
Istriku Matre
Maaf jika masih ada kata yang typo 🙏🙏
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Melihat Alexa tidur nyenyak di pangkuan nya membuat Brian tidak berani untuk membangunkan. ia memutuskan untuk mengendong istrinya ala bridal style menuju kamar nya.
Jeck membantu membukakan pintu mobil untuk mereka berdua. sebelum masuk kedalam mansion Brian menyuruh Jeck untuk menunggu di lantai 3 rooftop dimana ruangan tempat kerjanya.
"Jack kau tunggu lah di ruang kerja, ada yang harus aku bahas dengan mu"
"Yah Mr El"
Brian mengendong Alexa dan Jeck masih mengekor di belakang nya ia membantu menekan tombol lift menuju lantai dua dan tiga.
Brian membaringkan tubuh Alexa di atas kasur king size nya sebelum nya sudah melepas sepatu dan membantu menggantikan piyama tidur.
Setelah menyelimuti tubuh Alexa Brian mengecup bibir mungil Alexa "Aku mencintaimu" Brian tersenyum melihat wajah polos Alex ketika sedang tidur.
***
"Bagaimana Jeck"
"Mr El tenang saja,semua sudah terkendali"
Brian memangut-mangut "Good kerja bagus" Brian menandatangani semua berkas yang di berikan Jeck "apa ada lagi yang kau butuhkan Jeck, sebelum saya pergi besok" menutup map yang sudah di bubuhi tanda tangan nya dan menyerahkan kepada Jeck.
"Tidak ada Mr El, masalah keberangkatan besok sudah saya urus semua, saya permisi Mr El"
"Yah pulang lah hari sudah hampir larut malam, istirahat yang nyenyak" Brian bangkit dari kursi kebesaran nya dan meninggalkan Jeck sendirian.
Pria ini memutuskan untuk membersihkan badannya terlebih dulu. ia keluar kamar mandi hanya dengan celana boxer dan ikut naik ke atas tempat tidur dan memeluk tubuh Alexa disamping nya.
Alexa mencari posisi yang nyaman ketika sudah dalam dekapan sang suami.
Brian tersenyum melihat Alexa semakin nyaman dalam pelukannya. dan tidak lama akhirnya matanya ikut terpejam memeluk Alexa.
***
Mereka sudah didalam jet private. hari ini mereka akan pergi honeymoon yang sesungguhnya Setelah Brian menyelesaikan pekerjaan hampir seminggu di London Inggris.
Brian menyenderkan kepala Alexa ke bahunya, pria ini sesekali mengecup pucuk kepala istrinya ia suka dengan aroma vanila rambutnya.
"Aku suka aroma rambutmu sayang, Jangan pernah ganti, bukan itu saja aku suka aroma ditubuh mu itu"
"Aku pakai sampo yang sama dengan mu sayang"
"Oya? kenapa aku tidak merasakan, lebih harum punya mu sayang"
Alexa memukul dada bidang Brian membuat Brian tertawa geli "bagaimana bisa kau mencium rambut mu sendiri" membuat mereka berdua tertawa.
"Kau ingin pergi kemana dulu sayang? tangan nya yang masih sibuk mengelus rambut panjang Alexa.
"Aku ingin ke Paris, Belanda pergi ke pargelaran Amsterdam International Fashion Week, Madrid, Yunani dan Italia menikmati pizza di venice mungkin" Alexa menahan tawanya mengingat keinginan nya banyak sekali yang ingin dia kunjungi.
Brian mengerutkan keningnya "Hanya itu saja sayang yang ingin kau kunjungi?" Brian kembali mengecup bibir Alexa. "Padahal masih banyak tempat yang bagus seperti ke Jerman,Rusia, pegunungan Alpen di Austria, Belgia"
"Iya kau benar sayang, aku ingin kesitu juga ingin menghabiskan uang mu" Alexa menyeringai.
"Lakukan lah sesuka hatimu sayang, karena itu berhak kau habiskan, aku mencari uang hanya untuk mu sayang"
"Really"
"Yes of course"
"Semua, aku boleh beli semua yang aku mau?" Alexa mendongakkan kepalanya dan menggoyangkan lengan tangan Brian.
"Yah sayang"
"Ahh makasih sayang muach .... muach ....." Alexa memeluk Brian dan menghujani ciuman di wajah nya.
"Disini disini belum sayang" Brian menunjukan wajahnya yang belum di cium oleh Alexa. "ayo cepat sayang" Brian mencondongkan wajahnya ke Alexa.
