I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
43. Alexa Pingsan #2



Alexa Pingsan #2


...Pada Akhirnya kita akan mengerti dengan sendirinya, mana lawan dan mana kawan. yang akan menjatuhkan diri kita sendiri tanpa tahu sebenarnya....


Happy reading love 😘.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Setelah mendengar kabar dari Duo bodyguard nya. Brian mengeluarkan kekuasaan sebagai pimpinan perusahaan untuk membubarkan para pemburu berita yang sudah sejak pagi menunggu Brian untuk di wawancarai


Beberapa saat keadaan di luar lobby perusahaan sudah kondusif, Brian langsung menuju rumah Alexa.


Kini Alexa sudah di mansion Dady nya ditemani sahabatnya dan sashi, mom lili memberi pelukan setelah kedatangan putrinya,agar lebih tenang.


"Are you okay? Relax, darling, mommy here." pekik mom lili. setelah tubuh Alexa merosot ke lantai saat dipelukan momy nya.


"Brugh." Alexa pingsan tak sadarkan diri. momy yang melihat putrinya ia berteriak meminta tolong.


"Tolong." teriaknya mom Alexa dengan derai air mata karena tak kuasa menahan beban derita putrinya, seraya menopang tubuh putrinya.


Raya yang melihat keadaan sahabat nya ikut menangis dan juga Sashi. mereka tak bisa membopong berat tubuh Alexa. Dady Damian yang baru sampai didepan pintu mendengar teriakkan istrinya,


"Ada apa ini, apa yang terjadi" mendekati istrinya dan juga Alexa. mom lili tidak menyahut pertanyaan suaminya ia masih larut dalam tangisan putrinya di pangkuan nya.


Dady segera membopong tubuh Alexa ke dalam kamar nya yang berada di lantai dua.


Sashi yang masih diam di tempat,segera menghubungi sepupunya untuk segera datang.


Brian yang kebetulan sedang di jalan menuju rumah Alexa. mendengar handphone nya bergetar. Brian memasang earphone di kedua sisi telinganya.


"Hallo Sashi."


"Kak dimana, cepatan datang!!,kak Alexa...kak." sahut Sashi dengan suara khas orang menangis.


"Kakak sudah di jalan,sebentar lagi sampai, kenapa dengan Alexa.?"


"Kak Alexa pingsang." jawab Sashi.


Membuat Brian terkejut mendengar kekasihnya tak sadarkan diri yang sedang mengemudikan kendaraan mobilnya.


"Cit........" mengerem mendadak.


sambungan telepon terputus...


*


*


*


Beberapa saat akhirnya mobil Brian sampai di depan halaman mansion mewah milik orang tua kekasihnya dan berbarengan dengan kedatangan orang tua nya.


"Son... kau baru datang." sahut papih Louis. yang melihat kedatangan putranya.


"pih.... mih..." jawab Brian seraya memeluk papih nya.


"Sabarlah son kita akan menemukan dalangnya.ayo kita masuk" ajak papih Brian.


Melihat kedatangan bos nya duo R membungkuk setengah badan sebagai tanda hormat.


Sashi melihat keluarganya datang,bangkit dari duduknya dan mamih myta mendekati ponakannya itu.


"Apa yang terjadi sayang" pekik mamih myta ke pada Sashi.


"Duduk dulu pih,mih... kak Alexa pingsan dan sekarang ada di dalam kamarnya."


"Mih.. aku melihat ke adaan Alexa dulu." pamit Brian seraya pergi meninggalkan mereka bertiga ia melangkah naik ke atas tangga menuju lantai dua dimana kamar kekasihnya berada.


"Ceklek"


Brian masuk ke dalam kamar kekasihnya yang luas bernuansa Greyson monochrome.


Kamar tidur bertema monokrom terlihat terkesan elegan, modern, danΒ cozyΒ tanpa harus repot menempatkan banyak furnitur.



Mereka bertiga yang sedang menemani Alexa di kamarnya melihat ke datangan Brian mendekati mereka.


Raya yang tidak mau mengganggu calon menantu dan calon besan sahabat nya itu ijin mengundurkan diri dari kamar Alexa.


"Aunty,Raya keluar dulu."bisik Raya kepada mom Alexa.


momy lili hanya menganggukkan kepalanya.


