I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
25. Tentang Kebenaran



Tentang Kebenaran


......"***Cinta tidak pernah membuat orang bodoh.......


...Tapi orang yang sudah cinta membuatnya nya Bodoh***."...


happy reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Sayang..."


Brian setengah berteriak mendekati alexa yang hendak pergi ke dapur untuk menata bahan makanan yang tadi di beli di supermarket.


Alexa berhenti setelah mendengar panggilan Brian.


"Aku keruangan kerjaku dulu masih ada beberapa pekerjaan yang belum selesai." pamitnya kepada Alexa lalu dia mengecup puncak kepalanya


"Cup"


"Hay kalian berdua masih ada jones disini, apa gak malu bermesraan disini." Sashi mencibir.


"Jones?" tanya balik Brian


"idih yang sudah lulus dari jones pura-pura pikun."


Mereka berdua tertawa melihat tingkah polos Brian.


"Udah kak, aku bantu ayo." Sashi menarik tangan Alexa menuju dapur.


"Nona Sashi bisa bantu ambilkan beberapa kotak untuk menata semua bahan makanan ini ke dalam kulkas,aku akan membuat teh jahe untuk kak Brian."


"Bisa tidak panggil aku Sashi aja, kesan terlalu formal." please Sashi memohon.


" Baiklah."


Alexa mengambil panci yang sudah di isi air untuk merebus dan memasukkan jahe kedalam air yang sudah panas, Alexa menyajikan ke dalam gelas cangkir, lalu menambahkan sedikit perasan lemon dan sedikit madu.


Segelas teh jahe campur sedikit lemon dan madu sering dijadikan pilihan untuk menghangatkan badan.


Pasalnya, ramuan yang satu ini memang telah lama dikenal dapat memberi sensasi rasa hangat saat masuk ke dalam tubuh.jahe mengandung senyawa kimia yang dipercaya mampu memberi efek menenangkan dan positif bagi lambung dan usus.Membuat tubuh tidak gampang sakit.


Kandungan kedua bahan ini dipercaya dapat membuat tubuh lebih segar karena dapat meningkatkan imunitas tubuh. cocok untuk Brian seorang yang gila kerja.


Tok


tok


tok


Alexa mengetuk pintu ruangan kerja Brian sebelum masuk.


"Masuk" Terdengar suara Barito dari dalam.


"Ceklek"


"lexa bawakan teh jahe untuk kak Brian,minumlah selagi hangat." Alexa melangkah mendekati Brian yang masih nampak sibuk.


Brian yang masih fokus di depan laptop nya ia hanya mendongak ke arah Alexa sebentar lalu menatap laptop kembali "Makasih sayang,taruh aja di atas meja."


"Apa masih lama?........ Mau di masakin apa untuk makan malam nanti.?tanya Alexa dengan hati-hari.


"Sedikit lagi selesai, hmm ... apa aja boleh." Jawab Brian.


"Baiklah, selamat bekerja."


*


*


*


"Selesai." seraya menutup pintu kulkas.


"Sudah selesai." terdengar suara Alexa dari belakang, Sashi menoleh kearah sumber suara.


"Khem...." Setelah berpikir sebentar Alexa mulai mengeluarkan bahan makanan yang tadi di beli di supermarket.


"Apa yang bisa Sashi bantu kak? tawaran Sashi


"Hemm ..." setelah terdiam sejenak "Baiklah kita masak bersama..... sashi tolong kau cuci sayuran ini, lalu potong Daging ini jangan terlalu tipis. pakailah apron nya dulu, ambil di laci nomor 4 dari atas."


setelah siap Alexa dengan cepat memakai apron warna hitam dan mengikat rambut panjang dengan asal.


Alexa memotong sayuran yang sudah di cuci tadi dengan memanjang, lalu meracik bumbu untuk memasak.


Pertama Alexa akan memasak menu appetizer atau menu pembuka itu dengan Zuppa sup. dengan isian sup jagung dan ayam. dan Taco makanan khas Meksiko yang terdiri atas gulungan atau lipatan tortilla yang diisi dengan berbagai macam masakan di dalamnya. seperti daging dan kombinasi kentang, sosis.



Kemudian dia mengolah daging sapi yang sudah di potong Sashi sebelumnya menjadi steak daging sapi dan menu chili crap menjadi menu main course atau menu utama.



Sashi di buat speechless melihat Alexa yang terlihat seperti wanita manja,ternyata pintar jago memasak dengan cekatan, ia menatap takjub wanita di depannya.


"Makanya kau harus belajar memasak dengan nya" suara Barito dari arah belakang yang dari tadi memperhatikan dua wanita itu di dapur.



"Mana bisa aku memasak seperti kak Alexa, yang ada hanya bisa cuma makan." tawa Sashi yang membuat Brian geleng- geleng kepala.


" Duduklah bentar lagi selesai, Sashi tolong kau buat minuman itu tinggal di blend lalu di campur" pinta Alexa.


