
Kegaduhan Sebastian
Happy reading love 😘
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Selamat siang Tuan Sebastian" sapa salah satu penjaga keamanan Abraham Grup.
"Saya ingin bertemu dengan bos kalian"
"Maksud Tuan, nona Alexa?"
"Iya siapa lagi pemilik perusahaan yang baru kalau bukan Alexa."
"Maaf tuan tapi nona Alexa tidak ada di perusahaan saat ini."
Sebastian menarik kerah baju mantan karyawan keamanan nya "Kamu jangan bohong, kamu tahu siapa saya kan?"bentak Sebastian.
"S-Saya tahu anda mantan bos saya, tapi saya tidak bohong kalau nona Alexa tidak ada di kantor" kata pak Tara sedikit gemetaran.
Bastian mendorong tubuh mantan karyawan nya itu dan berteriak memanggil Alexa untuk keluar dari kantor dan bertemu dengan nya.
"Alexa keluar kau,jangan sembunyi" teriakan Bastian di depan lobby perusahaan.
Pak Tara bangkit setelah didorong oleh Sebastian sampai terjengkang kebelakang.
"Tuan, saya mohon jangan membuat keributan disini"
"Minggir kau jangan pernah halangi saya untuk bertemu dengan bos kamu" bentar Bastian yang sudah diselimuti kemarahan.
Semua karyawan yang kebetulan sedang lalu lalang di lobby melihat ada kegaduhan dari mantan bosnya itu.
"Bukannya itu tuan Sebastian mantan bos kita, kenapa dia berteriak-teriak didepan kantor" ucap salah satu karyawan kepada rekan temannya.
Pak Tara tidak bisa menghentikan teriakan Sebastian ia memutuskan untuk meminta bantuan kepada Duo R.
"Mbak tolong hubungi pak Riki atau pak Riko, untuk menghentikan pak Sebastian yang ingin bertemu nona Alexa" ucap pak Tara kepada salah satu resepsionis.
"Baik pak sebentar iya"
Resepsionis ini menghubungi pak Riki, Setelah mendengar penjelasan dari Resepsionis itu, Riki keluar dan melihat kegaduhan Sebastian berteriak memanggil Alexa.
"Ada apa ini pak Tara?"
"Ini pak, tuan Sebastian ingin bertemu Alexa"
"Selamat siang tuan Abraham, ada apa ini kenapa tuan membuat keributan di kantor ini"
"Saya ingin bertemu Alexa"
"Anda bisa bertanya baik-baik kepada resepsionis kita atau pak Tara,tidak seperti ini. Riki mencoba untuk bersikap tenang kepada Sebastian.
"Berdebad dengan kalian, saya sudah sering datang kesini tapi tidak pernah bertemu Alexa"
"Jika tuan ingin bertemu nona Alexa anda bisa membuat janji terlebih dahulu,namun sekarang nona Alexa kebetulan sedang tidak ada di kantor tuan Abraham"
"Dimana dia hah" hardik Sebastian kepada Riki.
"Nona Alexa sedang pergi bulan madu tuan"
"Apa!! cih enak sekali dia bersenang-senang di atas penderitaan mantan suaminya." ucap Sebastian seraya berdecak pinggang.
Keributan Sebastian membuat seisi kantor tahu dan terdengar langsung ke telinga Roki yang kebetulan sedang meeting dengan para divisi.
Pria ini memutuskan untuk mengakhiri meeting siang ini dan ikut keluar melihat keadaan di luar kantor.
"Riki ada apa ini"
"Tuan Abraham ingin bertemu nona Alexa,tapi saya sudah menjelaskan bahwa nona Alexa tidak ada di kantor sekarang tapi ia tidak percaya malah membuat keributan"
"Tuan Abraham tolong hentikan,jika anda tidak mau berakhir di penjara tolong hentikan,kita bisa bicara baik-baik" ujar Roki kepada Bastian untuk menghentikan kegaduhan di kantor. Acapkali Bastian selalu berteriak memanggil Alexa.
"Mari tuan, kita bicara baik-baik didalam"
Sebastian menurut, ia ikut masuk kedalam mengikuti Riki dan Roki keruangan nya. sebelum masuk kedalam kantor. pak Tara dan Riki membubarkan para karyawan yang ikut keluar dan menyaksikan kegaduhan mantan bos nya itu.
"Mungkin tuan Abraham sudah jatuh miskin makanya ia tidak terima dan malah membuat onar di kantor ini" ucap salah satu Resepsionis kepada temannya.
*
*
*
"Silahkan tuan Abraham" ucap Roki mempersilahkan Sebastian untuk duduk.
