
Bertemu Kembali #2
Maaf jika masih banyak kata yang typo 🙏
Happy Reading love 😘😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Kau"
"Ngapain kamu disini, bukannya sudah pergi dari kota ini" tanya Jo menjaukan adiknya itu.
"Iya, a-aku kembali ke kota ini karena orang tua ku" kata Rena.
Rena tidak sengaja melihat Alexa masuk ke dalam butik bersama seorang pria dan wanita paruh baya. Rena nampak penasaran dengan siapa mantan istri Suaminya itu.
"Jangan bohong kamu" ucap Jo. "Jika kau hanya ingin menyakitinya lebih baik kamu pergi dari sini" ujar Jo.
"Ti-dak" gemeteran "ke-betu-lan sekali kita bertemu di-sini" kata nya lagi. "a-aku minta maaf karena sudah jahat sama kamu" sendu Rena ia menundukan kepalanya.
"Ada apa ini" ucap Alexa yang belum tahu sebenarnya "Kau tahu lexa sayang, wanita yang pernah menjadi madu mu ini adalah dalang dari kecelakaan itu" sahut Jo.
"Apa maksudnya kak Jo"Alexa menatap Jonathan dan kembali melihat Rena yang masih menundukkan kepalanya ia ingin mengetahui kebenaran nya.
Rena bersimpul di hadapan Alexa "Jangan bawa aku kepolisi, jangan, aku mohon pada kamu Alexa"
"Hei!! cepat katakan apa yang terjadi" teriak Jo membuat seisi butik menoleh "Ada apa Jo" ucap mom lili mendengar anaknya berteriak. "Mom wanita ini kembali mom" Jo menunjuk ke arah Rena yang sedang meminta maaf kepada Alexa.
"Kau!! kenapa ada disini" tanya mom lili "Bukannya kau dan suami kamu sudah pergi dari sini"
"Alexa ku mohon maafkan aku" Rena yang masih memohon untuk di maafkan oleh Alexa yang masih diam.
Alexa masih menunggu penjelasan darinya dia datang meminta maaf seraya memohon-mohon dan kata Jonathan dan mommy dia sudah pergi dari kota ini apa maksudnya?
"Lexa jangan pernah maafkan wanita ular ini" Jo menunjuk-nunjuk ke arah Rena yang sudah berlinang air matanya "Kau tahu dia yang sudah membuat kau koma dirumah sakit,dia yang sudah menyabotase rem mobil kamu sayang" sahut Brian yang datang tiba-tiba. salah satu sepuluh bodyguard menghubungi Brian karena telah kedatangan wanita yang membuat Jonathan melindungi Alexa.
"Sayang" gumam Alexa menggelengkan kepalanya tidak percaya, meski hubungan dengan Rena tidak baik tapi Alexa tidak menyangka jika mantan madunya yang sudah membuatnya celaka.
"Tuhan sudah menghukum ku, dengan hancurnya keluarga ku,akibat ulahku, kumohon padamu Alexa maafkan aku" Rena yang belum mau Menatap ke arah Alexa.
Alexa merasa terkejut, ia memegang perutnya yang terasa kencang.
"Jo tunjukkan rekaman itu" ucap Brian kepada Jonathan "Baik tuan El" Jo mengeluarkan handphone nya ia membuka kembali rekaman Rena saat bertengkar dengan Sebastian dan juga saat Sebastian pergi dari nya, Rena terkejut atas apa yang ia dengar, kenapa bisa ia mengetahui ini semua dan rencana nya itu.
Alexa hanya diam saja karena perutnya mulai sedikit sakit "Sayang kamu tidak apa-apa" ucap mom lili melihat putrinya meringis kesakitan "Nak Brian bawa pergi Alexa dari sini" kata mom lili lagi, dengan segera Brian mengendong Alexa, Brian menatap ke arah bodyguard untuk mengurus wanita ular ini sebelum mom lili memerintahkan Jonathan "Jo urus wanita ini,mom akan menemani Alexa kerumah sakit, takut jika terjadi dengan cucuku"
Deg
Cucu? apa Alexa hamil
batin Rena. ia baru mau mengangkat kepalanya dan benar saja saat ia mendongakkan kepalanya melihat Alexa yang sedang hamil nampak perut yang sudah membesar.
