I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
93. Kekhawatiran Damian



Kekhawatiran Damian


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Dad Damian mengajak Jonathan untuk keruangan kerja nya.


"Jo duduklah ada yang harus aku sampaikan ke kamu"


Jonathan menurut ia duduk di hadapan dad Damian.


Dady Damian menghela nafas panjang sebelum ia berbicara dengan serius. Jonathan tahu jika dad Damian menyuruh untuk duduk ada hal yang sangat serius untuk di bicarakan.


"Jo! kau panggil Rafael untuk menjaga Alexa kembali, aku tidak mau nanti Alexa celaka, kehamilan Alexa tidak mungkin akan di sembunyikan terlalu lama, kita hanya mengantisipasi saja kemungkinan hal buruk suatu saat mengancam Alexa dan calon cucu ku" ia mengingatkan perkataan Louis tempo hari "Aku tahu Brian pasti sudah memberikan perlindungan untuk Alexa, tapi aku ingin di perketat dan aku tidak mau kecolongan"


"Ya dad,akan aku hubungi dia untuk kembali ke Jakarta segera dan mencari pengganti dia di Jepang, aku juga akan ikut andil untuk melindungi Alexa, aku juga tidak mau adikku kenapa-kenapa"


Kedua pria ini sangat sayang kepada Alexa, ibarat Alexa seperti permata berlian yang tidak boleh tergores sedikit pun apa lagi sampai hilang, ia harus di jaga benar-benar dan tidak mau kecolongan lagi ketika Alexa kecelakaan. mereka belum tahu siapa dalang nya, karena sangat rapih tidak ada kecurigaan apa pun.


Karena Alexa putri tunggal keluarga Marley princess nya Marley. ia sangat di jaga dan di lindungi oleh keluarga nya.


"Bagaimana anak buah mu tentang Sebastian selama ini?"


"Dari hasil pengamatan anak buah kita, dia selalu datang hampir setiap hari ke perusahaan dan mencari keberadaan Alexa, meski orang kepercayaan Alexa sudah mengusir nya"


Dad Damian memejamkan matanya dan menyenderkan tubuhnya di kursi kebesaran nya " itu salah satu yang aku khawatirkan Jo, meski Alexa bisa melindungi diri sendiri tapi sekarang berbeda dia sedang mengandung"


"Apa kita juga perlu bantuan Brian dad?" ujar Jo.


Jonathan tahu jika Brian adalah salah satu ketua geng mafia termuda, terkuat di dunia bawah dan tahu sepak terjangnya Brian, Jo juga termasuk seorang mafia.


Dulu Dad Damian adalah ketua mafia namun sekarang ia sudah meninggalkan dunia hitam itu dan di gantikan oleh Jonathan, meski Jonathan sudah menggantikan posisi dad Damian ia masih menganggap Dad Damian ketua mafia mereka.


"Nanti Dady akan berbicara empat mata dengan nya tanpa sepengetahuan Alexa"


Jika Alexa tahu ia memiliki seorang bodyguard ia pasti tidak akan pernah suka, dad Damian akan menugaskan bodyguard kembali untuk menjaga Alexa dari kejauhan sebagai bodyguard bayangan putri nya itu.


"Ceklek "


"Kalian rupanya disini" mom lili masuk ke dalam ruang kerja suaminya. "Makan malam sudah siap, jika kalian sudah selesai, jangan lupa untuk makan malam bersama" mom lili mengingatkan suaminya dan Jo untuk makan malam bersama.


"Terimakasih mom, sebentar lagi kita akan menyusul"


"Baiklah mommy menunggu kalian di meja makan"


***


"Malam mom" sapa Alexa kepada mom lili ia tidak lupa untuk mencium pipi mommy nya. dan di susul Brian mengekor di belakang Alexa.


Brian menyimpan kursi buat Alexa dan membantunya untuk duduk di samping momy nya dan baru ia ikut duduk di samping istrinya.