"Ish, kau ini ngelunjak" membuat Alexa tertawa.
"Terus di kasih ciuman lagi ga?" Brian masih menunggu ciuman Alexa kembali "ayo lah sayang, nanggung nih" rengek Brian seperti anak kecil yang minta di belikan permen.
"Tapi aku tidak mau menjadi istri matre" ucap Alexa lirih
"Tidak ada, kau mau kemana sayang" Alexa mencegah Brian yang mulai tersudut emosi.
"Kalau sampai ada yang bilang seperti itu, Mereka akan berurusan dengan ku, mereka saja tidak mampu untuk memanjakan wanitanya" kekesalan Brian
Alexa menahan tawanya melihat kekesalan suaminya "tidak ada yang berani sayang sama orang milyuner seperti mu" Alexa menenangkan Brian dan ia kembali duduk lagi "Kenapa kita malah berdebad seperti ini"
"Permisi Mr dan Mrs El" ucap pramugari cantik
"Apa ada yang anda butuhkan"
"Tidak ada" ucap Brian yang masih merasa kesal.
"Baiklah saya permisi, jika ada sesuatu yang anda inginkan bisa hubungi saya"
"Aku ingin satu cangkir coklat panas" pinta Alexa kepada pramugarinya yang hendak pergi.
"Baik Mrs El akan saya buatkan"
Perdebatan mereka berhenti setelah pramugari datang menghampiri mereka. dan mengantarkan coklat panas untuk Alexa.
Lebih baik menikmati coklat panas dari pada mendengar ocehan mu yang membuat aku pusing
"Cobalah sayang, ini akan membuat mu merasa tenang"
Alexa menyodorkan secangkir coklat panas ke hadapannya. Brian menerima dan menyerap nya.
"Kau benar sayang,ini membuat ku merasa lega." Brian menghempaskan tubuhnya ke sandaran kursi dan meraih tubuh Alexa kedalam pelukannya. "Perjalanan masih lama, apa kau mau istirahat dulu Sayang"
Alexa mengangguk dan Brian mengajak istrinya untuk istirahat didalam kamar yang sudah tersedia di jet private nya.
"Tidurlah kau pasti lelah, aku disini akan menemanimu tidur sayang" Brian mengamati wajah cantik Alexa dan mengecup bibir Alexa yang sudah menjadi candunya.
"Sayang aku ngantuk"rancu Alexa kepada Brian.
"Kau tinggal tidur saja, aku hanya ingin mencium mu, kau tahu aku sangat merindukan mu."
Alexa bangkit dari tidurnya "Bagaimana aku bisa tidur kalau kamu selalu menggangguku dengan kau ciumi aku terus" Alexa merasa kesal karena ia tidak bisa istirahat jika Brian masih mengganggu nya.
"Sudahlah sayang kau tinggal diam tidur di samping ku,dan aku kerjakan tugasku mencium bibirmu bukan nya kau juga menikmatinya" Brian yang masih tidak mau kalah.
"Brian" Teriakan Alexa
"Apa sayang" Brian yang merasa tidak bersalah "Kenapa harus berteriak sih, aku masih disini" Brian mengorek telinganya yang sedikit terganggu oleh teriakan Alexa. membuat nya sakit.
"Kau..."
"Kenapa?"
"Iihhh menyebalkan"
Brian tertawa terbahak-bahak melihat istrinya.
"Baiklah ayo kita tidur, tapi apa kita tidak melakukan satu putaran saja sayang?" Brian memohon dengan pupy eye
"Tidak" ketus Alexa
"Ayo lah sayang, ini buat bekal perjalanan kita"
"No... apa kau lupa semalam kita berapa kali dan tadi sebelum kita pergi" Alexa mencoba untuk mengingatkan kembali kegiatan panas mereka.
Brian mencoba untuk berpikir sejenak "Seperti nya aku sudah lupa sayang, kapan kita terakhir kali melakukannya" Brian mencoba untuk berbohong dan menahan tawanya.
Kau tahu sayang aku tidak akan pernah bosan untuk menyentuh mu
"No" Alexa kembali tidur dan menutup telinga dengan bantal.
"Sayang apa kau sudah tidur"
"Adik kecil sabar iya" gumam Brian. ia sudah merasakan sesuatu yang mengeras di bawah Sana.
Alexa yang belum sepenuhnya tidur ia mendengarnya dan menahan tawanya.
Bersambung
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa like dan vote nya 🙏🙏
**Salam sayang dari author 😘😘😘
Salam santun 🤗 🤗**