
Kembali Ke Heathfied Park
Happy Reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Sudah satu Minggu mereka berada di London Inggris. Baby 3G sudah nampak betah tinggal di Heathfied Park sudah bisa menyesuaikan diri di tempat baru dan juga sudah mengenal seluruh orang di Mansion. Alexa sempat khawatir jika nanti anak kembarnya tidak betah tinggal di London.
Apa lagi anak-anak sudah di doktrin oleh Jhonatan jika tinggal di London itu menyeramkan.
"Terimakasih Sayang, akhirnya kamu mau tinggal di sini bersama anak-anak" ucap Brian yang merangkul pinggang Alexa seraya memperhatikan anak-anaknya mereka yang sedang bercengkraman dengan Jeck dan Dady Damian karena mereka mengajak bermain bola di halaman samping mansion Sedangkan mommy Lili dan Glorya menjadi suporter.
"Ini keinginan ku bukan, dulu ingin tinggal disini bersama keluarga kecil kita, meski dulu sangat mustahil untuk memiliki anak, tapi kenyataannya maha kuasa mempercayakan Alexa untuk bisa hamil" Alexa nampak sedih mengingatkan masa lalu nya.
Brian yang masih merangkul pinggang Istrinya itu sesekali mengecup pucuk kepalanya. "Itu dulu sayang, sekarang waktunya kita menata masa depan kita bersama keluarga kecil kita disini"
Alexa terharu dengan perkataan Brian. Namun ia harus di hentikan dengan bola mengenai kaki Brian. Hingga suasana romantis dadakan hilang. Hanya sebuah Bola yang mengelinding ke arah Brian dan Alexa.
"Dady ayo lempal bola nya" teriak Garfind kepada Dady nya agar bolanya di kembalikan.
"Sayang" tegur Alexa karena Brian malah mengerjain putra kembarnya.
"Kenapa kalian tidak mengajak Dady" tutur Brian ia melangkah mendekati putranya seraya membawa bola di tangan nya.
"Huh Dady dali tadi sama mommy telus" membuat Brian terkekek.
Alexa mengikuti Brian dan bergabung dengan mommy Lili dan Glorya.
Tidak lama Roy datang membawa minuman dan cemilan untuk mereka semua.
"Roy" panggil Brian kepada kepala pelayan.
"Iya Mr El"
"Ayo ikut dan lawan mereka berempat" pinta Brian kepada Roy.
"Hah" pekik Roy. "Tapi saya"
"Ayo uncel Lawan kita" teriak Garfind lagi.
Roy akhirnya ikut bermain bola bersama ia ikut team Brian yang hanya berdua sedangkan Team Jeck ada Dady Damian, Galand dan Garfind.
Brian melepas kaosnya, ia akan bermain dengan telanjang dada. Nampak terlihat tubuh kekar dan berotot, dan perut yang kotak- kotak seperti roti sobek.
"Ayo sayang semangat" teriak Alexa memberi semangat kepada ketiga lelakinya.
Permainan pertama team Brian unggul. Meski hanya berdua tapi jangan salah jika Roy adalah mantan pelatih sepak bola. setelah tidak ada yang menggunakan jasa Roy dan menjadi pengangguran malah nyaris menjadi gelandangan. Brian mengajak Roy bekerja di Mansion.
Dady Damian nampak ngos-ngosan karena terlalu lelah mengimbangi permainan menantunya itu.
Sedangkan kedua bocah kembar merasa kesal karena Dady nya selalu merebut bola ketika Galand atau Garfind akan menendangnya. Permainan bola mereka tanpa kiper.
Sedangkan Jeck masih bisa merebut bola dari Brian. Namun ketika Roy datang dengan secepat kilat merebut bola dari Jeck.
Ketiga wanita yang menjadi penonton hanya tertawa melihat kelucuan mereka.
"Permainan nya sudah ayo istirahat dulu" Teriak Alexa memanggil mereka.
"Iya mommy kita sedang asyik belmain kenapa di hentikan" keluh Galand.
"Tuan muda lihat Grandpa kalian,. Sudah tidak sanggup bermain" sahut Jeck.
