I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
102. Tertular Cerewetnya



Tertular Cerewetnya


Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏🙏


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Ayo sayang kita ke ruangan onnie Alexa saja"bisik Raya kepada Kimora


"Onnie Alexa mama?"


"Ya sayang, onnie Alexa sedang sakit kita jenguk Yuh, Tidak usah kasih tahu papa" Raya mengandeng tangan Kimora meningkatkan Dokter Kim.


"Hey kalian mau kemana? kenapa papa di tinggal?"


Kedua wanita beda generasi ini tidak menyahut teriakan Dokter Kim, ia terus pergi melangkah meninggalkan nya.


"Mama, kasian papa kita tinggal" seru Kimora setelah dirasa sudah jauh dari ruangan praktek nya.


"Biarin saja, nanti juga nyusul kita" Kimora hanya mengangguk dan mengikuti Raya.


Tidak butuh lama mereka sampai di depan pintu masuk, namun ia di hadang oleh beberapa bodyguard karena tempat itu adalah tempat terlarang untuk pengunjung.


"Maaf mbaknya mau kemana, kalau tempat ini adalah tempat terlarang bagi pengunjung?"


"Aku hanya ingin menjenguk sahabat ku saja apa tidak boleh"


"Maaf ini sudah menjadi peraturan"


Hah peraturan! Pantas Saja papa bear nyuruh aku datang sama dia kemarin


"Masa tidak boleh, kan aku sahabat nya" keluh Raya


Kimora hanya menatap kedua orang itu dengan heran, ia di ajak untuk menjenguk Alexa tapi dia malah menonton mama nya berdebad dengan salah satu bodyguard Alexa.


"Mama dimana onnie Alexa nya, kenapa kita tidak masuk"


"Bentar sayang, ternyata kita tidak boleh masuk, mama telepon papa dulu"


Raya mengambil handphone nya di dalam tas ia menghubungi dokter Kim padahal ia masih kesal sama tunangan nya itu.


"Terpaksa dech, minta bantuan dia" gumam Raya.


Setelah beberapa dering telepon tersambung..


"Hallo sayang! kenapa? apa kamu tersesat?" ucap Kim di sebrang telepon ia menahan tawanya ia juga tahu jika Raya dan Kimora Tidak diijinkan untuk masuk kedalam ruangan khusus Alexa yang steril dari pengunjung.


"Tidak. Aku hanya ingin kamu ke sini, untuk membantu ku masuk kedalam ruangan Alexa saja"


Kim mendengar Raya tidak bisa masuk ke dalam ruangan khusus Alexa ia pun tidak bisa menahan tawa nya lagi.


"Siapa suruh kamu ninggalin aku tadi, tidak bisa masuk kan" Kim terkekek.


"Iya maaf, tapi cepetan kesini, aku tunggu"


Raya memutuskan sambungan telepon sepihak membuat Kim tertawa. "Kalau tidak butuh juga aku tidak telepon" gumam Raya.


"Biarkan mereka masuk, dia bersama ku"


"Dokter Kim" salah satu bodyguard yang sudah mengenal Kim.


Raya terkejut dengan kedatangan Kim, ternyata dari tadi ia berada di belakangnya.


"Papa bear kenapa kamu tidak bilang kalau sudah di belakang dari tadi,tahu gitukan tidak perlu telepon"


"Kamu kan tidak bilang sayang" Kim meninggalkan Raya yang masih diam di depan dan mengambil Kimora dari tangan Raya. lalu Kim menggendong kimora membuat Raya cemberut karena ia ditinggal namun ia terkejut melihat tangan Kim mengulurkan tangan nya dan mengandeng tangan Raya untuk masuk ke dalam.


Wanita ini tersenyum karena ia tidak di tinggal oleh Kim dan Kimora. ia mengikuti langkah Kim untuk sampai Di depan pintu kamar Alexa.


***


Dokter muda ini merasa senang karena memiliki dua wanita yang cantik dan juga cerewet sampai ia tertular Cerewet nya seperti wanita beda usia ini.


Tak terasa akhirnya mereka sampai juga di ruangan Alexa.


