I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
46. Tumbangnya Abraham group.



Tumbangnya Abraham group


Maaf jika masih banyak kata yang typo dalam menulis kata itu tidak di sengaja.🙏🙏🙏


Happy reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Pagi hari sebastian sudah berada di perusahaan nya,setelah menyuruh sekertaris nya mengumpulkan seluruh pemilik saham dan jajaran perusahaan yang berpengaruh untuk membantu perusahaan agar tidak hancur.


"Maaf tuan Bastian kami semua tidak bisa bantu melihat perusahaan ini mengalami penurunan drastis. apa yang akan di pertahankan kecuali ada ke ajaiban tuan Bastian." seru salah satu pemegang saham.


"Tapi semua tenang dulu, saya yakin ini akan bertahan." Bastian tergelak.


"Bisa bertahan bagaimana kalau harga saham nya saja semakin turun dan mendekati pailit.jika kita meneruskan bisa-bisa kita terpuruk tidak menghasilkan apa-apa. yang ada kita merugi." sahut pemilik para saham.


para pemilik saham hendak membubarkan diri dari pertemuan pemilik saham di aula meeting di Abraham grup.


Sebastian mencoba membujuk agar para pemegang saham tidak mencabut dan para investor pergi dari nya.


"Tunggu sebentar kita masih menunggu orang yang mau mengakuisisi perusahaan ini agar tetap berdiri dan pemilik saham terbesar diperusahaan ini" katanya.


"Baiklah, semoga orang itu mau membuat kesepakatan bersama kita" seru pemilik saham. dan semua pemilik saham kembali ke tempat duduknya kembali.


semua orang di dalam ruangan berargumen siapa yang akan menyelamatkan Abraham group yang hampir pailit dalam hitungan jam saja.


Terlihat sepasang kekasih yang baru saja di berbincang kan hangat soal isu scandal nya yang menggemparkan seluruh masyarakat indonesia. tampak memasuki ruangan tersebut membuat semua orang terkejut. tatapan semua orang merasa tidak percaya dan termasuk Bastian ia tak mengira yang datang adalah mantan istrinya.


hal itu membuat Bastian shock dan lemah sekujur tubuhnya berasa tidak memiliki tulang belulang.


"Selamat pagi semua nya." sapaan Alexa lembut memasuki ruangan tersebut dengan anggun. yang terlebih dahulu memasuki ruangan aula meeting perusahaan Abraham group dan di ikuti Brian serta dua asistennya mengekor di belakang mereka berdua dengan tatapan dingin.


Tentu saja semua orang yang ada di dalam tak mengira pemilik dua perusahaan bonafit yang akan menolongnya, sungguh keberuntungan bagi para pemilik saham yang lain nya merasa lega yang hampir saja mencekik di ambang jurang kematian dengan nasib perusahaan Abraham group.


semua orang menduga jika salah satu dari mereka yang memiliki saham terbesar di Abraham group dan yang akan membantu menstabilkan harga saham kesemula.


"Nona Marley" seru pemilik saham yang lain. "dan apa tuan Elgan juga datang." pekik nya lagi.


flash back :


"Sayang.... apa yang akan kau lakukan pada Abraham group? secepatnya kau harus bertindak."


"Deg"


wajah Alexa nampak terkejut, ia merasa heran kenapa kekasihnya membahas Abraham group. Alexa meras kekasihnya ada sesuatu yang di sembunyikan dari dirinya.


"Tapi .... aku belum mau mengambil tindakan apapun. keputusan aku masih sama mengembalikan nama baik ku dan juga karir ku."


"Sayang tanpa kau mengambil tindakan apapun untuk mengembalikan nama baik mu apa kamu belum puas dengan jumpa perss semalam? ku mohon dengarkan aku kali ini."


"Kenapa kau memaksa ku, apa ada sesuatu yang penting? sahut Alexa.


"Iya sekarang Abraham group sedang di ambang tanduk ke bangkrutan, ini kesempatan bagus untuk kamu masuk dan mengambil alih yang sudah menjadi milik mu." seru Brian menyakini kekasihnya.


Alexa memicingkan mata nya "Apa kau serius?" Alexa menatap pria didepannya melihat tidak ada kebohongan di matanya "atau jangan- jangan ini ulah kamu." menatap dengan sorot mata tajam.


