I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
115. Perihal Buah Mangga



Prihal Buah Mangga


Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏🙏


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Sayang buah mangga nya di borong semua." ucap Alexa tersenyum.


"Nanti sakit perut jika di beli semua"


Alexa benar- benar marah, suaminya selalu seenaknya jidat. melarang dan memaksa ke hendak sendiri.


Wanita hamil ini yang tadi sudah berbinar-binar ingin makan buah mangga ia urungkan.


"Tadi saja susu hamil suruh borong semua bahkan bisa membeli isi supermarket ini, aku mau buah mangga saja dilarang" gerutu Alexa meninggalkan Brian dan Rafael di belakang. wanita hamil ini seraya menghentak-hentak kan kaki nya ke lantai.


"Tidak tahu apa kalau ini kemauan si jabang bayi" kesal Alexa.


Wanita hamil ini keluar dari supermarket menuju kedai es krim yang tidak jauh dari supermarket.


"Mas aku mau es krim delapan rasa satu"


Pelayan kedai es krim itu dengan segera membuat pesanan es krim Alexa dengan delapan rasa jadi satu.


"Silahkan nona cantik" pelayan tersebut menyodorkan es krim dengan delapan rasa yang begitu tinggi.



"Terimakasih, ini uang nya" Alexa memberikan uang 1 lembar berwarna merah dan meninggalkan kedai tersebut.


"Nona cantik, kembaliannya" ucap pelayan kedai es krim tersebut.


"Buat kamu saja" teriak Alexa yang tidak menoleh ke belakang.


Brian yang melihat istrinya ngambek dan meninggalkan nya bersama bodyguard nya itu yang sedang mendorong troli belanja dan di bantu oleh dua pramuniaga supermarket tersebut, karena Brian membeli semua susu hamil berbagai varian rasa.


Setelah Sampai di kasir Brian tersenyum melihat istrinya malah beli es krim yang begitu tinggi. ia kira Alexa pergi ntah kemana.


"Tuan El lebih baik anda menyusul nona muda, biar belanjaan ini semua saya yang urus"


"Baiklah Raf" Brian mengambil dompet dan menyerahkan black card kepada bodyguard Alexa.


Kini troli belanjaan Alexa berjumlah 10 troli belanja hanya berisi susu hamil.


"Mas ini susu hamilnya banyak sekali, mau di jual lagi iya" ucap kasir kepo.


"Tidak" sahut Rafael datar.


Rafael yang di tugaskan untuk membayar belanjaan Alexa sampai selesai ia kemas ke dalam kantong. Rafael memutuskan untuk pergi meninggalkan mall tersebut.


Duh dingin sekali pria ini, untung tampan


Batin kasir yang melihat ketampanan Rafael.


***


"Sayang tunggu" Brian yang masih mengejar Alexa. dengan langkah kaki yang tegap Brian bisa menyusul langkah Alexa.


Alexa tidak peduli dengan teriakan Alexa ia masih saja berjalan ke depan pura-pura tidak mendengar suara suaminya. Brian merai tangan Alexa dalam genggaman nya.


"Sayang.. kamu itu Kenapa,masa aku di tinggal"


Alexa berhenti dan menatap wajah Brian dengan tajam "Lepas jangan ikuti aku" Alexa berusaha untuk melepaskan tangan Brian.


"Aku ini suami kamu, Dady dari anak-anak kamu sayang, apa kamu tidak ingat jika kamu sedang hamil?"


"Aku ingin handphone baru, sekarang" hardik Alexa.


"Ok Mrs El, ayo kita pulang handphone nya sudah berada di rumah.


"Maksudnya? bicara saja dengan kamu barusan" Alexa merasa heran dengan jawab absurt suaminya. ia baru saja bilang ingin beli handphone batu tapi katanya sudah ada di rumah


"Ya aku tahu, Rafael sudah memberitahu ku"


Alexa pasrah dan mengikuti suaminya pulang dan pergi dari supermarket.


"Kalian sudah pulang, mom dengar dari Jo kalau mantan suami kamu datang ya sayang" mom lili menyambut putri dan menantunya pulang.


"Iya mom" sahut Brian "Alexa kenapa nak" Brian hanya mengangkat bahunya tidak tahu.


"Ya sudah temui asisten kamu dulu nak, biar Alexa urusan mommy" brain mengangguk dan pergi dari hadapan mertuanya.


Dante yang sudah di beritahu sebelumnya sama Brian untuk membeli handphone keluaran terbaru dan yang paling mahal.kini sudah sampai di ruangan keluarga.


Brian menuju Dante yang sedang menikmati secangkir kopi. ia meletakkan kembali gelas cangkir kopi setelah menyesap kopi tersebut saat Brian datang.


"Bro ini handphone yang lho mau, dan sudah Leo kerjakan apa mau lho" Dante menyodorkan handphone baru ke pada Brian.


"Kau boleh kembali ke kantor lagi"


"Ck... kau ini, aku sedang menikmati kopi gratis" mendengus kesal. pria ini selalu saja merusak ketenangan nya.


