
Cideranya Alexa
Maaf jika masih banyak yang typo🙏🙏🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Sayang. Come on, wake up!" ujar Brian membangun kan istrinya itu. untuk ikut lari pagi di taman samping rumah.
"Ehmm ... masih ngantuk sayang" tolak Alexa semakin merapatkan selimutnya menutupi wajahnya.
"Wake up... wake up, ayo temenin aku lari pagi"
Namun tidak ada reaksi apa-apa dari istrinya, Brian punya ide untuk membangun kan istri nya itu, ia Menyibakan selimut yang menutup seluruh tubuh Alexa dan mengendong Alexa ala bridal style menuju kamar mandi.
"Sayang aku masih ngantuk lagian badan aku sakit semua gara-gara kamu sih, kamu mau bawa aku kemana?turunin sekarang" teriakan Alexa yang masih dalam gendongannya dan memberontak
Brian tidak menyahut teriakan Alexa yang masih dalam gendongannya dan memasukkan Alexa ke dalam bath- tub dan ia menyalahkan air hangat untuk Alexa rendam untuk mengurangi sakit di badannya.
"Ah .... sayang kamu nyebelin" teriakan Alexa yang sudah terendam air hangat.
Brian tertawa melihat istrinya merasa kesal dan di kerjain olehnya. dan meninggalkan istrinya di dalam kamar mandi.
Brian menunggu Alexa di bad sofa seraya memainkan gawai nya dan menyelesaikan beberapa pekerjaan yang barusan masuk lewat email yang dikirim Dante.
Alexa keluar dari kamar mandi yang masih menggunakan bathrobe dan ikut duduk di samping Brian. pria ini menoleh kesamping melihat istrinya belum ganti baju.
"Sayang kenapa kamu belum siap?" Tanyanya Brian heran.
"Kamu lupa kalau kita bawa baju hanya satu koper saja." Alexa mengerucutkan bibirnya
Brian terkekek. dan ia mengajak istrinya ke suatu tempat.
Alexa tercengang melihat walk in closet yang sangat mewah dan luas bahkan ada mini bar nya.
"Aku baru tahu kalau ada walk in closet semewah ini dan semua nya komplit kapan kamu menyiapkan semua kebutuhan ku sayang?" seru Alexa yang menatap lemari bajunya.
"Aku sudah menyiapkan ini sudah lama, makanya aku menyuruh hanya membawa sedikit baju dan kamu kemarin di ajak berkeliling tidak mau dan ruangan ini terhubung langsung dengan kamar mandi kita"
"Pakai lah yang ini sayang, diluar cuaca nya lagi dingin" menyerahkan baju Hoodie dengan warna grey senada dengan nya.
"Cup ..... aku tunggu di bawah" kata nya lagi.
Alexa dengan segera masuk keruangan ganti dan memakai baju yang di kasih Brian kepadanya. dan ia tidak lupa memakai sepatu dan lagi-lagi ia tercengang melihat koleksi sepatu berbagai branded dengan model terbaru miliknya dan milik Brian.
"Astaga, aku menikah dengan seorang milyarder muda. dari mana saja penghasilan dia sebagai seorang presiden" batin Alexa
"Dady aja seorang milyarder tapi tidak seperti ini" gumam Alexa yang masih berargumen.
*
*
*
Alexa keluar dari kamar dan mencari suaminya di lantai bawah namun tidak melihatnya.
"Ish katanya nunggu di bawah tapi malah ngilang" seru Alexa merasa kesal.
"Roy apa kamu melihat Brian" tanya Alexa kepada Roy kepala asisten yang kebetulan lewat.
"Mr El ada di ruangan Gym Mrs El." jawab Roy.
"Terimakasih Roy."
"Sama-sama Mrs"
Alexa menuju lantai dasar dimana ruangan Gym berada. wanita ini melihat suaminya yang sedang Selfi di depan kaca.
"Cih ... Mr posesif narsis juga" Alexa cekikikan melihat suaminya, ia baru melihat sisi lenyeh dari Brian.
Brian mendengar suara cekikikan dan ia menoleh ke sumber suara.
"Sayang kemarilah" pinta Brian kepada Alexa.
Wanita ini mendekati suaminya dan memeluk dari belakang. "katanya mau lari pagi ko malah Selfi"
Brian tersenyum kecil mendengar celotehan istrinya, "Sini sayang kita Selfi bareng, kita sudah lama tidak foto bareng."
"Cekrek ... cekrek... cekrek"
Banyak foto yang mereka ambil berdua dengan berbagai gaya, dari yang romantis sampai gaya unyu. pria ini mempunyai ide untuk mengabadikan momen bareng istri tercinta ke media sosial.
"Caption: 💓 with @lexaoliv_Mj.
Tring
Terkirim.
@soraya_12, : so sweet abis 😘
@tasha_nat : Coupel Goals 🤗🤗
@sashi_cute : 💓💓💓💓
***
"Sayang kita mau kemana, ini sudah jauh dari rumah" ucap Alexa merasa sudah lelah harus berlari jauh
"Ada sesuatu tempat yang akan aku tunjukkan kepadamu sayang" ujar Brian yang masih lari dan meninggalkan Alexa di belakang.
"Au ... sakit, sayang tunggu .... gak dengar lagi"
Brian yang tidak merasakan keberadaan Alexa ia memutuskan untuk berhenti dan mencari keberadaan Alexa dan akhirnya kembali dimana terakhir kali berbicara dengannya.
