I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
88. Mau Nasi Gudeg



Mau Nasi Gudeg


Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Sayang apa sudah selesai semua?" tanya Brian yang membantu merapikan bajunya kedalam koper.


"Sudah, hanya itu saja sayang, karena sebagian sudah aku kirim ke Jakarta" teriak Alexa.


"Sayang kamu lagi ngapain, ingat jangan terlalu capek, aku tidak mau kamu sakit, biar aku saja yang ngelakuin" Brian mencari istrinya ternyata dia sedang di depan cermin memperbaiki penampilan nya. "sudah cantik sayang,aku tidak mau pria bule di luar melihat kecantikan istriku" keluh Brian.


Alexa terkekek "aku hanya merapikan rambut ku saja" Alexa memeluk tangan Brian "Ayo kita pamit sama Tante Larisa dulu"


Larisa sudah menunggu mereka berdua dengan suaminya dan anaknya Toby.


"Kenapa kalian harus ke Belanda segala sih, padahal Tante tidak mau di tinggal kalian" keluh nya.


"Tante kita hanya honeymoon 1 bulan lagi pula habis honeymoon kita akan peresmian perusahaan Alexa yang baru" ujarnya Brian berusaha untuk membujuk Tante Larisa untuk tidak bersedih.


"Baiklah kali ini Tante akan mengalah, tapi jika kalian kangen sama Tante datang lah kesini sesering mungkin, karena disini juga rumah kalian"


"Iya Tante, nanti lexa sering-sering datang kesini"


Alexa memeluk Tante Larisa untuk berpamitan.


"Jika sudah ada anak nakal junior didalam sini, Tante kabari iya," bisik Tante Larisa.


Alexa hanya menganggukkan dan tersenyum.


"Ayo cepetan jangan berpelukan terus,aku juga mau berpamitan sama kakak cantik" Toby mengintrupsi ibu dan Alexa.


Brian yang mendengar ponakannya minta di peluk sama istrinya menatap tajam ke arah Toby.


"Apa sih kak Bri ini, ko malah melotot gitu, aku hanya minta di peluk tidak merebut istri kakak"


Membuat mereka semua tertawa melihat Brian cemburu kepada ponakan sendiri.


***


Amsterdam dikenal sebagai satu tempat wisata populer di Eropa.


Ibukota Belanda ini dikenal akan arsitektur bangunannya yang menakjubkan dan budayanya yang beragam.


Amsterdam memiliki lebih banyak kanal daripada Venesia dan lebih banyak jembatan dari Paris



Negeri Tulip atau biasa di sebut negeri kincir angin ini pas sekali untuk honeymoon jika berkunjung di bulan Oktober hingga April Pada periode ini cuacanya tidak terlalu dingin, tetapi juga tidak terlalu panas, sehingga bisa nyaman jika mau berjalan-jalan.


Bulan-bulan tersebut menjadi masa off-season. cocok untuk pasangan pengantin baru pun lebih leluasa menjelajahi Belanda serta menikmati berbagai penawaran harga yang ramah di kantong. Mulai dari akomodasi sampai transportasi.


Kali ini destinasi honeymoon Alexa dan Brian ke Amsterdam Belanda, yang akan pertama kali ia kunjungi Frisian island dimana terkenal dengan pantai berpasir putih, yang menjadi tempat favorit Alexa adalah pantai,jelas akan menyenangkan yang bisa di lakukan mereka sepanjang hari. menikmati keelokan pulau cantik ini sambil menanti momen matahari terbit maupun terbenam, dengan langit berwarna jingga kemerahan akan terpantul di permukaan laut yang tenang.


Dan selanjutnya ia berkunjung ke tempat lebih romantis di Keukenhof Garden di Amsterdam



Gardens of Europe, inilah kebun bunga terbesar di dunia. Hamparan kebun tulip aneka warna yang tidak boleh di lewatkan oleh mereka berdua.


Kota Amsterdam punya banyak spot menarik untuk melengkapi liburan romantis ala Alexa yang ingin bulan madu ala orang biasa, mereka menyusuri kanal-kanal di sekitar kota menjadi cara terbaik mengagumi Amsterdam dari tengah sungai.


Bahkan, berjalan kaki di tepi kanal sambil berpegangan tangan saja sudah terasa romantis! 


"Makasih sayang, kau mau mengabulkan keinginan ku untuk honeymoon ala orang biasa dan berbaur dengan masyarakat setempat, seperti di desa ini, sungguh sangat unik nan cantik"


Brian tersenyum ia merasa senang karena dengan hak kecil saja istrinya itu sudah sangat bahagia


Alexa menggeleng tidak tahu.