"Dante.." Hardik Brian dengan nada meninggi. Dante tahu jika bos nya sedang tidak baik,


Pria berambut agak ikal ini memutuskan untuk pergi dari bos nya yang tidak punya akhlak kul Kharimah itu ketimbang dikirim ke Antartika, Acapkali ancaman kramat Brian.


Brian menyusul Alexa ke dalam kamar dan ternyata istrinya sudah tertidur "Cepat sekali dia tidur, apa segitu capek nya" gumam Brian.


Pria ini meletakkan paper bags di atas meja dan ia berlalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan ikut bergabung tidur siang bersama istri dan calon anak-anak nya.


Brian mengecup pucuk kepala istrinya dan memeluk tubuh Alexa kedalam dekapannya. Alexa merasa nyaman dengan aroma tubuh Brian di sampingnya.


Sungguh menggemaskan kamu sayang jika sedang merajuk seperti ini


Batin Brian melihat istrinya itu.


*


*


*


Rafael baru saja sampai di mansion Dady Damian dengan kantong belanja Alexa. ia di bantu oleh Nara dan mbok inah.


Mom lili melihat bodyguard putrinya itu pulang membawa kantong belanjaan merasa heran.


"Raf kau bawa apa? apa kau akan membagikan sembako?'


"Tidak nyonya besar, ini semua belanjaan nona muda atas perintah tuan Brian.


"Astaga aku kira kau akan membagikan sembako gratis"


"Tidak nyonya besar"


"Ya sudah kalian bawa ini semua masuk" perintah mom lili kepada sayonara dan mbok Inah untuk membantu Rafael.


"Mbok kaya mau buka toko iya, belanjaan banyak sekali"


"Iya Nara, cepat kerjakan jangan hanya gosip mau di pecat?"


"Tidak mbok"


***


Kini mereka sudah berada di meja makan untuk makan malam bersama namun bumil satu ini hanya diam tidak secerewet biasanya membuat penghuni meja makan semua merasa heran.


"Sayang kamu kenapa, sedari siang kamu hanya diam?'


Alexa masih saja bungkam enggan untuk berbicara.


"Darl apa kau sakit?" dad Damian melihat putrinya tidak memakan makanan nya


"Tidak dad," ketua Alexa.


"Terus kenapa?" sahut mom lili.


Alexa melirik ke samping melihat Brian Hanya diam saja.


"Alexa hanya ingin mau makan buah mangga yang tadi siang saja"


Brian yang sedang minum air putih ia semburkan "peppppprmmm"


"Kamu kenapa nak?" tanya dad Damian merasa aneh kepada menantunya.


"Tidak dad, Brian baru ingat ternyata ada pekerjaan yang belum sempat di selesaikan" bohong Brian.


Astaga istri ku ternyata masih menggambek soal buah mangga itu


Namun sebelum Brian beranjak dari kursi makannya Jonathan datang dengan kantong plastik berisi buah mangga.


"Malam semuanya" sapa Jonathan kepada semua orang. ia menentang kantong plastik


"Malam Jo" sahut mom lili "Kau bawa apa itu Jo"


"Jo membawa pesanan Alexa mom, katanya ingin makan mangga jadi sekalian Jo belikan kebetulan Jo ingin pulang kesini" Jo ikut duduk di meja makan bersama mereka.


"Ini Al pesanan kamu, jika kau ingin apa-apa jangan sungkan untuk menghubungi ku"


Brian merasa jengah kenapa istrinya itu tidak mau meminta kepadanya kenapa malah minta sama orang lain.


"Sayang kenapa kamu tidak meminta sama aku, suamimu, malah membuat orang repot" ucap Brian dengan hati-hati.


"Bukannya kamu melarang aku membeli buah mangga itu" celetuk Alexa membuat Brian merasa bersalah.


"Bu- bukan begitu sayang, tapi mangga yang di supermarket itu masih muda semua nanti kamu sakit perut dan anak kita .."


"Alasan. ini juga permintaan calon anak-anak kita" tegas Alexa "Nara" ucap Alexa memanggil pelayan pribadi nya.


"Ya nona" Sayonara menghampiri nona muda nya "aku ingin makan ini dan bawakan ke kamar"


Setelah menyuruh pelayan pribadi nya itu memotong mangga ke inginannya Alexa pergi dari meja makan dan menuju kamarnya tanpa menyentuh nasi sedikitpun.


"Darl kau belum makan nasi sedikitpun nanti kamu sakit Darl" melihat Alexa yang hendak bangun dari kursi makan nya.


"Tidak selera Dad" wanita hamil ini melirik ke arah Suaminya Alexa menyudahi acara makan malam terlebih dulu "makasih kak sudah mau di repotkan Alexa"


"Its ok adikku sayang"


Brian merasa cemburu Jonathan memanggil Alexa dengan embel-embel kata sayang.


Bersambung


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan hadiah nya. lope 😘


Jangan lupa Besok hari Senin waktunya vote vote gaes 😂😂😘😘


Salam sayang dari author 😘😘


Salam santun 🤗🤗