I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
94. Alexa Merajuk



Alexa Merajuk


Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏🙏


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sudah hampir seminggu Alexa berada di mansion Dady nya. ia hanya bisa menghabiskan sehari-hari nya di mansion mewah milik orang tua nya itu. wanita hamil ini sudah mulai merasakan bosan.


Brian dan para orang tua melarang Alexa untuk keluar rumah sendirian meski ia bertemu sahabatnya ia harus di temani oleh Brian atau anggota keluarga lain nya, meski Alexa sudah ada bodyguard bayangan yang selalu menemani nya dari jarak jauh. karena wanita ini tidak suka jika harus di dampingi bodyguard. terasa seperti orang penting dan terpandang meski kenyataan ia putri tunggal keluarga milyarder dan sekarang menyandang sebagai menantu keluarga milyarder juga.


Namun Alexa itu sangat berbeda ia tidak mau orang tahu siapa dirinya, ia lebih suka tidak di ketahui publik siapa dirinya dan akan merasa aman karena menjadi orang biasa.


Pagi ini sebelum di tinggal Brian ke London Inggris untuk waktu yang cukup lama ia merengek kepada suaminya, bukan meminta untuk ikut Brian ke London tapi ia ingin meminta kebebasan dirinya untuk pergi bersama teman-teman itu.


"Sayang ... boleh iya aku pergi sama teman-teman, sudah lama aku tidak bertemu mereka"


"Kamu boleh bertemu mereka tapi dengan satu syarat"


"Apa itu syarat nya" Alexa penasaran dengan syarat yang di ajukan oleh Brian.


Brian tersenyum melihat istrinya mau menuruti syarat nya itu "Kamu harus di temani bodyguard yang sudah di siapkan oleh Dady"


"Ti-dak sayang, aku tidak mau jika ada pengawal pribadi, seperti orang penting saja" tolak Alexa. "Dady bisa tidak jangan menyiapkan pengawal pribadi untuk lexa" teriak Alexa untuk menolak Dady itu.


"Ingat sayang tidak boleh protes"


"Tapi aku tidak mau" rengek Alexa, wanita hamil ini menghentak - hentakan kakinya.


"Atau tidak sama sekali aku beri kamu ijin untuk pergi sekalian"


"Mom ... tolongin lexa"


"Tidak Darl, mommy mu tidak akan pernah mengabulkan keinginan mu yang satu ini" dad Damian mengintrupsi.


"Kalian jahat, mengekang Alexa." kesal Alexa.


Mom lili mendekati putrinya yang sedang merajut.


"Sayang ingat, bukan nya mom tidak ingin membantu mu, sekali ini saja kamu nurut iya sayang demi keselamatan kamu dan cucu mommy" mom lili mengingatkan kembali.


"Teman-teman kamu kan bisa untuk datang kesini sayang" bujuk Brian kepada Alexa yang masih cemberut. "Ingat sayang, kasian anak kita kalau mommy nya cemberut kaya gini" goda Brian.


Sama saja kalau semua teman-teman lexa ke sini ujung-ujung nya tidak di ijinkan keluar rumah


"Ayo lah sayang, mau iya jika harus ada bodyguard untuk menemanimu, aku tidak tenang meningkatkan mu,jika kamu masih merajuk seperti ini"


"Tapi tidak dengan bodyguard saja jalan hanya berdua, lexa mau di temani sama kak Jo" Alexa mempunyai ide, yang hanya bisa menolong dirinya dari suami dan orang tua nya hanya Jonathan.


"Tidak Darl, Jo akan membantu Dady hari ini"


"Apa kamu mau di temani Sashi sayang?"


"Ok fix aku mau Sashi yang nemenin kali ini tanpa bodyguard" jawab Alexa dengan sangat cepat.


Brian dan kedua orang tua nya akhir mengalah, lexa bisa keluar rumah dengan di temani Sashi keponakan Brian. tapi Brian juga tidak mau kecolongan dengan istrinya itu, dengan diam diam ia sudah menyiapkan bodyguard secara sembunyi tanpa sepengetahuan Alexa.