"Giethoorn merupakan sebuah desa yang setiap bloknya dihubungkan oleh kanal dan jembatan." Brian melanjutkan penjelasannya kembali Dan hanya bisa berjalan kaki atau menggunakan perahu sebagai alat transportasi di sini"


"Kita sudah sewa perahu sendiri untuk menikmati serunya berkeliling desa di atas air ini atau nikmati pemandangan Giethoorn dan habis itu kita kuliner di sebelah sana" ujar Brian kembali


Brian membantu Alexa untuk duduk di perahu yang sudah ia sewa untuk menikmati desa kecil tanpa jalan yang bebas polusi yang ada di Belanda.


mereka kini sedang menikmati sekelilingi kanal yang tenang, juga menikmati menanam beragam bunga warna-warni yang semakin membuat desa kecil ini terlihat layaknya negeri dongeng.akan dimanjakan dengan cantiknya keindahan alam Giethoorn saat berkeliling dengan gondola.


"Sayang desa ini seperti negeri dongeng saja, meski desa nya kecil tapi para penduduknya ramah"


Brian mendekat Alexa dan memeluknya dari belakang.


"Apa kamu lelah sayang,ayo kita coba menikmati makan di pinggir kanal, itu restoran yang ada di desa Giethoorn ini." ajak Brian untuk istirahat sejenak karena ia tidak mau kalau Alexa merasa lelah.


Kini mereka sudah berada restoran ia duduk menghadap kanal seraya menikmati makan dengan pemandangan yang berbeda.


"Sayang kamu ingin makan apa?" tanya Brian kepada Alexa yang masih memegang buku menu.


Alexa yang melihat dan membuka buka saja "Aku tidak berselera makan sayang" ia menutup buku menu dan menaruh di atas meja.


"Kenapa sayang? tapi kamu harus makan" bujuk Brian kepada Alexa.


"Bukan nya aku tidak mau tapi" Alexa masih berpikir ia binggung untuk mengatakannya.


"Tidak mau apa sayang" Brian yang masih penasaran dengan ucapan Alexa yang tidak di lanjutkan membuat ia tambah penasaran.


"Apa di Belanda ada nasi gudeg sayang" Alexa menunduk ia ragu untuk menata Brian karena permintaan nya yang tidak mustahil.


"Apa!! nasi Gudeg?" Brian sangat terkejut dengan permintaan istrinya. wanita di depannya hanya mengangguk.


Alexa membayangkan jika makan nasi gudeg sambil menikmati pemandangan di pinggir kanal seperti ini akan sangat nikmat.


"Aduh sayang yang benar saja permintaan nya"


Alexa merasa sedih karena di restoran ini tidak ada makanan yang di inginkan membuat ia menangis. "hick...hick ... padahal aku pengen banget makan itu" Isak tangis Alexa pecah.


Brian tidak tega melihat Alexa menangis ia memeluk Alexa ia mencoba untuk membujuk istrinya "Sayang kita makan yang ada dulu iya, nanti kita cari di restoran Indonesia siapa tahu menyediakan" mereka melerai pelukan.


"Tidak aku mau nya sekarang" Alexa cemberut.


"Ok, baik kita pergi dari sini dan kita pindah ke restoran Indonesia"


Sebelum ia meninggal restoran tersebut Brian bertanya dulu ke penduduk asli untuk menanyakan letak restoran Indonesia di Amsterdam.


Brian merasa senang karena tidak sulit untuk mencari restoran Indonesia di Amsterdam karena di Amsterdam memang surganya makanan khas Indonesia. Hampir setiap sudut kota bisa di temukan restoran Indonesia yang menyajikan menu khusus. 


Untung saja di sini banyak, jika tidak, mungkin ia ingin kembali ke Indonesia sekarang juga


"Bagaimana sayang?" Brian menatap Alexa yang sudah mendapatkan nasi gudeg keinginan nya.


Alexa merasa berbinar binar akhirnya keinginan nya terkabulnya juga meski sedang berada di negeri orang. ia mencoba memasukan sesuap nasi gudeg ke mulutnya.


"Lumayan tapi mau nya yang langsung dari kota Jogja" rengek Alexa.


Mendengar Alexa mau dari kota asalnya membuat Brian tertunduk lemas.


Haduh sayang permintaan mu membuatku sangat sulit, kenapa tidak minta beli mobil apa kapal Cruise saja, jika kita ada di Indonesia aku akan dengan senang hati mengabulkan nya.


Brian menghela nafas "Baiklah apa kita akan pulang ke Indonesia sekarang?"


Bersambung...


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like lope lope 😘