"Bu..bu.bukan aku sayang, tapi Leo. aku tidak mau kau di perlakukan seperti itu oleh istri Bastian itu saja sayang."


"astaga itu sama saja." Alexa tergelak.


"Gimana apa kau mau sayang."


"Apa." sahut Alexa dengan sewot.


"menghadiri pertemuan dengan pemegang saham."


"Tidak"


"Baiklah."


"cup .... terima kasih sayang." Brian mengecup sekilas bibir Alexa.


Alexa melotot tajam matanya melihat Brian berani mencium dirinya di dalam mansion Dady nya.


flash back:


"Alexa apa yang kau lakukan di perusahaan ku ini." seru Sebastian terkejut melihat mantan istrinya yang datang.


"Tentu saja mengambil yang sudah menjadi hak ku yang sesungguhnya tuan Sebastian Abraham yang terhormat." tegas Alexa.


"A....a...apa maksudmu." ucap Sebastian dengan nada sedikit gemetar.


"Apakah kau Tuli tuan Abraham.?" Alexa tergelak dengan tatapan membunuh.


"Ti...tidak,saya mendengar dengan sangat jelas" jawab Sebastian dengan raut muka yang pucat Pasih dan sedikit berkeringat dingin.


"akan aku balas kau mas, apa yang sudah kau lakukan terhadapku, aku tidak akan pernah diam saat keluargamu injak-injak harga diriku. batin Alexa berbicara.


Sebastian Abraham yang di tatap oleh Alexa merasa bergedik ngeri, wajah nya menjadi pucat Pasih. ia tak menyangka mantan istrinya bisa berubah menyeramkan.


"Mati kau Bastian,kau telah membangunkan macan betina tidur" batin Brian dengan senyuman liciknya


"Ada apa tuan Sebastian,kenapa wajahmu seperti itu? tanya Alexa kepada mantan suaminya.


"Tidak... nona Alexa" jawab Sebastian.


"Baik, akan aku jelaskan kenapa saya bisa berada disini mungkin semua orang yang ada disini semua berargumen atau bertanya-tanya." Alexa mengintrupsi


"Sebelumnya saya berterima kasih karena anda semua mau menunggu, saya adalah pemegang saham tertinggi 70% di Abraham group ini, dan kenapa ada tuan Elgan karena dia yang akan menjadi investor kita yang baru dan dia juga pemilik saham 25%, kak Jo perlihatkan bukti buktinya kepada mereka" sahut Alexa seraya menyuruh asisten nya itu.


Jonathan membuka map berwarna hijau itu dan menyerahkan ke pada Sebastian selaku CEO di Abraham group dan Jo juga men zoom ke layar proyektor yang sudah ia masukan ke dalam file agar pemilik saham yang lain bisa mengetahui.


Sebastian membaca berkas itu dengan sangat teliti dan penuh hati-hati tidak ada yang terlewatkan. pria ini merasa bagaikan di sambar petir di siang bolong.


"Apa- apa an ini, kenapa aku baru tahu" seru Bastian yang masih memegang map berwarna hijau berisi berkas-berkas bukti kepemilikan saham terbesar


Alexa tersenyum mengejek.


"Apa kau lupa tuan Sebastian kalau kita di paksa menikah itu karena apa? karena kakek Gani tidak mau kehilangan perusahaan dan saham yang ia pertahankan yang sudah ia rintis bersama sahabat nya kakek Alexander" pekik Alexa.


"Brug"


Seketika Sebastian ambrug di depan Alexa.


"Kau pikir aku wanita lemah yang tidak bisa apa-apa." batin Alexa yang melihat Sebastian tumbang di depannya


"Tuan...." teriakan Diana sekertaris seksi Bastian.


Jo tertawa dalam diam melihat CEO sombong seperti Sebastian Akhir tumbang oleh mantan istrinya sendiri.


"Apa semua sepakat menerima keputusan bersama ini" sahut Brian yang dari tadi menyimak.


"Iya kami menerima semua keputusan dari mu Mr El." seru pemilik saham.


"Baiklah setelah saya mengakuisisi perusahaan ini, kami berdua ingin tatanan instruktur kerja di perusahaan ini di ganti semua."


Bersambung...


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like komen lope lope lope 😘