
Memanjakan Istriku
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Sayang!"
"Alexa Sayang"
"Sayang! kamu dimana?"
Brian berteriak mencari istrinya ia tidak melihat keberadaan istrinya di sebelah nya. Brian baru saja terbangun dari tidur siang nya, niatnya ia Hanya menemani Alexa tidur, namun Brian ikut tertidur juga.
Terlihat pintu balkon kamar terbuka Brian mencoba mendekat ke balkon kamar. Brian tersenyum ternyata istrinya berada di balkon sambil tertidur.
"Kenapa kamu malah tidur disini sayang" lirih Brian ia berjongkok dan menatap wajah Alexa yang tertidur pulas. ia menyingkirkan anak rambut yang menutup wajah cantik nya.
"Aku sangat beruntung bisa memiliki wanita seperti mu,meski aku terlambat" ucap Brian dengan senduh.
Brian mengendong Alexa kedalam kamar. ia akan memindahkan istrinya ke atas kasur. karena wanita hamil tidak baik jika tidur di luar apa lagi di balkon, angin yang kencang bisa membahayakan kesehatan nya.
Brian menutup pintu balkon dengan satu kaki nya. mata nya tidak henti-hentinya menatap wajah Alexa namun Brian tidak melihat kedepan sampai ia menabrak meja di depan nya sampai akan tersunggur kedepan membuat kening Brian terbentur kepala Alexa yang masih dalam gendongannya"
"Aduh..." Alexa mengadu kesakitan ia terbangun karena merasakan benturan keras di kepalanya.
Alexa membuka matanya ia terkejut ternyata ia berada di dalam gendongan suaminya.
"Maaf sayang, aku telah membangunkan mu"
"Sayang, kenapa kamu malah mengendong ku"
"Tadi aku mencarimu, ternyata kamu tidur dibalkon"
"Maaf tadi aku tidak bisa tidur jadi aku memutuskan untuk duduk di balkon tapi malah tertidur juga di balkon" Alexa terkekek."Turunin aku sayang" Rengek Alexa.
"Tidak, aku akan memandikan mu karena hari udah sore"
"Tidak mau"
Alex tahu jika Brian bilang akan memandikan nya ia tidak hanya sekedar mandi saja tapi ia akan lebih dari sekedar mandi.
"Aku janji hanya mandi tidak lebih sayang"
Alexa pasrah ia tidak bisa menolak permintaan Brian karena Brian tidak menerima penolakan kecuali pengecualian.
Brian menurunkan Alexa di kursi. ia mulai melepaskan satu persatu baju yang melekat pada diri Alexa. meski Brian sudah melihat inci dan lekuk tubuh nya tapi Alexa merasa malu. Brian mulai membasahi tubuh Alexa dengan air shower, lalu Brian mulai menggosok tubuh Alexa dengan lembut ke semua sisi tubuh Alexa dengan sabun"
Alexa merasa tegang karena sentuhan tangan Brian, baru pertama kali Brian memandikan Alexa semenjak mereka menikah. Brian tidak lupa membersihkan rambut panjang Alexa dengan shampo favorit nya lalu ia mulai membilas tubuh dan rambut Alexa dengan air shower. setelah merasa sudah cukup kini Alexa minta untuk Brian mandi. Ternyata suaminya tidak berbohong ia memenuhi janjinya.
Sekarang bergantian Alexa memandikan Brian ia mulai menyiram tubuh Brian dengan air shower lalu ia mengambil sabun dan mulai menggosok-gosokkan ke tubuh Brian dengan lembut dan memberi shampo pada rambutnya. setelah di rasa sudah semua Alexa mulai membilas tubuh dan rambut Brian dengan air shower.
Alexa mengambil jubah mandi untuk ia kenakan lalu memberikan handuk biasa kepada Brian.
Lagi - lagi Brian tidak memberi ijin Alexa untuk berjalan, Brian kembali menggendong Alexa. karena hari ini Brian ingin mengurus istrinya.
"Sayang aku tidak sakit,kenapa kamu yang melakukan ini semua"
"Hari ini aku hanya ingin memanjakan istriku terutama memandikan nya"
Alexa lagi- lagi harus pasrah.
Brian mengendong Alexa menuju Walk in closet ia mendudukkan Alexa di atas kursi yang sudah tersedia di dalam Walk in closet. Brian membuka salah satu lemari baju ia memilih memilih dan memilah baju yang cocok dan nyaman untuk istrinya. lalu ia memakaikan baju tersebut kepada Alexa.
