I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
137. Karena Aku Tidak Bisa Marah.



Karena Aku Tidak Bisa Marah.


Maaf jika.masih ada kata yang typo 🙏🙏


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Sebelum jam makan siang Brian sudah tiba di Alexander Grup. dengan segera ia menuju ruangan istrinya itu. banyak karyawan dan karyawati Alexa yang menatap Brian yang ke dua kalinya dari dekat, yang pertama saat pembukaan Alexander Grup dan hari ini,biasanya mereka melihat Brian hanya dari majalah bisnis atau acara show bisnis di televisi.


Brian sebelum nya sudah bertanya kepada bodyguardnya Rafael keberadaan istrinya, dengan segera Brian menuju ruang yang di maksud Rafael . Brian masuk tanpa mengetuk terlebih dulu membuat semua orang yang sedang meeting bersama Alexa merasa terkejut akan kedatangan Brian.


"Selamat datang Mr El" sapa Riko


Brian hanya diam ia melangkah mendekati istrinya yang sedang berdiri di hadapan karyawan nya. Alexa mengerutkan keningnya Kenapa suaminya sudah datang padahal belum jam makan siang.


Brian langsung memeluk Alexa rasa cemburu dan marah menjadi satu yang sekarang Brian rasakan, namun ia tidak berani jika harus marah-marah kepada Alexa. karena Brian tidak mau menyakiti hati dan perasaan istrinya itu.


"Sayang, maaf tadi waktu di telepon aku marah-marah sama kamu" bisik Brian membuat Alexa bengong.


"Itu karena aku cemburu saat sayang di luar dengan seorang pria,meski dia rekan kerja mu, tapi aku tidak mau jika sayang menjalin kerja sama dengan dia" kata Brian kembali


"Aku tahu, sayang pasti akan marah sama aku.jika aku menyuruh sayang untuk membatalkan kerja sama dengan Arga Rivaldinho" Brian menatap wajah cantik Alexa tanpa melepas pelukannya. membuat semua orang yang ada di ruangan meeting merasa iri akan keromantisan bos nya itu, membuat Alexa malu.


"Itu hanya permintaan ku sekarang, tapi jika sayang tidak mau, aku tidak memaksa" kata Brian kembali.


"Sayang kenapa kamu yang meminta maaf,kan aku yang sudah bertemu dengan pria lain, tanpa sepengetahuan mu" Alexa mencoba melepaskan pelukannya dengan Brian di depan semua orang yang ada di ruangan meeting.


"Harusnya kamu itu marah saat aku tidak memberitahu kan mu, dan aku yang harusnya meminta maaf" Alexa menatap Brian dengan insten.


"Karena aku tidak bisa marah sama kamu sayang, rasa sayang ku kepadamu terlalu dalam, membuat aku tidak tega jika sayang aku marahin, sayang pasti akan terluka nantinya"


"Sayang" Alexa berkaca-kaca saat Brian berkata jika ia tidak bisa marah kepada nya.


Sungguh Brian sosok suami sempurna. ia tidak bisa marah gara-gara masalah sepele, cukup di jelaskan saja kepada istrinya. berbeda jika kepada orang lain Brian akan bertolak belakang ia akan marah kepada karyawan dan karyawati yang membuat salah.


Membuat semua orang merasa baper.


Ternyata Mr El menyikapi masalah mereka dengan berpikir dewasa agar masalah mereka tidak berlarut-larut


Batin Riko saat melihat Brian marah sama istrinya, ia hanya memeluk Alexa dan berbicara dari hati ke hati seraya berpelukan. bukan sedang romantis di depan publik tapi Brian sedang marah kepada Alexa .


"Baiklah sayang aku akan membatalkan kerja sama dengan tuan Arga Rivaldinho" jelas Alexa.


"Tidak sayang, jika kamu masih ragu sebaiknya jangan"


Duh so sweet banget Mr El dalam menyelesaikan masalah rumah tangga mereka meski di depan umum tapi tidak marah-marah kepada pasangan seperti pasangan yang lain nya


Batin Riko kembali


"Tapi sayang bukan nya kamu menyuruh aku untuk membatalkan nya?" Alexa merasa binggung dengan perkataan suaminya.