Brian menyunggingkan senyumnya licik nya, dengan segera Brian memberi perintah kepada Sashi untuk menemani istrinya itu dengan ancaman tidak boleh memberitahu Alexa jika ia di ikuti anak buahnya untuk menjadi bodyguard tersembunyi Alexa. dengan imbalan apa saja yang Sashi minta.


"Halo kak Bri ada apa tumben pagi pagi sudah telpon Sashi"


"Iya kakak mau minta tolong sama kamu untuk menemani Alexa keluar rumah untuk pergi jalan-jalan dengan sahabat nya itu"


"Hanya menemani saja kan"


"Tidak adik kecil, kamu harus tutup mulut jika Alexa di temani bukan hanya kamu saja tapi sudah Kakak siapkan anak buah kakak untuk menjadi bodyguard kalian"


"Dasar adik kecil matre, baiklah kamu ingin apa kali ini" pasrah Brian


"Aku ingin di belikan mobil sport keluaran terbaru, bagaimana?"


"Baiklah akan aku kirim segera, biar Dante yang akan mengurus nya, kakak siang ini akan pergi ke London untuk beberapa hari"


"Jika kak Bri butuh bantuan Sashi untuk menjaga istri kak Bri beberapa hari, apa boleh sashi minta dua mobil sport sekaligus" Sashi kembali tertawa.


"Baik" pasrah Brian


*


*


*


Alexa, Sashi kini sudah berada di salah satu mall milik Brian yang pernah Alexa datang bersama Brian. ia sudah berjanji bertemu di mall terbesar di kota Jakarta untuk bertemu Raya dan Natasha.


Kini mereka sudah berada di salah satu restoran yang biasa ia kunjungi bersama sahabat nya itu ketika hangout.


"Rasa nya aku lega bisa keluar rumah, rasa nya seperti di penjara saja" keluh Alexa bercerita kepada kedua sahabatnya


"Tumben kamu tidak boleh keluar rumah" seru Natasha yang masih penasaran dengan cerita Alexa itu.


"Itu karena... aku tidak boleh keluar saja, kamu tahu sendiri aku baru pulang dari Eropa" bohong Alexa ia tidak mau kedua sahabatnya mengetahui kehamilan nya itu. pikir Alexa mungkin nanti jika waktunya yang pas untuk di ceritakan.


Maafkan aku teman - teman bukan nya aku membohongi kalian semua


"Tapi kamu tidak apa-apa kan beib" sahut Raya yang penasaran dengan ucapan Alexa ia tahu Alexa sedang berbohong karena Alexa tidak pintar berbohong.


"Kamu tenang aja aku tidak apa-apa ko, Oia ini ada sesuatu buat kalian"


Alexa menyerahkan dua paper bag kepada sahabatnya.


Dari kejauhan seseorang masih setia mengamati keberadaan empat wanita itu yang sedang temu kangen.


"Ahh terimakasih beib" seru Raya memeluk Alexa dan menerima paper bags dari Alexa.


"Uhh terimakasih, sering- sering saja seperti ini" tawa Natasha membuat Raya melotot ke arah nya.


"Dasar markonah kamu mau merampok teman sendiri" sindir Raya.


Natasha terkekeh "Kamu kan tahu aku tidak pernah beli barang- barang branded seperti ini" keluh Natasha.


Natasha memang sangat berbeda ia dari keluarga tidak mampu, buat kebutuhan sehari-hari saja ia harus berjuang mati-matian untuk bekerja untuk mendapatkan cuan meski Alexa dan Raya selalu membantu nya tapi dia selalu menolak pemberian dua sahabat nya itu.


Sashi tidak peduli dengan obrolan mereka ia malah sibuk chat dengan Dante yang sudah resmi menjalin kekasih dengan nya.


Namun dari mana datangnya nya tiba-tiba ada seseorang wanita yang datang menyiram Alexa dengan air minum yang berada di depan empat wanita itu


Byur


"Ahhh ..... teriakkan Alexa terkejut tiba-tiba ia di guyur dengan air minum yang berada di atas meja.


Membuat ketiga Gadis di depan Alexa juga ikut terkejut dengan kehadiran seseorang.


"Dasar Pelakor" Teriak wanita misterius ini.


Bersambung ...


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih, jika suka dengan ceritanya jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan hadiah sebanyak-banyaknya lope lope 😘