"Kalau boleh saya tahu, ada tujuan apa anda datang kesini dan mencari nona Alexa"
"Saya datang kesini yang pertama ingin bertemu Alexa dan juga kedua saya ingin mengambil perusahaan ini lagi"
"Baik akan segera saya sampaikan kepada nona Alexa, tapi jika Masalah mengambil perusahaan ini, apa anda lupa tuan Abraham? perusahaan ini sudah di akusisi oleh Mr El dan perusahaan ini di lihat dari pemilik saham terbesar adalah milik tuan Alexander yaitu kakek nya nona Alexa, apa anda sudah lupa tuan Abraham dengan surat perjanjian itu"
"Tapi anda sudah menyaksikan sendiri bukan tuan? kalau surat wasiat itu terbukti keasliannya"
"Dan ini juga karena kesalahan anda sendiri tuan Abraham, jika anda tidak membuat kesalahan kepada nona Alexa, tidak akan seperti ini"
Membuat Sebastian tidak bisa berbicara apapun. ia menelan ludahnya terasa kering di tenggorokan nya.
"Glek"
"Tidak itu karena kesalahan wanita itu sendiri karena ia mandul" ucap Bastian yang tidak mau kalah.
"Nona Alexa tidak mandul tuan, bukan nya nona pernah hamil di saat masih menjadi istri anda"
"Tidak dia mandul" teriakan Sebastian.
"Lebih baik anda pergi dari kantor ini tuan jika anda tidak bisa negosiasi dengan baik"
"Tidak, saya tidak akan pergi dari kantor ini, sebelum bertemu dengan Alexa"
Roki akhirnya memutuskan dengan cara kasar untuk mengusir Bastian dari dalam kantor.
"Hallo cepat keruangan ku sekarang" ucap Roki kepada seseorang yang ia hubungi.
Tok ... tok .. tok
"Masuk"
Beberapa bodyguard nya masuk kedalam ruangan Roki.
"Bawa dia keluar dari sini dan jangan sampai membuat keributan lagi. kerahkan semua bodyguard kita untuk memperketat keamanan kantor ini" hardik Roki.
"Hai mau dibawa kemana aku, berani sekali kau mengusirku dari kantor ku" teriak Bastian seraya meronta ronta Setelah di bawa paksa oleh bodyguard Alexa.
"Jangan mimpi anda tuan, sekarang anda sudah jatuh miskin, ingat itu" ucap Riki sebelum Bastian di bawa keluar dari ruangan nya.
Semua karyawan melihat mantan bosnya itu di seret paksa oleh beberapa orang yang berbadan besar dan kekar berbaju hitam itu keluar dari ruangan pak Roki.
"Kasian tuan Abraham, itu karma karena sudah berlaku sombong" gumam Diana mantan sekretaris nya.
***
Brian yang mendengar kabar dari duo R merasa geram kepada Sebastian.
"Mau apa lagi dia mencari Alexa" ucap Brian seraya memegang gelas dan pecah seketika di genggaman tangannya.
Roy yang melihat merasa kaget dan mendekat ke Brian.
"Astaga ada apa ini tuan El" seru Roy kepada Brian
"Tidak apa-apa, Roy bersihkan tempat ini, dimana Mrs El?"
"Mrs El sedang di taman."
Brian langsung menemui Alexa setelah di beritahu Roy.
Pria ini melihat istrinya yang sedang asyik berkeliling di taman samping mansion, ia tersenyum melihat istri cantik nya, terlihat raut kebahagiaan terpancar dari wajah cantik Alexa.
Alexa yang menggenakan baju berwana putih dengan model kerah Sabrina membuat bahu mulus Alexa terlihat.
Brian mendekati Alex dan memeluk dari belakang membuat Alexa terkejut ia menoleh kesamping dan melihat Brian memeluknya.
"Sayang malu nanti dilihat orang" Alexa mencoba melepaskan pelukan Brian dari pinggang nya.
"Sebentar saja sayang, aku kangen"
"Kangen? bukannya kita setengah jam yang lalu kita bersama?"
"Aku tidak ingin kehilangan kamu, berjanji lah sayang apapun yang terjadi nanti, kamu tidak boleh meninggalkan ku" bisik Brian kepada Alexa.
"Sayang, aku tidak akan pernah meninggalkan mu, ingat itu" ucap Alexa dan melepas tangan Brian.
Alexa menghadap Brian dan memegang tangan Brian "Sayang aku sangat mencintaimu, aku sangat bahagia bisa hidup bersamamu jadi tidak akan pernah aku untuk pergi dari sisimu"
Wanita ini mencium tangan Brian ia tertegun melihat ada darah di tangan suaminya.
"Astaga sayang,tangan kamu kenapa?"
"Tidak apa-apa sayang,luka ini tidak ada apa-apa nya jika kamu pergi dari sisiku, itu akan melukai hatiku tidak cuma itu raga dan jiwa ku pasti akan terluka"
"Tidak sayang jangan pernah bilang seperti itu,ayo aku bantu obati lukamu nanti terinfeksi"
Bersambung
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa tinggalkan komentar dan like.