
Salah Mencari Masalah.
Maaf jika masih banyak kata Typo 🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Seperti biasa, Alexa selalu membantu suaminya Brian menyiapkan semuanya dari mulai baju dan sebagainya.
Kini Brian baru saja selesai mandi. Melihat istrinya yang masih dengan piyama tidurnya dan rambut sedikit acak-acakan. Ia tersenyum melihat istrinya yang masih mau mengurus dirinya sedang dirinya belum mandi.
Alexa membantu memakaikan pakaian Brian dan mendandani, Brian senang dengan Alexa yang suka sekali mendandani dirinya. Brian tidak henti-hentinya menatap wajah cantik alami Istrinya.
"Sayang, jangan menatap ku seperti itu aku belum mandi", seru Alexa.
"Apa salah, aku menatap wajah cantik istiku, meski kau belum mandi, rasa sayang dan cintaku masih sama" kata Brian. Membuat Alexa merasa malu membuat pipinya merona.
"Kau seperti ini juga harus mengurus ku dan anak-anak, hingga lupa mengurus diri sendiri" kata Brian. Ia mengecup bibir Alexa. "Terimakasih sayang, kau sudah mau menjadi istriku" kata Brian. Alexa tersenyum " Terimakasih juga suamiku karena kau mau memilihku menjadi istrimu",
"Sayang, sepertinya aku harus pulang telat, hari ini jadwalku padat " kata Brian seraya membereskan semua map yang ia pelajari dari semalam.
"Tidak apa-apa kan jika kau urus baby 3G sendirian, apa perlu menambah baby sister untuk mereka" kata Brian.
"No sayang, jangan menambah baby sister lagi, mereka saja tidak aku pekerjaan, aku belum yakin dengan baby sister sayang, hanya Nara yang aku percaya" keluh Alexa.
Brian memeluk Alexa. "Nanti aku minta bantuan mami, ia pasti akan senang", seru Brian. Menghibur Istrinya. Membuat Alexa merasa senang karena ibu mertuanya akan datang.
"Terimakasih sayang" kata Alexa. Mereka berdua turun bersama dan melihat anak-anak mereka yang sedang di jaga Nara dan baby sitter di meja makan yang sedang makan.
"Anak Dady sudah pinter iya, sudah mau duduk sendiri, sambil makan", seru Brian mencium pipi baby 3G.
Alexa membantu menyiapkan sarapan pagi untuk nya lalu baru ia ikut makan.
"Terimakasih sayang" ucap Brian. Saat selesai membantu mengambil sarapan untuknya.
Seperti ini lah setiap pagi, Alexa selalu menyempatkan diri untuk suami dan anaknya. Ia sangat menikmati peran sebagai seorang istri dan juga Ibu baru.
Setelah selesai Brian berpamitan kepada istri tercintanya ia mengecup bibir Alexa dan baru mencium kening anak-anak nya.
"Dady pergi dulu sayang, jangan membuat mommy mu repot iya sayang, selama Dady pergi"
"Sayang, aku pergi dulu, jaga diri baik-baik, dan jaga anak-anak" kata Brian ia memeluk tubuh Alexa dan mengecup bibir sebelum meninggalkan nya, Alexa hanya mengangguk saja.
🍃🍃🍃
Alexa menitipkan anak-anak kepada Nara dan baby sister nya, sementara Alexa baru bisa membersihkan dirinya. Saat ibu mertuanya baru saja datang.
"Sayang, kau belum membersihkan diri" ucap mami Myta saat melihat menantunya.
"Maaf mih, tadi kak Brian baru saja berangkat Alexa baru selesai membantunya dan mengurus baby 3G"
Mami Myta tersenyum melihatnya, ia tahu menantunya mengurus putra dan anak-anaknya dengan sepenuh hati, "sudah sana biar baby 3G sama mami"
"Baik, mih lexa titip anak-anak" kata Alexa. Ia kembali ke kamarnya dan membersihkan badannya. Setelah setengah jam ia berendam untuk melepas penat pagi ini, ia menyudahi acara bersih-bersih dan memakai baju santai pilihan pada dress selutut,
Ia hanya memberikan polesan sedikit lipstik pada bibirnya. Namun ia tidak sengaja menjatuhkan map penting milik Brian ada yang belum terbawa.
Ia membuka dan membacanya
"Bukan nya ini untuk meeting hari ini, pasti kak Brian mencarinya" gumam Alexa.
Alexa meminta ijin kepada ibu mertuanya untuk mengantar map milik Brian yang tertinggal. Mami Myta mengijinkan Alexa pergi. Dan sementara baby 3G bersama nya.
Alexa mengendarai mobilnya sendiri, ia pikir dengan menggunakan mobil sendiri akan lebih cepat, dan Alexa menyadari jika ia di ikuti oleh mobil yang ia tidak kenal.
Alexa tersenyum saat melihat ada orang yang mengikuti dirinya. "Apa ini yang di katakan kak Jo, Brian dan Dady jika aku harus hati-hati" Alexa tersenyum kecut.
"Apa kau ingin bermain- main dengan ku baiklah, kalian itu salah mencari masalah", gumam Alexa. Ia menambahkan kecepatan mobilnya. Hingga sampai di kantor Brian.
Alexa turun dan melangkah masuk, namun Alexa, dilarang masuk oleh resepsionis baru, karena penampilan yang menggunakan dress selutut biasa.
"Maaf nona anda mau kemana" tanya resepsionis yang mencegah Alexa. Dia memandang penampilan Alexa dari atas sampai bawa. dan tersenyum kecut.
