I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
70. Kemarahan Brian



Kemarahan Brian


Happy reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Brak"


"Dimana dia?" teriak Brian kepada para bodyguard nya.


Brian sudah merasa marah, lagi-lagi ada serangga kecil yang mau mencelakai istrinya itu. untungnya sebelum kejadian anak buahnya yang di tugaskan mengamankan Hotel itu dengan cepat meringkus pelaku yang akhirnya gagal terlebih dulu.


"Diruang bawah tanah King" sahut Rio yang sudah berada di belakang bos nya itu.


Tanpa basa basi Brian dengan segera menuju ruang yang di maksud yang biasa ia eksekusi mati para penganggu. Brian mendekatinya dan langsung memukul tanpa ia tahu alasannya terlebih dulu.


"Bugk"


"Bagk"


"Bugk"


Beberapa pukulan keras mendarat diwajah seseorang yang diduga pelakunya itu. Brian sudah diluput kemarahan setelah mendengar kabar dari Dante.


Pria itu terkejut dengan kedatangan seseorang yang membuat nya babak belur dan hanya diam menerima pukulan dari Brian.


"Tenang king,jangan kotori tanganmu dengan melukainya, biarkan saya saja yang memberikan pelajaran kepadanya" ucap Rio berusaha meredam amarah Brian.


"Bugk"


Brian tidak mendengarkan perkataan Rio ia terus memukul sampai ia babak belur. pria ini mengeluarkan senjata api kesayangan nya yang berjenis Glock 20 yang sangat mematikan di dunia, yang ia simpan di balik jas nya itu dan menarik pelatuk nya. ia mendongakkan pistol ke arah kepala pria didepannya.


Pria yang sudah tidak berdaya ini pasrah jika harus ditembek. tapi ia juga takut gimana nasib keluarganya.


"King jangan." teriak Rio.


"DOr"


Brian menembak ke atas langit-langit ruangan itu.


Rio menghembuskan nafas lega akhirnya ia tidak jadi menembaknya.dan pria itu tidak merasakan apa-apa pada tubuhnya.


"Kita dengarkan alasan dia dulu, kenapa dia melakukan hal semua ini"seru Rio.


Brian akan berubah kejam seperti malaikat pencabut nyawa jika ada seseorang yang sudah mengganggu keluarganya dan ketenangannya tanpa alasan apapun.


Brian menarik kerah baju orang yang ia pukuli di depannya yang sudah tidak berdaya.


"Berengsek cepat jawab,kenapa kau ingin menggagalkan rencana resepsi pernikahanku semalam apa tujuan mu sebenarnya?" bentak Brian dengan tatapan tajam.


"Maaf kan a.... aaaku....uu terpaksa melakukannya, keluarga ku di Sandra oleh tuan Guang jika ingin selamat saya harus menculik istri tuan Brian dan mengantikan nya dengan nona Nadya sebagai istrinya" suara pria itu yang sedikit gagu. ia ketakutan melihat Brian yang sudah seperti monster bagi nya.


Brian melepas kerah bajunya dan mendorong nya ke kursi.


"cih... Dasar wanita ****** tidak tahu diri,tidak akan bisa mendapatkan ku" ucap Brian "Kenapa bisa dia menyandra keluargamu?" tanya nya lagi.


"Karena aku tidak bisa menemukan King El Zeus untuk menghancurkan nya"


"Bahahahahaha.... " Brian tertawa terbahak-bahak mengema di ruangan penyekapan, mendengar penjelasan orang yang ia pukuli itu.


Mendengar Brian tertawa bukannya ikut tertawa namun membuat nya sangat menyeramkan bagi orang disekelilingnya.


"Bodoh kau sedang berhadapan dengan nya" batin Rio.


"Kau tahu telah berhadapan dengan siapa? mencoba untuk mengalahkan King El Zeus?"tanya Rio sinis.


"Sebelum kalau Mengalahkan nya, kau saja belum apa-apa sudah tertangkap apa lagi mengetahui King El Zeus yang sesungguhnya mungkin kau tinggal nama saja" ucap Rio lagi.


Pria yang sudah babak belur itu menelan ludahnya. ia pucat Pasih Setelah mendengar jika ia akan mati sia-sia jika harus mengalahkannya.


Glek


"Tidak .. tidak... aku masih ingin hidup, Tolong lepaskan saya"


Brian melirik ke arah jam tangan yang ia kenakan.ternyata ia sudah terlalu lama meninggalkan istrinya itu dirumah sendirian Setelah bercinta tadi.


Brian memberikan isyarat kepada Rio orang kepercayaan itu sebelum ia pergi meninggalkan markas yang berada di tengah- tengah hutan belantara.


