I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
143. Dalang Enterprise studio.



Dalang Enterprise Studio


Maaf jika masih banyak kata yang typo


Happy Reading love 😘😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


"Setidaknya masih ada uang tabungan ku yang tersisa, aku ingin memulai hidup ku dari nol"


Semenjak memutuskan untuk pergi dari kota Jakarta, Sebastian kini lebih memilih tinggal di Bogor hanya tersisa hotel di Bogor yang ia miliki.


Hotel ini yang harusnya menjadi milik Alexa saat Sebastian memberikan kompensasi saat perceraian dulu. namun karena Alexa menolak atas apa yang di berikan Sebastian dulu tidak sesuai, membuat Sebastian tidak memberikan hotel itu kepada mantan istrinya.


"Seperti aku harus fokus pada hotel ini, agar tetap berjalan dan berkembang"


Sebastian kini tinggal di vila yang tidak jauh dari hotel, meski tidak terlalu besar tapi dia menikmati hidupnya sekarang. meski Rena sang istri tidak mau tinggal di vila yang kecil tapi demi anak-anaknya ia rela mengikuti Sebastian. ia tidak mau di ceraikan suaminya. mau bilang apa di hadapan kedua orang tuanya yang dulu tidak merestui hubungan Sebastian dengan nya, karena Sebastian sudah memiliki istri.


Rena mencoba melupakan masalah dengan Alexa, ia memilih berdamai dengan keadaan, dan melupakan akan balas dendam nya kepada Alexa mantan istri suaminya yang ia rebut dulu.


Sebastian merasa sedikit tenang karena istrinya mau mengikuti nya meski terkadang ia mengeluh tinggal di tempat vila yang kecil.


***


Di tempat yang berbeda Brian mengajak sang istri untuk liburan ke pantai sesuai keinginan Alexa. Brian mengajaknya ke Bali dimana ia melamar Alexa dulu.


"Bagaimana sayang apa kau suka?" tanya Brian yang memeluk Alexa dari belakang yang sedang menatap hamparan lautan.


"Terimakasih sayang, kau membawaku ke pantai tapi kenapa kau membawa ku ke Bali?"


"Aku ada urusan sedikit disini, maaf jika harus membawamu dalam urusan ku"


"Its ok sayang" Alexa membalikkan badannya ia menatap wajah Brian, Alexa mengecup bibir Brian.


Brian tidak menyia-nyiakan kesempatan ini ia membalas ciuman istrinya itu. cukup lama mereka berciuman sampai terdengar suara handphone Brian berdering mereka baru menyudahinya.


Brian mendesah pelan karena asisten pribadi nya yang menelepon.


"Ada apa kau menelpon, kenapa kau tidak kesini"


"Maaf tuan anda sudah di tunggu,mana berani aku mengganggu anda yang sedang berciuman" kata Dante.


Dante kini berada tidak jauh dari mereka berdua tapi karena Dante tidak mau menganggu bos nya itu. lebih baik ia menghubungi bos nya itu dari pada datang melihat sepasang suami istri yang sedang berciuman.


"Ada apa sayang"


"Aku harus bertemu seseorang, maaf kan aku tidak bisa lama-lama menemani mu di pantai sayang" keluh Brian.


"Tidak apa-apa, pergi lah jika itu penting, kak Rafael yang akan menemani ku" Alexa tersenyum untuk menyakinkan suaminya ia baik-baik saja jika harus di tinggal.


"Maafkan aku sayang"Brian kembali mencium bibir Alexa "Sayang, jangan membuat susah mommy iya, Dady pergi sebentar" Brian mengelus perut Alexa "Dia menendang sayang" Brian tersenyum akan balasan dari calon anaknya.


Brian sedikit murung membuat Alexa heran "Ada apa katanya mau pergi"


"Aku tidak tega meninggalkan kalian"


membuat Alexa tertawa "Kan hanya sebentar Sayang, gak usah khawatir ok" Alexa memeluk Brian lalu ia mendongakkan kepalanya menatap wajah tampan suaminya.


