
Bertemu Kembali
...**Besok.... aku yakin Ada masanya,...
...Meski ,untuk itu perjuangannya melebihi diriku sendiri....
...Besok.... Percayalah hari ini adalah...
...cara agar hari esok kita Berbahagia**....
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Kirimkan anak buah kita terbaik untuk masuk menyusup ke markas mereka,, kita harus bisa mendublikat senjata itu agar para intelijen negara membencinya" ucap pria paruh baya memerintahkan anak buahnya.
Dia adalah Tuan Guang saingan bisnis Brian di dunia bawah. ia tidak terima anak buah nya menggagalkan rencana penyusupan senjata api ilegal.
"Baik tuan" jawab anak buah tuan Guang.
setelah kepergian anak buahnya nya pergi ia kembali menyenderkan tubuhnya di kursi kebesarannya.
"Sebentar lagi kau akan hancur." senyum liciknya terukir di bibirnya. sambil menikmati satu batang rokok yang ia hisab.
Seorang wanita cantik berbadan tinggi,berjalan anggun memasuki rumah.ia adalah putri dari tuan Guang
"Dimana dady" tanya kepada salah satu pelayan rumah.
"Tuan ada di ruangan nya nona."
setelah di beritahu dimana ayah nya ia bergegas pergi ke ruangan yang di beritahu tadi.
"Brak.." pintu di buka paksa..
"Dady"
pria paruh baya yang sedang merebahkan tubuhnya itu dikejutkan dengan suara pintu dibuka paksa. ia bangkit dari kursi dan melihat kedatangan putrinya.
"sayang kau sudah pulang?"
"iya dad,kenapa Dady sudah di mansion?"
"Dady ada urusan tadi sayang, Ada apa denganmu?apa kau berhasil menaklukan pria itu?"
Wanita itu menggelengkan kepalanya.
"Kemarilah sayang mendekat Dady punya rencana bagus"
*
*
*
"sayang.... yang... lexa sayang."
sahutan Brian mencari keberadaan Alexa ke penjuru ruangan.
Brian mengacak-acak rambut nampak frustasi. setelah beberapa kali ia mencari ia nampak tertegun setelah Brian melihat kekasihnya tertidur disofa depan televisi dengan setengah berbaring memangku laptop nya.
pria itu menghembus nafas panjang serasa lega. dengan berkacak pinggang.
Brian berjongkok kedepan untuk menyamakan posisi Alexa yang berbaring di sofa, ia mematikan laptop dan menyimpannya di atas meja.
Brian tersenyum seraya mengusap jari tangannya menyentuh pipi Alexa.
"Maaf, kamu pasti bosen menungguku terlalu lama di ruang kerja. sampai kamu tertidur disofa."
Brian bangun lalu menggendong Alexa ala bridal style ke dalam kamar miliknya. membaringkan Alexa di atas kasur king size-nya, tidak lupa menyelimuti tubuh Alexa sampai setengah badannya.
Brian merogo handphone di dalam celana, kemudian menghubungi seseorang.
setelah nada tersambung
"Hallo paman ini Brian"
"..................................."
"iya paman,Alexa bersama ku malam ini."
"......................................"
"iya paman terimakasih."
Sambungan telepon terputus....
Setelah selesai menelpon Dad Damian ia menaruh handphone di atas Nakas, Brian melepaskan kemeja dan dasinya kemudian menyimpannya di tempat cucian kotor. kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan badannya, mengisi badroom menambahkan beberapa tetes aromaterapi untuk merilekskan tubuh nya. dirasa cukup 15 menit dia menyudahi acara berendam nya dan melangkah ke shower membilas sisa sabun yang menempel di badannya,
pria itu keluar dari kamar mandi dengan handuk dililitkan di pinggangnya, setelah berpakaian dan menunaikan ibadah sholat isya.
Beberapa saat Brian beranjak naik ke atas tempat tidur berbaring menghadap Alexa yang begitu tenang dan lelap dalam tidur.
matanya menatap lekat wajah Alexa yang teramat cantik dengan gejolak perasaan yang tidak bisa di artikan.
"Selamat tidur sayang,love you cup"
Perlahan dan penuh hati- hati menarik tubuh Alexa kedalam rengkuhan dan pelukan nya, sebelum memejamkan matanya ia tidak lupa mematikan lampu kamar hanya menyisahkan lampu tidur.