*


*


*


Pukul 19.00 wib Alexa mengerjapkan matanya setelah merasakan lapar di perut nya. ia telah melewatkan makan siang nya tadi.


Alexa terbangun dan melihat ke sekeliling tidak melihat keberadaan Brian suami nya itu. wanita ini melihat jam di atas Nakas.


"Astaga... ternyata aku lama juga tidurnya sampai tidak makan siang, pantas saja rasanya lapar sekali."gumam Alexa.


"Dimana dia?kenapa tidak membangun kan ku?"


Alexa bangkit dari tempat tidur ia menutupi tubuh yang masih telanjang dengan selimut dan masuk ke dalam kamar mandi, wanita ini mengambil Bathrobe dan mengenakannya.


Wanita ini keluar kamar dan mencari suaminya. namun nihil ia tidak menemukan keberadaan Brian,sampai ia melihat ke ruang kerjanya itu namun lagi-lagi Alexa tidak melihat nya


"Sayang...... sayang ....." teriakan Alexa


"Ish.... kemana sih dia! .... mana laper lagi" gumam Alexa seraya mengelus perutnya.


Wanita ini memutuskan untuk pergi ke dapur untuk memasak sesuatu yang simpel dan cepat mengingat sangat lapar.ia memutuskan untuk memasak omlet saja.


Alexa membuka lemari pendingin dan mengambil bahan-bahan yang akan ia buat omlet. tidak butuh waktu lama akhirnya Alexa menyelesaikan masakannya.


Dengan segera Alexa memakan masakan yang ia buat dengan sendirian tanpa di temenin Brian seperti biasanya.


Setelah makan Alexa memutuskan untuk mandi terlebih dulu baru ia akan menunggu Brian pulang.


wanita ini mencoba untuk menghubungi Brian namun nomor yang di tuju tidak bisa di hubungi.membuat wanita ini merasa kesal.


Tiga puluh menit telah berlalu.


Alexa merasa bosan dengan apa yang ia lakukan sekarang. tidak ada kegiatan yang bisa ia lakukan selain tiduran, nonton televisi dan makan.


Dengan malas ia hanya mengantikan Chanel di televisi hanya bisa melihat film kartun yang sudah ia tonton dan film horor ia sudah melihat sampai selesai.


"Au ah kesel, tidak bisa dihubungi lagi" Alexa mengerut kan bibirnya Setelah mencoba menghubungi Brian kembali.


Wanita ini kembali menonton film sambil rebahan, matanya menatap jam dinding di atas sana, jam menunjukkan pukul 11 malam namun Brian tidak kunjung pulang juga.


Perasaan khawatir terbesit di benaknya, dan wanita ini malah menangis.


Kedua bola matanya tidak kuasa menahan kantuk lagi karena lelah terlalu lama menangis namun ia ingin untuk tetap terjaga menunggu suaminya itu pulang. namun malah ia tertidur pulas di sofa sambil memegang cemilan di tangan nya.


Pukul 00.00 Wib Brian sampai di penthouse nya itu dan dengan segera mendekati istrinya yang sedang menonton televisi karena melihat televisi masih menyala.


"Hai sayang, maaf aku meninggalkan mu terlalu lama dan aku telah pulang terlambat." ucap Brian mendekat ke sofa.


Pria ini tertegun melihat istrinya malah tertidur di sofa dengan pulas sambil memeluk cemilan.


Brian tersenyum dan menggelangkan kepalanya melihat istrinya malah tertidur di sofa dengan televisi masih menyala.ia kira masih menontonnya tapi malah salah.


Pria ini tidak berani membangunkan istri tercintanya itu untuk pindah ke kamarnya. ia memutuskan untuk mengendong Alexa kedalam kamarnya dengan segera. sebelum memindahkan Alexa pria ini menaruh makanan di atas meja yang ia beli tadi sebagai permintaan maaf tapi istrinya malah sudah tidur duluan.


Brian merebahkan istrinya di atas kasur king size nya itu dan tidak lupa untuk menyelimuti tubuh dengan selimut tebal sampai batas dadanya.


Brian merapikan anak rambut istrinya yang menutupi wajah cantiknya dan mengecup kening dan bibirnya sebelum ia membersihkan tubuhnya.


Setelah beberapa saat Brian telah selesai dengan acara mandinya dan ia ikut naik ke atas tempat tidur dan memeluk istrinya ke dalam pelukannya.


"Aku mencintaimu sayang .... cup"


Bersambung....


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


**Jangan lupa like dan komentarnya,


terimakasih yang sudah kasih hadiah dan vote nya.sangat berati buat author lope lope sebanyak-banyak 😘


salam sayang dari author


salam santun 🤗🤗🤗**