I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
150. Rencana Babymoon



Rencana Babymoon


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"So, bagaimana sayang apa kamu sudah memaafkan suami mu yang tampan ini"


membuat Alexa tertawa karena tingkah Brian yang konyol.


"Hey kenapa malah tertawa"


"Tidak sayang, kamu itu lucu sekali, aku tidak pernah marah sama kamu" Alexa tergelak.


mendengar ucapan Alexa Brian memeluk Alexa. "Terimakasih sayang terimakasih"bisik Brian.


"Tapi tolong lepaskan dulu pelukannya"


"Tidak mau"


"Sayang, kau terlalu bersemangat, kasian baby Triplet"


Deg


Brian baru menyadari ia telah melukai istrinya kembali. "Maaf sayang" Brian melepas pelukannya.


Alexa menarik tangan Brian untuk menyentuh perutnya. Brian tersenyum karena ia bisa merasakan gerakan calon anak-anaknya


"Apa dia lapar sayang"


Alexa Mengangguk kepalanya "Baik ayo kita makan dulu,kamu ingin makan dimana?"


"Aku ingin makan bersama Dady sama mommy"


Brian membantu memakaikan baju Alexa. Brian merasa senang karena istrinya sudah tidak menangis dan bersikap dingin lagi, ya seperti ini lah hormon ibu hamil.


Brian membantu Alexa turun dari tangga "Pelan - pelan sayang"


kedua orang tua Alexa merasa senang karena putrinya kembali ceria dan tidak terlihat murung.


"Dad, seperti ada yang lagi bahagia" sindir mom lili.


"Iya mom" kata dad Damian terkekeh.


Selamat malam mom dad "Ucap Alexa.


"Malam sayang,Duduk lah kita makan malam bersama"


Brian membantu Alexa duduk lalu baru ia duduk di Tempat duduknya.


Alexa menikmati makanan."Dad mom Alexa akan pergi babymoon"


"Waw bagus itu, kapan kalian pergi" ucap dad Damian. sangat antusias padahal yang pergi anak dan menantunya. tapi dad Damian ikut merasakan kebahagiaan putrinya.


"Besok kita perginya"


"Secepat itu,kalian akan pergi babymoon"sahut mom lili


mereka berdua menganggukan kepalanya.


"Tapi kita akan ke dokter untuk mengecek kandungan Alexa dulu"


*


*


*


"Bagaimana dok?"


Alexa di bantu perawat Anna setelah selesai di cek kandung nya.


Sepasang suami istri ini dipersilahkan untuk duduk. dokter Kim menjelaskan kondisi kehamilan Alexa sekarang.


"Nona Alexa kandungan anda saat ini cukup bagus, untuk perjalanan anda bepergian saat ini tidak masalah namun" Dokter Kim menjelaskan kepada sepasang suami istri ini yang ada di depan nya."Anda sekarang sedang mengandung baby tripel itu sebabnya Anda akan mudah lelah dan beresiko"


"Jadi bagaimana Dok, apa bisa kami pergi babymoon" ucap Alexa ia melirik ke Suaminya yang masih diam.


"Bisa tapi tidak boleh terlalu jauh nona"


Alexa tersenyum akan jawaban dokter Kim. meski tidak boleh jauh tapi dia bisa babymoon.


"Kau ingin pergi kemana Sayang" ucap Brian. kini mereka sudah di dalam mobilnya.


"Sebenarnya ingin ke Maldives tapi apa bisa pergi kesana" sendu Alexa.


Brian tersenyum ia akan mengajak istrinya babymoon yang istrinya akan membuat terkejut dan berkesan.


"Kau tenang saja sayang, permintaan mu akan terkabul kan, serahkan semua pada suamimu ini"


Brian menyerahkan kepada Dante untuk mencari destinasi babymoon ke inginan Alexa.


Dante kini yang sedang binggung mencari permintaan istri bos nya itu.


"Hah suami istri ini selalu membuat orang susah, untuk dia bosnya" keluh Dante.


Hari mulai gelap dan malam namun Dante belum juga melaporkan kepada Brian membuat nya uring-uringan. melihat suaminya tidak tenang membuat ibu hamil ini merasa heran.


Aku tidak mau jika Alexa tahu aku jika aku belum punya ide akan babymoon kemana.


"Aku" Brian ragu untuk mengatakannya "Iya kamu kenapa?"tanya Alexa "Tidak Apa-apa sayang"


Awas kau Dante jika sampai tengah malam belum menghubungi ku,aku kirim ke Antartika


"Tidur lah dulu sayang,jika pekerjaan ku sudah selesai aku akan menyusul mu tidur"


Alexa menggeleng karena jika tidak ditemani ia tidak bisa tidur. "Sini aku temani tidur, kemarilah sayang" Brian sudah berada di atas kasur ia menepuk sisinya untuk Alexa mendekat.