"Jangan sampai wanita ini pergi, jangan sampai terjadi dengan cucu ku"
Jadi dia benar-benar hamil dan tidak mandul,bukan nya mama dulu membuatnya tidak bisa hamil karena telah merusak rahimnya
Rena menatap kepergian Alexa yang di gendong suaminya itu dan di susul mom lili.
"Hey kau cepat kemari, bawa dia dan amankan dia" ucap Jo kepada salah satu sepuluh bodyguard nya Alexa.
"Jangan sampai dia kabur"
"Jangan bawa aku, kumohon jangan" Rena memohon agar ia di lepaskan dan jangan di bawanya."Aku datang kesini hanya ingin meminta maaf saja,tidak akan menyakiti Alexa lagi" kata nya lagi.
Bodyguard itu tidak mendengarkan nya ia tetap menyeret Rena untuk membawa pergi dari butik itu.
Jonathan mengambil handphone ia menghubungi Dady Damian. ia melihat di jam tangannya jika dad Damian sudah selesai dari meeting nya.
"Halo Jo ada apa" sahut dari seberang telepon.
"Dad" Jonathan diam, membuat dad Damian merasa khawatir "Ada apa Jo, kenapa kamu diam" Dady Damian sedikit berteriak karena Jonathan membuat nya penasaran.
"Wanita itu kembali dan membuat Alexa kesakitan"
"Apa!! siapa?wanita siapa Jo"
"Istri dari Sebastian dad" sendu Jo ia takut terjadi kenapa-kenapa dengan Alexa adiknya itu.
Deg
"Apa, kenapa bisa dia kembali, bukannya dia sudah berjanji tidak akan menginjakkan kakinya di kota ini lagi" geram dad Damian."Bagaimana dengan putriku Jo"
"Lexa sudah di bawa pergi sama Brian dad"
"Hukum dia dengan seberat-beratnya Jo, aku serahkan kepada mu, aku tidak mau terjadi sesuatu dengan putriku kembali Jo, sudah cukup kita mengalah dan memberi kesempatan mereka Jo, Dady akan menyusul ke Rumah sakit sekarang" ujarnya dad Damian.
"Baiklah Dad jika Dady sudah memberi perintah seperti itu, Jo akan lakukan, wanita itu tidak akan lolos, sampai menangis darah sekalipun" ucap Jonathan kepada dad Damian.
Jiwa mafia dan spikopat Jonathan kembali jika sudah dapat perintah dari Dad Damian. Jonathan tidak akan sembarangan mengesekusi seseorang jika tidak mendapatkan persetujuan dari Dady Damian meski ia tidak lagi menjadi ketua mafia dan dirinya lah yang sekarang menjadi ketua mafia. tapi Jo masih menganggap Dad Damian ketua nya
Apa lagi ini menyangkut adiknya, sudah cukup keluarga dia membuat adiknya menderita, meski tuhan menghukum nya tapi masih kurang jika tidak dari tangan nya sendiri.
"Aku tidak akan membuatmu lolos sudah ku berikan kesempatan tapi kau malah datang mencari ajal mu"
Jo memerintahkan salah satu sepuluh bodyguard nya membereskan kekacoan agar tidak menyebar kemana akan keributan tadi sebelum ia pergi dari butik. dan mengurus belanjaan mom lili yang sempat ia pilih dan belum di bayar. dia menyuruh pelayan butik untuk mengirimkan belanjaan mom lili ke mansion Dady Damian.
***
"Mom sakit" Alexa merintih kesakitan.
"Sayang apa sangat sakit perutnya" ucap mom lili yang menemani Alexa di jok belakang karena Brian harus menyetir sendiri. melihat putrinya kesakitan karena kram.
"Nak Brian cepetan, mom tidak tega melihat putri mommy kesakitan"
"Sayang sabar ya, bentar lagi sampai" sahut Brian yang masih fokus menyetir
Dady mohon sayang, jangan membuat mommy mu kesakitan, ini bukan waktunya kalian keluar kedunia
Bersambung
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Terimakasih jangan lupa tinggalkan komentar dan like lope sebanyak-banyaknya 😘😘 dan juga jangan lupa hadiahnya 🤗🤗🥰🥰.
Jangan lupa mampir ke karya terbaru author yang berjudul Janda Tapi Perawan jadikan salah satu novel favorite mu, dan berikan dukungan nya.