
Iklan Yang Sangat Menganggu
Happy Reading 😘🤗
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Alexa menemani si kembar untuk tidur, dengan membacakan buku dongeng kesukaan mereka hingga cerita nya selesai dan bersamaan mereka mulai tidur.
Alexa menutup buku dongeng tersebut dan menaruh di atas meja. Alexa memberikan ciuman kepada baby 3G.
"Good night sayang, selamat tidur" ucap Alexa. Ia mematikan lampu kamar baby 3G hanya menyisahkan lampu tidur saja sebelum meninggalkan nya.
Alexa masuk ke kamar utama, melihat Brian yang masih sibuk bekerja terlihat sedang memangku laptop nya.
"Apa anak-anak sudah tidur sayang"
Alexa terkejut, ternyata suaminya menyadari kedatangan nya, meski matanya menatap laptop.
"Mereka sudah tidur" jawab Alexa, ia masuk kedalam kamar mandi dan ia keluar dengan baju tidur favorit nya.
Nampak Brian belum selesai juga, Alexa memutuskan untuk masuk ke dalam Walk in closet untuk menata baju yang akan ia bawa besok.
Brian yang sudah selesai, melihat Alexa malah masuk kedalam walk in closet. Brian mengikuti Alexa dan melihat istrinya yang sedang menata baju kedalam koper.
Brian memeluk tubuh Alexa dari belakang. Membuat Alexa terkejut karena merasakan pelukan dari Brian tiba-tiba.
"Sayang, bawa yang penting saja, tidak perlu semua kau bawa" ucap Brian seraya mencium tengkuk leher Alexa. Brian mencium aroma tubuh Alexa yang memabukkan. Inilah yang Brian sukai jika dekat Istrinya, tidak akan pernah bosan jika harus bercumbu setiap hari.
"Tidak sayang, hanya ahhh" Alexa mendesah saat Brian meremas benda kenyal milik Alexa. Sedangkan Brian masih saja mengecup leher jenjang Alexa.
Brian membalikan tubuh Alexa menghadap nya dan mendorong ke lemari. Brian mencium bibir Alexa, **********. sedangkan tangan nya traveling kedalam balik Lingering seksi Alexa yang sudah menggoda saat ia keluar dari kamar mandi.
"Aku merindukan mu" bisik Brian. Di sela-sela ciuman nya. Alexa tersenyum karena berhasil memancing Brian.
Brian menggendong Alexa ala koala tanpa melepas tautan ciuman mereka. Brian merebahkan tubuh Alexa di atas kasur.
Alexa meremas rambut Brian saat ia dalam Kungkungan Brian. Alexa mendesah saat kepala Brian mengendelamkan wajahnya di sela pahanya.
"Ahhh"
Suara ******* Alexa di telinganya membuat gair Brian semakin memuncak.
Kini giliran adik kecil Brian yang sudah berdiri tegak untuk bertempur, Brian akan memulai memasukkan adik kecilnya,
Tidak henti-hentinya Alexa berteriak memanggil nama Brian. Saat sudah tidak tahan akan sentuhan dan kenikmatan yang di berikan Brian.
"Good honey panggil namaku"
"Ohh Brian ahh"
Brak...
Brak...
"Mommy..."
"Mommy..."
Brak...
Brak...
"Mommy.. Dady buka pintunya. "
Huahh...
"Mommy..."
"Sayang stop" kata Alexa. Namun Brian tidak mau berhenti. Alexa mencoba untuk mendorong tubuh kekar Brian dari Kungkungannya. "Sayang itu suara Glo"
"Ahh biarkan saja sayang, nanti juga berhenti sendiri, satu ronde saja belum selesai"
Brak..
Brak..
"Huah mommy buka pintunya"
"Sayang stop "Alexa mengulangi kata yang sama, karena tidak tega mendengar suara Glorya yang tidak hentinya mengebrak pintu kamar agar di buka.
"Huft, kenapa ada iklan yang sangat menggangu" gumam Brian.
"Sayang dia itu putrimu, cepat buka pintunya" pinta Alexa.
"Sayang tapi ini sudah di ujung ingin menembak" keluh Brian.
"No sayang, kalau gak aku tidak akan memberimu jatah sebulan" ancam Alexa kepada Brian.
Brian mendengus kesal ia bangkit dan memakai kembali celana boxer nya namun Alexa malah tertawa karena melihat adik kecil Brian nampak menonjol di balik celananya. Namun Brian malah berwajah kesal karena tidak mendapatkan puncak kenikmatan malam ini.
Alexa memunguti baju nya dan berjalan menuju kamar mandi.
Brian membukakan pintu kamarnya,ia melihat putrinya yang sedang menangis di depan pintu kamarnya.
"Dady" Teriak Glorya seraya memeluk kaki Brian.
Brian berjongkok untuk mensejajarkan tinggi badan putrinya. "Kenapa Glo humm"
"Huah Dady Glo tidak bisa tidul"
"Sudah sayang jangan nangis lagi" seru Brian menenangkan putrinya,ia menggendong putrinya masuk kedalam kamarnya.