"Iya memang aku menyuruh mu,tapi jika sayang masih ragu akan keputusan sayang lebih baik jangan"


"Baiklah, akan aku pikirkan kembali" seru Alexa tersenyum menatap suaminya yang tampan.


"Apa meeting nya sudah selesai"


Alexa menggeleng kepalanya , karena meeting belum selesai.


"Baiklah sayang, aku akan menunggu mu disini"


Alexa menggangguk kembali


"Sayang, apa anak - anak Dady lapar"


"Iya aku sangat lapar sayang"


"Baiklah akan aku pesankan makan terlebih dulu, lanjutkan lah sayang meeting nya"


Sebelum melepas pelukan hangat Brian kepada Alexa, Brian mengecup bibir Alexa.


Membuat semua orang berteriak histeris akan keromantisan bos nya.


Mr El dan nona Alexa bikin aku baper batin Diana yang ikut meeting bersama.


Brian menyuruh bodyguard Alexa untuk membeli makan untuk Alexa. dengan segera ia pergi membeli apa yang sudah Brian pesan kan kepada Rafael itu.


Tidak butuh lama makanan yang di pesan Brian untuk istrinya dan juga semua orang yang ada di ruang meeting ia pesankan makan untuk mereka juga.


Alexa menjelaskan di depan mereka. saat waktu jam makan siang datang Alexa menyudahi meeting nya.


Lagi-lagi di buat baper oleh bos nya itu, Brian menyuapi Alexa di depan semua orang. membuat mereka merasa iri.


"Sayang aku bisa makan sendiri" tolak Alexa saat Brian hendak menyuapi nya.


"Tidak sayang, aku harus menyuapi kamu, tadi kan kamu habis meeting dengan mereka pasti cepek dan lelah kan maka dari itu aku akan menyuapi mu"


Alexa menghela nafas panjang ia tidak bisa menolak permintaan Brian karena Brian tidak menerima penolakan apa pun.


*


*


*


Karena Brian membatasi Alexa bekerja di perusahaan nya hanya setengah hari, Brian mengajak istrinya untuk pulang terlebih dulu, Brian takut istrinya akan merasa lelah dan capek.


Alexa hanya mengikuti saja, ia juga tidak mau menjadi istri yang durhaka.


"Sayang, kau ingin pulang kemana?" Brian menolah ke arah Alexa sebentar dan kembali fokus padangan kedepan karena sedang mengemudi.


"Aku ingin pulang ke penthouse lagi"


"Baiklah kita pulang ke penthouse saja, apa ada yang ingin kamu beli sayang"


"Aku ingin beli beberapa buah dan susu"


"Baiklah kita mampir ke supermarket dulu"


Meski kemarin Brian memborong semua susu ibu hamil namun karena mereka tinggal di penthouse kembali, mereka memutuskan untuk pergi ke supermarket.


Beruntung tidak jauh dari Alexander Grup ada supermarket yang cukup terkenal.


"Selamat datang my Queen" Brian membukakan pintu mobil untuk istrinya itu.


"Terimakasih prince"


"Prince?? siapa prince sayang?"


Alexa hanya cekikikan melihat Brian kebingungan. Alexa tidak menjelaskan apapun. ia dengan segera turun dari mobil Brian.


Brian membantu mendorong kan troli belanjaan mereka.


Tujuan pertama mereka mengambil susu hamil beberapa box susu hamil berbagai rasa. kali ini Brian membeli hanya sesuai kebutuhan istrinya saja.


"Sayang, kamu ingin membeli buah apa?"


"Aku ingin buah semangka kuning, buah kiwi lalu buah peach Sayang"


"Baiklah kamu duduk saja disini, akan aku ambilkan untuk mu"


Setelah dirasa sudah cukup mereka membayar semua belanjaan ke kasir.


Merasa tidak suka dengan tatapan kasir terhadap suaminya, Alexa melotot tajam ke arah wanita ini. membuat kasir tersebut menunduk.


"Mbak tidak perlu melihat suami orang seperti itu" ketus Alexa kepada kasir supermarket.


"Istriku ini ternyata bisa cemburu juga"bisik Alexa.


bersambung...


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar sebanyak-banyaknya lope lope 😘 😘