
Secangkir Coklat Panas
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Brian duduk bersandar membaca majalah bisnis ditangan nya di atas tempat tidurnya seraya menunggu istrinya berganti baju.
Alexa keluar dari Walk in closet dengan baju. favorit Brian yang berwarna hitam. ia menuju cermin dan menyisir rambut panjang nya, sedikit parfum ia semprotkan ke bagian tertentu pada tubuh Alexa.
Disela baca majalah bisnisnya, Brian melirik aktivitas istrinya itu. ia tersenyum saat melihat Alexa memakai gaun malam yang begitu seksi di mata Brian.
Alexa selalu akan tampil cantik di depan suami nya itu. membuat Brian selalu tergila- gila pada istrinya.
Meski sedang mengandung tapi tubuh Alexa masih sama hanya perut buncit yang berubah.terlihat semakin seksi.
"Sayang apa susu dan vitamin nya sudah kau minum" seru Brian yang masih fokus dengan majalahnya.
Alexa menghentikan aktivitas nya dan berjalan menuju suaminya itu. ia ikut naik ke atas tempat tidurnya. Brian menyadari istrinya mendekat ia melepas kaca mata baca nya dan menaruh di atas Nakas sampingnya dan juga menutup majalah yang sempat ia baca.
"Sudah sayang" Alexa memeluk lengan Brian suaminya yang dirindukan selama seminggu. ia mulai mengendus ke dada bidang Brian menghirup aroma tubuh Brian yang membuat nya tenang dan nyaman.
Brian memeluk tubuh Alexa sesekali ia mengecup pucuk kepala istrinya itu.
"Sayang"
"Hemm" jawab Brian yang masih mengelus rambut Alexa.
"Apa kamu tidak merindukan ku?" Alexa mendongak ke atas menatap wajah Brian.
Brian menghentikan tangan nya ia tersenyum kepada istrinya "Tentu saja aku sangat merindukan istriku"
"Lalu apa sayang..." Alexa menghentikan ucapannya karena Brian tahu jika Alexa ingin di sentuh.
"Tidurlah sayang, aku tidak mau membuat mu lelah malam ini" bohong Brian ia juga ingin sekali bercumbu dengan istrinya namun dia juga tidak mau egois untuk menyakiti istrinya.
Membuat Alexa cemberut ia membalik kan badan nya ke samping dan menutup wajahnya dengan selimut. Brian merasa heran melihat Alexa yang merajuk. "Hey sayang, apa kamu marah"
"Tidak, aku ngantuk" teriak Alexa di balik selimut.
"Tidurlah jika sudah mengantuk, istriku apa kamu tidak ingin aku peluk tidurnya?" kata Brian.
Alexa hanya diam ia juga ingin sekali tidur dalam pelukan Brian namun karena ia terlanjur kesal.
"Ya sudah kalau tidak mau, selamat malam istriku,Aku mencintaimu" kata Brian lagi.
Brian mengambil remote lalu mematikan lampu utama kamar hanya menyisahkan lampu tidur dan ia ikut tidur di samping Alexa.
Alexa menggerutu kesal, kenapa suaminya tidak berinisiatif untuk membuat luluh malah ia ikut tidur. Brian tahu jika Alexa tidak bisa tidur jika tidak di peluk tidurnya ia pura-pura memejamkan matanya mau sampai kapan istrinya merajuk.
Alexa membuka selimutnya lalu ia bangun dan melihat suaminya malah tidur. "Ish nyebelin kenapa harus tidur duluan sih, kenapa tidak berinisiatif gitu" gerutu Alexa yang masih di dengar Brian. pria ini ingin tertawa namun ia tahan. jika ia tertawa di depan istrinya ia akan bertambah marah kepadanya.
"Sayang, Dady mu tidak sayang sama kita" Alexa mulai menangis akan tidak peka nya Brian.
Mendengar Alexa menangis Brian merasa bersalah. ia terbangun pura -pura tidak tahu "Sayang kenapa kamu menangis, lalu kenapa tidak jadi tidur?" Brian menghapus air mata Alexa "Apa anak Dady lapar?" Alexa menggeleng.
"Sayang jahat, kenapa malah tidur duluan?"
