
Tamu Spesial
Maaf jika masih ada kata yang typo ππ
Happy Reading love π
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Alexa menatap meja makan yang sudah tertata rapih dengan berbagai menu makanan khas Jerman. membuat nya sangat tergiur di lidahnya. karena Jerman termasuk Salah satu negara yang memiliki kekayaan kuliner, seperti Bratmurst merupakan salah satu olahan khas yang terkenal di Jerman. Hidangan sosis khas Jerman dimasak dengan cara dipanggang. Biasanya bratwurst disajikan bersama kartoffelsalat. Ada juga yang menikmatinya dengan roti bertopping keju atau bawang.
Dan masih ada banyak lagi hidangan khas Jerman yang menggugah selera Alexa hingga ia menelan air liurnya yang hampir jatuh, wanita ini ingin sekali menyantap apfelstudel, makanan dessert ini yang sudah menjadi incaran sejak pandangan pertama menatap menu ini di atas meja, rasanya manis. Kue yang berbentuk bulat dan bertekstur lembut ini berbahan dasar apel. Konon, apfelstrudel sudah lama ditemukan. Jadi gak heran seluruh masyarakat Jerman pasti mengenal kue manis ini.
"Sayang kenapa kamu malah bengong begitu?" tanya Brian yang sudah membuyarkan lamunan Alexa.
"Aku mau itu" Alexa menunjuk piring berisi dessert berbahan dasar buat apel itu.
Brian memicingkan matanya tidak percaya kepada istrinya, menu makanan sebanyak ini ia malah memilih menyantap dessert terlebih dulu. "Kau serius sayang, tidak akan memakan makanan yang lain nya dulu"
"Tidak, aku mau itu" rengek Alexa manja kepada Brian.
Brian tersenyum melihat Alexa manja kepadanya.
"Kakak harus coba falscher hase juga ini makanan khas Jerman yang terbuat dari daging cincang yang dicampur dengan telur, tepung, dan bawang." Jelas Toby kepada Alexa untuk mencobanya juga "falscher hase buatan mutter sangat enak" Toby memuji masakan Larisa ibu nya.
"Iya sayang benar apa Toby ini sangat enak, coba lah dulu" Brian mengambil dengan garpu dan menyuapkan ke mulut istrinya, Alexa ragu untuk membuka mulutnya untuk menerima makanan dari tangan Brian.
Setelah Brian menyuapi nya Alexa merasakan makanan tadi masuk ke mulut nya ia merasakan makanan tersebut dan mengangguk "Wah iya ini enak sekali sayang."
"Tante ini sangat enak sekali, boleh ajarkan Alexa membuat menu yang satu ini'
"Tentu saja sayang, Tante akan mengajarkan mu cara membuat nya."
"Terimakasih Tante"
Mereka sudah selesai makan siang bersama, Brian memutuskan untuk mengajak Alexa untuk istirahat di kamar nya. Alexa menatap sekeliling penjuru ruang kamar yang sangat mewah untuk ukuran kamar tamu.
"Kamarnya mewah sekali untuk ukuran kamar tamu" gumam Alexa.
"Kamu menyukai kamar nya sayang" Brian memeluk Alexa dari belakang dan mencium tengkuk lehernya.
"I-ya aku suka" Alexa sedikit tersentak merasakan hembusan nafas Brian dan ia sedikit mendesah menerima Ciuaman dari Brian.
"Syukurlah jika kamu menyukainya, kamar ini aku sendiri yang mendesain"
"Apa!" Alexa merasa terkejut dengan ucapan Brian.
"Ini kamar utama di Mansion ini" Brian yang masih betah mencium leher Alexa. wanita ini mencoba melepaskan pelukan Brian dari nya dan membalikkan badannya ke hadapannya.
"Pantas saja, aku kira ini kamar tamu" Alexa terkekeh "Kenapa kita malah yang menempati kamar ini sayang, bukan Tante Larisa dengan suaminya"
"Ini rumah ku, jika berkunjung ke Jerman, Tante Larisa dan om firman hanya menempati nya dari pada kosong tidak ada yang menempatinya hanya para pelayan saja" Brian menuntun Alexa ke tepi ranjang "Dulu Tante Larisa dan suaminya mengalami kebangkrutan hingga ia menjual semua aset yang dimilikinya termasuk rumah mereka" Brian menarik Alexa kedalam dekapannya dan ia mengelus rambut panjang Alexa "Saat itu anak cabang perusahaan disini sedang naik pesat dan tidak ada yang mengurus, papih mempercayai om firman untuk mengawasi dan mengelola anak perusahaan disini sampai sekarang"
*
*
*
Brian mengajak Alexa keluar di malam hari untuk menikmati malam di Rhine β Romantic River.
