
Mood Ibu Hamil #2
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏🙏
Happy Reading love 😘😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Sayang hari ini aku akan sedikit pulang terlambat" ucap Brian saat sarapan pagi bersama dengan Alexa.
Mereka memutuskan untuk tinggal di penthouse nya.
"Kamu bisa memanggil sahabat- sahabat kamu untuk datang kesini" kata nya Brian lagi. "Atau kau ingin ke mansion mommy apa mami?"
Alexa tertegun jika sahabat nya disuruh datang tidak mungkin menemaninya sampai malam, ia ingin ke mansion orang tua Brian karena sudah lama tidak berkunjung. tapi mood ibu hamil ini sedang merindukan mommy nya Alexa memutuskan untuk ke mansion orang tua nya.
"Aku ingin bertemu mommy" jawab Alexa.
"Baiklah sayang, aku akan mengantarmu ke mansion dulu sebelum pergi ke kantor" Brian kembali memasukkan makanan kedalam mulutnya.
"Minumlah susu nya kita harus segera bersiap"
Brian menyudahi acara sarapannya lalu pria ini melihat istrinya yang hendak membersihkan meja makan sisa sarapan pagi bersama. namun Brian mencegah nya
"Sayang, kamu diam disitu, biar aku saja yang membereskan ini semua"
"Tapi kamu sudah rapi sayang,nanti kalau kotor bagaimana?" tanya Alexa.
"Tidak masalah, yang terpenting istriku ini tidak lelah, ingat kata Dokter sayang"
Membuat Alexa bersengut "Aku kan hanya hamil tidak sakit, kenapa semua orang melarang ku bekerja apa lagi pekerjaan ringan seperti ini" Alexa ngedumel dalam hatinya
Brian menggelangkan kepalanya melihat istrinya ngedumel, pria ini menggulingkan lengan kemejanya sampai lengan siku tangannya.
Pria ini membereskan semua dan membawa ke dapur untuk di cuci nya.setelah selesai ia kembali ke istrinya itu yang sedang menatap handphone. Brian mendekat ke arah Alexa lalu ia mencium pucuk kepala istrinya.
"Aku sudah bilang jangan bekerja, kenapa sayang malah sibuk mengurus semua pekerjaan, aku sudah menyuruh Duo R dan Rafael untuk menghendel pekerjaan mu di kantor, mereka orang- orang terpilih, jadi kau tidak perlu khawatirkan sayang"
"Aku hanya mengeceknya saja sayang"
"Baiklah-baiklah, ayo aku antar kamu dulu"
Alexa menyuruh Brian untuk mengambil tas nya yang masih di dalam kamar. Brian mengambil tas Alexa lalu ia menuntun Alexa keluar dari penthouse nya
"Ingat sayang jangan nakal ketika aku tidak menemanimu hari ini, jangan pergi kemana-mana tanpa di temani sama mommy"
Alexa hanya mengacungkan jari jempolnya sebagai tanda ia menyetujui nya.
Tidak butuh waktu lama mereka sampai di halaman mansion mewah milik mertuanya. tidak kalah mewah dengan milik Dady nya.
Brin turun dari mobilnya lalu memutar ke sisi pintu mobil untuk membantu Alexa turun dari mobil.
Pria tampan ini membantu istri nya lalu menuntunnya kedalam mansion.
"Kalian datang kenapa tidak memberitahu terlebih dahulu"
"Tidak mom, ini karena Brian terburu -buru" kata Brian.
"Mom" seru Brian membuat mommy lili menoleh ke sumber suara nya.
"Ya nak"
"Brian titip Alexa ya mom, hari ini Brian pulang sedikit malam, Brian takut jika Alex di tinggal sendirian di penthouse"
"Tentu saja nak, tanpa disuruh mommy akan merasa senang putri mommy kembali ceria"
"Kalau begitu Brian berangkat dulu mom, sayang" pinta Brian kepada kedua wanita beda usia.
Brian berpamitan kepada ibu mertuanya untuk menjaga putrinya Alexa.
Brian mengecup kening kepala Alexa dan juga memberikan kecupan kepada Alexa
"Ingat jangan nakal ya"
*
*
*
Brian hari ini benar-benar sibuk dengan pekerjaan nya, ia ingin sampai istrinya Alexa akan melahirkan semua pekerjaan sudah selesai. agar ia bisa menemani istrinya persalinan. dan membantu istrinya mengutus baby Triplet nanti.
