I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
54. Anggota Keluarga Baru



Anggota Keluarga Baru


Happy reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Setelah mengucapkan Janji suci pernikahan kedua mempelai menandatangani beberapa berkas seperti buku nikah dan berkas lainnya sebagai arsip nikah.


Pak penghulu menyuruh Alexa sebagai mempelai wanita untuk mencium tangan Brian untuk pertama kali sebagai suaminya.


Setelah mencium tangan Brian sebagai suaminya untuk pertama kali, Alexa merasa terharu mata nya mulai berkaca-kaca tak bisa di bendung lagi dan akhirnya lolos begitu saja.


Brian menghapus air mata Alexa dengan lembut dan kemudian mencium pucuk keningnya.


"I Love you sayang, terimakasih kau sudah menjadi istriku, istri cantikku,ibu dari anak-anaknya ku."


"Aku yang harusnya terimakasih, karena kau mau menerima ku sebagai istrimu karena dengan kekurangan ku ini." sahut Alexa Dengan sendu.


Brian menutup mulut Alexa dengan mencium bibir ranum Alexa. membuat semua para tamu undangan menjerit histeris melihat keromantisan pengantin baru yang beberapa menit lalu mengucapkan janji suci pernikahan.


"Astaga kak Brian aku kira dia pria kaku dingin tapi dia berani nyosor kakak ipar." gumam Sashi.


Alexa merasa malu di cium di depan umum apa lagi di depan keluarga besar nya itu.


"Sayang......" cicit Alexa seraya memukul-mukul dada bidang Brian.


Membuat Brian tertawa.


"Tapi kamu suka kan sayang." gombal Brian.


Alexa hanya mendegus kesal.


Raya yang sedang bersama Kimora menutup matanya karena adegan pengantin baru tidak baik untuk nya.


"Mamah.... kenapa menutup mata Kimora."


"maaf mamah sayang, tadi itu ada sesuatu yang tidak boleh di lihat sama anak kecil."


"memang kenapa mah? tanya Kimora dengan polos.


"Karena itu hanya bisa di lakukan oleh orang dewasa sayang."


"oh.. berarti kalau papah lagi sama mamah berduaan Kimora harus tutup mulut iya, eh tutup mata maksudnya." ucap kimora dengan polos


"Uhuk..."


Membuat dokter Kim terbatuk mendengar jawaban polos putrinya itu.


semua para tamu undangan mendekat ke mempelai pengantin untuk memberikan ucapan selamat dan ada juga yang memberikan hadiah pernikahan.


"Selamat ya son.. akhir kau menikah juga." ucap papih Louis seraya menepuk-nepuk pundak putranya.


"Terimakasih pih." jawab Brian.


Dan kini papih Louis berpindah ke Alexa "selamat iya sayang, sudah menjadi bagian keluarga Elgan."


Alexa hanya menganggukkan kepalanya.


Kini giliran mamih myta yang memberikan ucapan selamat ke pada mereka berdua namun ia melewati Brian sebagai putranya itu, membuat Brian merasa heran kepada mamih nya itu.


"Mih... Brian ini putra mu, kenapa tidak memberi selamat." tanyanya heran.


"Kan tadi sudah di wakili sama papih, kamu kan sudah mamih coret sebagai anak." seru mamih myta


membuat semua orang yang sedang menunggu giliran untuk memberikan selamat tertawa melihat interaksi anak dan ibu.


Brian hanya bisa memutar bola matanya mendengar percakapan mamihnya.


"Astaga mih.. untung mamihnya, kalau bukan sudah suntik mati." batin Brian.


"Ahh .... putri ku sayang.akhirnya kau jadi mantu mamih, selamat ya sayang" ucap mamih myta ke pada Alexa seraya cipika-cipiki kepada nya. "Alexa jika pria ini membuat mu menangis, beritahu mamih iya sayang." katanya lagi.


"Iya mih."


Kini giliran kedua orang tua Alexa yang memberikan ucapan selamat kepada nya.


"Selamat ya nak Brian, semoga menjadi keluarga sakinah,mawadah,warohmah, titip Alexa, bahagiakan dia, Dady percaya sama kamu." sahut Dady Damian.


"Iya paman." jawab Brian.


"Kenapa masih memanggil paman, Dady seperti Alexa kau sudah menjadi putra ku, anggota baru Keluarga Marley."


"eh iya pa.... maksudnya Dady."


"Nak Brian selamat iya,jaga putri momy, kadang dia masih suka manja." ucap mom lili.


"Mom........ "rengek Alexa kepada mom lili.


"Tuh kan nak Brian."


membuat Brian terkekeh.