Mommy Lili mengambil gelas berisi air dan menghampiri suaminya yang sedang duduk berselonjor di atas rumput.
"Minum dad, pasti capek" ucap mommy Lili. Ikut duduk. Di samping nya.
"Makasih sayang, iya capek sekali tapi asyik bisa bermain dengan cucu, dulu tidak bisa karena anak kita perempuan"
"Dady, Galand boleh ikut les sepak bola"
"Apa anak-anak Dady ingin menjadi pemain bola"
Mereka menganggukkan kepalanya. "Baiklah, biar Dady masukkan ke sekolah bola, Roy yang akan mendaftarkan kalian di sekolah bola"
"Yeah" kedua anak kembar itu euforia karena Dadynya mengijinkan mereka masuk sekolah bola.
"Jeck apa kau sudah menyelesaikan permintaan ku" tanya Brian kepada Jeck.
"Sudah Mr El, sekitar danau sudah saya buat taman bermain, jadi ketika sedang menikmati pemandangan danau anak-anak bis sambil bermain disana" tutur Jeck.
Dulu Brian ingin mengajak Alexa ke danau buatan dekat mansion, namun saat di pertengahan jalan kaki Alexa tergelincir batu hingga Brian gagal menunjukkan keindahan danau saat pagi. (Bisa di lihat di bab 75😀)
Karena permintaan Alexa dulu saat honeymoon ia ingin tinggal bersama anak mereka di Heathfied Park karena suasana di Heathfied Park begitu masih asri dan sejuk karena mansion Brian di tengah hutan meski berada di pusat kota.
Mungkin hari ini ia bisa menunjukkan kepada Alexa dan anak-anak Setelah mereka akhirnya mutuskan untuk kembali ke Heathfied Park
🍃🍃🍃
Brian mengajak keluarga kecilnya dan mertuanya pergi ke suatu tempat yang masih di sekita mansion. Karena tidak ingin membuat Alexa celaka lagi dan sekarang ada anak-anak,mereka pergi menggunakan club' car yang biasa di gunakan untuk pergi bermain golf.
"Dady kita mau kemana kenapa masuk ke hutan" tanya Glorya yang duduk di pangkuan Alexa.
Alexa merasa pernah kesini dan ia mengingatnya ketika Brian mengajak lari pagi dan malah Alexa mengacaukan dengan kaki nya tergelincir.
Alexa melirik ke arah suaminya yang sedang menyetir club car nya. sedangkan Dady dan mommy Lili bersama Jeck
Dady Damian berdecak kagum dengan pandangan yang begitu Asri dan sejuk ketika mulai masuk ke hutan.
Karena Jeck tahu dengan pandangan mertua bos nya ia menjelaskan jika hutan ini juga milik Brian.
"Sayang ini bagus sekali, apa dulu kau ingin menunjukkan tempat ini kepadaku" tutur Alexa.
"Iya sayang, jika pagi disini sejuk sekali apa lagi kabut yang turun "
"Dady apa kita boleh kesana" ijin si kembar untuk ke taman bermain.
"Boleh sayang, Dady yang meminta uncel Jeck membuat untuk kalian" seru Brian.
Mereka bertiga berlari menuju taman bermain. Alexa berteriak untuk jangan lari. "Sayang jangan lari-lari nanti jatuh" teriak Alexa.
Di taman bermain sudah ada bodyguard Brian yang akan menjaga si kembar.
Sedangkan Brian mengajak istrinya dan mertuanya ke pondok. Karena Roy menyiapkan bahan untuk mereka barbeque di pinggir danau.
Nampak jeck membantu Roy yang sedang membakar daging.
Alexa menghentikan langkah Brian ketika akan membantu membakar daging.
"Ada apa sayang" tanya Brian kepada Alexa.
"Tunggu sayang, aku ada suatu untuk mu" kata Alexa.
"Apa" jawab Brian yang penasaran.
Alexa mengambil kotak kecil dari balik jaketnya. Ia menyerahkan kotak.persegi panjang kepada suaminya.
