
Salah Paham
maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏🙏
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"AHHH" Teriak Alexa setelah melempar handphone nya.
"Sayang kamu kenapa?" tanya mom lili ia menatap putrinya.
"Kak Brian mom!!" Alexa menangis.
Mom lili tahu jika putrinya sedang bed mood terhadap suaminya. ia memeluk tubuh Alexa kedalam pelukannya. mom lili mengusap punggung nya.
"Cerita sama mommy, apa yang terjadi hmm"
mom lili mengurai pelukannya, ia melihat Alexa yang sudah berderai air matanya.
"Kak Brian selingkuh di belakang Alexa" ucap Alexa.
"Apa kamu sudah yakin jika Brian sedang selingkuh?"
Alexa menggelangkan kepalanya. mom lili tersenyum.
"Kalau kamu tidak yakin kenapa harus menangis" mom lili mengusap air mata Alexa.
"Dulu saat mommy hamil kamu sayang, mommy juga seperti kamu, dulu mommy tidak pernah cemburu saat Dady kamu bertemu rekan bisnisnya seorang wanita. tapi saat kamu hadir semua berubah" mom lili menatap wajah cantik putrinya Alexa yang masih menangis"mommy cemburu saat Dady akan pergi ke kantor, bahkan melarang Dady pergi, jika ingin pergi mommy harus ikut"
"Tapi mom, kata Dante dia sedang sama seseorang lalu lexa dengar suara wanita saat lexa menerima telepon dari kak Brian" sahut Alexa yang masih terbawa emosi.
"Sabar sayang, itu bawah an bayi. mood Ibu hamil itu selalu sensitif. seperti kamu ini sekarang" jelas mom lili terhadap putrinya.
"Coba ingat-ingat kembali, pernah melihat tidak suami kamu dekat dengan wanita?"
Alexa menggelangkan kepalanya "Ti-dak mom, kak Brian tidak memiliki teman wanita selain sekertarisnya mba Sherly, bahkan kak Brian orangnya cemburuan"
"Nah kamu tahu itu sayang"
Alexa mencerna kata-kata mom lili ia tidak pernah melarang suaminya berteman dengan seorang wanita, suami nya malah tidak mau jika memiliki teman wanita. dan akan cemburu saat Alexa dekat dengan pria lain meskipun keluarga nya sendiri.bahkan ia cemburu saat Alexa dengan Jonathan.
***
"Dante" Teriak Brian.
"Iya tuan bos" sahut Dante.
"Kau urus semuanya,aku ingin pulang menjelaskan kesalahpahaman ini kepada Alexa"
Brian mencoba menghubungi Alexa namun tidak bisa di hubungi.
"Aku hubungi tapi tidak aktif handphone nya" jelas Brian. Dante ikut menghubungi Alexa nihil sama saja tidak bisa.
"Coba telpon ibu mertua Anda bos" kata Dante.
Brian mengikuti saran asisten nya ia mencari nomor mommy lili. setelah beberapa saat sambungan telepon terhubung.
"Hallo mom,ini Brian"
"Iya nak Brian" sahut di seberang telepon.
"Dimana Alexa mom, kenapa handphone di hubungi tidak bisa"
"Handphone Alexa rusak nak, saat tadi ia menangis ia melempar handphone sampai rusak"
Jadi Istriku benar- benar marah, tidak pernah mendengar kalau Alexa semarah ini
batin Brian.
"Dimana Alexa mom, aku ingin bicara sama lexa, untuk menjelaskan ke salah paham ini" kata Brian.
"Dia tertidur nak,mungkin karena kecapean habis menangis"
Brian merasa sedikit lega mendengar istrinya tidur tapi ia merasa bersalah membuat istrinya menangis dan marah seperti itu.
"Baik mom, secepatnya Brian akan pulang"
Brian menghela nafas berat "Alexa marah besar Dante, handphonenya hancur karena ia lempar, nanti kamu belikan dia handphone baru iya, aku akan melanjutkan pekerjaan ku habis itu aku akan pulang"
Apa!! Singa Betina mengamuk
batin Dante membayangkan jika Alexa mengamuk akan sangat mengerikan bahkan bisa membunuhnya mengingat Alexa jago berkelahi, mungkin akan di bunuh jika berhadapan langsung dengan istri bosnya.