Alexa dan Brian tidak menyadari mereka Datang karena kedua suami istri ini sibuk bermanja-manja sampai kedatangan sahabatnya tidak tahu.


Raya menutup mata Kimora karena anak kecil tidak boleh melihat adegan 18+.


"Ahh kenapa mata Kimola halus di tutup gelap tahu"


"Hush Kimora diam" bisik Raya kepada Kimora yang masih dalam gendongan Kim.


Alexa dan Brian menyadari anak kecil yang berteriak ia menoleh ke arah sumber suara.


Alexa merasa malu karena ketahuan sedang bermanja-manja dengan suaminya. dan Brian hanya bersikap cuek dan dingin yang masih bersandar duduk di ranjang yang sama dengan Alexa.


"Hai kalian Datang?" seru Alexa menghilangkan rasa malunya.


"Iya beib, Maaf aku baru datang, bagaimana kabar kamu" Raya dan Dokter Kim yang masih berdiri di depan pintu.


"Aku .... lihat sendiri aku sudah lebih baik" Alexa menunjuk dirinya kalau ia jauh lebih baik "Sayang turun malu di lihat Raya sama Dokter Kim" bisik Alexa menyuruh Brian turun dari tempat tidur nya


"Mama kenapa mata Kimola masih di tutup"


"Eh maaf sayang, mama lupa"


"Onnie lexa sakit apa papa, kenapa di lumah sakit"


"Onnie lexa tidak sakit sayang, sebentar lagi onnie lexa akan punya adik bayi kembar" ia menurunkan Kimora dari gendongan nya dan mendekat ke arah Alexa dan Brian.


"Wahh adik bayi kembal,. asyik Kimola nanti banyak teman nya" seru Kimora dengan antusias ia berjoget mendengarkan Alexa mempunyai anak bayi kembar.


"Apa Beb, kamu hamil kembar? duh lucunya" Raya membayangkan bayi kembar yang lucu- lucu apa lagi melihat Alexa dan brian.cantik dan tampan, yang satu campuran Asia dan satunya campuran bule. Alexa mengangguk.


"Papa sama Mama kapan Kimola punya adik bayi" celoteh Kimora polos membuat Raya dan Kim mati Kutu tidak bisa menjawab pertanyaan putrinya.


"Eh adik bayi iya, eh itu besok" Jawab Kim asal.


"Asyik Kimola akan punya adik bayi besok" membuat Raya melotot tajam ke arah Kim, dan tidak lupa sebuah cubitan di pinggang Kim membuat ia mengadu kesakitan.


"Aduh sayang sakit." membuat Kim mengeliat untuk menjauh dari tangan Raya.


"Sepertinya ada yang hutang penjelasan kepadaku" sindir Alexa Setelah mendengar Kim menyebut sayang kepada Raya.


"Maaf beb, aku sama Dokter Kim akan segera menikah" ucap Raya dengan malu,- malu. ia sudah nebak pasti akan ketahuan dan ia sudah yakin untuk mengatakan jujur kepada sahabatnya itu


"Wah selamat kalian berdua akan menikah juga"


Kim Mengajak Brian untuk membahas kesehatan Alexa dan juga kandungan nya, karena ia dulu yakin 10% Alexa untuk kembali hamil kemungkinan kecil. sedangkan ketiga wanita itu tidak tahu apa yang mereka bahas, di lihat dari jauh terlihat para wanita membahas sesuatu dan sesekali mereka tertawa.


Aku senang kamu kembali ceria lagi sayang


Kim menyarankan Alexa untuk tidak terlalu membuatnya stres karena akan mempengaruh bayi yang di kandung apa lagi sedang mengandung bayi kembar.


Brian menyadari ia telah salah karena telah mengekang istrinya. ia melakukan itu karena ada alasan tersendiri. namun membuat Alexa setiap.hari merajut kepadanya dan kedua orang tua nya.


Selama ini Alexa tidak pernah membantah atau melanggar perintah orang tua atau suaminya. karena ia tidak mau menyusahkan orang lain.


Bersambung..


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan hadiah nya lope lope sebanyak-banyaknya 😘


Salam sayang dari author


salam santun 🤗🤗