
Kekalahan Keluarga Abraham #2
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Sayang... maafkan aku, kamu jangan salah paham dulu, kita tak sengaja bertemu tadi di depan lobby restoran, percaya lah.dan aku juga ada urusan dengan mereka!!" Alexa tergelak
"Aku percaya sama kamu, tapi ingat lain kali kau harus menunggu ku dulu, untuk ikut dalam masalahmu ini, kau tahu aku tidak mau kau Kenapa-kenapa oleh mereka." jawab Brian seraya menunjuk ke arah Sebastian dan nyonya besar Abraham
"Baiklah Mr El..."
mata kedua orang ini tidak percaya apa yang dia lihat dan di dengar.
"Apa-apaan ini Mr El berani mencium Alexa dan percakapan tadi, apa ini mimpi tidak ini tidak mungkin terjadi " mamah Elisa bergumam pelan dengan wajah syok yang luar biasa.
Sebastian di buat terkejut dengan membanting tubuhnya di sofa membuat ia pucat Pasih tak percaya. ia merasa cemburu melihat kemesraan Alexa dengan Brian.
Brian melihat mereka berdua merasa senang karena telah membuat Sebastian cemburu dan panas melihat kemesraan nya dengan Alexa. dan sesekali Brian mencium kembali tangan Alexa.
Alexa meras binggung dengan kelakuan kekasihnya ini tak biasanya dia seberani ini di depan publik memamerkan kemesraan nya apa lagi di depan mantan keluarga suaminya.
"Mampus kau, panas... panas... lah.. salah siapa sudah membuang berlian untuk memancing mata ikan." batin Dante cekikikan yang dari tadi diam.
"Kau adalah pria paling bodoh di dunia tuan Abraham, karena telah membuang berlian hanya demi batu kali yang tidak berguna." Brian berucap membuat hati Bastian sakit dan terpuruk melihat kenyataan pahit.
Perusahaan Abraham group yang cukup bonefit itu kini di ambang kebangkrutan dan semua kekayaan habis tak tersisa hanya untuk menutupi hutang dan memenuhi hidup mewah istrinya.
"Tuan Abraham kau tahu aku seperti apa. aku tidak pernah menerima penghianatan mu yang sudah berselingkuh di belakang ku dan aku sudah tidak ada lagi perasaan apa pun lagi kepadamu."
"aku yakin kau masih mencintaiku, kau begitu terobsesi kepadaku Alexa. pertunangan mu ini mungkin hanya sandiwara untuk membungkam awak media."
Alexa saling melirik , menatap Bastian dengan cepat, menyakinkan perasaan kepada mantan suaminya itu. Alexa menarik nafas dalam-dalam untuk menyakinkan pria tidak tahu diri di depan nya.
"Huft Dasar pria plin plan dan matrealistis seperti istrinya itu" batin Raya.
Brian merasa tidak tenang dengan interaksi kekasihnya dengan mantan suaminya itu.
"Tidak tuan Abraham, aku sudah tidak punya perasaan apapun padamu, semenjak palu hakim di ketuk di meja pengadilan agama memberi putusan kita berpisah dan kau mengucapkan ikrar talak. ucap Alexa tegas dan lugas.
"Oh tuan Abraham, mengenai pertemuan dengan para pemegang saham kemarin, mengenai Abraham group yang hampir bangkrut itu, aku yang akan mengakuisisi perusahaan itu kau jangan lupa itu atas perjanjian kita yang sudah di sepakati bersama. kau bisa pensiun dini dan bisa berkumpul dengan keluarga mu itu." Alexa berucap mengejek.
Sebastian dan mamah Elisa membeku seketika, mereka saling melirik dan raut wajah yang memucat.
"Apa maksudmu nona Marley." mamah Elisa dengan suara gemetar.
"Tanya kan saja pada putra kesayangannya mu itu nyonya, bukan begitu tuan Sebastian Abraham."
"i...i..iya nona Alexa." seru Sebastian dengan sedikit terbatah.
"Tujuan aku mengakuisisi perusahaan itu agar bisa bangkit dari kebangkrutan dan menyelamatkan ribuan karyawan mu yang tak bersalah dengan nasib yang terkatung-katung tak jelas, dan kekasih ku ini yang akan memberikan suntikan dana sebagai investor terbesar diperusahaan."
