I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
71. Persiapan Honeymoon



Persiapan Honeymoon


Happy reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Alexa yang sedang tidur ia merasakan berat di atas perutnya dan merasakan hembusan nafas di tengkuk lehernya itu. ia mengerjapkan matanya dan menoleh kesamping melihat Brian tertidur di sampingnya seraya tangan kekarnya melingkar di atas perutnya.


"Ahhhh sayang kamu pulang." teriak Alexa seraya memeluk Brian yang ada di samping nya


"m...mm..mmm... sayang" jawab Brian seraya meronta ronta melepas pelukan istrinya yang terlalu erat


Alexa melepas pelukan nya usai melihat Brian mengeliat tubuhnya dari dekapan istrinya yang membuat nya susah bernapas dan langsung duduk.


Brian menghempas nafas nya "Hah .... hah ... " dan ia langsung duduk di hadapan alexa setelah terlepas dari pelukan istrinya itu


"Sayang kau mau membunuhku." tanya Brian.


Alexa menundukkan kepalanya "Kau tahu aku sangat mengkhawatirkan mu, menunggu mu sampai tertidur dan menelpon mu beberapa kali tapi..." cicit Alexa berhenti ia tidak kuasa menahan air matanya itu.


Brian menarik Alexa kedalam pelukannya "maafkan aku sayang... karena aku pulang terlambat dan tidak mengabari mu." ujar Brian. lalu, di mengurai pelukan mereka, di usap air mata dengan lembut di pipi Alexa menggunakan jemarinya. terlihat kedua mata Alexa sembab karena habis menangis dan ia kembali memeluk tubuh kecil Alexa kedalam pelukannya "Maafkan aku telah membuatmu menangis"


Brian merasa bersalah karena telah membuat istrinya menangis dan menunggunya seharian tanpa kabar darinya.


Alexa membalas pelukan hangat Brian. Alexa yakin, jika Brian tidak mungkin menghianati nya. wanita ini masih trauma jika harus di sakiti,diselingkuhi lagi.


"Aku sayang kamu" lirih Alexa


"Aku juga sayang kamu lebih lebih dari apapun" Jawab Brian.


"Jangan tinggalkan aku" mata Alexa kembali berkaca-kaca.


Pria ini melepas pelukan nya dan menatap wajah istrinya yang kembali menangis "Hei .... hei ... jangan menangis lagi, aku tidak akan pernah meninggalkan mu apa pun yang terjadi nanti,aku akan tetap setia dengan mu sayang." ujar Brian melirik ke arah jam dinding ternyata baru jam 2 pagi.


"Ayo kita kembali tidur lagi" ucap Brian.


Alexa menggelengkan kepalanya "tidak mau."


Brian mengerutkan keningnya "Kenapa sayang?apa ingin sesuatu?" tanya Brian.


"Aku lapar" ujar Alexa seraya menundukkan kepalanya.


Pria ini malah tertawa melihat istrinya itu mengemaskan kalau lagi ngembek dan lapar "astaga sayang, ternyata istriku lapar,ayo kita makan tadi kebetulan aku bawakan kamu makanan tapi malah kamu tertidur"


"Pasti udah dingin gak enak" ucap Alexa lirih.


"Aku akan memasak untukmu, kamu tunggu disini dulu ok" seru Brian.


"Gak mau ... ikut"


"Baiklah .... ayo" ajak Brian.


"Gendong" rengek Alexa manja.


Brian menggeleng-gelengkan kepalanya melihat istri manjanya itu. ia menggendong istrinya sampai di dapur dan menyuruhnya duduk di kursi pantry.



Pria ini mengambil ampron di salah satu laci kecil di dapur dan mengenakan nya. ia mulai mengambil bahan makanan yang tersisa di lemari penyimpanan makanan ia akan membuat futtucini carbonara, dengan cekatan ia mulai memotong seperti smoke beef, bawang Bombay dll.


dan ia mulai merebus futtucini dan menumis bumbu yang ia potong-potong tadi.


Alexa menatap suaminya itu yang sedang memasak dengan menyangga satu tangannya di dagu. ia baru pertama kali melihat suaminya ternyata bisa memasak.


Setelah kurang dari 10menit akhirnya menu masakan pasta futtucini carbonara selesa ia melengkapi pasta itu dengan taburan origano dan keju parmesan di atasnya.


"Selesai ... cobalah" ujar Brian meletakkan pasta tadi didepan Alexa yang masih melamun. dan melipatkan tangan nya ke dalam dadanya.


"Eh iya... akan aku coba" jawab Alexa menatap hasil masakan suaminya itu. ia mulai mengambil sendok dan mulai menyuapi kedalam mulutnya.


"Gimana sayang?" tanya Brian hati-hati takut tidak enak, karena ia sudah lama sekali tidak pernah memasak hampir 8tahun.


Namun wanita itu masih terdiam tidak menjawab pertanyaan suaminya itu ia menikmati setiap kunyahan yang masuk kedalam mulutnya itu. Alexa hanya tersenyum melihat kekhawatiran Brian. "Enak sekali sayang" ucap Alexa seraya mengacungkan jari jempolnya.