Pria ini melihat istrinya dari kejauhan yang sedang duduk di tanah yang berbatuan dengan kaki selonjor kedepan seraya memijat- mijat kakinya yang sakit.
Brian berjongkok didepan istrinya, Alexa mendongakkan kepalanya dan merengek kesakitan.
"Sayang sakit, tadi aku kegelincir batu itu" Alexa menunjukkan batu besar di belakang nya.
"Sini kakinya, lepas dulu sepatu nya, tahan iya sayang ini akan sakit sekali"
"Gak mau nanti Tambah sakit" tolak Alexa.
"Kalau tidak seperti ini, kaki nya tidak akan pernah sembuh" pinta Brian.
"Tapi ..."
"Tahan sayang"
"Au sakit" teriakan Alexa seraya memukul- mukul bahu Brian dan meneteskan air mata karena menahan kaki yang sangat sakit.
Brian menaikkan dan bebat pergelangan kaki Alexa agar rasa nyeri nya hilang.
"Sudah selesai, coba untuk berdiri" Brian membantu Alexa untuk berdiri.
Alexa menyeka air matanya dan mulai berjalan ia merasakan sedikit membaik. namun, masih pincang jika untuk berjalan apa lagi melanjutkan larinya.
"Sini aku gendong,kita pulang saja kapan-kapan kita ketempat itu."
Alexa mulai digendong Brian aroma khas maskulin ditubuhnya membuatnya merasa nyaman dalam gendongannya.
"Sayang..." Tanya Alexa.
"Hmm"
"Jawaban apa itu hanya hmm hmm saja"
"Aku boleh tanya sesuatu gak?" ucap Alexa ia sedikit ragu untuk menanyakan sumber kekayaan nya dari mana selain jadi seorang presiden di dua perusahaan yang cukup bonefit.
"Mau tanya apa hum?" seru Brian menoleh kebelakang melihat istrinya malah menyenderkan kepala di bahunya.
"Dari mana sumber penghasilan kamu selain jadi presiden di Crop company Group dan pemilik enterprise Entertainment"
Brian yang ditanya hanya tertawa ternyata istrinya belum tahu betul siapa suaminya sebenar.
"Suatu saat kamu akan tahu sayang."
"Ish, kenapa gak sekarang saja cerita" ucap Alexa memukul bahu Brian.
"Au sakit sayang, aku turunin nih di hutan sendirian biar di makan sama binatang buas" ancam Brian membuat Alexa bergedik ngeri.
"Ahh sayang jangan bercanda" sahut Alexa melihat ke kanan dan kekiri sisi hutan.
Brian tertawa melihat ketakutan istrinya itu.
***
Roy yang melihat Mr El mengendong istrinya dan melihat kaki Alexa yang sedikit bengkak.
"Roy kau ambil kan air es untuk mengompres kaki Alexa, cepat" hardik Brian kepada Roy kepala asisten itu.
Brian membaringkan Alexa di atas sofa seraya menunggu Roy mengambil apa yang diperintahkan.
"Baik Mr El"
"Hai kamu cepat ambil air es untuk mengompres Mrs El dan kamu ambil obat di P3K." pinta Roy kepada bawahan nya
Dengan segera para pelayan yang disuruh oleh Roy sudah menghadap Brian dan Alexa.
"Mr El ini obat dan air es nya" ucap Roy kepada Brian dan meletakkan di atas meja.
Brian tidak menjawab ia dengan segera mengambil air es untuk mengompres kaki Alexa yang tadi cidera dan mengoleskan salep ajaib hasil karyanya.
"Mrs El minum lah teh chamomile ini agar merasa lebih baik."
"Terimakasih Roy" ucap Alexa menerima secangkir teh dari Roy dan ia menyesap sedikit demi sedikit dan menaruhnya kembali.
"Sayang maafkan aku, andai saja kamu tidak menemaniku lari pagi dan memaksa mu tadi pagi, tidak akan terjadi seperti ini,kaki kamu tidak akan tergelincir" ucap sendu Brian meminta maaf kepada istrinya. seraya memegang tangan.
"Sayang aku tidak apa-apa,lagian sudah sembuh dengan salep ajaib mu itu." Alexa tersenyum lembut dan membelai wajah Brian.
Brian dengan segera memeluk Alexa kedalam pelukannya dan mencium keningnya.
"Lain kali aku tidak akan ceroboh lagi." sahut Brian setelah mengurai pelukan mereka.
Roy dan para pelayan yang lain nya hanya bisa menonton live keromantisan sepasang suami istri itu di depannya.
"Mr El ternyata bisa romantis juga kepada Mrs El,aku kira dia orang yang dingin kepada semua orang ternyata kepada orang yang ia cintai sangat jauh berbeda, semoga selalu bahagia Mrs dan Mr El" batin Roy
"Mr El so sweet banget kepada istrinya, ya tuhan sisahkan satu buat aku" batin pelayan yang bernama Silvy.
Roy memberi isyarat kepada para pelayan untuk pergi dari tempat itu. dan kembali kepada tugas nya kembali.
Bersambung...
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa like komen dan hadiah nya gaes lope lope sebanyak-banyaknya 😘
Salam sayang dari author
Salam santun 🤗🤗🤗