Brian membuka matanya ketika sinar matahari masuk ke dalam cela ruangan kamar yang sebagian kaca. ia merenggangkan otot-otot tubuhnya. karena hari ini hari weekend Alexa tidak membangun kannya.
"Dimana Alexa...?apa dia sudah pulang.?"
Brian tertegun saat melihat tempat tidur disebelah kosong.ia turun dari tempat tidur. kemudian keluar kamar,
Melihat di sekeliling penjuru ruangan tampak sepi, ia memutuskan untuk pergi ke tempat olahraga,
Setelah di dalam Brian melihat gadis kecil sedang menjajal salah satu alat angkat beban.
sahutan Brian berjalan mendekat ke gadis kecil nya.
"Maaf."
"Kau harus dihukum sayang, gara-gara kamu aku bangun terlambat." Brian merajut.
Alexa memicingkan matanya, wanita itu menaruh alat beban dan melepas airphone dari telinganya.
"Aku dihukum? cuma tidak membangunkan mu?
"Hu'um" pria itu mengangguk. "cepat lakukan hukumannya.?"
"Apa."
"Hukumannya sarapan pagi." jawab Brian dengan senyuman liciknya.
"Baiklah."
"Sayang kau mau kemana?" Brian menahan tangan Alexa untuk pergi dari ruangan.
"buat sarapan pagi"
"Kenapa harus keluar,!!!!" sahut Brian lalu menarik tangan Alexa ke pelukannya kemudian "Cup... Good morning honey."
"Ahhhhhhh.... mesum"
Brian tertawa penuh kemenangan.
"Lagian aku mesum kalau lagi dekat sama kamu."
Alexa berusaha melepaskan pelukannya dari Brian lalu pergi meninggalkan nya
Alexa cekikikan Setelah meninggalkan kekasihnya itu.
"Sayang jangan marah."
*
*
*
"Kita mau kemana?" tanyanya.
"Ke mansion papih iya." katanya.
setelah menempuh perjalanan setengah jam akhirnya sampai di mansion mewah milik orang tua Brian,
Mereka berdua melangkah masuk ke dalam mansion itu, tak sengaja Sashi melihat dua sejoli yang baru datang.
"Mih... mamih... papih." Teriakan Sashi melegar kepenjuru ruang, sampai sang empu rumah datang menghampiri Sashi.
"Kenapa sayang kenapa kamu, pagi-pagi sudah berteriak gitu,?"
Sashi cengengesan sambil mengaruk kepala yang tidak gatal, "anu... Anu mih... itu mih kakak ipar datang." sambil jari tangan menunjuk ke arah pintu masuk.
kedua orang tua Brian diam membeku melihat anak semata wayangnya mengandeng seorang wanita cantik bak bidadari.
"Son kau datang sayang." ucap papih Louise.
"pih... mih perkenalkan dia Alexa."
"Selamat pagi Mamita." ucap Alexa, hanya Alexa yang memanggil mamih nya Brian sebutan Mamita dari kecil.
"Deg"
mamih myta tertegun tak percaya bisa bertemu kembali gadis kecil yang sudah di anggap putri nya dulu semasa kecil Alexa selalu di ajak kemana pun oleh mamih myta.
"astaga lexa kamu itu sayang.'
"Iya Mamita ini lexa, gimana kabar Mamita?
"Mamih baik sayang." jawab mamih myta sambil memeluk Alexa.
"Ayo duduk sayang,apa kalian sudah sarapan pagi, kebetulan mamih sedang mau memasak."
"Belum mih," Brian menyela.
"Mih biar kakak ipar saja yang memasak dia jago masak tau,iya kak."
"Serius sayang apa itu benar."
"Tidak mih itu hanya hobi saja."
"Eh tunggu-tunggu kenapa sashi bisa tahu lexa."
"Hehe maaf mih Sashi sudah tahu kalau kak Alexa kekasih nya kak Brian."
"syukurlah akhirnya kau punya kekasih son" sahut papih Brian." dan ini akan jadi kabar baik buat kita, dan opah Hamid akan senang mendengar nya."
"Maksud nya pih." ucap Sashi.
"iya,karena opah Hamid sudah menjodohkan Alexa sama Brian dari kecil."
"Ayo kak kita ke dapur,kita buat sarapan buat Mereka semua."
Bersambung....
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih sudah mampir, jangan lupa untuk tinggalkan jejak,like komen dan hadiah,vote sebanyak-banyak. lope... lope...lope.. 😘