Sungai Rhine adalah yang paling tepat. Sungai panjang yang melintasi beberapa negara ini dimulai dari Swiss dan berakhir di North Sea, Belanda. Sungai Rhein mengalir sepanjang 1036.20 km.
Sungai Rhine mengalir di beberapa titik di Jerman, biasanya pemandangannya akan menjadi sangat cantik dan romantic di tepi sungai pada malam hari. Kini mereka sedang berada di restoran SchΓΆnburg Castle menikmati malam romantis di pinggir sungai Rhine.
Sepanjang sungai Rhine ini ada lebih dari 40 kastil di sepanjang Rhine yang sekarang diubah menjadi hotel, restoran, dan museum mewah. termasuk salah satu restoran yang mereka kunjungi sekarang.
"Terimakasih sayang, kau selalu membuat ku terkejut dengan berkunjung ke tempat yang romantis seperti ini"
Alexa kini merasa sangat beruntung di dunia karena mempunyai suami yang sangat perhatian.
"Apa kau menyukai tempat ini sayang?" Brian menatap wajah cantik Alexa "Iya aku sangat menyukainya, terimakasih sayang kau suami yang sangat perhatian kepada pasangan nya."
Malam semakin larut angin semakin dingin di pinggiran sungai Rhine. ia melihat Alexa sudah mulai kedinginan karena malam ini Alexa menggunakan gaun yang sedikit terbuka. Brian melepas jas nya dan memakainya ke bahu Alexa.
"Sepertinya malam semakin dingin lebih baik kita pulang sayang, angin malam tidak baik untuk wanita yang sedang ....."
Dante is calling
Bentar sayang Dante telepon.
"Halo " sapa brian dingin
"..............................................."
"Apa! kenapa bisa?"
"................................................"
"Baiklah, aku percaya kepada mu Dante untuk mengurus masalah ini, minta bantuan Leo untuk membantu mu"
Sambungan telepon terputus secara sepihak.
"Ayo sayang kita pulang" Brian mengajak Alexa untuk pulang ke mansion.
"Baiklah, nanti kita di cari sama Tante Larisa lagi"
Setelah sambungan telepon dari Dante, Brian mengajak Alexa untuk kembali ke mansion. 20 menit telah berlalu, kini mereka sudah sampai di pelataran mansion.
Brian membukakan pintu mobil untuk Alexa, lagi lagi Alexa di buat senang dengan perlakuan Brian kepada istrinya.
Brian mengandeng tangan Alexa untuk masuk kedalam namun ia melihat om nya sekaligus ayah nya Toby menunggu kepulangan mereka.
"Kalian sudah pulang?" tanya Larisa kepada Alexa dan Brian yang baru sampai di mansion
"Iya Tante kami sudah pulang dan maaf sudah membuat Tante menunggu lama."
"Tidak apa-apa sayang karena kalian tamu spesial kami, iya kan Dady"
"Iya, kami minta maaf karena tidak bisa hadir di acara akad dan resepsi pernikahan kalian dan hanya memutus Toby untuk hadir"
"Tidak apa-apa Om, bagaimana dengan perusahaan"
"Sebaiknya kita bicara di dalam ruang kerja saja."
Sebelum pergi ke ruangan kerja nya Brian meminta Alexa untuk kembali kekamar terlebih dulu dan langsung tidur.
"Sayang, kembalilah kekamar dulu,ada sedikit pekerjaan yang harus di selesaikan" Brian mengecup pucuk kepala istrinya sebelum mengikuti om firman.
Brian mengikuti langkah om firman menuju ruang kerjanya.mereka di dalam hampir satu jam lebih. setelah dirasa lebih baik dari sebelumnya Brian memutuskan untuk menyusul Alexa ke kamarnya.
Brian tersenyum melihat istrinya sudah tidur pulas. ia menatap Alexa "maafkan aku sayang jika terlalu lama meninggalkan mu" Brian menyingkirkan remote tv dan menaruhnya di atas meja "Dasar bandel malah tertidur disini," Brian mengendong Alexa yang tertidur di sofa depan tv karena menunggu Brian hingga tertidur,
Kini Brian membaringkan tubuh Alexa di atas kasur king size dan mengecup bibir, kening dan juga perutnya.
"Aku mencintai kalian"
"Cup"
Bersambung
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Jangan lupa like dan hadiah nya lope lope π
Salam sayang dari author
Salam santun π€ π€