
Dia Limited Edition
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Satu Minggu yang lalu Dokter muda Kim Bertemu dengan kedua orang tua Raya, setelah Sang tunangan memberitahu kan bahwa ke dua orang tua nya akan pulang ke Jakarta. ia mengutarakan niatnya untuk menikahi putrinya dengan dirinya yang seorang singel Dady.
Kedua orang tua Raya tidak keberatan atas niat baik dokter Kim yang akan menikahi putri bungsunya. ia menerima Kim dengan senang hati, padahal pertemuan pertama bagi orang tua Raya dan Kim Bertemu. karena setiap ditelepon dengan putrinya Raya selalu bercerita tentang Kim kepada orangtuanya, membuat tuan Park Shin min-a penasaran seperti apa sosok pria yang di cintai putrinya itu. berbeda saat masih bersama Ardan mantan tunangannya.
Hari ini adalah hari dimana Raya dan dokter Kim melakukan fitting baju di butik langganan keluarga yang cukup terkenal di kota. namun Dokter Kim datang terlambat. Raya hanya di temani Kimora dan lala, setelah ia menjemput sekolah.
"Mama apa papa tidak ikut kita?" tanya Kimora kepada calon ibu sambungnya.
"Papa ikut Sayang,kita bertemu di butik nanti" ucap Raya menatap Kimora si samping nya.
"Ye...ye...asik papa ikut" antusias Kimora seraya bersorak kegirangan. "Duh yang senang mau bertemu papa" seru Raya. "Iya dong mah, papa pulang malam telus, tadi pagi tidak beltemu saat Kimola bangun tidul" keluh Kimora.
Akhir- akhir ini memang Raya jarang bertemu setelah pertemuan dengan orang tua nya itu. tapi Raya selalu berpikir positif, mungkin di rumah sakit lagi banyak pekerjaan, calon suaminya bukan hanya dokter spesialis saja tapi dia juga seorang Direktur rumah sakit yang pasti pekerjaan yang sangat banyak. meski tidak bertemu karena sibuk bekerja, Kim tidak pernah lupa memberi kabar melalu via Vidio call atau hanya lewat chat.
"Duh ko putri mama tiba-tiba mukanya di tekuk gitu?" Raya merangkul Kimora dalam pelukannya. "papa sibuk telus tidak ada waktu untuk Kimola" Kimora memendam wajahnya ke dalam dekapan Raya. ia tahu Kimora dari kecil hanya di temani ibu dokter Kim dan pengasuh Kimora.
Raya mengurai dekapan nya lalu membelai rambut panjang Kimora "Sayang, sekarang ada mama, jadi Kimora tidak usah khawatir jika papa sibuk, sudah gak usah sedih, sebentar lagi kita bertemu papa"
"Makasih mama, sudah ada buat Kimola" Kimora kembali memeluk tubuh Raya "Kimola senang karena mama sudah mau menjadi mama Kimola sekalang" Raya terenyuh akan kata-kata anak kecil yang merindukan sosok ibu dan juga ia ingin memiliki keluarga yang ada untuk dirinya.
Lala dan sopir pribadi Kimora ikut merasa terharu akan perlakuan Raya kepada putri majikannya itu. sangat terlihat jika Raya sangat menyayangi Kimora dengan tulus. mereka berdua berdoa semoga menjadi keluarga yang selalu bahagia apa lagi Kimora yang berhak bahagia dengan keluarga nya yang tidak pernah merasakan hangat nya seorang ibu.
***
"Sayang"
Panggil dokter Kim pada putrinya yang sedang duduk di ruang tunggu, karena Raya sedang di kamar pas sedang mencoba gaun pengantin yang ia pesan.
"Papa" teriakan Kimora kepada dokter Kim yang masih berdiri di depan pintu masuk.ia merentangkan kedua tangannya untuk memeluk putrinya, Kimora bangkit dari tempat duduknya lalu berlari menerima pelukan papa nya. dokter Kim berjongkok untuk mensejajarkan tinggi badannya dengan putrinya.
