
**Enterprise Studio
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏🙏
Happy Reading love**
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Setelah tahu akar permasalahan yang terjadi di Enterprise Entertainment Brian mengijinkan istrinya untuk kembali ke pemotretan. jika tidak terlalu sibuk di Alexander Grup.
Alexa merasa senang karena ia akan kembali menjadi model seperti dulu. dan ia juga akan menyelidiki masalah yang terjadi di Enterprise studio.
"Uhh kakak ipar terimakasih sudah mau bergabung lagi" Sashi memeluk Alexa.
"Ehm... ehmm... "
Brian berdehem karena tidak suka jika istrinya di peluk- peluk sama orang termasuk Sashi sang keponakan.
"Ish kak Bri pelit banget, pengen meluk kakak ipar saja tidak boleh" Sashi cemberut. membuat Alexa melotot ke arah suaminya.
"Sayang aku ingin tidur dengan Sashi malam ini"
"No sayang..." tolak Brian "Bagaimana nanti dengan aku" keluh Brian.
"Ini keinginan baby triplet sayang" Alexa mengelus perutnya.
Sashi merasa senang ia bisa tidur bersama kakak iparnya itu, jadi ia bisa berlama-lama dengan Alexa tanpa di ganggu Brian.
Brian pasrah jika sudah menyangkut baby Triplet ia tidak bisa berkutik.
***
Malam semakin larut Brian tidak bisa tidur ia terus gelisah tanpa adanya Alexa di samping nya. ingin rasanya ia menyelinap ke dalam kamar Sashi yang sudah merebut perhatian Alexa malam ini.
Tidak jauh berbeda dengan Alexa ia juga merasakan gelisah tidak bisa tidur tanpa adanya Brian di pelukannya karena aroma tubuh Brian sudah menjadi candu baginya, merasa tenang dan nyaman saat berada disisi Brian.
Alexa bangkit dari tidurnya ia turun dari kasur sashi dan mengendap-endap keluar dari kamar, agar Sashi tidak terganggu.
ceklek
Alexa masih mengendap-endap keluar dari kamar Sashi membuat seseorang mengerutkan keningnya melihat Alexa keluar kamar Sashi dengan mengendap-endap.
Ia mencoba menyentuh bahu Alexa membuat Alexa tersentak. "Ahhh" Alexa berteriak namun sebelum Seis mansion bangun ia sudah di bekam mulutnya.
"Ini aku sayang, suami kamu" lirih Brian yang masih membekam Alexa. ibu hamil ini merasa terkejut. "Sayang kau buat aku jantungan"
Brian tertawa "Lagian kamu sayang keluar kamar dengan cara begitu"
"Aku takut nanti Sashi terbangun" keluh Alexa.
"Kenapa kamu belum tidur sayang? apa kamu lapar?"
Alexa menggeleng." Aku tidak bisa tidur" membuat Brian ingin tertawa terbahak-bahak mendengar penjelasan istrinya, ia seakan ingin tidur bersama Sashi dengan alasan baby Triplet namun ia tidak bisa tidur jika tidak di peluk sang suami tercinta.
"Baiklah ayo kita tidur, lagian ini sudah larut" ajak Brian ia menggendong Alexa. ia merasa senang karena istrinya tidak bisa tidur karena Brian.
"Lalu sayang juga belum tidur" seru Alexa dalam gendongannya."Tadi aku masih menyelesaikan beberapa pekerjaan ku, kan kamu tahu sendiri hari ini aku pulang cepat karena siapa?" bohong Brian. "Kenapa aku yang disalahin, sayang sendiri yang datang ke kantor" ngelak Alexa tidak mau kalah. membuat Brian berpikir sejenak kalau bukan karena cemburu dan kesal ia tidak akan ke perusahaan Alexander Grup.
"Sudahlah lebih baik kita tidur, sayang apa sudah minum susu dan vitamin nya" Alexa menggeleng kepala "Baiklah akan aku buatkan untuk istriku yang cantik ini" Brian merebahkan tubuh Alexa di atas kasur yang berada di kamar Brian.
Sebelum meninggalkan Alexa Brian mengecup bibir Alexa dengan lembut "Aku tinggal dulu sayang" bisik Brian.
Brian keluar kamar menuju dapur, ia dengan telaten membuatkan susu ibu hamil untuk istrinya. Dan juga membawa vitamin Alexa. Brian tidak perlu repot-repot membangun kan kepala pelayan kebutuhan Alexa sudah tersedia di mansion orang tua nya. Brian membuka lemari pendingin ia melihat yogurt kesukaan Alexa.
Pria bule ini membawa nampan berisi satu gelas susu hamil, vitamin dan juga yogurt ke dalam kamarnya. "Sayang apa kamu sudah tidur" Brian melihat istrinya sudah memejamkan matanya. ia meletakkan nampan di atas Nakas lalu ia membangun kan istrinya "Sayang di minum dulu susunya, aku bawa yogurt juga lho" mendengar Brian sudah datang ia membuka matanya kembali, Brian membantu Alexa bangun dan bersandar di pinggir tembok kasur. "Ehmm makasih sayang, sudah membawakan ini semua"
"Ini sudah menjadi tugasku sayang sebagai suami,habiskan susu dan yogurt nya lalu kita kembali tidur" Brian menyerahkan gelas berisi susu ke pada Alexa ia minum dengan tandas "Istri pintar" Brian mengacak-acak rambut Alexa. ia menaruh gelas yang sudah kosong kembali di atas nampan "Ini yogurt nya apa akan di minum juga" Alexa mengiyakan, membuat Brian tersenyum "Apa kamu lapar sayang" menyerahkan sebotol yogurt ke tangan Alexa "Aku sangat lapar" keluh Alexa.