"Kak Alexa kenapa tidak buka cafe atau resto gitu."


"Kau cerewet sekali, dia itu sudah punya cafe & resto di jalan xxx." ucap Brian yang masih memperhatikan Alexa.


"Kak Alexa memang top, gak salah kak Brian memilih wanita seperti kak Alexa. Mamih pasti senang memiliki menantu kaya kak Alexa." puji Sashi


Terakhir Alexa membuat menu penutup atau biasa di sebut dessert.


"Sashi Tolong ambil Manggo chess cake kalau sudah dingin," ucap Alexa yang sedang membersihkan beberapa alat masak yang tadi di gunakan.


"Aku senang jika kau selalu bahagia seperti ini sayang,semoga kau bisa melupakan si berengsek itu."


Kini mereka bertiga sedang menikmati makan malam bersama,


"Ini enak sekali rasanya seperti buatan chef asli dari negara asalnya." Sashi lagi-lagi memuji hasil masakan kak Alexa, "Aku gagal diet nih, semua menu menggugah selera,"


Alexa terkekeh mendengarnya.


"Kak boleh tidak aku ikut tidur disini? please memohon


"Tidak boleh" sargat Brian


Alexa mencubit pinggang Brian "Au..... sakit sayang." keluh Brian meringis kesakitan.


"Udah ijinin kenapa! kau pelit sekali sama adik sendiri."kata Alexa menginterupsi


"Tuh kak Alexa aja ngijinin" seraya menjulurkan lidahnya "weeeh lagian besok juga ada pemotretan lagi kan bisa bareng."


Brian mendengus kesal.


*


*


*


Alexa yang baru saja selesai mandi dan keluar dari kamar melihat dua orang beda jenis sedang asyik bermain game.


"Seperti nya seru nie."


Brian menoleh sekilas ke arah sumber suara lalu kembali fokus ke depan layar tv."Sini sayang duduk."


"Ah... kak Brian curang, masa aku kalah terus." mendengus kesal. Sashi menghendak- hendak kakinya seraya bersedakep.


"Kau saja yang tidak bisa main,sudah Sanah masuk kamarmu sudah malam" hardik Brian mengusir Sashi


Alexa tertegun melihat Brian pria dingin, kejam ternyata ketika bersama orang terkasihnya begitu humor dan royal. ia meras senang bisa di cintai nya tidak seperti suaminya.


Brian menyuruh Alexa tidur di pangkuan nya . ia mengusap- usap rambut Alexa. nampak menikmati sembari fokus ke handphone nya sambil mengecek beberapa email masuk dari asisten.


"Sayang.... kapan jadwal sidang perceraian mu selanjutnya.?


Alexa yang masih fokus dengan handphone, menatap ke atas. "seminggu lagi jadwal sidang lanjutan, kata lawyer butuh saksi untuk di persidangan ini akan memperberat Sebastian."


Brian urungkan diri bertanya soal kejadian tempo hari,yang mengakibatkan sudut bibir sobek.


"Aku bisa jadi saksi,jika kau butuh aku, apa surat visumnya sudah keluar,"


"Sudah ini," Alexa menyodorkan handphone nya ke arah Brian menunjukan email masuk yang dikirim Jo.


"Kau bahkan bisa menghancurkan dia, dengan kekuasaan mu, saham Abraham 70% milikmu dan 25% itu punya ku,dia hanya punya 5% saja di perusahaan itu."


Alexa terbangun dan duduk menatap wajah Brian dengan serius,ia ingin mendengar semua tentang Abraham grup.


"Masa.... ko bisa? ..... bukannya dari awal aku menikah dengan dia, karena surat wasiat kakek Gani Abraham? Alexa menyelidik.


"Bukan sayang, kau telah di tipu keluarga dia"


Brian akhirnya melanjutkan cerita tentang kebenaran yang selama ini Alexa tidak tahu, ia sungguh geram apa yang sudah di perbuat oleh keluarga Abraham dan membuat kakek Alexander meninggal dunia.


Alexa merasa tidak berguna sebagi cucu Alexander tidak bisa apa-apa.


Alexa tidak kuasa menahan air matanya, ternyata dia sudah menikah dengan seorang penipu, bertahun-tahun lamanya baru menyadarinya,


Ia beruntung akhirnya mau di gugat cerai oleh suaminya,dan bertemu kembali dengan cinta pertamanya kak Rian yang kini sedang menemaninya.


"Sudahlah sayang jangan menangis, aku tidak tega melihat wanitaku bersedih, aku janji akan merebut semua apa yang sebenarnya milikmu." penjelasan Brian ia mengusap air mata Alexa dengan dua tangannya,


"Aku akan membuat Sebastian hancur dengan perlahan" jawab Brian lagi.


Bersambung.....


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Jangan lupa tinggalkan jejak komen dan like sebanyak- banyak nya. lope.... lope... lope.. buat kalian😘😘