
Breaking News
...Jadilah Yang Terakhir...... dan Menatap Sampai Akhir.....
Happy reading 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Hari ini Alexa tidak di antar oleh asistennya atau Brian ke enterprise studio seperti biasanya, ia memutuskan untuk berangkat bersama sahabat nya Raya, Rencana selesai pemotretan hari ini,mereka berdua akan membeli beberapa pernak pernik untuk dekorasi cafe &Resto agar lebih Instagramabel yang sedang fenomena dan tren di kalangan masyarakat modern.
Mereka berdua kini sudah tiba di enterprise studio.
"Tumben rame banget" celetuk Alexa melihat halaman parkir penuh dengan mobil.
"Mereka seperti repoter stasiun televisi"ucap Raya yang melihat beberapa orang membawa peralatan seperti kamera khas wartawan."Apa tuan Brian akan Datang iya Al." Tebak Raya.
"Tidak Ray, kalau dia akan datang aku tidak sama kamu hari ini." sahut Alexa. "Turun lah dulu aku akan parkir disana." ucap Alexa.
Setelah memarkirkan mobilnya ia turun dari mobil, kaki jenjang mulus nya nampak dulu di tanah dan melangkah ke sahabat nya yang sudah menunggu.
Beberapa pertanyaan dari wartawan yang menyudutkan Alexa setelah di kejutkan kedatangan mereka kearah Alexa dan Raya.
Alexa merasa kaget atas apa yang di ucapkan beberapa wartawan di depannya.
Sashi yang sudah tiba di studio terlebih dahulu dan melihat Alexa sudah di kelilingi oleh report stasiun televisi dengan segera ia meminta pertolongan kepada Brian.
Sashi mencari kontak yang ia cari dan menelpon nya.
"Kak, cepat nyalakan televisi sekarang, Alexa sedang di kelilingi ribuan repoter." sahut Sashi tanpa basa-basi.
"Apa.? kenapa bisa?" tanya Brian heran di seberang telepon.
"Sudah iya kak,Sashi mau membantu kak Alexa keluar dari kerumunan wartawan dulu."
sambungan telepon terputus..
"Dante cepat kau nyalakan televisi cepat." teriakan Brian.
..."*B**reaking news Pagi ini !! model cantik yang baru saja naik daun kini menjadi wanita simpanan Presdier DMJ Group untuk mendapatkan jabatan Direktur utama di perusahaan DMJ . yang sebelumnya telah merusak rumah tangga pengusaha muda Abraham group. dan kini sedang mendekati pengusaha muda Crop company Group*."...
itu lah topik trending siaran langsung pagi ini yang Brian nonton dari layar kaca televisi diruangan kerjanya. ia melihat kekasih nya yang sedang di kelilingi wartawan terlihat shock dengan wajah pucat Pasih.
"Brak."
"Apa-apa ini, berita sampah darimana,"Geram Brian yang sudah di sulut emosi melihat berita pagi ini yang menjadi trending topik adalah calon istrinya.
"Dante cari tahu stasiun televisi mana yang sudah menyebarkan kabar sampah ini, dan temukan orangnya." pinta Brian.
"Kau pasti kan stasiun itu tidak bisa beroperasi lagi dan bawa orang itu ke markas secepatnya, aku akan menemui alexa." Brian mengintrupsi Dante.
Namun Dante mencegah Brian untuk keluar dari perusahaan. ia baru saja dapat kabar dari scurity di depan lobby sudah ada beberapa wartawan.
"Bos lebih baik anda diam saja disini, karena di bawah banyak wartawan menunggu anda, lebih baik tunggu kabar dari Dua bodyguard itu."
Brian mengacak-acak rambutnya nampak frustasi. dan membanting tubuhnya di kursi kebesarannya.
"Dam it"
*
*
*
"Tuan lihatlah berita ini." ucap Jo memperlihatkan tablet ke arah tuan Damian..
"Apa-apan ini." geram dad Damian. setelah membaca berita terbaru trending topik hari ini adalah putri nya sendiri.
Melihat beberapa foto dengan dirinya, dan juga foto liburan dengan Brian tempo hari.
Wanita Cantik yang baru saja merintis menjadi model kini menjadi wanita simpanan Presdier DMJ Group
Hanya Demi menjabat direktur utama DMJ Group, model cantik Rela menjual tubuhnya ke presdier DMJ Group
Beberapa topik berita yang dad Damian baca dari tablet asistennya.