Brian mengecup puncak kepalanya sebelum pergi. ia melepaskan pelukannya lalu ia membalikkan badannya, ia berjalan menuju mobil dimana Dante sudah menunggu ia tidak lupa memakai kaca mata hitam membuat nya sangat berkarisma.


Dante membukakan pintu mobil untuk Brian saat Brian sudah sampai di depan mobilnya yang sudah di siapkan oleh anak buah nya yang berada di Bali.


Rafael mendekati Alexa setelah Brian pergi dari istrinya.


"Nona jangan terlalu jauh masuk ke air, bahaya karena ombak nya terlalu besar" seru Rafael.



"Tapi nona itu sangat berbahaya, ingat nona anda sedang hamil" Teriak Rafael yang berada di pinggir pantai.


"20 menit lagi kak"


Rafael masih setia menemani Alexa yang bermain air. setelah 20 menit Alexa menyudahi bermain air kemudian ia menghampiri bodyguard nya di pinggir pantai.


"Kak temani lexa makan es krim iya"


Rafael hanya mengangguk ia mengikuti Alexa pergi dari pantai dengan menjinjing sepatu Alexa yang ia letakkan di pasir.


Hari ini Alexa benar-benar menikmati liburan nya meski Brian menemaninya hanya sebentar, tapi Alexa tidak masalah yang terpenting masih bisa pergi jalan-jalan hari esok nya lagi.


Kini Alexa sedang menikmati es krim di salah satu cafe yang tidak jauh dari pantai tadi. Brian benar-benar memperhitungkan agar istrinya tidak terlalu lama ketika mencari es krim.


"Kak sini, temani lexa makan es krim" ucap Alexa melihat Rafael yang duduk tidak jauh dari nya.


"Lexa sudah memesan dua es krim, jadi sini temani lexa"


"Tapi nona" Rafael yang hendak menolak.


"Brian masih lama jadi tidak usah khawatir"


Tidak butuh lama seorang pelayan datang membawa pesanan Alexa, dua es krim sesuai pesanan ibu hamil di hadapannya.


"Satu es krim rasa coklat dan satu es krim rasa vanilla" kata pelayan yang mengantar nya.


"Terimakasih mba" ucap Alexa.


"Ini buat kak Rafael es krim rasa vanilla kesukaan kakak"


"Terimakasih, nona masih ingat kesukaan ku" tanya Rafael.


"Tentu saja,Kakak kan sudah menjadi bodyguard lexa sejak masih duduk di bangku SMP mana mungkin lexa melupakan itu"


"Es krim di cafe ini enak lho kak, tidak kalah dengan yang di Jakarta" ucap Alexa memasuki sendok es krim ke dalam mulutnya.


Rafael mencoba mencicipi es krim nya, ia mulai menikmati satu suapan es krim dalam mulutnya


"Bagaimana kak rasanya"


"Lumayan" gumam Rafael.


"Ish kakak ini enak banget di bilang lumayan"


membuat mereka berdua tertawa bersama. Alexa selalu menjadikan teman para bodyguardnya yang bekerja dengan alexa.ia tidak membedakan antara dirinya atasan dan bawahan.


"Kak bagaimana apa masalah di enterprise studio sudah menemukan siapa orang nya" tanya Alexa di sela-sela waktu mereka menghabiskan es krim nya.


"Sudah nona, pasti nona tidak percaya, namun ini kenyataan yang nona harus tahu"


"Jadi siapa orang nya"


"Mona yang telah melakukan nya nona, ia hanya ingin membalas dendam atas kehilangan Nadya yang sampai sekarang tidak di temukan"


"What!!! Mona apa hubungan Mona dengan Nadya?"


"Yang saya dengar dari tuan Leo suruhan tuan Brian kalau Mona masih sepupu Nadya"


"Nona harus hati-hati dengan Mona, bisa saja ia lebih kejam dari Nadya, saya tida ingin anda celaka" kata Rafael kembali.


Alexa tertegun mendengar penjelasan Rafael, ia tidak percaya jika Mona ada hubungannya dengan Nadya. pantas saja dia selalu membuat ulah kepada dirinya semenjak bertemu, ia sudah memperlihatkan tidak suka dengan Alexa.


Bersambung..


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