"Kau ingin makan apa biar aku ambilkan" tawar Brian "Tidak sayang, minum yogurt sepertinya cukup" Alexa menunjuk sebotol yogurt ditangan nya.
Setelah acara lapar kilatnya mereka berdua memutuskan untuk tidur saling berpelukan.
Dari tadi seperti ini kan,enak tidak usah ada drama ingin tidur ditemani Sashi ujung- ujungnya tidak bisa tidur
Batin Brian cekikikan ia tidak berani mengungkapkan langsung akan membuat istrinya marah.
*
*
*
"Lebih baik kita cari tempat duduk, bagaimana kalau kita duduk di kantin depan"
"Baiklah"
Alexa dan Raya duduk bersama di kantin enterprise studio. semenjak hamil Alexa jarang bertemu sahabatnya seperti ini. jika bertemu saja ketika ada acara saja itu saja tidak seintens ini karena Alexa selalu di sisi Brian suaminya.
"Datang lah Minggu depan ke acara resepsi pernikahan ku" Raya menyodorkan undangan pernikahan kepada sahabatnya itu.
"Astaga sahabat ku akhirnya akan melepas masa lajangnya, uhhh sayang selamat ya" bisik Alexa memeluk Raya kembali "Terimakasih beib" mereka mengurai pelukannya.
"Aku pasti datang" jawab Alexa.
"Hey .. kenapa kamu mengambil sesi pemotretan ku hari ini" teriak seseorang yang sudah menganggu Alexa dan Raya secara tiba-tiba.
Raya menoleh kesamping melihat siapa yang sudah berteriak, Alexa sudah tahu jika akan ada seseorang yang tidak terima. "Hai kamu siapa berani berteriak seperti itu" Raya bangkit lalu membalas teriakan seseorang. "Hei aku tidak ada urusan dengan mu, aku hanya ingin berbicara dengan dia" ia menunjuk ke arah Alexa yang masih terlihat biasa saja, Rafael sudah siap tidak jauh darinya jika terjadi keributan dengan nona muda nya.
"Ada apa kamu mencariku, tidak perlu berteriak jika ingin berbicara dengan ku" ucap Alexa santai.
"Kau kenapa mengambil sesi pemotretan ku,siapa ku berani sekali"
Alexa tersenyum sinis "Apa kamu tidak tahu aku siapa?aku rasa kita baru saja bertemu kemarin tapi kamu sudah lupa siapa aku"
"Kau" Mona geram ia tidak bisa menyelesaikan ucapannya "Jangan mentang-mentang kau istri tuan El kamu seenaknya saja disini" caci Mona.
Mona menantu teman mami Myta yang pernah bertemu dengan Alexa waktu acara pertemuan dengan para teman mami Myta di restoran.
"Hei anak baru jaga bicaramu, apa kamu ingin di blacklist dari sini" timpal Raya.
Membuat ruangan kantin menjadi pusat perhatian semua para model.
"Gila dia berani juga sama Alexa" ucap salah satu model yang sudah mengetahui siapa Alexa.
"Iya benar, jika saya di posisi dia lebih baik cari aman saja" bisik salah satu model tidak jauh dari Alexa, Raya dan Mona.
"Apa kau tidak bisa baik-baik bicara dengan ku"
"Tidak, karena kau sudah merebut pekerjaan ku"
"Siapa yang merebut?disini siapa saja boleh mengambil posisi itu selagi dia mampu dan berbakat" seru Alexa ia ikut berdiri di hadapannya. membuat suasana menjadi tegang.
"Tentu saja kau, apa kau tidak cukup sudah menjadi istri pemilik enterprise studio ini lalu kau datang kembali dengan seenaknya"
Alexa tersenyum kecut "Lalu apa hubungannya dengan kamu jika aku ingin kembali ke sini kapan pun aku mau"
Mona menampar pipi Alexa namun dengan segera Alexa menahan tangan Mona untuk tidak menampar nya "Kau berani menamparku"
"Ada apa ini kakak ipar" sahut sashi melihat Alexa bersitegang dengan salah satu model nya.
"Owg bagus, jangan mentang-mentang ada dia kau bisa kembali jadi model seenaknya saja"
"Maksudnya apa ini" tanya Sashi yang masih binggung.
"Kau tahu Miss Sashi, aku disini model yang cukup terkenal disini tapi kenapa anda memberikan sesi pemotretan ke pada dia, jangan mentang-mentang dia istri pemilik enterprise studio ini"
"Owh jadi itu Masalah, nona Mona asal kau tahu, anda sudah berani membuat masalah dengan siapa?" tanya Sashi kepada Mona.
"Buat semua yang ada disini yang belum tahu siapa Alexa, pasti kalian yang tahu dia istri kakak ku dan salah satu model disini juga" Sashi menatap Mona dan seluruh model yang ada di kantin "asal kalian tahu nona Alexa adalah pemilik sah sesungguhnya Enterprise Entertainment, jadi kalian jangan memandang dia istri kakak ku saja, karena kakak ku sudah memberikan enterprise studio ini kepada nona Alexa" Jelas Sashi.
"What's!!!" Mona terkejut "Ini tidak mungkin" lirih Mona ia sudah nampak pucat mendengar nya.
Mampus kau
Batin Raya.
"Nona Anda tidak apa-apa?"Tanya Rafael mendekat ke Alexa.
"Aku tidak apa-apa kak"
**Bersambung
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar lope lope sebanyak-banyaknya 😘😘**