
Malam Yang Panjang
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Setelah acara makan malam bersama, mereka berdua memutuskan untuk pergi ke kamar kembali.
"Sayang memangnya siapa dalang dibalik penyebaran foto-foto itu di media" tanya Alexa yang sedari tadi masih menjadi argumen di pikiran nya.
"Sini duduk sayang, akan aku tunjukkan siapa orangnya."
mereka berdua duduk di bed sofa depan tempat tidur king size. Brian memangku laptop Alexa di pangkuan nya dan menyalahkan laptopnya tidak lupa flashdisk sebagai kunci utamanya sudah menancap sempurna.
setelah beberapa saat akhirnya video di putar dan menampakkan Video panas Nadya dengan seseorang pria yang Alexa tidak mengetahui siapa.
Alexa menatap heran ke pada suaminya itu.
"Sayang maksud nya apa ini" Alexa masih bertanya dengan penuh argumen.
"Mereka berdua lah yang sudah menyebarkan berita scandal itu, Nadya lah otak di balik semua itu dan pria itu lah yang membantu memuluskan rencana nya.dia adalah repoter yang sudah menyebarkan di awak.media."
"Astaga sayang,kau jangan menuduh orang sembarangan." tanya Alexa tidak percaya.
"Sabar dulu sayang, kau dengarkan yang ini dulu."
Brian mempercepat video panas rekan kerja Alexa dan model di bawah naungan nya itu.
Alexa menutup mulutnya tidak percaya. teman rekan model nya itu yang selalu membuat keributan dengan nya, yang selalu merasa iri dengan keberhasilan Alexa.
"Apa kau sudah puas sayang, terus apa yang akan kau lakukan?
"Jika dia di penjara, tidak akan jera sayang pasti dia akan berulah lagi, mengingat ambisi wanita itu sangat tinggi, andai mamih tidak memperkenalkan dia kepada ku tidak akan terjadi seperti ini." ucap Brian tegas dan dingin.
Membuat Alexa merasa bersalah jika harus melaporkan Nadya atas apa yang sudah dia perbuat. ia mulai berpikir hukuman apa yang pantas untuk Nadya.
"Apa?? jadi mamih memperkenalkan dia ke kamu sayang."
"Iya sayang, mamih selalu menjodohkan ku dengan anak teman mamih termasuk Nadya."
"Sayang maafkan aku, karena tidak sempat percaya sama kamu."
Alexa menggenggam tangan Brian seraya meminta maaf.
Brian menatap lekat wajah cantik Alexa dan menegakkan wajah Alexa ke hadapannya.
"Sayang jangan pernah meminta maaf jika kau tidak salah, sekarang hukuman apa yang pantas untuk wanita itu keputusan ada di kamu."
Alexa mengangguk dan Brian mencium bibir Alexa dengan segera karena bibir istrinya itu sudah menjadi candu dan permainan baru baginya.
mereka menyudahi ciuman nya karena sempat kehabisan nafas, lalu Brian menarik tengkuk leher Alexa kembali dan menempelkan bibirnya dengan bibir Alexa, Brian mendorong tubuh Alexa ke bed sofa dan ******* ***** dua benda kenyal milik Alexa.
Alexa mendesah dan menggeliat tubuh nya menikmati setiap sentuhan tangan Brian setelah Brian menemukan titik sensitif Alexa sebagai tempat favorit nya sekarang.
Brian terdiam sejenak seraya menatap wajah istrinya di dalam Kungkungan nya. Alexa tahu apa yang ada di pikiran suaminya itu.
"Lakukanlah sayang, aku ini istrimu, sudah seharusnya aku menyerahkan jiwa dan ragaku untukmu."
Tanpa penolakan Brian mengendong Alexa ala bridal style ke atas tempat tidur. Brian kembali melanjutkan cumbuannya yang sempat tertunda.
