
**Kesepakatan
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏
Happy Reading love 😘**
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Brian tidak bisa tidur ia hanya membuka email yang masuk dari Dante dan Jeck. meski ia harus menjaga Alexa dan baby Triplet, Brian tidak akan lupa dengan pekerjaan nya. meski hanya mengecek email yang masuk.
Setelah selesai Brian keluar dan melihat istrinya yang nampak kelelahan dan ia melihat kedua jogoan kembarnya yang di gendong mami nya.
"Cup cup sayang" ucap mami Myta mengendong cucunya yang tak kunjung tidur.
"Apa dia tidak mau tidur mih" sahut Brian mendekati putra dan mami Myta.
"Dari tadi ga mau tidur, terpaksa mami gendong takut nangis dan membangunkan saudaranya dan juga Alexa"
"Oh sayang nya Dady, apa kau ingin di gendong sama Dady"
Mami Myta menyerahkan cucunya kedalam pelukan Brian "Hati-hati sayang"
"Dimana mom lili,mih?" kata Brian saat mengendong putra nya, ia tidak melihat ibu mertuanya.
"Tadi keluar sebentar, katanya sedang membeli sesuatu untuk Alexa jika nanti bangun"
Tidak butuh lama putra nya tertidur di dalam gendongan Brian meski masih terlihat kaku tapi membuat ia merasa nyaman.
"Ternyata dia ingin di gendong sama kamu sayang" ucap mamy Myta. "Dia mirip kamu semua sayang"
"Iya mih, ini seperti versi mini nya Brian" kata Brian terkekek. ia menatap wajah putranya yang sedang tertidur.
🍃🍃🍃
Sebastian Akhir menggugat cerai Rena, karena Rena tidak bisa datang memudahkan pihak pengadilan untuk mengabulkan permintaan Sebastian.
Pengacara Andrew memberitahu jika Sebastian telah resmi bercerai dengan Rena, dan untuk hak asuh anak-anak nya jatuh pada Sebastian.
Mendengar kabar dari pengacara sekaligus sahabatnya itu. ia mendapatkan hak asuh meski mereka bukan anaknya tapi Sebastian masih merasa cemas dia takut jika Arga akan merebut mereka dari Sebastian.
"Selamat Sayang kau telah bercerai dengan wanita itu" ucap Mama Elisa.
"Iya mah" kata Sebastian dengan lesu.
"Bukan nya kamu senang? kenapa kau malah terlihat lesu" mama Elisa melihat putranya yang duduk dengan wajah lesu.
"Bastian takut mah, jika si brengsek itu tiba-tiba mengambilnya begitu saja, mama lihat saja anak-anak sangat dekat dengan dia" ucap Sebastian.
"Sabar sayang, kita harus bujuk anak-anak, mereka anak yang cerdas pasti mengerti"
"Ntah mah, biarkan mereka yang memilih, Bastian tidak mau jika suatu Saat nanti akan membuat masalah baru"
***
Mendengar Alexa melahirkan Sashi memutuskan untuk kembali ke Jakarta. ia ingin sekali melihat keponakan nya itu.
"Dady, bunda" kata Sashi.
Kini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga.
"Iya sayang kau ingin bicara apa?" ucap Dady Tom.
"Sashi akan kembali ke Jakarta besok" tegas Sashi.
"Dady mengijinkan atau tidak Sashi akan tetap pergi" katanya lagi.
Membuat Dady Tom merasa terkejut karena putrinya akan kembali ke Jakarta. ia baru saja merasakan berkumpul selayaknya keluarga kecil karena Sashi pertama kalinya tinggal bersama saat ia sudah menikah lagi.
"Dady akan mengijinkan mu tapi kau harus bertunangan dulu dengan Sean"
"Dady!!" Protes Sashi.
"Sashi kau tidak boleh protes. besok kau akan bertunangan dengan Sean"
"Dady jahat" Sashi mulai emosi karena Dady nya tidak mau mendengarkan dirinya terlebih dulu. "Kenapa Dady senang sekali mengatur hidup Sashi?"
"Karena kau putri Dady Sashi"
Sashi pergi begitu saja, karena ia tidak mau berdebat dengan Dady nya yang keras kepala.
"Honey.. kau melukai putri kita, kau bisa kan mengerti dia sedikit" seru Rose.
"Aku sudah mengerti dia, jika dia lebih memilih tinggal di Jakarta selama ini, tapi kenapa dia malah menolak bertunangan dengan Sean"
"Honey.. menikahkan Sashi dengan Sean itu bukan saja menyatukan mereka berdua, tapi ini masalah hati, apa kau mau jika kita menikahkan putri kita tapi putri kita tidak bahagia dalam rumah tangga nya? kau jangan egois honey"
Rose meninggalkan suaminya itu, ia memilih pergi seperti Sashi, Tom tetap akan menikahkan mereka.