"Kimola Kila papa ga datang" celoteh Kimora yang berada dalam gendongan Kim. "Mama mana sayang, ko hanya sama mba Lala saja" pandangan Kim ke penjuru ruangan mencari sosok yang dirindukan selama beberapa hari tidak bertemu. "Mama ada di dalam luangan itu sama Tante genit" Kim hanya memanggil saja "ya sudah kita tunggu mama di situ saja ya"
Raya yang di bantu sama pemilik butik yang lemah gemulai yang bernama mince.
"Tuh cantikan! opa Korea sudah pasti terpesona akan kecantikan bidadari ku ini"
"Ce bisa saja, bukan orang nya ce tapi gaunnya" Raya tertawa."Ya sudah Yuh kita keluar" mince membantu mengangkat gaun panjang Raya untuk keluar dari kamar ganti.
Raya tidak tahu jika Kim sudah datang dan duduk bersama putrinya itu. membuat Kim tidak bisa berkedip ia ingin Cepat- cepat menghalalkan calon istrinya itu di mata agama dan hukum.
"Sayang, gimana bagus ga gaun mama" ucap Raya yang semakin lirih saat melihat Kim sedang menatapnya sampai tidak berkedip.
Sungguh kau wanita cantik yang aku cari selama ini, bukan hanya cantik wajahmu tapi hati mu juga, karena kau bisa mengambil hati putriku saat pertama kali melihat mu, aku percaya kau akan menjadi ibu yang baik untuk anak-anakku.
"Cantik" gumam Kim. "Mama cantik sekali" teriakan Kimora membuat lamunan Kim buyar akan teriakan putrinya itu.
"Ayo opah Ganteng kita coba tuxedo nya" pinta mince kepada Kim.
"Sayang tunggu disini sama mba Lala ya" seru Kim." Ya papa"
Kim bangun dari duduknya dan menghampiri mince yang sudah siap membawakan tuxedo Kim.
"Rasanya aku ingin langsung menerkam kamu sayang" bisik Kim kepada Raya membuat Raya mendelik. dan Kim hanya terkekeh.
"Saya bisa sendiri" kata Kim saat mince ingin ikut masuk.membuat mince kesal karena tidak bisa menyentuh tubuh Kim, untuk membantu mencoba Tuxedo nya.
"Ihh kan Ince pengin sentuh tuh tubuh yang hot"
Kim menerima Setelan Tuxedo nya dengan tatapan datar dan dingin. membuat Mince penasaran. membuat Raya cekikikan akan kekesalan mince.
"Duh calon laki lho pelit amat sih, gue pengin nyentuh badan kekar iya itu ga boleh" keluh mince.
"Ya tidak boleh lah, hanya aku yang boleh, kan dia limited edition"
"Yeh Limited edition, gue foto copy dia biar ga limited edition lagi" membuat keduanya tertawa.
"Wow perfect, sangat serasi kalian berdua"
Setelah fitting baju Kim mengajak makan siang bersama di salah satu restoran yang cukup terkenal yang tidak jauh dari butik. karena putrinya sudah merenggek minta makan karena sepulang sekolah langsung ke butik
Kim mengendong Kimora dalam gendongannya dan mengandeng tangan Raya menuju mobilnya yang terparkir, sungguh terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia. Lala memutuskan untuk pulang terlebih dulu bersama sopir pribadi Kimora ia tidak mau menganggu acara bos nya itu. meski Raya dan Kim memaksa tapi Lala menolak.
Sepanjang jalan di dalam mobil Kimora tidak henti-hentinya bercerita kepada papa nya karena beberapa hari tidak bertemu membuat Kimora protes dan sekarang sedang mengeluarkan permintaan kepada dokter Kim.
"Papa bear!! Tuh dengerin apa kata Putri kita,dia sedang protes karena kamu jarang dirumah dan pulang malam terus" ucap Raya kepada Kim.
"Duh putri papa lagi protes ya ceritanya nih"
"Yah, papa sibuk telus tidak ada waktu untuk Kimola sekalang, Kimola malah sama papa ga mau lihat papa"
"Lah sekarang sedang sama papa sayang, kenapa masih protes"
"Itu pengecualian papa, kalena hali ini Kimola sudah lapal" Kimora mendengus kesal dan menatap ke jendela mobil
Membuat kedua pasangan kekasih ini tertawa akan tingkah laku putrinya itu.
Bersambung
So sweet banget papa bear di kasih bunga
papa bear