I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
157. Kedatangan Sebastian



Kedatangan Sebastian


Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏


Happy Reading 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Hey bangun, mau apa kamu berlutut seperti ini" Jo berjongkok lalu ia menarik rambut Rena agar tidak berlutut lagi di hadapan Dady Damian dan Brian.


"Aw sakit, lepaskan tanganmu itu"bentak Rena


"Aku tidak akan pernah melepaskanmu" hardik Jo.


"Cepat bangun wanita ular,atau anak-anak mu yang akan terancam" sinis Jo.


"Cuih"


Rena meludahi wajah Jonathan. pria ini murka "Jangan sampai aku melakukan kekerasan padamu ya" Jo menarik paksa Rena untuk berdiri.


"Cepat katakan apa tujuan mu merencanakan kecelakaan Alexa"


"Aku tidak mau" teriak Rena.


Brian melirik ke arah Rio, agar Rena mau buka mulut. Rio menghubungi anak buahnya yang di tugaskan untuk mengawasi anak-anak Rena.


Rena terkejut melihat anak-anak nya dalam bahaya,dalam sandra anak buah Brian.


"Jangan sakiti anakku,ku mohon"


"Tidak!! Tidak!!" teriak Rena


flashback


Rio memperintahkan kedua anak buahnya untuk mendekati anak-anak Rena saat ia pulang sekolah, kebetulan Sebastian tidak bisa menjemput mereka seperti biasa. karena ia harus bertemu anak buah Dady Damian yang menyamar sebagai rekan bisnis Sebastian atas perintah Dady Damian untuk membantu usaha Sebastian untuk mengembangkan hotel yang ia jalani sekarang.


Kedua anak buah Rio mendekati anak-anak Rena.


"Om siapa?"


"Hey kamu anaknya Sebastian iya"


"Iya om, kenapa om kenal sama papa?" ucap anak laki-laki yang bernama Daren.


"Kebetulan papa kamu rekan bisnis om, sekarang papa lagi disana, adek mau ikut om gak ketemu sama papa kalian"


Anak itu mengangguk "Ok!! ayo kita bertemu sama papa kalian" ujar anak buah Rio.


Mereka mau mengikuti anak buah Rio pergi ke suatu tempat di mana ia akan menjebak Rena jika ia tidak membuka mulutnya.


"Kita tunggu disini iya,sambil nunggu papa datang, bagaimana kalau kita bermain saja?"


Anak-anak Rena menurut apa kata anak buah Rio.


flashback off


"Bagaimana apa kamu tetap tidak ingin jujur"


Jonathan masih mengintrogasi Rena untuk mengatakan yang sebenarnya.


Brian dan Dady Damian hanya sebagai penonton saja, semua ia serahkan kepada Rio dan Jonathan mengingat Alexa sedang hamil Brian tidak berani.


"Baiklah Jika kau tidak ingin jujur juga, bagaimana kalau suami tercinta kamu?"


"A-apa maksudmu? Jangan tolong jangan"


"Aku tidak akan melukai suami kamu" Jo menatap tajam ke arah Rena, "tapi aku akan menceritakan semua jika anak-anak nya bukan darah dagingnya, bagaimana apa kamu setuju" Jo tersenyum kecut "Bagaimana reaksinya jika dia tahu yang sebenarnya" Rena menggelengkan kepalanya ia tidak mau rahasia yang selama ini ia tutup rapat terbongkar.


"Kau boleh membunuhku tapi tolong jangan sampai Sebastian tahu rahasia ini" Rena sudah berurai mata ia tidak mau jika suaminya selama ini membesarkan anak orang lain.


"Rahasia apa? kau menyembunyikan sesuatu dari ku" ucap Sebastian mengejutkan Rena . "ka- kau disini" Rena merasa gemetaran saat kemunculan Sebastian.


"Tidak mas, aku tidak menyembunyikan sesuatu apapun dari kamu"


Plak


Sebastian menampar Rena istrinya itu "Kau bohong Rena, rahasia apa yang selama ini kau sembunyikan dari ku" Sebastian murka.


"Apa ini janji kamu ingin berubah, tidak akan berurusan lagi dengan Alexa, tapi apa?? aku malah di buat terkejut"


Rena menangis karena suaminya akhirnya tahu. "Jangan menangis kau Rena, hapus air mata buaya mu itu"


"Aku kecewa!!! aku kecewa sama kamu Rena" Teriak Sebastian.