Brian menghela napas panjang, lalu, ia tersenyum "Syukurlah jika kamu menyukainya sayang, karena aku sudah lama tidak memasak"


Wanita didepannya menyuapi suaminya namun Brian menolak "Tidak sayang, buat kamu saja."


"Tidak!! ini terlalu banyak sayang nanti mubasir jika tidak habis. a..a .. sayang"


Brian akhirnya menuruti istrinya dan membuka mulutnya untuk menerima suapan dari istrinya itu.


*


*


*


"Sayang .. apa sudah selesai?" tanya Brian kepada Alexa yang masih menata penampilan.


"Bentar sayang" teriakan Alexa.


"Cepatlah kita sudah di tunggu di bandara"


Setelah di rasa sudah cukup dengan penampilan nya Alexa dengan segera menghampiri suaminya yang sedang menunggu nya di sofa depan televisi. ia keluar dari penthouse dengan bergandengan tangan dan Brian menyeret koper yang cukup besar miliknya, hari ini mereka akan pergi bulan madu yang sudah disepakati bersama.


Setelah sampai di depan ia melihat Dante asisten nya sudah menunggu untuk menjemput nya sampai di bandara internasional Soekarno-Hatta Jakarta.


Dante melihat sepasang suami istri itu datang menghampiri nya dan mengambil alih membawa koper yang Brian bawa untuk di simpan di bagasi mobil nya itu.


"Bro yang lain sudah menunggu di bandara," ucap Dante. ia sudah mulai melajukan mobilnya menuju bandara.


"Hmm "


Setelah perjalanan kurang lebih 1jam mereka sampai di bandara dan menunju ruang tunggu, karena orang tua Brian dan orang tua Alexa sudah menunggu hanya untuk mengantar mereka pergi honeymoon.


"Pagi semua.. maaf lexa datang terlambat" ucap Alexa kepada semua orang yang sudah menunggu nya datang.


"Tidak Darling, kita semua malah baru sampai juga" seru dad Damian seraya memeluk putrinya itu kedalam pelukannya.


"Dad ... kangen" lirih Alexa.


"Baru beberapa hari tidak tinggal bersama sudah kangen" dad Damian terkekek.


Brian hanya tersenyum melihat istrinya dengan dady nya berpelukan.


"Ish, dad jahat, putri sendiri kangen tidak boleh apa lagi lexa mau pergi cukup lama lho." seru Alexa mengerucut bibirnya kedepan.


Membuat semua orang tertawa.


"Kami semua pasti akan kangen kamu sayang,kau akan pergi bulan madu hampir sebulan nanti" ucap mamih myta


"Mom .... " ucap Alexa seraya memeluk mommy lili.


"Jaga kesehatan ya selama disana, ingat jangan membuat suami kamu repot karena ulah manjamu sama dia." mom lili menasehati putrinya.


"Ih mommy."


"Lexa tidak pernah membuat Brian repot ko mom" sahut Brian yang sedari tadi hanya diam menyimak .


"Mamihta ...." ucap Alexa memeluk ibu mertuanya itu


"Uhhh .... menantu kesayangan mamih." seru mamih Myta membalas pelukan menantunya itu


"Sudah lah mereka sudah di tunggu,bentar lagi akan take off" papih Louis. mengintrupsi karena ia masih melihat Alexa berpelukan dengan istrinya Myta.


"Ish, papih!! hanya sebentar saja tidak boleh, kita pasti akan kangen tahu." kata mamih Myta.


Setelah dirasa sudah cukup berpamitan dengan kedua keluarga besar tersebut, mereka akhirnya menuju apron ia tidak perlu melakukan check in dan boarding pas karena ia akan menggunakan pesawat pribadi. jadi ia masuk ke jalur khusus menuju apron dimana pesawat pribadinya di parkirkan.


Alexa tertegun melihat pesawat pribadi di depan nya dan merasa heran kenapa ia tidak menggunakan pesawat pribadi yang bertulis Crop company Group atau DMJ Group.


"Sayang bukan nya kita pakai pesawat yang itu." tanya Alexa menunjuk ke salah satu pesawat milik keluarga nya dan keluarga Brian.


"Tidak sayang kita pakai yang itu" ucap Brian menunjuk pesawat pribadi berlogo tulisan Zeus.


"Kenapa bukan nya yang itu punya keluarga kita?"


"Iya sayang itu punya keluarga kita,tapi kita akan menggunakan pesawat pribadi milik kita sendiri."


Alexa menutup mulutnya tidak percaya lagi-lagi ia berargumen "Sekaya apa suamiku ini, dan sebenarnya dia siapa?"


Alexa sebenarnya ingin bertanya kepada suaminya. namun, ia urungkan mungkin nunggu waktu yang pas untuk bertanya.


"Selamat datang Mr dan Mrs El" seru salah satu pramugari cantik yang sudah menyambut kedatangan mereka dengan ramah.


Namun, Brian hanya diam tidak menjawabnya sapaan mereka, Hanya Alexa yang tersenyum ramah kepada nya.


Bersambung....



🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Jangan lupa like dan komentarnya,


terimakasih yang sudah kasih hadiah dan vote nya.sangat berati buat author lope lope sebanyak-banyak 😘


salam sayang dari author


salam santun 🤗🤗🤗