
Kejutan
Maaf jika masih banyak kata yang typo🙏🙏🙏
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Cih... dasar kampungan" ucap Nadya sinis Setelah berpapasan dengan Raya.
Raya yang mendengarnya berhenti melangkah dan berbalik badan.
"Hai jaga bicaramu, siapa yang kampungan"
"Ya, kamu siapa lagi yang ada di tempat ini selain kau dan aku"
Raya tidak terima jika dikatain kampungan oleh Nadya ia tidak pernah berurusan dengan nya apa lagi buat masalah. Gadis ini menarik rambut panjang Nadya dan menghimpit tubuh Nadya ke tembok.
"Au sakit, lepaskan" teriakan Nadya.
"Aku tidak akan pernah lepaskan mu sebelum kau minta maaf kepada ku, dan satu lagi aku tidak pernah punya Masalah dengan kamu so jangan pernah ganggu atau mengusikku" hardik Raya kepada Nadya.
"Cih, buat apa aku harus meminta maaf kepada wanita ****** murahan seperti mu"
"Kau bilang apa? wanita ****** murahan" geram Raya tidak terima setelah Nadia mengatai nya ****** murahan.
Gadis ini membalikkan tubuh Nadya dan mencekiknya.
"Jika kau masih mengatai ku seperti itu lagi, aku bunuh kau" Raya melepaskan tangan nya ia terkejut melihat tubuh Nadya penuh dengan luka lebam berwarna biru keunguan.
"Ha kenapa dia, kenapa penuh dengan luka lebam"
"Uhuk ...uhuk... uhuk... " Nadya terbatuk Setelah di cekik oleh Raya "Gila gadis preman kampung awas saja kau" teriak Nadya Setelah Raya pergi dari hadapannya.
flash back:
Hotel Moreno Hills
Nadya yang sudah berdandan cantik dan seksi pergi ke hotel yang sudah diberitahukan Dady nya itu untuk bertemu rekan bisnisnya.
"Permisi mbak,nomor berapa kamar tuan Arga Rivaldinho"
"Kamar nomor 1124" kata resepsionis hotel
"Terimakasih mbak"
Nadya berjalan dengan sangat anggun dan seksi dengan gaun belahan dada yang sangat rendah hingga belahan dada terlihat nampak menonjol.
tok... tok...tok
ceklek
Arga terkejut ia tidak pernah merasa memesan seorang wanita untuk menemaninya malam ini.
"Maaf anda siapa? saya tidak pernah memesan atau memanggil wanita untuk malam ini" ucap dingin Arga kepada wanita dihadapannya.
"Saya di utus Tuan Guang untuk menemani anda malam ini tuan Arga" jawab Nadya yang sudah mulai naik hasrat seksualnya karena ia melihat Arga hanya memakai handuk dililitkan pada pinggang nya.
Tubuh yang basah setelah mandi dan dada kotak-kotak seperti roti sobek itu membuat Nadya ingin langsung menyerangnya.
"Cih dasar tua Bangka mau main curang kau ternyata mengirimkan putrinya untuk memperlancar kerja samanya"
Arga tersenyum sinis melihat penampilan wanita di hadapannya. "Dasar wanita murahan"
"Silahkan masuk"
"Terimakasih tuan Arga"
Nadya berjalan mengekor di belakang Arga setelah dipersilahkan masuk kedalam kamarnya.
Namun karena Nadya sudah tidak tahan ia memeluk Arga dari belakang. membuat Arga tersenyum sinis.
"Waktunya bermain" gumam Arga merasa senang di beri umpan.
Pria ini merasakan benda kenyal yang menyentuh punggung nya. ia membalikkan badannya dan mendorong tubuh Nadya ke atas kasur king size nya.
"Oh sayang ayo kita bermain" rancu Nadya.
"Baiklah akan aku kasih kepuasan yang tidak akan pernah terlupakan oleh mu."
Arga merobek gaun Nadya hingga terlihat tubuh mulus dan apa lagi dua gundukan tampak jelas tanpa penutup lagi.
"Gila benar- benar ****** murahan"
Arga mulai meraba-raba tubuh Nadya hingga wanita ini mendesah nikmat setiap sentuhan tangan Arga. melihat wanita yang berada dalam Kungkungan nya mendesah, bukan nya Arga menikmati ******* dan tubuh Nadya ia malah mengambil sesuatu yang menjadi kesayangan.
"Au sakit lepaskan, dasar Pria psikopat gila" teriakan Nadya.
Namun dengan suara kesakitan Nadya membuat Arga merasa senang mendapat kenikmatan sendiri.
"Tolong ... lepaskan" teriakan Nadya lagi.
