
Raya Melahirkan
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Seorang pria yang biasa menangani wanita hamil yang akan melahirkan. Kini ia bisa merasakan sendiri bagaimana rasanya menjadi seorang suami yang menunggu istrinya melahirkan.
Seorang Dokter yang notabenenya sebagai Dokter spOg ini, tidak di ragukan lagi kemampuan Dokter Kim akan ilmu dan skill nya sudah di akui hingga taraf internasional.
Dan Jabatannya sebagai Kepala Rumah Sakit bukan hanya dia dapatkan dengan mudah, kerja keras dan kepercayaan Tn. Damian yang ia dapatkan sebagai seorang Direktur Rumah Sakit yang di segani banyak Dokter dan para perawat. Karena dapat menangunggung jabatan sebesar itu.
Dokter muda yang sekarang sudah memiliki istri kembali yang kini sudah berada di ruangan persalinan. Kini menjadi topik trending di rumah sakit, bisik-bisik sudah beredar dari mulut ke mulut jika Dokter muda yang di kagumi dan di sukai para Dokter wanita dan Para perawat wanita dengan ketampanan Dokter Kim.
Sementara ,Di ruangan persalinan, semua peralatan dan kesiapan Dokter SpOG pengganti Dokter Kim yang kini sekarang sedang berperan sebagai suami pasien. Suasana menjadi panik.
"Sayang, jangan di tahan jika memang sakit, kau tinggal katakan mana yang sakit" Kim duduk di samping tempat tidur istrinya. Raya tergelak. Ini sudah sekian kalinya Kim mengatakan nya membuat Raya jengah akan ocehan suaminya.
Membuat Raya lupa mengalami kontraksi dari awal pembukaan, tidak ada rasa sakit yang seperti pinggang berdenyut secara konstan. Tapi ini berbeda rasa Kontraksi tiba-tiba menghilang dan akan datang lagi kontraksi beberapa menit kemudian. Ini rasa nya jauh lebih ringan dan stabil. Hingga membuat Raya merasa binggung apa benar dirinya akan melahirkan. Namun yang tidak melahirkan yang dari tadi tidak mau diam.
Walaupun terkadang Dokter Kim mendengar rintihan Raya menahan rasa Sakit. Namun Dokter yang sudah biasa menghadapi wanita hamil yang akan melahirkan ia tidak bisa menahan sabar kelahiran istrinya.
"Dokter, istriku kenapa tidak merasakan rasa sakit yang biasa saya dengar dari para pasien saya"
Membuat Dokter yang menangani Raya ingin tertawa tapi ia takut sedang berhadapan dengan siapa?.
"Mungkin Bayi nya masih mencari jalan lahirnya Dokter, makanya Tidak terlalu sering Kontraksi, biar saya cek sudah pembukaan berapa" kata Dokter Steven.
Mendengar rekan Sesama Dokter akan memeriksa Istrinya membuat Kim menolak.
"Biar saya saja, kau jangan coba-coba menyentuh apa lagi melihat" kata Dokter Kim.
Membuat Dokter Steven ingin pingsan mendengar penuturan Dokter Kim. Ia tidak percaya bahwa Dokter Kim seposesif itu terhadap istrinya.
"Papa bear, dia juga dokter sama dengan seperti mu, kenapa tidak boleh memeriksa ku, bukannya sudah menjadi tugas dan tanggung jawab dia sekarang, dan kamu sekarang sedang menjadi suami dari pasien bukan sebagai Dokter yang sedang menangani pasien nya" Raya menjelaskan panjang lebar kepada Suaminya padahal ia sedang menahan rasa sakit yang tiba-tiba muncul lagi. Tapi Suaminya malah mengajak berdebat dengan Rekan sesama Dokter.
"Baiklah, Perawat Anna Saja yang memeriksa kamu sayang"
Raya mengangguk ia melirik ke Dokter Steven untuk mengikuti perintah suaminya.
Dokter Steven menyetujui saran Raya, ia lebih baik menyetujui dari pada di berhentikan dari rumah sakit ini. Itu yang ia pikirkan.
🍃🍃🍃
"Omah, apa mama akan melahilkan Dede bayi buat Kimola" tanya Kimora yang kini sedang menunggu di depan ruang persalinan dengan omah dan Pengasuh Kimora.