Alexa menatap wajah Brian dengan sangat memuja, dan menyentuh wajah tampan Brian dengan sedikit bulu halus di wajahnya.
"Tentu saja sayang, apapun itu akan aku lakukan, kau adalah calon ratu hidupku,apa pun itu aku akan kabulkan." sahut Brian dengan membalas mengelus rambut panjang Alexa.
"Terimakasih sayang, kau telah membantuku."
mamah Elisa tidak percaya dengan kenyataan yang ada, terasa dunia terbalik, wanita yang dulu pernah jadi menantunya yang tidak pernah mengakui keberadaan, yang selalu dia hina dan menginjak harga diri alexa, kini menyerang balik dirinya. hanya dalam sekejap mata, mereka telah menang darinya dan sekarang di atas nya.
" Besok pagi Team akuisisi akan segera mengurus segala hal mengenai Abraham group dan kau sayang bisa langsung mengganti label nama baru pada perusahaan itu.
"Terimakasih sayang." jawab Alexa seraya memeluk tubuh Brian.
"Brug"
"Ma..ma.. mamah... bangun mah hei bangun mah, jangan membuat malu disini, tolong mah bangun"
semua orang terkejut melihat mamah Elisa Tumbang termasuk Alexa melihat mantan mertuanya tak berdaya di atas sofa.
Raya menutup mulutnya menahan tawa, dia tak percaya melihat pemandangan yang sungguh tak terduga, melihat kekalahan Keluarga Abraham.
*
*
*
Pukul 0.10 wib Alexa dan team akuisisi sesuai dengan rencana semalam kini mereka sudah berada di Abraham group.
"Tuan Sebastian Abraham tolong anda baca dulu surat perjanjian pengalihan perusahaan ini dan selanjutnya anda bisa tanda tangani di selah sini." seru salah satu team akusisi
"Tapi..."
"Apa anda tidak melihat nasib karyawan anda di depan tuan Bastian" ucap Alexa.
Sebastian dengan menarik nafas panjang ia akhirnya membaca surat perjanjian pengalihan perusahaan itu dengan sangat teliti dan tidak ada yang terlewatkan, setelah selesai membaca nya ia menerima keputusan untuk pengalihan perusahaan nya kepada mantan istrinya itu.
"Baiklah saya terima keputusan ini, dimana saya harus tanda tangani."
"Disebelah sini dan disini." kata Team akuisisi itu.
Sebastian menandatangani surat perjanjian pengalihan perusahaan itu dengan berat hati.
"Terimakasih atas kerjasama nya, dan berhubung anda memiliki 5% saham maka setiap bulan aku akan mentransfer uang ke pada mu, setidaknya kau tidak menjadi gembel dan bisa membuka usaha baru selanjutnya." ucap Alexa
Alexa dan sebastian bersalaman sebagai tanda terima kasih.
"Sama-sama nona Alexa."
"Untuk kalian semua jangan khawatir tentang nasib anda selanjutnya, saya sebagai pemilik baru perusahaan ini tidak akan memberhentikan kalian, tetap lah bekerja seperti biasa dan di mohon kerjasama nya agar perusahaan kita ini tetap berjaya dan solid." seru Alexa kepada semua karyawan nya.
"Nona Diana anda saya jadikan sebagai manager di perusahaan ini," sahut Alexa.
"Terimakasih atas jabatan baru saja Bu."
"Sama-sama. dan kalian semua bisa menikmati hidangan yang sudah disediakan, sebagai tanda syukur atas nama baru perusahaan ini, selamat menikmati."
"Maaf kan aku papah tidak bisa menjaga perusahaan ini dengan baik." batin Bastian berbicara seraya meneteskan air mata nya.
bersambung....
salah manis dari pemilik yang baru
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
T****erimakasih sudah mampir,jangan lupa untuk like dan komentar nya. 🙏🙏🙏
Bagaimana gaes apa masih penasaran dengan Abraham Group 😂😂😂😂
vote gaes vote lope lope sebanyak-banyak 😘