Alexa yang baru saja keluar dari kamar mandi mengambil alih putrinya dari gendongan Brian.
"Sini Glo sayang sama mommy"
"Glo kenapa menangis?"
Sedangkan Brian masuk ke dalam kamar mandi untuk menidurkan adik kecilnya yang yang telah gagal. Di bawah guyuran shower.
Membuat Alexa tertawa akan pertanyaan putrinya. " kata siapa di London menakutkan?"
"Kata uncel Jo mom"
"Kakak mu benar-benar telah meracuni pikiran putri kita sayang," sahut Brian yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang di lilitkan di pinggang nya. Membuat Alexa tidak bisa berkedip.
"Sayang jangan sembarang, mungkin Jo tidak ingin kita pindah ke London" seru Alexa.
"Jangan membela dia, kau tahu kan kakak mu mengklam putri kita calon istrinya" tegas Brian dengan menekan kata calon istrinya.
Alexa tidak bisa apa-apa jika melihat suaminya sudah seperti itu.
"Mom, apa boleh Glo ikut tidul disini"
"Glo lebih baik tidur di kamarmu sendiri" kata Brian.
"No Dady, Glo ingin disini sama mommy sama Dady juga" protes Glorya seraya melipatkan kedua tangannya ke dalam dadanya.
"Glo, bagaimana jika kedua kakak mu itu mencarimu hum" kata Brian lagi ia sudah memakai celana boxer kembali.
"Mom" ucap Glorya mencari pembelaan dari sang Mommy.
"Glo boleh ko tidur disini, anggap saja kita tidur bersama sebelum pindah ke London besok"
"Yeah Dady kalah" ucap Glorya dengan menjulurkan lidahnya ke arah Dady nya.
Glorya turun dari kasur dan ia malah pergi keluar kamar dan memanggil saudara kembarnya yang ikut mengerjai kedua orang tuanya.
Brian terkejut ternyata putrinya memanggil kedua saudara kembarnya untuk ikut tidur bersama.
"Yeah kita bisa tidul bersama mom dan Dady malam ini" sorak gembira dari Glorya.
Membuat Brian mendengus kesal. karena kesenangan saat bercinta harus gagal karena ulah anak kembarnya.
Jika bukan anak sendiri sudah ku cincang kalian.
Batin Brian yang sedikit dongkol.
Alexa hanya bisa tertawa melihat kekesalan Suaminya sudah membuat nya gagal bercinta sekarang anak kembarnya ingin tidur bersama.
Brian akhirnya membolehkan mereka tidur bersama malam ini di kamar utama.
Beruntung kamar utama memiliki kasur yang sangat lebar hingga muat untuk tidur berempat dalam satu tempat tidur.
"Ayo kalian tidur, ini sudah malam" bujuk Brian menyuruh anak- anaknya untuk pergi tidur.
"Tapi kita ingin di bacakan dongeng dulu dad" kata Garfind. Yang sudah membawa buku dongeng mereka.
"Baiklah, biar mommy membacakan untuk kalian"
"No mom, biar Dady saja" seru Glorya mengambil buku yang sudah di pegang Alexa dan di serahkan kepada Brian.
"Bisa tidak kalian tidak membuat ulah malam ini"
"Kita tidak membuat ulah dad, tapi ingin di bacakan sama dady"
"Sayang, turuti saja ke inginan mereka,"
"Baiklah-baiklah biar Dady yang membacakan buku dongeng untuk kalian"
Brian mulai membacakan buku dongeng untuk anak nya, baru beberapa lembar cerita mereka sudah tidur dengan nyenyak.
Merasa tidak ada suara dari mereka Brian menyudahi membaca buku dongeng nya.
Brian tersenyum ternyata sudah pada tidur dan Alexa juga ikut tidur.
Brian mencium kening mereka dan juga Alexa.
"Dady sayang kalian semua" kata Brian dan ia ikut tidur bersama anak dan istrinya itu.
🍃🍃🍃
"Dad, mommy tidak mau jika harus jauh dari cucu-cucu kita" keluh Mommy Lili.
"Tapi ini sudah keputusan putri kita sayang"
"Dad, bagaimana kalau kita ikut mereka pindah ke London" Mom Lili memberikan ide kepada suaminya itu.
"Astaga sayang, itu akan menyusahkan putri kita."
"Itu tidak akan dad, ayo lah dad, kita ikut iya" mom Lili memohon.
Membuat Dady Damian tidak bisa berkutik jika menyangkut keinginan Istrinya itu.
"Baik lah sayang, besok kita ikut pindah"
"Terimakasih dad" mom lili memeluk tubuh suaminya yang berada di samping.
"Sudah-sudah lebih baik kita tidur, bukan nya kita akan ikut Alexa besok"
Mom Lili menganggukan kepalanya.
Bersambung
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Glorya
Galand dan Garfind
Si kembar menurut pandangan Author