"Iya sayang, adik bayi akan segera lahir"
Dengan girangnya Kimora sampai melompat-lompat kegirangan akan kabar yang ia inginkan sejak lama.
"Kimora jangan lompat-lompat nanti kamu kecapean sayang" Lala memperingati Kimora agar tidak melompat itu akan membuat Kimora merasa lelah dan mempengaruhi jantungnya.
"Mba Lala, Kimola minta maaf kalena tidak sabal adik bayi akan lahil" ucap Kimora.
Lala menyodorkan Air minum kepada Kimora dan menyuruhnya untuk duduk. Jika tidak Kimora akan jatuh pingsan.
"Boleh saja sayang, tapi ingat jika"
"Kimola anak yang beda dali anak lain" keluh Kimora, ia menyadari akan penyakit kelainan Jantung pada dirinya sejak lahir.
"Sabar sayang" ucap ibu Kim ia merasa sedih kepada cucu kesayangan nya. "Sudah tidak boleh bersedih, kita doakan saja mama Raya"
Mendengar Raya akan melahirkan, Alexa dengan antusias ingin menemani Raya di rumah sakit tapi di larang oleh Brian.
"Sayang, Raya akan melahirkan, aku ingin kesana sekarang"
"No sayang, kita kesana jika sudah lahir saja, kau pasti kan merasa repot apa ku lupa dengan baby 3G, dia bahkan masih bayi" Brian mengingatkan kepada kepada istrinya jika ia sudah memiliki anak 3 yang masih bayi.
"Dia itu rumah sakit Dady, apa tidak boleh membawa bayi kerumah sakit, kita tinggal menyuruh para bodyguard untuk menseterilkan rumah sakit dari para pengunjung sayang, maka baby 3G akan aman" tegas Alexa.
"Sayang, aku tidak mau anak kita kena virus, kasian dia masih bayi, kumohon sayang mengertilah kali ini, kita jengguk Raya jika sudah dirumah itu akan jauh aman untuk baby 3G jika kita akan membawa mereka" Brian menangkup wajah Raya ia meyakinkan Istrinya.
Di tatapnya mata berwarna biru itu "baiklah sayang, aku mengalah"
Brian mencium bibir Alexa, "makasih sayang, ini demi anak-anak kita yang terbaik Ok"
"Ayo kita temani baby 3G bermain" ajak Brian. Ia mengulurkan tangan Alexa untuk keluar dari kamarnya, namun Alexa menahannya.
"Tunggu sayang" kata Alexa. Brian berhenti "ada apa sayang, apa kau ingin bercinta pagi ini" tanya Brian. Membuat Alexa malu. "Bu- bukan sayang, bukan itu, apa kau tidak pergi ke kantor"
Brian tersenyum melihat istrinya malu. "Hari ini aku ingin bercinta dengan mu tapi karena aku masih merindukan anak-anak jadi aku memilih dirumah saja untuk bermain dengan anak-anak"
Brian merangkul pinggang Alexa dan membawanya keluar dari kamar. Dimana anak-anak mereka yang sedang di ajak oleh omah, dan grandma nya. Seperti biasa menjadi rebutan.
Melihat putra dan menantu nya kembali mesra lagi mami Myta nampak bahagia melihat kebahagiaan mereka kembali lagi.
"Mami senang kalian kembali mesra lagi, dan kau Brian jangan coba-coba menyakiti atau meninggalkan menantu mami lagi, jika itu terjadi mami akan mengijinkan Alexa untuk mencari Dady baru untuk baby 3G" ancam mami Myta yang selalu membuat Brian tidak berani dengan ancaman mami nya.
"Mih, tega banget memisahkan putra sendiri dengan anak istrinya dan apa tadi mencari Dady baru buat Baby 3G"
"Makanya jangan coba- coba lakukan itu lagi,jika mami tidak ingin mencari Dady baru buat baby 3G"
Mami Myta menjewer telinga Brian. "Mih Brian sudah besar sudah menjadi seorang ayah kenapa masih suka di jewer" keluh Brian. Membuat Alexa dan mommy Lili tertawa.
"Makanya jangan suka kabur-kaburan"
Bersambung
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa like, komentar dan hadiah nya 🤗😘🥰