Meski hanya acara akad nikah kecil kecilan namun karena keluarga kedua belah pihak termasuk keluarga besar, acara seperti ini membuat para kerabat dekat dan jauh sebagai ajang acara reuni Akbar keluarga.


*


*


*


Sashi yang sedang menikmati suasana pesta kakak sepupu nya itu merasa terkejut melihat pria incarannya mendekat dan peduli ke padanya.


"ini bukan apa-apa iya.aku hanya kasian aja melihat anak kecil diam saja nanti kesambet lagi." ucap Dante dingin.


Sashi meras senang baru pertama kali Dante memberikan perhatian kecil kepadanya meski masih bersikap dingin.


"siapa juga yang mengharapkan manusia kutub kaya situ." jawab Sashi dengan ketus seraya menerima puding darinya kemudian pergi dari Dante.


"Aduh ..... kenapa aku berkata seperti itu, pasti dia merasa sakit hati." gumam Dante.


Melihat Sashi pergi begitu saja dari nya dan memilih bergabung dengan Natasha sahabat Alexa.


"Sayang... apa kamu capek?" tanya Brian


"Sedikit kram kakinya."jawab Alexa


"Ayo sini duduk" seru Brian mengandeng tangan Alexa untuk duduk di kursi yang tidak jauh darinya . Brian berjongkok dan melepaskan sepatu hak tinggi Alexa seraya memijit- mijit kakinya.


"Apa sudah enakan?" tanyanya


"Hu'um" menganggukan kepalanya.


"Mau makan apa biar aku ambilkan" tawar Brian kepada istrinya.


"Tidak sayang, aku saja yang ambil." tolak Alexa.


"Sayang.... kaki kamu kan masih kram, lebih baik kamu istirahat saja disini, biar aku saja ok."


"Tapi......"


"Sudah, aku tidak terima penolakan apapun."


sebelum meninggal Alexa untuk mengambil makanan untuk nya dan dirinya Brian tidak lupa mengecup kening Alexa.


Alexa yang di perlukan seperti itu merasa bahagia, ia menatap Brian pergi darinya.


"Kamu sangat berbeda dengan dia, makasih ya Robb kau telah memberiku kebahagiaan lebih dari apa pun, aku merasa senang karena pria ini yang sudah sah menjadi suamiku begitu baik dan peduli kepadaku," batin Alexa berbicara.


Brian yang sedang mengambil makan untuk Alexa di kejutkan dengan kedatangan Rio orang kepercayaan di dunia bawah.


"King." ucap Rio.


"Rio... kau datang."


"Iya king, selamat atas pernikahan anda dengan nona Alexa." seru Rio.


"Terimakasih Rio, ayo kita makan bersama disana,dan sekalian kau ku kenal dengan Alexa istriku."


"Terimakasih king, saya kesini hanya mengucapkan selamat dan memberikan ini," ucap Rio memberikan flashdisk.


"Apa ini?"


"itu rekaman video Nadya king, bodyguard kita sudah berhasil menjebaknya."


"Bagus Rio, kau tetap awasi keluarga tua Bangka itu."


"Baik king, saya undur diri, sekali lagi selamat."


Brian menerima flashdisk dari orang kepercayaan itu kemudian memasukkan ke dalam saku jas nya. dan kembali mengambil makanan yang sudah di tunggu Alexa.


"Maaf sayang, kau menunggu lama?"


"Tidak sayang."


setelah seharian penuh akhirnya acara akad nikah selesai dengan berjalan dengan baik tanpa hambatan dan gangguan apapun.


Kini mereka berdua sudah berada di kamar Alexa untuk membersihkan badannya.


"Sayang... kau pergi mandi lah dulu" ucap Brian yang sedang membaringkan tubuhnya di kasur.


"aku pinjem laptop nya iya." ucapnya lagi


"Laptop ada di atas meja belajar itu." teriakan Alexa yang sudah berada di kamar mandi.


Setelah di beritahu oleh Alexa Brian dengan segera menuju meja belajar Alexa.


setelah menyalahkan laptop Alexa ia tertegun menatap layar laptop didepan nya , yang menjadi wallpaper di laptop nya itu foto dirinya sewaktu kecil.


ia tersenyum melihat foto masa kecil, ternyata Alexa masih memiliki foto-foto masa kecilnya dulu.


Brian merogoh kantong saku dan mengambil flashdisk yang tadi siang dari Rio anak buah nya.


Brian tercengang melihat Video yang sedang ia putar.


Brian tersenyum puas dengan hasil kerja anak buahnya itu.


bersambung....


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan hadiah nya..


vote gaes vote jangan lupa. lope lope sebanyak-banyaknya 😘