"Saya ingin bertemu suamiku" kata Alexa. Karena ia terburu-buru tidak melihat penampilan nya.
"Tidak mungkin suami anda kerja disini, sedang kan anda seperti ini" katanya.
Alexa melihat penampilan ia tersenyum dan meninggalkan resepsionis itu. Namun resepsionis itu masih memanggil Alexa dan menyuruh keamanan untuk mencegah Alexa untuk masuk.
Yang sudah mengenal Alexa hanya tersenyum dan menunduk ia hanya berkata pada resepsionis tadi.
"Apa kau ingin mati, mencegah dia tidak boleh masuk, kau salah mencari masalah", kata karyawan yang menegurnya.
"Memang dia siapa? kenapa orang seperti dia bisa seenaknya masuk ke kantor ini" jawab resepsionis.
"Dia itu istri Mr El dan dia itu Nyonya Alexa", kata karyawan tersebut membuat ia membeku tidak bisa berbicara lagi.
Batin resepsionis yang nampak pucat.
Alexa di sambut baik oleh sekertaris Brian yang sudah mengenal nya.
"Mbak!! apa suamiku ada di dalam" kata Alexa kepada Sherly.
"Nona, Tuan sedang meeting, apa yang bisa saya bantu, nona ingin bertemu dengan nya". kata Serly
"Tidak, aku hanya ingin mengembalikan ini" kata Alexa menyerahkan map kepada sekertaris nya.
"Tunggu nona, jangan pergi dulu" ucap Sherly. Ia menghubungi ruang meeting dan Dante menjawabnya. Jika Alexa di suruh untuk menunggu. Dante membisikan kepada Brian yang sedang memimpin jalannya meeting.
"Tunggu nona, sebentar tuan ingin berbicara dengan nona" kata Serly
"Bukanya dia sedang meeting" kata Alexa.
"Iya nona, tapi tuan ingin berbicara"
"Baiklah, aku di dalam saja iya mbak" kata Alexa.
Serly menyerah map tadi kepada Alexa, sedang ia menunggu di dalam ruangan nya.
"Serly dimana istriku" ucap Brian.
"Tuan" Serly berdiri. " Nona ada di dalam, menunggu anda, ia datang membawa map untuk anda" jelas Serly akan kedatangan Alexa Istrinya.
Brian masuk dan melihat istrinya sedang menatap foto yang ada di atas meja. dengan membelakanginya.
"Sayang kau datang" sahut Brian. Alexa menoleh ke belakang melihat suaminya datang.
"Kau sangat ceroboh, map sepenting ini kau tinggal" kata Alexa menyerahkan kepada Brian. dan Brian mengecup bibir Alexa.
"Terimakasih sayang, kau telah mengantarkan kesini, kau kesini pakai supir" tanya Brian.
Alexa menggelangkan kepalanya tidak.
"Astaga sayang, jika terjadi sesuatu bagaimana",.tanya Brian lagi.
"Kau tenang saja sayang, memang sempat ada yang mengikuti tadi " kata Alexa santai.
"What's!! kau di ikuti tapi kau masih santai" kata Brian. "Oh My God sayang, jika terjadi sesuatu pada kamu bagaimana", seru Brian. Alexa hanya memperlihatkan gigi putihnya.
Brian duduk di kursi kebesarannya.
"Kau pulang harus di antar sopir kantor" tegas Brian.
Jika sudah seperti ini Alexa tidak bisa membantah, karena perintah Brian tidak bisa di bantah. Brian menarik tangan Alexa dan memeluk pinggang Alexa dan mendudukkan di paha nya.
"Baiklah sayang, aku pulang iya, kau kan sedang meeting" Alexa bangkit dan mengecup bibir Brian.
"Tunggu, biar aku antar kau sampai depan", kata Brian.
Alexa pasrah dengan perintah Brian. ia memeluk pinggang posesif Alexa. sepanjang jalan banyak yang memuji dan memandang Alexa.
Dan untuk resepsionis sendiri merasa malu karena telah melarang istri bos nya untuk masuk.
Brian mengantar Alexa sampai masuk mobil. hingga mobil tidak terlihat dari pandangan Brian.
Belum jauh dari perusahaan suaminya Alexa kembali di ikuti oleh mobil yang sama.
Sopir pribadi Brian mengetahui jika ia di ikuti.
"Nyonya, sepertinya kita di ikuti oleh seseorang", kata sopir pribadi.
"Iya Pak, saya tahu, jalan saja tidak perlu takut", jawab Alexa.
Alexa mengirimkan pesan singkat kepada Brian, Jonathan jika dia di ikuti oleh seseorang.
Baru sampai di pertigaan jalan mobil Alexa di hadang dan membuat sopir pribadi Brian mengerem mendadak.
"Nyonya Bagaimana ini", kata sopir pribadi kantor. ia melihat beberapa orang yang berbadan besar menyuruh Alexa untuk turun.
"Tenang saja pak", kata Alexa. ia yang ingin turun namun di cegah oleh sopir nya.
"Nyonya!! jangan keluar ini sangat berbahaya",
"Pak, Hubungi seseorang dan meminta bantuan", pesan Alexa kepada sopir pribadi nya.
Bersambung..
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih jangan lupa tinggalkan like, komentar, hadiah dan vote nya.
Giveaway masih berlaku dan tinggal beberapa hari lagi. 🥰😘🤗 Jangan lupa dukungannya.💃💃