Malam ini akan menjadi malam pertama bagi kedua insan yang baru saja mengucapkan janji suci pernikahan. segera ia menyambar bibir manis Alexa mengawali dengan ciuman sebuah kecupan mesra dan ciuman semakin dalam dan menuntun. dan akhirnya menjadi panutan saling menikmati setiap ******* dan ******* Alexa.
tangan Brian kembali mencari tempat favorit nya itu dan melepas pakaian yang di kenakan Alexa dan dirinya satu persatu sampai tak ada sisa satu helai benang pun. kini adik kecil Brian sudah berdiri kokoh untuk masuk ke sarang nya.
"apa kau siap sayang." alexa hanya mengangguk seraya menikmati sentuhan dan remasan tangan Brian pada dua gundukan kenyal milik Alexa, membuat Alexa berteriak mengerang menikmati nya, ******* demi ******* menggema di ruangan kamar.
Alexa mulai merintih kesakitan ketika adik kecil Brian mulai menerobos paksa.
"Sayang.... sakit." teriakan Alexa kesakitan.
"Tahan sayang ini sangat susah, padahal ini bukan pertama buat kamu."
Brian kembali mencium bibir Alexa untuk membukam rasa sakit yang melanda.
Hentakan demi hentakan di lakukan Brian untuk mencapai puncak kenikmatan. suara ******* itu keluar dari mereka berdua,suara erakan panjang dari mulut Brian menandakan hasrat puncak kenikmatan telah tercapai hingga akhirnya buncahan lahar rahim Alexa membuat Brian ambruk di atas tubuh alexa.
"I love you" ucap nya pada gadis kecilnya yang sudah menjadi suami seutuhnya.
sudah berapa kali mereka berdua melakukan pergulatan panas hingga pagi hari.
"Jika kenikmatan surga dunia seperti ini kenapa tidak dari dulu kau ku nikahi." batin Brian.
*
*
*
Terdengar sayup- sayup suara adzan Subuh berkumandang. Alexa mengerjapkan matanya dan bangun dari tempat tidur. namun ia merasakan sakit yang teramat sangat sakit. ia mencoba untuk tidak membangunkan Brian yang sedang tidur pulas.
Alexa berjalan dengan terseok-seok menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya dan segera menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim.
"Kenapa ini sakit dan perih sekali, padahal ini bukan pertama kalinya buatku." gumam Alexa
belum sampai di depan pintu kamar mandi Alexa terjatuh karena tidak kuat menahan sakit dan perih. membuat Alexa berteriak dan membangunkan Brian yang sedang tidur itu.
Brian mendengar suara teriakan dan langsung bangun membantu istrinya itu. dengan mengenakan celana boxer saja.
"Sayang kau mau kemana, kenapa tidak membangunkan aku." tanya Brian
"Aku mau mandi mau sholat, tapi ....." ucap Alexa yang belum menyelesaikan ucapannya itu.
Brian sudah mengendong tubuh Alexa membaringkan ke dalam bad room dan menyalahkan air hangat untuk merendahkan rasa nyeri dan pedih dan tidak lupa meneteskan beberapa tetes aromaterapi untuk merilekskan tubuh nya.
Brian memilih mandi di bawah shower karena ia tidak mau ketinggalan jam sholat subuh habis.
kini mereka sudah menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.
Brian mengambil sesuatu dari dalam koper miliknya.
ia memberikan Alexa salep ajaib untuk menghilangkan bekas tanda merah kebiruan di sebagian tubuhnya akibat ulah nya. dan menyuntikan vitamin ke pada Alexa.
'Tidurlah kembali sayang, kau terlihat masih capek sekali."
Brian menyelimuti tubuh Alexa dan mencium pucuk kening Alexa.
"Aku akan olahraga sebentar di halaman bawah."
"Bersambung ......
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa like komen dan vote nya dan juga hadiahnya jangan banyak-banyak yang penting kasih sedikit saja terimakasih lope lope sebanyak-banyak 😘
Siapa yang kangen Sebastian dan keluarga nya.?
Ada yang mau Dokter kim jadian sama Raya ?
atau perang dingin Sashi sama Dante ?😂😂