
Kehebohan Rumah sakit.
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Setelah sampai dilantai 12 dimana hanya terdapat dua ruang yang sangat luas yaitu ruangan pribadi milik uncle Damian dan dokter Kim. hanya mereka yang bisa masuk kedalam karena memiliki sensor scan wajah untuk bisa masuk kedalam ruangan khusus.
Dokter muda itu mempersilahkan tunangannya itu masuk dan mempersilahkan untuk duduk. ia melepaskan jubah kebanggaannya berwarna putih itu dan meletakkan di gantungan baju yang di gantung dan Hanya menyisahkan kemeja berwarna putih.
Raya tercengang melihat interior dan juga desain ruangan yang sangat mewah dan besar diruangan pribadi kekasihnya.
Dokter Kim hanya terkekeh melihat raya hanya bengong yang masih di ambang pintu.
"Hei .... ayo masuk kenapa malah bengong berdiri disitu"
Raya mengerjapkan tersadar dari lamunannya yang sedari tadi menatap ruangan dihadapannya, Setelah mendengar suara Kim kepadanya untuk mempersilahkan masuk.
"E-eh iya.." jawab Raya.
Raya mulai melangkah kakinya masuk kedalam dan duduk di sofa yang sudah di sediakan diruangan itu.
"Apa kamu bisa menunggu ku sebentar sayang,aku harus menyelesaikan beberapa berkas lagi"
"Iya selesaikan saja pekerjaan mu, aku bisa ko menunggu mu sampai selesai"
Mendengar dari tunangan nya itu membuat dokter muda satu anak itu tersenyum, dengan segera menyelesaikan beberapa pekerjaan yang belum diselesaikan.
Raya mulai bosan karena harus menunggu, wanita ini melirik ke jam tangannya ternyata ia sudah menunggu lebih dari sejam.
"Huft katanya hanya sebentar, ini sudah satu jam lebih" batin Raya
Wanita ini mendengus kesal setelah melirik ke arah dokter Kim yang masih sibuk dengan pekerjaan di depan laptop.
Raya benar-benar bosan ia hanya memainkan benda pipih berbentuk persegi panjang sampai harus mondar mandir di depan sofa. sampai merebahkan tubuhnya di atas sofa. Acapkali melihat Kim masih saja sibuk dengan pekerjaan.
wanita cantik ini mendekat ke dokter Kim dan duduk di depannya dengan menompang dagunya dengan meletakan tangannya di atas meja.
Kim melirik ke depan melihat raya mulai bosan. dan ia mensave data sebelum mematikan laptopnya.
"Sangat mengemaskan seperti Kimora"
"Sayang apa masih lama?" rengek Raya seraya memainkan benda di depan nya.
"Apa tadi sayang kamu manggil apa?" tanya dokter Kim karena baru pertama kali raya memanggil nya sayang.
"Sayang apa masih lama?" Raya mengulangi lagi perkataan.
Namun ia baru ingat kalau memanggil dia dengan sayang. wanita ini menutup mulutnya karena baru pertama kalinya ia mengucapkan kata sayang.
"Aku suka dengan panggilan baru mu sa-ya-ng" Dokter Kim tertawa kecil ia merasa senang akhirnya Raya benar-benar sudah menerimanya.
Yang pertama dengan ngasih kejutan datang ke tempat prakteknya dan yang kedua dengan memanggilnya sayang.
"Kenapa? terdengar aneh iya" ucap Raya lirih.
"Tidak -tidak sayang, aku suka dengan panggilan mu itu dan mulai sekarang panggil aku dengan sayang!"
"Tapi ..."
"Kenapa? apa mau diganti dengan honey, bee, hushband, prince atau yang lainnya" katanya
"Ish, rasa nya aneh tahu.... kalau harus memanggil yang tadi disebutin satu-satu" Raya tertawa mendengar Dokter Kim menyarankan panggilan sayangnya.
Pria di depannya hanya mengerutkan keningnya.
"Lalu" tanya Kim
"Hmm ..... papa bear mungkin" ujar Raya yang mengatuk-ngatuk jari telunjuk ke dagunya.
"Ok apapun panggilan sayang kamu akan aku terima. tapi kenapa harus papa bear?"
"Karena kamu adalah Dokter paling dingin yang pernah aku temui terhadap wanita." raya tertawa ketika mengingat pertama kali bertemu di saat Alexa di rawat.
"Masa .... tidak lah nyatanya pasien ku kebanyakan wanita" Dokter Kim menyela.
"Iya lah mana ada pria hamil"
"Ada."
Membuat Raya menyipitkan matanya yang sipit.
"Masa .... baru tahu"
"Kamu lihat sayang Dokter spesialis jantung dia lagi hamil perutnya besar" ucap Kim seraya mempraktekkan cara nya berjalan.
Membuat kedua sepasang kekasih itu tertawa bersama. namun karena terlalu banyak tertawa membuat perut raya merasa lapar dan tidak bisa membunyikan suara perutnya yang sudah mulai minta di isi.
"Kruyuk.., kruyuk..."