"Jo cepat kau suruh orang untuk menjaga Alexa,dan bawah dia pulang, lili pasti khwatir mendengar berita ini." sahut dad Damian.
"Baik, apa perlu kita memberitahukan masalah ini ke Tuan Brian?"
"Tidak Jo, Brian mungkin sudah tahu kabar ini." jawab Dad Damian.
Sebelum dad Damian keluar dari ruangan handphone nya berbunyi. melihat siapa yang menelpon ia merasa cemas.
"Hallo sayang."
"Dad, apa yang sedang terjadi, berita tentang putri kita,momy khwatir dengan Alexa, beberapa kali aku telpon tidak dia angkat." ucap momy lili di sebrang telepon.
"Mom, tenang lah. kita akan membuat pertemuan dengan para wartawan itu, biar tidak ada yang salah paham lagi."
"Tunggu saja Alexa pulang sayang."
Telepon terputus....
*
*
"Kak Alexa cepat masuk ke dalam mobil"teriakan Sashi dari dalam mobil,untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan aneh yang wartawan lontarkan.
Setelah mendengar teriakkan Sashi, Raya dengan segera menarik tangan Alexa untuk pergi dari halaman parkir enterprise studio.
Sebelum pergi masuk kedalam mobil, Raya menjelaskan sedikit.
"Tolong jangan memperkeruh ke adaan.pihak keluarga akan menjelaskan semua pertanyaan-pertanyaan yang kalian ajukan, tapi tidak sekarang, Tunggu saja pertemuan nya nanti." penjelasan Raya.
"Kami pergi dulu terimakasih semuanya."
"Terimakasih nona Sashi, anda menyelamatkan Alexa dari para repoter sialan itu." sahut kekesalan Raya setelah sudah di dalam mobil
"Tidak perlu terimakasih," ucap Sashi.
Dengan segera Sashi meninggalkan para kerumunan wartawan.
Alexa masih belum mau berbicara ia masih terdiam, kata- kata para jurnalis tadi masih terngiang di telinganya., membuat Alexa meneteskan air mata, sakit rasanya disebut menjual diri kepada Dady nya sendiri.
Melihat sahabatnya menangis dalam diam, membuat Raya merasa khwatir.
"Alexa.... are you ok?"
Alexa terdiam.
"Ray, apa salah iya,jika aku adalah putri dari DMJ Group menjabat sebagai direktur utama di perusahaan itu,kenapa mereka berkata aku jual diri." tanya Alexa yang menahan air matanya.
"Kau tidak salah, hanya mereka belum tahu siapa kamu." ucap Raya mencoba menenangkan sahabatnya.
"sial!!!! Kita diikuti Report brengsek itu" umpat Sashi.
"Di depan ada pertigaan kau bisa memutar balik mobil nya dengan cepat,untuk menghindar dari mereka dan kita pulang ke mansion uncle Damian saja, barusan asisten nya kirim pesan singkat."
"Hitungan ketiga nona Sashi membanting setir ke kanan dan kita bisa putar balik, okay siap... satu... dua... tiga...."
Setelah mendengar aba-aba dari Raya dengan cepat Sashi membanting setir ke arah kanan dan memutar balikan mobil ke arah berlawanan membuat mobil wartawan yang tadi mengikuti kehilangan jejak mobilnya.
"Ha.. selamat, itu tadi sangat berbahaya seperti adegan action di televisi saja." ucap Sashi seraya memegang dadanya terasa mau copot.
membuat Raya dan Sashi cekikikan.
Duo R yang di tugaskan untuk mengawal Alexa setelah dapat perintah dari Dante akhirnya menemukan keberadaan mobil Sashi.
Riki yang suda dibelakang mengikutinya dengan segera menghubungi Dante kembali.
"Tut...Tut...Tut.."
"Hallo bos, kita sudah di belakang mobil nona Sashi, kami menuju mansion tuan Damian sekarang."
"........................................"
sambungan telepon terputus......
Bersambung.....
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
...Terimakasih, jangan lupa like, komen dan hadiahnya....
...vote.... vote..... jangan lupa terimakasih lope lope sebanyak-banyak nya 😘....
Maaf bab ini sudah aku updated dari kemarin tapi tidak lulus review, ini sudah aku rombak ulang. mohon maaf jika lama update.🙏🙏🙏🙏