I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
103. Perhatian Brian



Perhatian Brian


Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏


Happy Reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Hampir dua Minggu Alexa berada di rumah sakit meski beberapa hari ia sadar sudah di ijinkan untuk pulang namun karena kekhawatiran Brian ia menyuruh Alexa untuk tetap di rawat di Rumah sakit bahkan sampai istrinya melahirkan.


Alexa menolak karena ia tidak sakit untuk apa lama-lama berada di rumah sakit jika rumah nya saja besarnya seperti rumah sakit bahkan jauh lebih besar, Brian ingat dengan pesan Dokter Kim, Jika Alexa tidak boleh stres itu akan mempengaruhi bayi dalam kandungan dan ia tahu jika bayi dalam kandungan nya adalah anaknya buah cinta nya dengan Alexa yang akan bertemu beberapa bulan lagi bahkan mengandung anak kembar, padahal ia tahu kalau di keluarga nya tidak ada yang memiliki keturunan gen kembar apa lagi di keluarga Alexa..


Setelah keluar dari rumah sakit Brian tidak mengijinkan istrinya itu untuk melakukan aktivitas seperti biasa seperti hobinya memasak, Alexa sempat menolak namun setelah bujuk rayu dari suami tercintanya ia mau menurut.


Namun perhatian Brian terlalu over menurut Alexa, jika ia ingin minum atau melakukan sesuatu ia harus di bantu Brian atau pelayan yang sudah di tugaskan untuk melayani Alexa selama tidak ada Brian dirumah. Membuat ibu hamil ini tambah stres bukan? bukan nya kata stres harus di hindari untuk orang hamil?


Selama hamil Alexa tidak merasa mual atau biasa di sebuat morning sickness beruntung ia tidak mengalami seperti ibu hamil pada umumnya jika pagi pagi.


***


Selama hamil Alexa lagi lagi bangun kesiangan. membuka matanya matahari sudah tinggi. ia tidak melihat keberadaan suaminya. ia tahu jika tidak ada suaminya itu berarti ia bangun kesiangan lagi.acapkali dilihat jendela- jendela dan gorden sudah terbuka membuat semilirnya angin masuk kedalam kamar.


Dilihat nya di atas Nakas terdapat sepucuk surat kecil Alexa membaca tulisan yang tertera di dalamnya yang berisi kata romantis untuk dirinya.


Morning sayang, aku mencintai kalian, maaf tidak membangun kan mu. Jangan lupa susu hamilnya di minum dan vitamin nya dan juga jangan lupa sarapan pagi i love you tertanda suami posesif mu.


Alexa tersenyum dan memeluk sepucuk surat kecil dari Brian, perhatian Brian sudah menjadi imun boster bagi dirinya yang tadinya akan marah bangun kesiangan karena tidak di bangunkan setelah melihat perhatian kecil dari suaminya itu ia urungkan niat nya untuk marah.


"Selamat pagi nona muda Alexa, apa anda ingin mandi dulu atau sarapan dulu" pelayan ini yang di tugaskan untuk melayani Alexa, ia tahu Alexa akan bangun jam berapa, ia akan membantu Alexa untuk mandi dan menyiapkan sarapan pagi nya.


"Aku ingin sarapan dulu Nara" jawab Alexa kepada pelayan pribadinya yang bernama sayonara, Nama yang unik bagi Alexa,


Pelayan ini menyodorkan sebuket bunga mawar merah untuk Alexa.


"Terimakasih Nara" Alexa menerima bunga mawar itu dan menciumnya ia tahu bunga itu dari suaminya.


"Apa suamiku sudah berangkat Nara"


"Sudah Nona Muda, satu jam yang lalu, baiklah akan aku ambilkan sarapan untuk nona terlebih dahulu"


Nara kembali keluar dari kamar Alexa untuk mengambil sarapan pagi Alexa yang terlambat.


Selama menunggu Nara mengambilkan sarapan pagi nya, Alexa mengambil handphone nya dan menelpon suami tercintanya.