"Kamu lapar sayang"
"Hehe maaf" raya mengarukan kepalanya yang terasa tidak gatal.
"Ayo kita makan siang dulu" ajak Kim kepada raya.
*
*
*
Bagi para rekan sesama dokter dan para tenaga medis lainnya merasa terkejut baru pertama kali melihat Direktur rumah sakit itu, mengandeng seorang wanita cantik, selain putri nya.
"Pasangan yang sangat serasi, satunya ganteng dan si wanitanya cantik" seru salah satu pengunjung
"Apa itu kekasihnya Direktur Kim" batin salah satu dokter yang berpapasan
"Ahh aku kalah saingan ternyata wanita itu sainganku" gumam Perawat.
Namun dari kejauhan ada seseorang yang melihat sepasang kekasih yang sedang dimabuk cinta itu. merasa tidak suka melihat seseorang yang jadi incaran nya berjalan bergandengan di tempat umum. ia mengepalkan tangannya meras terbakar api cemburu.
"Wow berita hot nih" ucap Perawat yang suka nyiyir.
"Iya nih" kata teman nya. "eh suster Anna sini" seraya melambaikan tangan untuk mendekat
"Iya ada apa?" sahut perawat Anna
"Siapa wanita cantik yang bersama dokter Kim, kamu kan perawat pendamping nya pasti tahu lah"
"Kalau aku cerita nanti Dokter Kim marah, tapi kalau tidak cerita nanti aku di kejar-kejar terus" batin Perawat Anna.
"Hei malah bengong" ucap perawat satunya seraya menepuk bahu Perawat Anna.
"Hmmm cari tahu aja sendiri" Sahut Perawat Anna tergelak. meninggalkan perawat dua itu.
"Ha ... kalau tahu dia kekasih Dokter Kim bakalan heboh seisi rumah saki" gumam perawat Anna.
Namun ada yang menarik lengan tangan perawat Anna menjauh dari keramaian.
"Suster Anna tolong jawab jujur siapa wanita yang bersama Dokter Kim?" kata Dokter itu yang menghimpit tubuh perawat Anna kedinding rumah sakit.
"S-saya tidak tahu, saya baru melihat nya seperti dokter, jadi bisa lepaskan saya, karena saya tidak tahu apa-apa" jawab perawat Anna yang sedikit gemetaran.
"Kamu kan perawat pendamping nya?" cecar dokter.
"Sungguh dok,saya tidak tahu itu privasi dokter Kim,saya tidak berani bertanya."
"Awas kau kalau menyembunyikan dariku"
"Astaga Ada apa dengan ku hari ini, kenapa harus bertemu dengan Dokter gila itu.! untung saja Dokter Kim tidak menerima dokter itu."
***
"Silahkan tuan putri" seru dokter Kim mempersilahkan Raya untuk masuk kedalam mobilnya.
"Terimakasih papa bear"
Lagi - lagi Raya di buat terharu akan perlakuan manis Dokter Kim.
"Kita sekalian jemput Kimora ya sayang" ucap Kim yang fokus menyetir.
"Iya dia pasti senang kita jemput" jawab raya.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit akhirnya sampai disalah satu sekolah elit di Jakarta. Dokter Kim memarkirkan mobilnya di tepi jalan tidak jauh dari gerbang sekolah. ia mendekat ke supir pribadi Kimora untuk pulang terlebih dulu.
"Papa .." teriakan anak usia 4 tahun itu yang sedang berjalan dengan baby sister nya.
"Hi sayang" ucap Dokter Kim Setelah melihat putrinya itu dan langsung mengendong nya.
"Tumben papa jemput Kimora"
"Masa.... biasanya juga papa jemput Kimora ko"
"Dimana mobil papa?"
"Itu... papa punya kejutan buat kamu"
"Wah kejutan.. apa itu pah," antusias Kimora penasaran.
"Tuh lihat siapa?"
"Mamah ....." teriakkan Kimora dan langsung minta turun dari gendongan dokter Kim ia lari dan memeluk Raya.
"Jangan lari sayang" teriakan Kim.
"Ko tumben mama sama papa jemput Kimora sekolah?" tanya polos Kimora.
"Mama mau ngajak Kimora makan siang bareng, udah lapar belum nih?"
"Udah mah, tapi Kimora ingin makan stick di ujung jalan sana" ucap kimora seraya membayangkan makan stick kesukaan nya. "Boleh iya pah" Kimora memohon dengan pupy eye nya yang membuat nya tambah gemes.
"Boleh.. ayo kita masuk kedalam mobil, katanya sudah lapar"
Bersambung....
Papa bear
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Ada bau bau bucin nih 🤭🤭🤭
Ada yang setuju gak dengan panggilan sayang papa bear?
maaf iya tidak menceritakan Alexa dulu🙏🙏🙏 biar kan dia yang sedang berjuang dengan proyek ganda putra nya itu 😂😂😂
👧: Thor jangan ada pelakor iya?
🧒: iya betul kalau ada aku bedah Cesar perut nya 😂😂.
👩: aduh kejam amat. suka- suka author dong 😀😀