"Aku akan tetap menikahkan mereka, siapa tahu jika sudah menikah putri kita akan jatuh cinta sama Sean, setidaknya dengan mereka bertunangan lebih dulu mereka akan lebih dekat" teriak Tom.
Dady Tom menghubungi Teman nya Kris jika Sashi akan kembali ke Indonesia, ia ingin Sean bertunangan dengan putrinya terlebih dahulu. dengan kabar tersebut Kris merasa senang, karena saat melihat Sashi ia sudah menyukai putri dari teman nya itu.
Sashi menghubungi Sean ingin membuat kesepakatan dengan nya.
"Hallo Sean, aku ingin bertemu kamu sekarang juga"
Membuat Sean merasa terkejut saat Sashi tiba-tiba menghubunginya,dan ternyata Sashi ingin bertemu dengan nya. baru tadi pagi dia mengajak jalan, tapi malam ini dia ingin bertemu kembali.
"Baiklah, Dimana kita akan bertemu" jawab Sean.
"Aku akan kirim lokasinya"
sambungan telepon terputus.
Sean yang masih berkutat dengan pekerjaan memutuskan untuk pergi memenuhi permintaan Sashi. ia melihat kedua orang tua nya yang sedang bercengkrama.
"Sean kau mau kemana malam-malam begini"
melihat putranya dengan penampilan yang rapih.
"Sean pergi sebentar Dad" kata Sean ia mengecup pipi kedua orang tuanya.
"Tadi Tn. Tom telepon Dady besok kau harus segera bertunangan dengan nya, katanya Sashi akan kembali ke Indonesia, kapan kau urus proyek di sana agar kau mudah mengawasi Sashi nantinya"
Sean Tidak bicara apa-apa ia hanya menganggukkan kepalanya.
Kini Sean Sudah berada di restoran yang di tunjuk Sashi, ia melihat Sashi yang sudah duduk di meja yang ia pesan.
"Duduk lah Sean" ucap Sashi saat melihat Sean baru datang.
"Baru tadi siang kita bertemu, apa kau merindukanku Sashi hingga kau ingin bertemu dengan ku lagi" kata Sean.
"Ck, jangan sembarangan kau, aku ingin berbicara serius dengan mu"
"Apa? katakanlah"
"Aku ingin kau membatalkan pertunangan kita besok"
Sudah ku duga jika Sashi ingin membatalkan pertunangannya
Batin Sean.
"Aku tidak bisa" tegas Sean.
"Sean tolong aku" Sashi memohon. "Aku harus pergi ke Indonesia besok"
Sean hanya diam, ia sudah mulai mencintai Sashi meski gadis didepannya menolak. Dia memiliki ide mungkin dengan cara ini Sashi akan luluh meski harus menunggu terlebih dulu
"Kau sama saja seperti Dady Sean" teriak Sashi.
"Aku akan membantumu, tapi ada satu syarat yang harus kau penuhi"
"Apa itu syarat nya"
"Kita tetap bertunangan besok, dan aku akan membebaskan mu"
"Oh My.. Sean Kau sama saja ingin membunuhku, kau tahu aku sudah memiliki kekasih yang selama ini aku sayangi"
"Maka dari itu kita tunangan, aku akan mengijinkan kau kembali dengan kekasihmu, bagaimana" seringai licik Sean.
Sashi nampak berpikir keras, ia tidak boleh terjebak dalam tawaran Sean. Ia juga tidak mau jika Dante mengetahuinya. Sashi benar-benar merasa frustasi. jika dia menolak Dady nya tidak akan pernah mengijinkan dia ke Jakarta, tapi jika bertunangan dengan Sean dia akan membebaskan dirinya kembali ke Dante. benar-benar pilihan yang sangat sulit.
Sashi menghela nafas panjang. ini keputusan Sashi yang harus di ambil.
"Sean" ucap Sashi. nampak Sean mendengar dengan sangat serius. "Aku aku menyetujui keputusan mu"
Membuat Sean senang, ia tersenyum meski tak terlihat tapi ia merasa bahagia
Bersambung
Hai ada yang ingin kasih nama baby Triplet author kasih awalnya hurufnya dan kalian kasih namanya yaa gaes.
Baby 3 G
2. Baby ABC
3. Baby L
Komen di bawah iya 🤗
Jangan lupa Like, komentar, hadiah dan vote kalian.