"Hallo sayang, kamu sudah bangun, bagai mana tidurmu"


"Iya sayang aku sudah bangun, terimakasih untuk bunga nya."


"Iya sayang, apa susu dan vitaminnya sudah kamu minum sayang?"


"Sudah sayang, tinggal mandinya yang belum" Alexa tertawa.


"Ish kau ini, kebiasaan bangun siang, sampai suami berangkat tidak tahu" keluh nya.


"Maaf sayang, aku tidak tahu jika aku suka sekali bangun kesiangan semenjak hamil"


"Tidak perlu minta maaf sayang, kau kan sedang mengandung anak-anak ku"


"Ya sudah aku akhiri telpon nya, 20 menit lagi mau meeting"


*


*


*


Kini ia sudah berada di halaman belakang, melihat mom lili yang sedang berkebun jadi ia ingin berkebun juga, karena hoby nya sama berkebun.


"Morning mom" Alexa mendekat ke mom lili yang sedang berkebun.


"Morning sayang, apa kamu sudah sarapan, sudah minum susu juga?"


"Sudah dong mom, kalau belum, Mr posesif itu akan marah."


"Just ga boleh begitu" mom lili memperingati Alexa


"Itu namanya perhatian sayang"


Alexa ingin turun dari kursi roda nya namun tidak boleh mom lili.


"Sayang- sayang kamu mau kemana?" mom lili merasa khawatirkan "Aku hanya ingin membantu mom berkebun saja, lexa bete tahu mom hanya bisa duduk di kursi roda saja"


"No sayang no,apa kamu ingat sama perintah Brian kepada mu"


Alexa mengingat kembali, wejangan untuk dirinya. wanita ini mendengus kesal, lagi- lagi ia di batasi.


Ruang meeting Crop company Grup


Semua karyawan dan karyawati berbagai divisi sudah mulai kumpul. seperti biasa Dante akan mengawali meeting pagi ini dengan beberapa sambutan dari nya.


Brian tiba-tiba menutup hidungnya Membuat semua orang yang di dalam menatap heran, ada apa dengan bos nya itu?


"Tuan apa anda baik - baik saja?"


"Kenapa ruangan ini menjadi bau busuk,buat ku merasa pusing saja" keluh Brian.


Mendengar Brian berkata bau busuk semua orang di dalam mencium badannya sendiri bahkan ada yang meminta batuan teman nya untuk mencium aroma tubuhnya namun aromanya tidak bau busuk apa yang bosnya bicarakan.


"Dante apa kamu belum mandi sebelum kekantor?" katanya lagi


Ha apa belum mandi bahkan aku mandi dan memakai parfume yang biasa aku pakai


"Aku sudah mandi tuan, bahkan parfum baju ku juga masih sama aromanya, dan masih harum"


"Tidak- tidak kamu jangan mendekat" Brian mencoba manjauh dari Dante.


Dante dan semua karyawan menatap heran pada bos nya itu. Brian bangkit dari singgah sana nya dan mengakhiri meeting nya bahkan meeting nya saja baru di mulai beberapa sesi. tapi sudah di akhiri saja oleh bos nya.


Sebelum pergi meninggalkan ruangan Brian berpesan kepada Dante dan karyawan nya itu.


"Aku mohon, Kalian harus mandi sekarang juga dan kamu Dante harus mandi juga semuanya seluruh karyawan dan karyawati crop group company, aku tidak mau di kantor ku ini bau busuk seperti tempat pembuangan sampah saja." keluh Brian.


"Ha apa mandi lagi? yang benar saja, bahkan aku masih bau wangi parfume" gumam Dante.


"Dante jika kamu tidak mau, lebih baik aku kirim kamu ke Antartika sekarang juga"


"Ti-dak aku akan pergi mandi lagi" Dante pasrah. ia akhirnya untuk mandi lagi sebelum meeting tertunda".


Bersambung


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan hadiah lope lope sebanyak-banyak 😘


Salam sayang dari author


Salam santun 🤗🤗🤗