexa menangis. Brian mengejar Alexa sampai ke toilet.


Di dalam Toilet Alexa menangis sejadi-jadinya, meras hidupnya sudah hancur, suaminya yang sudah hidup bersama selama 7tahun memberikan penghianatan dengan menikah diam-diam, di tambah dengan kejutan gugatan cerai suaminya.


Brian yang melihat Alexa duduk bersimpuh di lantai, merasakan hatinya sakit melihat wanita yang di cintai nya hancur.


"Hai.. ada aku jangan menangis." ucap Brian


Ia berlutut dihadapan Alexa untuk membantu nya berdiri. menarik pinggang Alexa untuk lebih mendekat ke tubuh Brian. ke dua tangan nya menangkup pipi Alexa ia menghapus air mata nya yang sebab.


"Sudah jangan terlalu di pikirkan,biarlah semua berlalu,maaf...tidak sengaja mendengarkan percakapan kamu dengan dua sahabat mu, aku janji akan membantumu." ucap Brian.


"maaf... aku mere..."


Sebelum menyelesaikan ucapannya Brian menghentikan dengan satu telunjuk di bibirnya.


"Hus... jangan bicara gitu, ayo kita keluar dari sini." bujuk Brian.


"Tunggu mau cuci muka dulu. tunggulah di depan pintu."


Alexa tidak mau melihat kedua sahabatnya menangis. ia membalikkan badannya melangkah menuju wastafel, Alexa membasuh mukanya yang sebab akibat menangis, kemudian ia memperbaiki makeup nya untuk menutupi nya.


Selama menunggu Alexa keluar dari dalam toilet wanita., Brian menghubungi seseorang.


"Halo Dante, hubungi pengacara keluarga, temui aku di kantor besok pagi. dan kau pulang lah dulu."


Bersambung.....


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Jangan lupa klik favorit,rate bintang 5, komen,like,vote dan hadiah nya. Semoga kalian sehat selalu dan bahagia 🥰