"Apa ini sayang, aku tidak lagi berulang tahun kenapa kau memberiku kado" ujar Brian membolak balikan kotak persegi panjang itu.
"Alexa tahu jika sayang tidak lagi berulang tahun, tapi apa seorang istri tidak boleh memberikan suaminya kado" Alexa kesal dan cemberut.
"Maaf sayang maaf, baiklah terimakasih kadonya"
Cup Brian mengecup bibir Alexa yang sedang memanyunkan.
Brian membuka tali yang mengikat di kotak persegi panjang itu. Ia dengan perlahan membukanya. Brian terkejut dengan isi kado itu.
"Sayang apa kau" tanya Brian. Yang nampak berkaca-kaca.
"Iya sayang aku sedang hamil lagi, Alexa kira tidak bisa setelah mereka lahir" ucap Alexa seraya mengelus perutnya yang masih rata.
"Sejak kapan? Kenapa baru sekarang kasih tahu" cecar Brian.
"Dua Minggu yang lalu, tapi Alexa masih ragu maka belum berani untuk memberitahu siapapun termasuk mommy sama mami"
"Terimakasih sayang, aku mencintaimu" Brian memeluk tubuh Alexa dengan sangat erat.
"Aku juga tapi tidak seperti ini juga kali" suara Alexa yang terasa ngap di peluk Brian yang begitu kuat.
"Maaf sayang, maaf tadi reflek. "
Brian mengecup bibir Alexa dan mengusap perut Alexa.
"Terimakasih sayang, kau telah hadir disini,.Dady tidak sabar menunggu mu lahir"
"Apa kau bahagia dengan kehamilan ini sayang" kata Brian sedikit ragu, karena saat Brian ingin memiliki anak lagi Alexa langsung murung.
"Aku sangat sangat bahagia bisa mengandung anak mu Brian leonal Elgan" kata Ayumi tersenyum menatap wajah Brian mengusap wajah nya yang di penuhi jambang. Dan ia mengecup bibir Brian meski tak sampai tapi Alexa berusaha jinjit untuk meraih bibir suaminya.
Mendengar penjelasan Alexa,Brian berteriak memanggil semua orang untuk berkumpul.
Nampak semua orang berkumpul di hadapan Brian
Ia tidak henti-hentinya tersenyum dan memeluk Alexa dari samping.
"Dady, kita kan sedang bermain kenapa disuluh berkumpul " protes Glorya yang sedang di gendong Dady Damian.
"Sudah nanti Grandpa temani main lagi" sahut Dady Damian.
"Maaf Dady sayang, tapi ada kabar baik untuk kamu"
"Apa itu dad"
"Glo akan mempunyai adik bayi, mommy sedang mengandung sekarang" jelas Brian dengan excited.
"Wah adik bayi, Glo akan punya teman nanti"
Brian dan Alexa menganggukan kepalanya. Dan semua orang yang berkumpul merasakan suka cita bersama.
"Sayang selamat atas kehamilan mu." Kata mommy Lili mengucapkan selamat dan memeluk tubuh Alexa. "Darl selamat,.Dady jadi akan punya cucu banyak " Dady Damian tertawa renyah. Dan semua orang yang disana ikut mengucapkan selamat.
Kehamilan Alexa kali ini sangat di jaga oleh Brian ia tidak mau kejadian saat dulu Alexa hamil si kembar nyaris akan kehilangan mereka yang kini tumbuh dengan baik dan pintar. Bahkan dengan cepat kabar Alexa hamil hingga ke Indonesia dan Jerman.
Mami Myta yang mendengar menantu kesayangan nya hamil lagi. Dengan segera ia terbang ke London. Hari itu juga.
The end
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih yang sudah mengikuti novel Im Drowning In Love. dan yang sudah memberikan jempol like dan komentar nya dan juga hadiahnya.
Maaf jika cerita nya harus tamat, karena akan ada cerita selanjutnya tentang Baby 3G dan juga Dante dengan sashi.
Di pantengin terus 😀 Jika nanti ada extra part Author akan tambahin 🤭
Peluk cium online dari Author..🤗🤗🤗😘😘🥰