
Merindu
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Ingat sayang tidak boleh terlalu..." Alexa memotong ucapan Brian.
"Terlalu capek, ambil pekerjaan yang penting saja, serahkan semua pekerjaan kepada Duo R,bekerja harus setengah hari" kata Alexa mengingatkan kembali kata-kata itu dari tadi Brian mengulangi kata yang sama sampai Alexa hafal.
Brian mengacak-acak rambut Alexa "Ini baru istri Brian, istri pintar" Brian merasa senang karena Alexa hafal dengan apa yang ia omongin.
"Ya sudah aku turun dan masuk iya" pinta Alexa yang ingin segera turun.
"No sayang, kau belum kasih ini" Brian menunjukan jari tangan ke pipi dan bibirnya sendiri.
Karena terlalu asyik mengulang perkataan Brian Alexa sampai lupa tidak mencium suaminya.
Alexa terkekeh lalu ia mengecup bibir Brian singkat, namun Brian protes "Apaan itu namanya bukan di cium, kecupan saja tidak ada rasanya" bohong Brian.
"Apa???!!"
"Ayo lah sayang, sebagai bayaran aku sudah mengantarmu,jika tidak kau tidak boleh bekerja" ancaman Brian dengan sedikit merajuk.
Dari pada urusan nya panjang Alexa mencium bibir Brian cukup lama, Brian merasa senang ia malah mendapat kejutan ciuman Alexa, Brian tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini, ia ******* bibir Alexa dengan sangat lembut dan dalam membuat hasrat mereka sampai tidak terkontrol.
Alexa menyadarinya itu dengan segera Alexa melepas ciumannya panjang itu dengan segera. Brian merasa kesal kenapa harus berhenti padahal ia sangat menikmatinya ciuman tersebut sebagai ciuman semangat pagi nya.
"Sayang kenapa udahan"
"Ingat sayang kita lagi dimana?"
"Di dalam mobilku"
"Kita sudah di lobby perusahaan sayang" kilas Alexa.
"Terus apa hubungannya dengan ciuman kita yang berhenti" Brian tidak mau kalah.
"Kita mau bercinta apa mau bekerja" tanya Alexa dengan memicingkan matanya.
"Kita akan bercinta di mobil" Brian tersenyum Devil.
"Astaga suamiku ternyata mesum juga" gumam Alexa
Alexa mendapatkan ide dadakan ia kembali mencium bibir Brian dengan lembut, membuat Brian merasa senang karena istrinya tahu apa yang ia inginkan Brian yang hendak membalas ciuman istrinya "Sudah cukup kita ciuman paginya, aku mencintaimu suamiku Brian" Alexa pamit untuk turun dengan segera sebelum Brian mencegah nya bahkan melarang Alexa bekerja.
Brian tersenyum mendengar perkataan istrinya itu. "Aku lebih mencintaimu sayang dari apapun itu" lirih Brian.
Alexa melambaikan tangan kepada Brian. ia membuka jendela kaca mobil nya lalu ia membunyikan klakson mobil nya.
Petugas ke amanan baru tahu jika mobil tadi adalah milik bos nya itu karena tidak pernah melihat nya. apa lagi ini hari pertama Alexa mulai aktif bekerja.
"Selamat pagi Bu" sapa petugas keamanan.
"Selamat pagi pak, selamat bekerja"
Petugas keamanan tersebut terkejut saat Alexa kembali membalas sapaan nya itu. ia kira atasan nya itu orang yang sombong ternyata orang yang sangat ramah.
*
*
*
Crop Grup Company yang sedang mengadakan meeting rutin seperti biasa dengan para staf perusahaan. selama jalan nya meeting Brian sedikit tidak fokus ia hanya memikirkan Alexa istrinya.apa dia masih di kantor apa sudah pulang, itulah yang ada di benak pikiran Brian yang terus saja ia pikirkan.
Dante sedari tadi hanya melihat bos nya tidak fokus, ia mencoba bertanya kepada bos nya itu.
"Bos ada apa?" tanya Dante.
"Aku hanya memikirkan istriku hari ini mulai memimpin Alexander Grup"
"Tidak, aku hanya sedang rindu saja dengan dia."
