
Kedatangan Brian
...**Purnama disana....
...kau disini,...
...Dia mungkin indah disana....
...Tapi bagiku kau lebih indah disini juga disana,...
...kenapa? karena indahnya dinikmati semua orang...
...sementara indahmu hanya milikku**...
Maaf kalau banyak typo nya 🙏🙏
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Bos setengah jam lagi kita ada pertemuan dengan ITC group." ucap Dante yang tiba-tiba datang tanpa mengetuk pintu.
Brian mengangkat jari tangannya memberikan isyarat untuk diam.
Dante yang binggung mendapat isyarat oleh bos nya, ia mendekat mencondongkan badannya ke arah sebelah Brian yang tengah menatap benda pipih berbentuk persegi panjang yang di pegang, ia ikut melihat dari arah samping Brian.
"OMG nona Alexa, luar biasa, wanita yang penuh dengan kejutan"
"Kau benar dan, dia wanita yang berbeda dari wanita manapun." katanya.
Di tengah-tengah halaman, wanita yang sedang mengasah kemampuan nya bertarung,ia merilik sekilas ke arah Jonathan yang sedang mengarahkan smartphone nya ke arah dirinya, Alexa menyudahi pertarungan antara dua bodyguard yang mulai kualahan.
"Kak Jo kenapa?" tanya nya Alexa.
Jo tidak menjawab ia hanya menyerahkan handphone yang masih tersambung dengan seseorang.
Alexa menerima handphone dan mengganti kamera depan ke arahnya,ia melihat siapa yang tengah menghubunginya, wanita itu tersenyum setelah siapa yang ia lihat di layar smartphone nya.
"Hay sayang sudah selesai latihan nya?" tanya seseorang yang sedang menghubungi nya.
"Sudah, sejak kapan kau melihat ku berlatih?"tanya Alexa.
"sejak satu jam yang lalu," dengan bibir yang di tekuk ke atas,ia tersenyum ke arah Alexa, Brian memberi isyarat ke arah Dante untuk menjauh.
Dante menggerutu dalam hati "Tadi aku suruh mendekat kini giliran sudah tatap muka dengan wanitanya aku disuruh pergi Dasar bos pelit."
"Hay aku dengar Dante, kau mengumpat diriku." seraya melempar bolpoin ke arah kepala Dante.
"Pletak"
"Aduh.. Dasar bos tidak ada akhlak, kerjanya hanya menyiksa bawahnya saja,!!! nasib-nasib jadi bawahan raja Dewa iblis"
Alexa tertawa mendengar suara asisten kekasihnya itu.
"Kau kenapa tertawa sayang?"tanya Brian
"Tidak sayang tidak apa-apa,kau tidak bekerja? tanya balik Alexa. seraya menahan tawanya
"Bekerja, bentar lagi ada pertemuan dengan ITC Group,"
"Aku juga mau ada pemotretan satu jam lagi."
"Baiklah Hati-hati di jalan. I love you."
"Love you to, Good luck."
Sambungan Vidio call terputus....
#
#
#
"Terimakasih kak Jo,sudah mau mengantar lexa." ucap Alexa sebelum ia keluar dari mobil Jonathan.
"Sama-sama nona,ini sudah menjadi pekerjaan ku."
Kali ini pemotretan Alexa dilakukan di tempat outdoor.setelah melambaikan tangan ke arah asisten nya yang ia anggap sebagai kakak nya itu. diam-diam dari jauh ada yang memperhatikan Alexa,ia selalu merasa iri kepada Alexa yang selalu dapat perhatian dari orang lain dan jadi pemenang atas pemilihan model kemarin.
"Cih dasar,wanita murahan setiap hari selalu di antar pria yang berbeda dengan mobil mewah." ucap wanita yang memperhatikan Alexa.
Selang beberapa lama terdengar kegaduhan dari arah parkiran ketika ada mobil yang tak asing datang ketempat itu, seluruh kru direksi dan para model yang ada di situ tampak terkejut melihat sosok pria tinggi gagah keluar dari mobil itu adalah presdier enterprise studio.
pria itu mengenakan setelan pakaian mewah yang melekat pada pas body nya, sebelum melangkah ke area pemotretan ia tidak lupa memakai kacamata hitam mahal yang ia tengkerkan di hidung mancungnya. sungguh membuat penampilan sosok ini perfek.
Bahkan mampu menyihir para model wanita dalam sekejap. dan yang lebih parah lagi bagi Nadya sosok paripurna itu yang menjadi incaran nya sejak di perkenalkan sama mamih myta, membawa ia terbang ke alam khayalan segala fantasi liar nya membuat meleleh.
Sosok yang di maksud itu adalah Brian Leonardo Elgan pria tinggi gagah,tegak dan dingin. pria yang menjadi incaran semua wanita.
seluruh jajaran kru direksi dan para staf membungkukkan badan nya menyambut kehadiran sosok istimewa itu.