Arga tetap saja melakukan nya tidak hentinya sampai Nadya tidak bisa berteriak lagi.
"Dady tolong Nadya" rancu Nadya memanggil tuan Guang"
flashback off
*
*
*
Raya yang hendak membuka handphone nya untuk memesan taksi online seperti biasanya. salah satu penjaga keamanan mendekati Raya.
"Mbak Raya"
"Iya pak, ada apa?"
"Mbak sudah di tunggu seseorang diruang tunggu setengah jam yang lalu"
"Oh iya pak terima kasih"
Gadis ini tersenyum manis setelah melihat siapa seseorang yang sudah mau menunggu selama itu.
terlihat raut wajah lelahnya terlihat nampak jelas yang sedang duduk termenung didepan cafe yang berada di Enterprise studio.
"Papa Bear" teriakan Raya dan berlari kecil menghampiri kekasihnya itu.
"Hai .. sayang ini buat kamu" ucap Dokter Kim memberikan kejutan berupa kedatangan dan memberikan boneka beruang madu berwarna brown dan seikat bunga mawar berwarna pink.
"Ah so sweet... iih lucu bangat sih" seru Raya menerima boneka beruang dan bunga mawar
"Apa kau suka"
"Iya aku suka semua nya, terutama kedatangan papa bear kesini"
Dokter Kim merasa senang akhirnya kejutan nya berhasil meski harus menunggu setengah jam dulu.
"Apa sudah selesai pekerjaan mu sayang?"
"Hu'um"
"Ayo kita pulang" ajak Dokter Kim mengajak Raya pulang.
"Papa Bear...."
"Iya sayang"
"Tolong bawakan ini" seru Raya menyerahkan boneka beruang madu kepada nya.
Kim terkekek, ia lupa kalau telah memberikan hadiah super besar kepada tunangan dan susah untuk di bawah.
"Sini aku bawakan"
"Aduh mbak Raya so sweet banget sih kekasihnya, sudah tampan romantis lagi" ucap seseorang yang melihat adegan romantis Raya dengan Kim di tempat umum.
Raya hanya tersenyum mendengarnya.
"Terimakasih Miss"
"Apa kamu malu sayang aku bawakan kamu seperti ini"
"Tidak"
"Ahh terimakasih sayang" Kim memeluk tubuh Raya setelah didalam mobilnya dan memberikan beberapa kecupan di pucuk keningnya."
"Kapan pulang nya ayo pulang" Raya mengurai pelukan nya dan menyuruh Kim untuk menjalankan Mobilnya ke apartemennya.
"Papa bear"
"Iya sayang" Kim menoleh kesamping sebentar dan kembali fokus ke depan jalan.
"Temani aku ke supermarket dulu iya"
"Oke sayang"
15 menit berlalu akhirnya mobil Dokter Kim Sampai di parkiran mall terbesar di kota ini.
Pria ini membantu kekasihnya mendorong troli belanja dan mengikuti Raya dari belakang.
"Sayang apa kamu alergi sama seafood?"
"Tidak, aku tidak punya alergi apa pun"
"Baiklah"
Raya mengambil beberapa seafood dan sayuran dan beberapa buah yang menjadi favorit nya.
"Kurasa sudah cukup, ayo kita pulang" ucap Raya melihat belanjaan yang sudah penuh di dalam troli.
"Serius kamu sayang,tidak ada yang lupa?"
Raya mengecek kembali ia melihat daftar list belanjaan nya. "Tidak ada, apa kamu mau beli sesuatu?"
"Tidak"
Mereka berdua memutuskan untuk menyudahi acara belanjaan dan menuju salah satu kasir untuk membayar semua belanjaan yang ia beli tadi.
"Total semua satu juta lima ratus ribu" kata kasih
"Ini mbak kartunya" seru Raya menyerahkan kartu kredit ke pada kasir.
"Pakai ini saja sayang"
Dokter Kim mengeluarkan kartu black card kepada kasir. dan mengambil kartu kredit Raya dan mengembalikan kepada kekasihnya itu.
Raya tercengang melihat kekasihnya memiliki black card.
"Terimakasih mbak" ucap Kim kepada kasir.
"Ini sayang kartu nya" Kim menyerahkan black card tadi kepada Raya.
"Tapi papa bear.."
"Aku masih punya banyak" ucap Kim memperlihatkan beberapa kartu kepada Raya.
"Aduh mbak baik banget pacar nya ngasih black card segala"
Bersambung...
ini buat Raider NT dari Papa bear 🤭🤭
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa tinggalkan komentar dan like sebanyak-banyaknya lope lope 😘
Salam sayang dari author
Salam santun 🤗🤗