Dante berkedik ngeri membayangkan nya. padahal Dante sudah sering melihat jika Brian marah tapi mendengar istrinya yang marah mungkin lebih parah dari bos nya yang notaben seorang ketua mafia yang hanya bisa di kalahkan oleh Alexa.
Brian Kembali fokus bekerja setelah menghubungi ibu mertuanya itu, ia masih belum tenang jika belum melihatnya langsung. dengan segera Brian menyelesaikan semua pekerjaan hari ini, yang harusnya Brian akan pulang malam namun ia bisa menyelesaikan pekerjaan dengan singkat, bahkan jam 4 sore sudah selesai.
"Dante aku pulang dulu, saat sudah beres semua kamu pulang lah, istirahat kita lanjutkan besok" ucap Brian.
Brian meninggalkan Dante di proyek pembangunan yang sedang Brian kerjakan. dengan segera ia menuju mobilnya yang tidak jauh dari nya.
Brian mengendarai mobil nya dengan kecepatan dibatas rata-rata agar ia segera sampai di mansion mertuanya itu. agar salah paham dengan istrinya segera selesai.
Setelah perjalanan kurang lebih satu jam mobil Brian memasuki halaman mansion Dady Damian, Brian turun dengan tergesa-gesa. saat turun dari mobil, Brian melihat ayah mertuanya baru juga sampai.
"Dady, sudah pulang" sapa Brian kepada Dady Damian.
"Iy nak, tumben kesini, di mana Alexa?" kata dad Damian tidak melihat keberadaan putrinya.
"Tadi pagi Brian antar lexa ke sini, karena Brian akan pulang terlambat"
"Lalu kenapa kamu sudah pulang" seru dad Damian.
"Alexa sedang marah sama Brian dad"
"Marah!!"
pria bule berbadan besar ini menganggukan kepalanya. "Iya, maka dari itu Brian pulang cepat, ingin menyelesaikan masalah ini dengan segera"
"Ayo kita masuk, mungkin Alexa ada di dalam"
Brian dan Dad Damian berjalan bersama memasuki ruangan yang sangat luas dan besar.
mereka berdua melihat mom lili yang baru saja turun dari lantai dua.
"Kompak benar menantu sama mertua" sindir mom lili.
"Kebetulan, tadi Dady baru sampai, kemudian Brian juga sampai iya kan nak" dad Damian menerima uluran tangan mom lili untuk menyerahkan tas kerja nya lalu mengecup kening kepala istrinya.
"Iya Dad, dimana Alexa mom" tanya Brian.
"Masih tidur di atas,lebih baik jangan di bangunin dulu,mom lihat ia terlalu banyak menangis tadi."
"Dady sama mommy masuk kedalam kamar dulu" ucap mom lili.
"Iya"
Tidak lama kedua mertuanya masuk ke kamar, Brian naik ke lantai dua dimana kamar Alexa berada. Brian membuka pintu dengan sangat hati-hati agar istrinya tidak terbangun.
ceklek
Bria membuka pintu, ia melangkah dengan pelan. pria bule ini menaruh tas kerjanya di atas sofa lalu ia melepaskan jas nya, menggulung lengan bajunya sampai ke siku tangannya.
Brian mendekat ke ranjang melihat istrinya tertidur dengan mata sedikit sembab.
"Maafkan aku sayang telah membuat mu Menangis" Gumam Brian. ia ingin mengusap wajah nya namun ia urungkan, takut membangunkan Alexa tidur, mom lili benar mungkin istrinya lelah karena menangis. Brian memutuskan untuk membersihkan badannya terlebih dulu.
"Sayang jangan pernah selingkuh dari ku" Alexa mengigo saat Brian hendak membalikkan badannya. pria bule ini urungkan niat nya untuk mandi. ia duduk di tepi ranjang, menatap wajah cantik Alexa.
"Aku tidak akan pernah menyakitimu sayang, apa lagi berselingkuh di belakang kamu" lirih Brian.
Bersambung
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih jangan lupa tinggalkan like dan komentar nya lope lope sebanyak-banyaknya 😘.
Jangan lupa mampir ke karya terbaru author, jadikan salah satu favorit mu. yang berjudul Janda Tapi Perawan.