Dante menahan tawanya merasa geli mendengar bos nya itu malah merindukan istrinya.
Duh apa aku harus segera menikahi Sashi sekarang, apa iya rasanya merindukan seorang istri seperti itu
"Kenapa tidak menelepon saja?"
"Kau benar Dante sepertinya aku menelepon istriku" Brian merogo kantong jas nya dan menelpon istrinya. Brian yang berdiri didekat jendela seraya menelpon Alexa namun istrinya tidak kunjung mengangkat telepon darinya. Brian mencoba menelpon kembali namun sama saja Alexa tidak menjawab telepon nya. membuat Brian bermuka masam
"Kemana dia kenapa tidak kunjung di angkat" gumam Brian.
Brian mencoba menelpon Riki untuk menanyakan istrinya kepadanya. namun Riki tidak tahu jika Alexa ada di perusahaan Sekarang karena ia sedang melobi proyek di lapangan. Brian mencoba menghubungi Rafael bodyguard istrinya itu. setelah tahu jika istrinya sedang bersama dia di cafe sedang bertemu dengan rekan bisnis nya. mendengar rekan bisnis nya seorang laki-laki membuat Brian merasa cemburu. ia menyuruh bodyguard nya untuk menyerahkan handphone ke Alexa.
"Maaf nona, tuan muda Brian ingin berbicara dengan nona" bisik Rafael.
"Maaf tuan Arga saya menerima telepon dulu sebentar"
"Oh ya silahkan nona Alexa" Arga mengijinkan Alexa untuk menerima telepon terlebih dulu.
Alexa menjauh dari Arga.
"Hallo Sayang"
"Kenapa lama sekali, dan kenapa handphone nya tidak di angkat aku menelepon mu dari tadi" keluh Brian.
"Maaf sayang handphone ku tertinggal di kantor, aku sekarang lagi di luar"
"Apa!! di luar? sayang kamu sedang Bertemu dengan siapa? kamu selingkuh di belakang ku?"
Membuat orang yang berada di ruang meeting merasa terkejut dengan teriakan Brian.
"Tidak sayang aku tidak selingkuh, kau tanya kan saja pada Rafael, jika kamu tidak percaya"
"Tidak, kamu pasti sudah memaksa Rafael untuk tutup mulut kan, dengan siapa kamu Bertemu Sayang"
"Astaga sayang, kau jahat sekali, aku sedang bersama tuan Arga Rivaldinho"
"Apa Arga Rivaldinho? mau apa dia sayang?"
"Dia itu rekan kerja ku sayang, selama aku tidak ke perusahaan dia selalu ingin bertemu tatap muka dengan ku langsung"
"Apa??!! tidak sayang, batalkan kerja sama kalian"
Dante dan lainnya merasa kaget Brian dengan nada setengah berteriak biasanya Brian akan bernada lembut kepada istrinya itu.
"Tidak bisa sayang, memang kenapa kamu Cemburu?"
"Pokoknya aku tidak mau, sayang kamu pulang sekarang, nanti jam makan siang aku ke kantormu" kesal Brian ia langsung menutup telepon nya.
Brian menatap semua orang yang ada di ruangan meeting yang juga menatap Brian yang sedang kesal. "Sampai dimana tadi, cepat lanjutkan" pinta Brian ia duduk kembali di kursi nya.
"Dante kau cari tahu Arga Rivaldinho yang sekarang bekerja sama dengan perusahaan istriku. aku tidak mau jika Arga mendekati istriku"
"Baik bos" seru Dante.
Dante dengan segera menghubungi Leo sang hecker muda untuk mencari tahu maksud Arga Rivaldinho Bekerja sama dengan Alexander Grup.
Brian tahu siapa Arga Rivaldinho maka dari itu ia tidak mau istrinya bekerja sama dengan perusahaan nya.
Sudah hampir 4 jam lamanya meeting akhirnya selesai juga dengan segera Brian meninggalkan perusahaan nya dan menuju Alexander Grup.
Brian ingin sekali bertemu Alexa istrinya itu. rasa rindu nya hilang saat mengetahui istrinya Bertemu dengan rivalnya itu.
Bersambung...
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan hadiah sebanyak-banyaknya lope lope 😘