Tidak lama kemudian pria beda generasi itu datang dan ikut duduk, dad Damian yang akan memimpin makan malam karena ia kepala keluarga dirumah ini. dan Jo duduk berhadapan dengan mom lili.


"Malam semua" ucap Jo kepada semua orang yang sudah duduk di kursi makan masing-masing.


"Duduk lah Jo, mom sudah memasak masakan kesukaan kalian"


"Sudah lama aku tidak memakan masakan mommy"


"Makanya kak Jo tinggal disini saja" Alexa menyela


20 menit telah berlalu makan malam bersama sudah selesai. dad Damian mengajak Brian untuk ikut keruang kerja mertua nya itu.


Ia masuk kedalam ruangan kerja Dady Damian kedua kalinya, ia masuk ke dalam ruangan yang cukup besar dan mewah seperti miliknya, sebelum ia meninggalkan ruang makan ia meminta ijin kepada istrinya Alexa dan mengecup bibir dan keningnya.


"Duduk lah nak" dad Damian mempersilahkan menantu kesayangan nya itu untuk duduk.


"Iya Dad, terimakasih, sebenarnya ada hal apa membuat Dady meminta Brian ke ruangan kerja Dady" seru Brian yang masih ambigu dipikiran nya. ia merasa ada sesuatu yang penting menyangkut dirinya atau istrinya itu, sehingga dad Damian meminta untuk berbicara empat mata dengan nya di ruang kerjanya.


Alexa memilih untuk duduk di ayunan yang berada dihalaman belakang, ia memejamkan matanya dan menikmati hembusan angin malam yang dingin. ia teringat dengan kedua sahabatnya yang sudah lama tidak bertemu apa lagi menyapa di grup WhatsApp hanya beranggotakan 3 Orang saja seperti dirinya, Raya dan Natasha. wanita ini mengambil handphone dan membuka aplikasi WhatsApp.


Alexa :


"Hai gaes lagi pada ngapain nih"


tring


Terkirim.


Raya yang sedang berada di apartemen nya, mendengar ada notifikasi masuk dengan segera ia membuka nya.


Raya :


"Haii beib"


"Lagi bete banget di apartemen 🥴"


"Kapan pulang, sudah di Landa rindu nie😥"


Alexa hanya membalas dengan emoticon tertawa. ia akan memberikan surprise kepada kedua sahabatnya itu dengan tidak memberi tahukan mereka berdua.


Alexa :


Raya :


"Dih, yang lagi honeymoon ga ingat sama kita -kita, iya gak Nat?"


"Hai Nat lho dimana?"


Alexa :


"Gue juga kangen kalian 🤗"


"Yuh kumpul kalau sudah di Jakarta 🤭"


Raya :


"Ok siap beib, jangan lupa oleh-oleh dari Eropa 😂"


Natasha :


"Sorry gaes maklum orang sibuk baru bales 😀"


"Cakep tuh, jangan lupa oleh-oleh buat kita"


Raya :


"Giliran oleh-oleh saja langsung garcep lho bales dasar markonah"


Menikmati dinginnya malam membuat Alexa menguap beberapa kali tanpa di sadari ia tertidur di atas ayunan rotan dan menggabaikan percakapan di grup WhatsApp nya.


Brian yang sudah selesai berbincang dengan Dady Damian memutuskan untuk kembali ke kamarnya ia tidak tahu jika Alexa masih di halaman belakang mansion.


Pria ini membuka pintu kamar nya dengan sangat hati-hati takut jika istrinya sudah tertidur dan mengganggunya namun setelah membuka pintu dan melangkah masuk ke dalam kamar ia tidak menemukan keberadaan istrinya itu. ia mencoba mencari di balkon kamarnya namun nihil tidak ada keberadaan istrinya itu.


"Sayang, kamu dimana" gumam kecil Brian.