Kini Brian sudah di samping Alexa, ia melihat kekasihnya yang tidak biasa,yang selalu menjadi wanita tangguh namun hari ini nampak terlihat begitu terpuruk tentang berita sampah darimana asalnya.


Dad Damian menepuk pundak Brian sebelum keluar dari kamar putrinya seraya memberikan kekuatan kepadanya. yang sudah duduk di samping Alexa.


Brian duduk di samping Alexa seraya menggenggam tangan kekasihnya, sekali- kali ia menciumi tangan Alexa.


"Sayang.... bangun lah,ini aku sudah disini" ucap lirih Brian dengan sendu.


"Aku janji akan mencari siapa yang sudah menyebarkan berita sampah itu, kumohon bangun lah sayang, aku tidak mau kehilangan mu lagi." katanya lagi


Beberapa saat kemudian Alexa terbangun dari pingsan nya. ia mengerjapkan matanya. mendengar sayup-sayup suara Brian di sampingnya.


"Sayang...." suara lirih Alexa memanggil Brian kekasihnya.


"iya sayang,kau sudah bangun."


Alexa mengangguk


wanita ini hendak bangun dari tidurnya namun di cegah Brian.


"Kau mau apa sayang biar aku ambilkan."


"Minum."


Brian dengan segera menuangkan air putih ke dalam gelas yang sudah di sediakan di atas Nakas.


ia menyodorkan gelas air putih ke bibir Alexa. sebelumnya ia mambantu membetulkan posisi tidur Alexa dengan menyenderkan kepalanya ke ranjang king size nya.


Brian di kejutkan dengan Alexa yang menangis tiba-tiba. Alexa teringat dengan kejadian tadi siang.


flash back:


Itu dia, target kita datang." teriakan salah satu pria berlari membawa mic dan kamera berlari ke arah mereka berdua.


Alexa dan Raya tidak menyadari jika mereka sudah hampir di kepung beberapa pemburu berita.


Derap... derap... suara langkah berlari semakin mendekati dua wanita yang masih belum menyadari.


"Lho kok mereka kearah kita Ray." panik Alexa merasakan ada yang tidak beres. Alexa mematung setelah beberapa wartawan sudah di depan.


"Al mundur Al, mereka semakin memdekat." sahut Raya hendak menarik tangan Alexa untuk mundur.


"Mbak..mbak apa benar mba menjabat sebagai direktur utama di DMJ Group itu karena anda sebagai wanita simpanan Presdier?" tanya wartawan berjaket hitam.


"Apa nona dulu pernah merusak rumah tangga pengusaha Abraham group?"


"Menjadi seorang model apa itu hanya topeng saja untuk menutupi skandal ini."


"Apa foto liburan itu benar anda dan pengusaha muda Crop company Group sedang menjalin hubungan?apa anda menjual tubuhnya ke tuan Brian?


flash back off:


Dengan segera Brian memeluk Alexa ke dalam pelukannya, ia mengelus - ngelus rambut panjang Alexa.


"Tanang lah sayang ada aku disini." ucap Brian seraya melepaskan pelukannya dan menatap wajah pucat Pasih wajah kekasihnya.


Brian menghapus air mata Alexa dengan lembut. dan kembali memeluknya.


Alexa tertidur dalam pelukan Brian aroma tubuh khas maskulin Brian membuat Alexa merasa tenang dan nyaman setelah menangis, membuat nya tertidur.


Brian yang tidak merasakan gerakan Alexa dalam pelukannya, melepaskan dari dekapan dan membaringkan kembali di atas kasur king size nya.


pria ini tidak lupa menyelimuti kekasihnya dan mengecup puncak kepalanya sebelum keluar dari kamar Alexa untuk kembali bergabung dengan orang tua nya dan orang tua Alexa di bawah.


"Cup"


"Istirahat lah sayang."


Brian melangkah kakinya pergi dari kamar Alexa. melihat kedatangan Brian yang baru saja keluar dari kamar Alexa. Dady Damian mengajak Brian untuk ikut duduk bersama.


"Gimana Alexa,nak Brian."tanya dad Damian setelah mempersilahkan Brian untuk duduk.


"Dia sudah tidur paman,ke adaannya jauh lebih baik" kata Brian.


"Syukurlah" sahut mamih myta merasa lega calon menantunya dalam keadaan baik-baik saja.


bersambung....


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


terimakasih, jangan lupa like dan komen.


Jangan lupa juga vote dan hadiah nya. lope lope 😘