Brian hanya bersikap datar dan dingin seperti biasanya. ia bahkan mengabaikan sapaan para bawahan nya. ia mengedarkan sorotan matanya sedang fokus mencari gadis kecilnya itu.
akhirnya ia menemukan sosok yang ia cari keluar dari tenda wadrobe wanita super cantik bak bidadari ini dengan mengenakan gaun panjang tak berlengan berwarna putih gading dengan taburan manik-manik di atas dadanya berwana gold. di lengkapi dengan aksesoris kupu-kupu yang menjuntai di belakang punggungnya.
Alexa tersenyum lembut ke arah Brian ia terpesona dengan senyuman itu. Brian memalingkan wajahnya berusaha tenang dan datar di depan orang banyak. ia tidak mau kalau hubungan dengan Alexa diketahui publik sekarang.
salah satu staf memerintahkan kru untuk menyiapkan tempat duduk.
"Silahkan Mr.. anda bisa melihat langsung proses pengambilan gambar." ucapnya mempersilahkan untuk duduk dengan nyaman. dan penuh hormat.
Dante yang masih mengekor di belakangnya mengibaskan tangannya untuk pergi dari hadapannya Brian dan kembali pada tugas mereka kesemula.
"Aku hanya kebetulan mampir, dan memastikan saja semua berjalan lancar tanpa ada penghalang." ucap Brian datar.
"Tentu saja Mr El kami pastikan semua berjalan lancar tanpa ada hambatan sesuai rencana" sambut kepala staf kru yang berdiri di samping Brian dan Dante.
Tidak lama fotografer profesional menghadap Brian meminta ijin untuk segera memulai pengambilan foto.
Pria itu hanya mengisyaratkan tangannya.
"Selamat datang tuan Brian, suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi saya dapat kunjungan sepesial dari anda untuk melihat saya pemotretan."
Nadya menghampiri Brian yang tengah duduk menghadap Alexa yang sedang bersiap-siap untuk pengambilan gambar.
"Nona Nadya anda jangan senang dulu,kami kesini hanya berkunjung kebetulan ada pekerjaan di sekitar sini." jawab Dante yang tidak suka wanita ular ini menghampiri Brian.
"Owg iya!! suatu kebetulan iya?,itu membuat aku merasa senang mendapat kejutan seperti in!! ." Nadya dengan Pede nya.
"Sedang apa kau disini?" jawab Brian yang dari tadi diam.
"Menyambut calon tunangan ku."
"Jangan omong kosong nona, anda jangan pernah bermimpi untuk bersanding dengan tuan Brian." geram Dante kepada Nadya.
"kau...hanya asisten nya jangan pernah ikut campur urusanku dengan tuan Brian."
Nadya menunjuk jarinya ke arah wajah Dante yang selalu ikut campur.
"Kapan giliran mu nona Nadya?"tanya Brian
"Habis wanita murahan itu tuan Brian giliran ku." seyuman licik terukir.
Brian mengeratkan rahangnya mengeras dan mengepalkan tangannya ia tidak terima kekasihnya di sebut murahan oleh nya,bagi Brian wanita disampingnya yang berhak di sebut murahan karena desis dari para rekan bisnisnya selalu pakai jasa Nadya untuk One night stand.
"Cepatlah bersiap,saya akan melihat dari sini." ucap Brian mengusir Nadya.
"Baiklah tuan Brian."
Brian dan Dante merasa lega karena bagi nya Nadya adalah pengganggu.setelah melihat Alexa selesai ia bangun dari duduknya dan berjalan ke arah Alexa.
"Aku tunggu kau di mobil sayang."bisikan Brian setelah berpapasan dengannya.
Setelah menunggu cukup lama akhirnya Alexa datang dan memasuki mobil Brian dan duduk di samping Brian.
"Maaf menunggu lama." ucap Alexa yang menatap Brian tanpa expresi.
Dante yang sebagai Supir itu langsung menancapkan gas mobilnya segera pergi dari situ. beberapa saat di perjalanan Brian menyenderkan kepalanya di bahu Alexa dan tertidur. Alexa yang melihat wajah tampan bak dewa Yunani itu di samping nya merasa heran.
"Kak Dante dia kenapa?apa dia sakit?"
"Dia kelelahan nona, tidak tidur semalam." jawab Dante yang masih fokus menyetir didepan setir kemudi mobil yang ia bawa.
"Apa tidak tidur? kenapa?apa banyak pekerjaan sehingga tidak tidur!!!!
Dante terkekeh
"Tidak nona,dia tidak bisa tidur karena nona Alexa."
"Karena aku? Alexa menunjukkan jarinya ke arah dirinya.
Mau tidak mau akhirnya Dante menceritakan semua apa yang di alami bos nya itu kepada Alexa.
Alexa hanya cekikikan mendengar penjelasan asisten kekasihnya itu.
Bersambung..
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih sudah mampir,jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen, yang mau kasih hadiah dan vote nya, itu sudah membuat author bersemangat untuk update. lope.... lope.... lope... 😘