Alexa merasa senang dirinya diperlakukan khusus oleh suaminya dari mulai mandi sampai memilihkan baju dan memakaikan nya
Setelah Alexa sudah selesai dengan penampilan yang ia pilih baru Brian mengambil baju yang senada dengan Alexa.
Alexa di gendong kembali dan di dudukan di hadapan cermin ia mulai mengeringkan rambut Alexa kemudian menyisirnya.
"Sayang aku bisa melakukan nya dari mulai memandikan mu, memakai baju tapi kalau disuruh untuk mendandani mu aku tidak bisa"
"Tidak apa-apa sayang, ini sudah cukup, terimakasih sudah membantuku"
Alexa mulai berdandan ia hanya memakai lip tint saja untuk menyempurnakan penampilan nya.tanpa make up Alexa memang sudah terlanjur cantik.
"Sudah selesai" ucap Alexa.
"Kamu tunggu disini Sayang"
Brian kembali masuk ke dalam Walk in closet ia mengambil jaket dan topi dengan warna yang senada.
"Pakai ini sayang" Brian membantu Alexa memakai jaket dan topi.
"Kenapa pakai topi dan jaket kita akan kemana sayang"
"Kita akan jalan-jalan malam ini, kita ngedate ala ala orang biasa"
Membuat Alexa tertawa. "Kenapa kamu tertawa sayang?" Brian menatap Alexa" Tidak sayang, tumben kamu mau jalan-jalan ala ala orang biasa"
"Hari ini kan memang khusus untuk kamu, jadi akan aku lakukan sesuai keinginan mu"
"Memang sayang tahu, aku ingin jalan-jalan begitu"
"Brian gitu lho" membuat mereka tertawa renyah.
*
*
*
Kini mereka berada di pasar malam, Alexa baru tahu kenapa dia harus memakai jaket,topi dan juga masker karena Brian tidak mau di ketahui publik. karena semua orang tahu siapa Brian.
Jika tahu mungkin para wanita genit akan mulai menggoda suaminya yang super tampan. karena Brian pria bule Rusia,Inggris, indo.
Alexa merasa senang suaminya mau pergi ketempat seperti ini meski dengan penampilan yang berbeda tapi buat Alexa tidak masalah.
Pandangan Alexa tertuju pada jajanan pada saat ia kecil yaitu Arum manis, melihat arum manis begitu menggoda di lidah Alexa.
"Sayang aku ingin beli Arum manis itu"
"Baiklah My Queen tunggu lah disini sebentar, jangan pergi kemana-mana,tunggu aku kembali"
"Siap komandan" Alexa bersikap siap layaknya bawahan kepada atasannya.
Alexa duduk di kursi kayu panjang yang tersedia di pasar malam, tidak butuh lama Brian membeli dua Arum manis dengan berbagai bentuk dan warna.
"Ini sayang" ucap Brian memberikan dua Arum manis yang Alexa inginkan.
"Terimakasih suamiku, sayang aku ingin naik permainan itu" tangan Alexa menunjuk ke salah satu permainan.
"Baiklah, ayo kita beli tiketnya dulu" ajak Brian seraya merangkul pundak istrinya itu berjalan menuju loket penjual tiket masuk.
Brian merasa senang, ternyata membuat istrinya senang bukan karena harta dan materi, kesederhanaan dan waktu bersama yang istrinya butuhkan.
Brian pernah mengajak Alexa untuk shoping baju dan tas namun istrinya itu menolak ia lebih memilih berdua dirumah dari pada pergi shoping menghabiskan uang suaminya.
Di kasih kartu tanpa batas selama menikah Alexa tidak pernah menggunakan kartu tersebut. karena Brian tidak pernah melihat atau mendengar tagihan belanja istrinya, Alexa berbeda di mata Brian, tidak seperti wanita dan istri pada umumnya di luar sana jika sudah di beri kartu tanpa batas akan pergi menghambur- hambur kan uangnya. yang Brian sering dengan dari orang kepercayaan istrinya itu lebih suka pergi ketempat amal dari pada pergi shoping.
Bersambung
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih, jangan lupa tinggalkan like dan komentar lope lope sebanyak-banyaknya 😘😘