
Hukuman yang nikmat
...Tuhan yang ini jangan di ganti lagi iya, ini lebih dari cukup aku menyayanginya....
happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Kini tiga wanita yang sedang menikmati makan siang dengan bertema garden resto begitu indah menyatu dengan alam, di kelilingi pohon rindang dan terdapat air terjun membuat suasana menjadi sejuk.,resto ini menyajikan makanan Eropa dan Asia.
mereka bertiga memilih beberapa menu yang sudah tertata rapi di atas meja, seperti Thai prawn salad,asparagus platter, salmon coulibiac, beef wilington dan fruit plater,dan coconut water.
Setelah menyelesaikan acara makan siang nya akhirnya Raya menceritakan semua apa yang terjadi sampai harus di panggil mamah oleh Kimora. Alexa yang mendengar penjelasan dari sahabat nya ini pun kaget.
"Apa? Kimora anak dokter Kim!!!"
"Hu'um" Raya Mengangguk.
"Kita tidak keberatan Ray, kami mendukung iya ga Nat"
"iya benar apa kata Alexa,"
"Lagian Kimora anak yang baik,pinter dia tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu dari dia lahir. semoga saja ia bisa bertahan dari sakitnya setelah bertemu kamu Ray."penjelasan Alexa
"Eh btw lihat dech konsep resto nya bagus, bisa referensi buat cafe & resto kita." sahut Raya mengalihkan perhatian.
"iya kau benar Ray, seperti kita harus mendekor ulang cafe &resto kita, kau urus saja apa yang perlu di ganti dan di beli, soal Dana dan desain interior biar urusan aku." jawab Alexa
"Aku ga salah dong punya sahabat seperti kalian, meski sudah punya cafe & resto berbagai cabang tapi kalian masih mau bekerja jadi model, aku salut sama kalian sungguh," pujian Natasha
"Dari pada kamu cuma ngomong kenapa gak ikut gabung saja, kita akan merambah ke luar kota,bahkan luar negri sekalian." sahut Alexa
"Wow luar biasa," jawab Natasha penuh Takjub kepada sahabatnya terutama Alexa,
Natasha tau Alexa adalah putri milyarder tapi masih mau bangun bisnis kecil-kecilan, bahkan sekarang sudah beberapa cabang cafe & resto yang ia kelola.ia juga merambah ke dunia model dibawah naungan calon suami nya.
Alexa merogoh kantong tas ia mengambil benda pipih berbentuk persegi, ia baru teringat jika ia harus menghubungi kekasihnya.
"hadehhh mati aku."
Kedua sahabatnya menatap wajah Alexa yang kebingungan merasa heran.
"Kau kenapa Al." ucap Raya.
"Aku lupa tidak kasih kabar Brian kalau kita sedang berada disini."
"Kenapa kamu tidak menghubungi nya saja?
"Handphone ku mati"jawab Alexa dengan sendu.
"bodyguard mu paling sudah kasih tahu kita dimana."sahut Raya
"Iya kau benar,lebih baik kita kembali ke resort,sebelum aku di cincang sama bos dia"jawab Alexa
ketiga wanita ini tertawa.
*
*
*
Brian sudah menunggu Alexa di dalam villa hampir satu jam lamanya,dengan bertolak pinggang menghadap kolam renang.
Beberapa menit kemudian terdengar suara pintu di buka. Alexa melangkah dengan hati-hati berjalan dengan menjinjit. namun ia tertegun melihat Brian yang sudah didalam villa, seketika Alexa merasa panas dingin berasa mencengangkan, Hawa dominan dan aura menyeramkan sangat terasa.
"Sudah pulang."tanya Brian dengan nada dingin. yang masih menatap ke arah kolam.
Alexa menelan salvina berasa tenggorokan terasa mencekik lehernya, Brian membalikkan badannya dan melangkah mendekat ke arah Alexa yang masih mematung di hadapannya.
"A...aaku.. kekamar dulu." jawab Alexa yang sedikit terbatah ia merasa gugup di tatapan begitu dingin oleh Brian.
Brian menarik tangan Alexa dan memeluk pinggang ramping alexa ke dalam pelukannya, Alexa pasrah ia hanya menatap Brian dan meringis memperlihatkan gigi putihnya.