Ia menghapus raut wajah nya ia sangat khwatir karena sudah hampir larut Alexa tidak kunjung masuk kedalam kamar. ia memutuskan untuk menikmati dingin malam di balkon kamar seraya menunggu istrinya itu.


Namun pria ini tidak sengaja ketika menoleh ke bawah ia melihat bayangan seseorang dari pantulan cahaya remang-remang lampu di kolam renang. ia tersenyum setelah melihat siapa yang berada di sana.


Brian mendekati istrinya dan menggelengkan kepalanya melihat istrinya itu malah tertidur di atas ayunan.


Pantas di tunggu tidak kunjung datang malah enak enakan tidur disini


"Sayang, ayo masuk, di sini dingin, tidak baik angin malam untuk orang hamil, kasian anak kita" bisik Brian


Alexa tidak bergemih dengan kehadiran suaminya. Brian memutuskan untuk menggendong Alexa ke dalam kamar nya, ia membuka pintu kamarnya dengan siku tangannya dan membaringkan tubuh Alexa di atas tempat tidurnya.


Brian mengambil piyama tidur ke sayang Alexa dan membantu mengantikan baju nya. setelah membuka baju Alexa hanya menyisahkan bh dan segitiga Bermuda dengan warna senada, membuat Brian menelan air ludahnya ia menahan hasratnya untuk tidak mengajak Alexa untuk bergulat dan mengganggu tidur nyenyak nya. namun Acapkali melihat tubuh mulus istrinya ia tidak bisa untuk membendung hasratnya itu mengingat ia sudah berpuasa 2 hari.


Brian mulai mencium bibir Alexa dengan lembut dan turun kebawah ia meninggal tanda kepemilikan di sana membuat Alexa mendesah dan terbangun, ia merasa terkejut melihat suaminya sedang mencumbu dirinya.


Alexa pasrah dengan cumbuan Brian ia juga menginginkan nya,


Brian menyadari istrinya terbangun dan tersenyum.


"Maaf aku telah mengganggu tidur mu sayang, kembali tidur lah, kau tinggal menikmati saja, aku hanya ingin bertemu dengan anakku saja" Brian terus mengecup perut Alexa.


"Apa boleh aku mengunjungi anak kita"


"Mengunjungi?"


"Iya sudah beberapa hari aku tidak menengok nya" Brian terus mengelus perut Alexa, sudah ada nyawa lain yang bersarang didalam perut istrinya, benih dari buah cintanya, yang akan bertemu beberapa bulan lagi.


"Kau terlalu modus sayang, jika kau ingin bertemu anak kita lakukan lah sayang" Alexa memberikan ijin Brian untuk melakukan pergulatan panas mereka malam ini.


Brian sangat senang, istrinya memberikan ijin untuk bercumbu dengan alasan ingin menengok calon anak nya itu.


Setelah tidak ada penolakan ia dengan segera melancarkan nya, akhirnya ia tidak puasa lagi untuk malam ini.


Dengan sangat hati-hati Brian memulai nya ia takut akan menganggu calon anaknya mengingat ia masih 4 Minggu dan sangat rawan.


Alexa sangat menikmati nya ia juga rindu di sentuh oleh Brian. semenjak ia hamil ia ingin selalu di sentuh oleh suaminya. hampir Satu jam mereka melakukan nya ia menyudahi pergulatan panas nya ia tidak mau terlalu lama seperti biasanya hampir sampai pagi namun Brian ingat istrinya sedang mengandung ia mengurangi frekuensi lama nya bercumbu.


"Bersabar iya sayang, kita akan berjumpa dalam waktu dekat, sehat- sehat lah di perut mommy"


Brian mengecup kening, bibir dan perut Alexa dan tidak lupa ia menyuntikan tubuh Alexa dengan obat yang ia buat sendiri.


"Cup ... aku sayang kalian"


Bersambung...



🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih, jika kalian suka dengan cerita nya jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan hadiah nya lope lope sebanyak-banyaknya 😘