"Aku tidak bisa tenang Jo, bodoh nya aku selama ini telah termakan dan terhasut oleh wanita ini"


"Maafkan aku mas ku mohon maafkan aku"


"Baik akan aku maafkan, tapi dengan satu syarat"


"Apa!!"


"Siapa ayah biologis anak-anak? jawab Rena?"


Rena menggelengkan kepalanya ia tidak mau jika rahasia yang selama ini ia simpan akan terbongkar juga.


Rena lebih baik mati jika suaminya tahu siapa ayah biologis nya. ia pasti akan di ceraikan oleh Sebastian.


***


Brian melirik ke arah jam tangannya ternyata ia terlalu lama meninggalkan istrinya itu.


"Dady Brian harus pulang, takut nanti Alexa mencari ku"bisik Brian.


"Baiklah nak kita pulang saja, lagian disini ada Jonathan dan juga Rio"


Dan benar saja Alexa terbangun dari tidurnya ia mencari keberadaan suaminya. Alexa keluar kamar mencari Brian.


"Mom!!"


"Iya sayang, kau sudah bangun"


"Dimana kak Brian mom, kenapa tidak ada?"


"Nak Brian pergi sama Dady, mungkin sebentar lagi pulang" ucap mom lili "Sayang lebih baik kamu duduk, kata dokter kamu jangan terlalu bergerak dulu"


'"Kenapa tidak membangunkan Alexa sih" kesal Alexa.


"Mungkin suami kamu tidak ingin mengganggu istirahat kamu sayang"


mom lili membujuk putrinya untuk bersabar menunggu kedatangan Brian.ia mengajak duduk di depan televisi seraya menunggu Brian pulang.


Dady Damian memutuskan untuk pulang bersama menantunya itu.


Brian mampir terlebih dulu ke restoran Korea untuk membelikan makanan kesukaan Alexa. ia tahu jika istrinya itu sudah bangun dan sedang mencari keberadaan nya.


Brian tahu jika istrinya itu akan marah karena Brian pergi tidak memberitahu kan nya.


Dady Damian tersenyum ternyata menantunya itu pintar untuk meluluhkan hati pasangan nya. tidak hanya membeli makanan kesukaan Alexa ia juga beli sebuket bunga yang sangat cantik untuk ibu hamil yang terkadang memiliki mood yang tidak menentu.


"Kalian sudah pulang"


"Ya mom" kata Brian ia melihat raut wajah istrinya yang tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata melihat istrinya itu sudah nampak marah "Sayang maaf kan aku tidak ijin dulu" Brian mendekat ia mengecup kening Alexa namun Alexa menolak m, Brian sudah tahu jika istrinya itu sedang merajuk.


"Lihat aku bawa makanan kesukaan kamu dan juga bunga untuk kamu"


"Tidak mau, sayang ingin membujuk ku dengan semua ini?"


"Tidak" singkat Brian "Kebetulan tadi ada urusan pekerjaan dengan Dady, iya kan dad"


"Eh iya Darl tadi Dady yang sudah mengajak suami kamu"


***


Sebastian tidak menyangka jika anak-anak nya selama ini bukan darah dagingnya dan ia sangat terkejut atas pengakuan istrinya itu jika ia tidak mau Alexa hidup bahagia. dengan cara merebut Sebastian dari nya atas bantuan mama sebastian.andai dulu ia menurut mungkin tidak akan terjadi seperti ini.


Sebastian memutuskan menggugat cerai istrinya Rena karena kelakuan nya tidak bisa di maafkan.


Sebastian menyerahkan Rena kepada Jonathan jika ia melaporkan kepada pihak berwajib mungkin Rena akan di hukum hanya beberapa tahun bahkan bulan. itu tidak cukup untuk memberikan efek jera kepada Rena istrinya itu.


Sebastian merasa kecewa dan menyesal.


"Bagaimana Rena apa kau sudah memutuskan hukuman apa yang pantas buat wanita ular seperti mu"


"Jangan"


Bersambung


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih sudah mampir ke karya author jangan lupa untuk like dan komentar bagi yang membaca wajib 🤗🤗😘


Jangan lupa mampir juga kekarya terbaru author yang berjudul Janda Tapi Perawan.