"Aku tidak menghindar sayang,"
"Kenapa gugup gitu.?kamu takut?
"Lexa hanya mau bersih-bersih badan dulu,tidak menghindar apa lagi takut" ucap Alexa dengan senyuman yang di paksa, Alexa tahu kesalahannya ia merasa Brian akan menghukumnya.
"Bagus dong, jadi lakukanlah hukuman mu sayang." jawab Brian dengan senyuman liciknya
"Apa hukuman?"
"Hu'um"
Brian menatap Alexa dengan inten,Alexa langsung mencium kekasihnya dengan lembut lalu **********
Brian membalas ciuman Alexa dan ********** rakus, Alexa mengalungkan tangannya dan Brian meraih tengkuk leher Alexa memperdalam ciumannya,
Brian menuntun Alexa duduk bersandar di sofa yang tidak jauh darinya,Brian menyudahi ciuman nya karena melihat Alexa kehabisan nafas.
"Aku suka hukumannya, bibir mu sangat manis sayang." ucap Brian.
Alexa tersimpul malu dan Brian menatap fokus teralihkan kepada tubuh Alexa bagian atas, Alexa yang menggunakan baju model Sabrina kerut dengan di padukan celana jeans pendek.
Brian menelan ludah menatap mata Alexa dengan memelas, Alexa mendengus.
"Kenapa sayang? Tanyanya heran.
Brian tidak menjawab pertanyaan Alexa, tangannya membuka sedikit baju bagian atas, terpampang dua belahan dada yang disukainya, lalu pria ini menggelamkan wajahnya kedalam dada empuk kekasihnya. ia mendengus menikmati harum tubuh Alexa, Brian menggigit meninggalkan tanda merah di dadanya. Alexa mendorong dada bidang Brian menjauh dan melototi nya, lalu Alexa membenahi baju nya yang sudah berantakan oleh tangan nakal Brian.
"Stop sayang, dasar kau mesum" keluh Alexa seraya bangkit dari duduknya.
"Tapi sayang hukumannya belum selesai."
"Sayang.." Rajuk Brian lagi.
Alexa tidak menggubris rengekan Brian ia meninggalkan Brian dan masuk kedalam kamarnya.
Setelah beberapa saat Alexa keluar dari kamar sudah mandi dan kembali duduk di samping Brian yang tengah menatap layar televisi.
"Sayang kau masih marah sama aku soal tadi?"
"Kamu sih,suka sekali ngasih hukuman selalu mesum"sungut Alexa
Brian terkiki geli melihat calon istrinya ngambek gara ngasih hukuman mesum. lalu ia tersenyum dan menggoda kekasihnya itu.
"Kamu juga menikmatinya sayang."goda Brian.
Alexa memicingkan matanya yang sipit, yang selalu menggoda nya terus menerus, dan ia tersenyum licik menatap Brian, dan Brian merasa berdedik ngeri, Alexa langsung duduk di pangkuan membuat Brian terkejut dengan kelakuan liar kekasihnya ini.
Lalu tangan mungil Alexa meraba dada bidang Brian dengan sensual dan tangannya turun kebawah mengelus adik kecil Brian. sementara Brian memejamkan matanya seraya menikmati setiap sentuhan tangan mungil Alexa. setelah itu Alexa berhenti dan bangun dari pangkuan Brian. dan tersenyum puas.
Brian membuka mata dan menatap tajam Alexa,merasa frustasi oleh kelakuan tangan nakal kekasihnya. membuat adik kecil Brian terbangun.
"Alexa............." teriak Brian frustasi.
Alexa yang melihat Brian frustasi ia hanya tertawa puas seraya memegang perutnya.
"Enakan sayang,sana masuk kamar langsung mandi dan jangan lupa pakai sabun, biar adil kecilnya tidur lagi." ujar Alexa dan langsung pergi dari hadapannya.
Brian merasa geram atas kelakuan kekasihnya yang sudah membuat frustasi dan meninggalkan nya.
"Awas saja kamu sayang,kalau sudah sah menjadi istriku tidak akan membiarkan mu turun dari ranjang dan membiarkanmu untuk tidur" seringai senyum liciknya dan bangkit dari duduk nya dan masuk ke kamar.
bersambung...
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
terimakasih, jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan jangan lupa vote dan hadiah nya lope 😘