"Tapi belum minum susu"


Astaga sampai lupa, gara-gara asisten sialan


"Baiklah aku buatkan dulu untuk mu"


Brian keluar dari kamar menuju dapur ia berpapasan dengan Dady Damian di anak tangga yang baru saja keluar dari ruangan kerjanya.


"Dady" sapa Brian


"Mau kemana nak,"


"Mau buat susu hamil untuk Alexa, Dady dari mana?"


"Dady dari ruang kerja Dady nak,ya sudah Dady masuk ke kamar dulu,kapan kau akan pergi babymoon nya"


"Ya, masih menunggu Dante dad,kalau dia sudah menghubungi Brian mungkin malam ini kami berangkat"


"Ya sudah nanti Dady sampaikan ke mommy, hati-hati di jalan dan jaga putri dan calon cucu - cucu Dady"


"Iya dad,itu selalu"


Brian melanjutkan ke arah dapur untuk membuatkan susu hamil untuk istri tercintanya. meski sudah lama tidak tinggal dirumah mertuanya tapi stock susu hamil masih ada, karena dulu Brian sempat membeli semua susu hamil di supermarket. yang berunjung Alexa merajuk ingin buah mangga tapi dilarang Brian.


"Tuan muda Brian biar saya saja" ucap bi Inah yang kebetulan masih di area dapur.


"Tidak bi, lebih baik bi Inah istirahat, ini sudah bukan jam kerjanya bi Inah kan"


"Iya tuan muda tapi ini sudah menjadi kewajiban saya"


"Tidak bi, lebih baik bibi istirahat nanti sakit siapa yang akan mengatur para pelayan jika bibi sakit"


Bi Inah terkejut ia tidak menyangka jika menantu di keluarga ini benar-benar orang yang baik, seperti majikannya.


Orang baik pasti akan mendapatkan menantu dan suami yang baik


"Kalau begitu bibi masuk ke paviliun, jika tuan muda butuh sesuatu bisa panggil bibi lewat interkom."


"Ya Bi Terimakasih"


Bi Inah meninggalkan Brian sendirian di dapur. tidak butuh lama Brian sudah selesai membuat susu hamil untuk Alexa.


pria bule ini kembali ke kamarnya membawa susu hamil dan juga vitaminnya Alexa.


"Sayang apa kamu sudah tidur" seru Brian yang baru saja masuk ke dalam.


Alexa menoleh melihat Brian sudah datang dengan membawa nampan berisi satu gelas susu hamil dan vitamin. Alexa menaruh ponselnya pada tempatnya.


"Belum" Alexa yang hendak bangun namun di cegah Brian "Kamu disitu saja, jangan turun dari tempat tidur" Brian melihat Alexa yang hendak menginjakkan kakinya di lantai namun ia urungkan.


Brian memberikan satu gelas susu hamil kepada Alexa "Minumlah sayang dan ini vitaminnya"


"Terimakasih suamiku sayang, tadi sepertinya handphone sayang berbunyi"


"Kenapa sayang tidak di angkat saja"


"Tidak sayang, aku tidak berani takut itu privasi" Alexa tersenyum meski itu handphone suaminya tapi Alexa tidak berani lancang membuka dan mengangkat telepon.


"Aku tidak keberatan sayang, aku lebih suka jika sayang tahu segalanya tidak ada privasi di antara kita" Brian menerima gelas yang sudah kosong dari Alexa lalu ia menaruh di atas nampan.


"Tidurlah dulu sayang, aku akan melihat siapa yang menelepon ku tadi" Brian mencium kening Alexa. lalu ia mengambil handphone nya terlihat panggilan tidak terjawab dari sang asisten Dante.


Brian sedikit menjauh dari Alexa agar tidak terganggu akan pembicaraan dirinya dengan Dante.


"Hallo Dante"


"Tuan aku sudah menemukan nya, ini masih di wilayah Indonesia, tuan sama nona Alexa pasti akan suka tempatnya tidak kalah dengan Maldives"


"Bisa tidak jangan panggil tuan" protes Brian.


"Baik baik, aku sudah menyiapkan semuanya dari mulai hotel dan kebutuhan kamu dan nona Alexa, pesawat siap dalam satu jam dari sekarang"


"Ok, kamu datang lah ke mansion Dady Damian"


Bersambung


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya lope sebanyak-banyaknya 😘😘


Jangan lupa mampir ke karya terbaru author yang berjudul Janda Tapi Perawan jadikan salah satu favorit novel mu