Sampai ia lupa tidak mengabari istrinya membuat Alexa merasa sedih karena tidak mendengar kabar dari suaminya. ia takut jika terjadi sesuatu padanya.
"Sayang kamu kenapa menangis?" tanya mommy lili.
"Ada apa sayang sini cerita dengan mommy"
"Kak Brian mom" sendu Alexa.
"Mungkin dia sedang sibuk sayang, positif thinking saja"
"Lexa takut jika kak Brian bertemu..." Alexa menitihkan air matanya. membuat mommy lili shock , sampai segitunya perasaan putrinya terhadap suaminya.
"Kamu tidak usah takut, berdoa saja semoga lancar dan cepat kembali"
Namun Alexa belum puas dengan mendengar jika Brian baik-baik saja.
Alexa menghubungi Dante sang asisten suaminya.
"Hallo Nona Alexa, Ada apa?"
"Kak!! dimana kak Brian? dia baik-baik saja kan, tidak sedang berselingkuh"
membuat Dante terkekek akan jawaban yang Alexa lontarkan.
"Tuan Sedang bersama seseorang nona, kita sedang di luar kantor, karena tuan ingin melobby sendiri akan proyek yang sedang ia bangun"
"Seseorang?" tanya Alexa kepada Dante.
"Ya nona"
"Pantas saja aku hubungi tidak ia angkat ternyata sedang berselingkuh dibelakang ku" lirih Alexa yang masih terdengar di telinga Dante.
"Kau sama saja, pasti kamu sekongkol dengan nya" teriak Alexa membuat Dante sedikit tersentak akan ucapan nona Alexa.
"Ti-dak nona anda salah" kata Dante yang belum menyelesaikan ucapannya sudah di tutup sambungan telepon nya.
"Tidak suaminya, tidak istrinya sama saja suka memutuskan sambungan telepon seenaknya sendiri" gumam Dante.
Dante mencari keberadaan Brian. lalu Dante membisik kan kepada Brian "Tadi nona Alexa menghubungi anda, tapi dia marah-marah" bisik Dante.
Astaga kenapa aku bisa sampai lupa,ia pasti akan marah besar
batin Brain. ia merogoh kantong jas nya mencari handphone nya untuk menghungi istrinya, yang akhirnya-akhir ini benar-benar moodnya sedang tidak baik.
"Sayang, ayo cepat angkat telepon nya" lirih Brian.
"Dammit!!!" umpat kesal Brian.
"Dante" Teriak nya
"Ya bro"
"Dimana ponselmu" tanya Brian kepada Dante " untuk apa bos" ucap Dante yang belum paham akan pertanyaan Brian kepadanya.
"Cepat dimana ponselmu" hardik Brian.
Dante akhirnya pasrah menyerahkan handphone terhadap Brian.
Brian mencari nomor istrinya.
"Ada apa lagi kak, kalian tidak cukup sudah membohongiku" Teriak Alexa.
"Kalian itu jahat" ucap Alexa terdengar istrinya itu berteriak dan menangis.
"Hallo sayang ini aku suamimu"
"Bukan, suamiku sedang berselingkuh, mana mungkin orang selingkuh menghubungi istri sah nya di depan selingkuhan nya"
Brian mengusap wajahnya dengan kasar. gara-gara tidak mengangkat sambungan telepon darinya, membuat istrinya marah besar.
"Sayang ini aku Suami kamu, masa tidak mengenali suara suami sendiri"
Deg
Alexa baru sadar ternyata memang yang menelpon suami nya Brian.
"Saya tunggu di sana iya, untuk membahas ini, lebih jelas lagi" kata seseorang wanita yang sedang berbicara dengan Brian.
Mendengar ada suara wanita membuat Alexa murka terhadap suaminya itu.
"Suara wanita siapa itu, kau benar-benar berselingkuh dengan wanita lain" teriak Alexa
"Aku benci kamu, aku benci kamu" Teriakkan Alexa lalu ia melempar handphone sampai mati dan hancur.
"Sayang dia rekan,.... hallo sayang..."
Tut.... Tut... Tut...
Bersambung...
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya. lope lope sebanyak-banyaknya 😘