Brian hanya tertawa mendengar ucapan istrinya itu. "Sini-sini apa istriku ini ingin di peluk?" Alexa mengangguk.
Brian memeluk Alexa dalam dekapan nya tidak butuh waktu lama terdengar denguran halus dari Alexa menandakan istrinya sudah tertidur. melihat istrinya tidur Brian juga ikut tidur setelah mengecup pucuk kepala istrinya.
*
*
*
Seperti biasa Brian selalu menyempatkan diri untuk berolahraga sebentar ia meninggal istrinya yang tertidur kembali.
Brian mengecup kening istrinya dan juga mencium perutnya "Selamat pagi kesayangan Dady, aku mencinta kalian"
Kata-kata romantis di setiap pagi Brian tidak lupa ia ucapkan kepada Alexa dan juga calon anak-anaknya. meski Alexa belum bangun. Ia keluar dari kamar Alexa lalu berpapasan dengan Sayonara "Nara, jika istriku mencari aku ada di halaman belakang"
Dady Damian yang hendak turun ke bawah melihat menantunya juga akan turun "Nak Brian sudah bangun?'
" Sudah Dad"
"Apa sudah tidak merasa mual saat pagi hari?tanya Dad Damian" Ayo kit olahraga bareng, rasanya sudah tidak pernah lagi kita olahraga pagi bersama"
"Sudah mulai berkurang dad, tidak seperti masih di awal"
"Ya sudah ayo.kita kebawa."
"Iya dad, Jo apa kamu ingin ikut kami olahraga bersama" seru Brian yang melihat Jonathan keluar dari kamar nya.
"Boleh, sebentar aku pakai sepatu dulu" jawab Jonathan ia masuk kembali ke dalam kamarnya.
Karena Tidak ada Brian di kamar, Nara masuk ke dalam kamar Alexa ia ingin mengambil baju kotor milik Alexa dan Brian. meski ada tugas nya masing- masing tapi untuk masalah masuk kamar bos nya hanya pelayan pribadi yang boleh masuk.maka dari itu Nara yang sudah di tugaskan sebagai pelayan pribadi Alexa ia juga yang membersihkan kamar Alexa.
"Nara apa kamu melihat Brian"
"Tuan muda Brian ada di halaman belakang bersama Tn.Besar sedang olahraga bersama"
"Baiklah terimakasih Nara"
"Nona anda ingin mandi terlebih dulu atau ingin sesuatu terlebih dahulu"
"Aku ingin secangkir coklat panas"
Alexa menutup tubuhnya dengan selimut karena ia memakai gaun tidur yang seksi yang sangat transparan.
"Baiklah Nona akan saya buatkan dengan segera"
Nara kembali ke dapur untuk membuat coklat panas permintaan Alexa.
"Nara kamu buat coklat panas untuk siapa" sahut mommy lili dari belakang.
"Eh Ny. besar Anda disini, Saya buat coklat panas untuk nona muda Alexa"
"Anak itu sudah bangun?"
"Sudah Ny. besar"
Ketiga para pria kini sedang menikmati olahraga pagi bersama dan sesekali membahas tentang bisnis yang mereka jalani.
"Dady, Jo Terimakasih"
"Terimakasih untuk apa?"
"Karena sudah menjaga Alexa selama saya tidak berada di sisinya." keluh Brian.
"Itu sudah menjadi tanggung jawab kami, karena Alexa itu putriku"
"Kau tenang saja, tanpa kamu bilang saya akan selalu ada buat adikku Alexa"
"Istriku beruntung karena tinggal bersama orang yang sangat peduli dengan keluarga nya."
Jo mengutarakan agar Alexa selalu dalam pengawasan nya karena ia tidak mau kenapa. mengingat tempo hari anak buah nya yang di tugaskan untuk mengawasi keluarga Sebastian.
"Apa!"
"Jadi Dugaan ku benar jikalau otak dalang kecelakaan Alexa dulu ada hubungannya nya dengan Abraham."
"Dady juga sudah menyuruh Rafael untuk tidak jauh dari Alexa, dady juga takut jika Rena kembali berulah"
"Iya Dad"
Bersambung...
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya lope lope sebanyak-banyaknya 😘
Hari ini author memenuhi janji untuk doubel update. 🤗🤗