I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
59. Kekesalan Dante



Kekesalan Dante


Happy reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


tok .... tok ..... tok ....


ceklek


"iya mbok nah" tanya Alexa


"maaf non, di bawah ada asisten den Brian."


"Makasih mbok nah."


"iya non, saya permisi dulu."


Brian yang sekarang sudah menjadi suaminya itu kini sedang duduk di depan meja belajar Alexa yang masih sibuk di depan laptop.


Alexa mendekatinya dan memeluk dari belakang membuat Brian menoleh ke samping melihat Alexa yang sudah berani mengganggu nya.


"Sayang.... apa masih lama?" bisik Alexa dan sekali ia mencium pipi Brian.


Brian tersenyum dan menarik Alexa ke dalam pangkuan nya itu.


"Kenapa sayang, apa kau mau lagi." goda Brian kepada Alexa seraya merapikan anak rambut yang menutupi wajahnya.


"Tidak sayang... asisten mu sudah menunggu di bawah" jawab Alexa mengalungkan tangannya ke leher Brian.


"Tapi kamu sudah membangunkan adik kecilku"


Alexa menelan ludah nya karena ia juga merasakan tonjolan di bawah Sana. wanita ini mencoba bangkit dari pangkuan Brian untuk menghindarinya.


Brin menahan pinggang Alexa untuk tetap berada di pangkuannya "Kau mau kemana?satu ronde saja tidak masalahkan?" ucap Brian menyeringai.


"No..... sayang, badanku sa...." mencoba untuk menolak namun dengan cepat Brian sudah menyambar bibir Alexa dengan kecupan dan tangannya sudah merayap kemana - mana mencari titik favorit nya.


Alexa mendesah geli setelah tangan Brian menemukan benda favorit nya bermain di dua gundukan kenyal.


Membuat ******* yang keluar dari mulut Alexa membuat hasrat Brian semakin memucat.


pria ini mendorong tubuh Alexa ke atas meja belajar, Brian kembali bercumbu dengan melepaskan satu persatu baju Alexa dengan menyisahkan bra dan kain segitiga yang menutupi area sensitifnya.kembali mencium bibir Alexa semakin dalam dan turun ke lehernya meninggalkan tanda merah, tangannya menyentuh setiap lekukan tubuh Alexa membuat wanita yang berada di bawah Kungkungan nya menggeliat meronta ronta.


Brian menarik kain segitiga yang menutupi area pribadinya ia kembali bermain dan mengobrak abriknya membuat wanita ini mendesah.


"Oh .... sayang.." rancu Alexa


seseorang yang sudah menunggu bos nya itu hampir 2 jam, duduk di ruang keluarga yang masih setia menunggunya sampai menghabiskan tiga cangkir teh di hadapannya. sudah mulai bosan dan kesal dengan tingkah bosnya.


"Seperti nya aku salah jam untuk datang kesini, padahal ada meeting penting hari ini." gumam Dante.


Jam meeting hari ini harusnya sudah di mulai sejak setengah jam yang lalu. padahal Dante sudah mengatur ulang jam nya dari yang di jadwalkan.


Untuk menghilangkan rasa bosan Dante hanya mondar mandir di tempat seperti setrikaan.


"ini nih kalau mengambil keputusan membuat acara dadakan tanpa mengambil cuti, haa ..... nasib .... nasib jadi bawahan" batin Dante yang masih mondar-mandir dari tadi.


mbok nah yang melihat asistennya Brian hanya cekikikan dari jauh.


Setelah beberapa saat kemudian akhirnya Brian Turun ke bawah menemui orang kepercayaan sekaligus sahabatnya itu dengan rambut yang masih basah.


"Dante kau sudah datang." tanya Brian dengan santai tanpa berdosa sedikitpun.


"Sudah dari seminggu yang lalu bos, sampai perutku kembung menghabiskan tiga cangkir teh." geram Dante asal kepada Brian.


"Baiklah ayo kita pergi." seru Brian mengajak asistennya pergi.


"Belah duren oh belah duren" sindir Dante.


membuat Brian salah tingkah.


"Makanya kamu cepat-cepat menikah, nanti kau akan merasakan nya sendiri."


"Nah itu bos masalah nya kapan saya dapat cuti untuk mencari jodoh.waktuku hanya untuk bekerja saja"


"kau tidak perlu cuti, tinggal pasang iklan di biro jodoh, pasti akan datang dengan sendirinya." tawar ide Brian kepada Dante.


"Ah yang benar saja bos, orang ganteng seperti saya masa harus ke biro jodoh, turun dong kegantengan ku." Dante menyela


Sikap Brian dan Dante ketika bertemu akan membuat nya sengklek tapi jika sudah berhadapan dengan orang lain ia akan bersikap dingin dan kejam membuat semua orang takut.


*


*


*


Alexa yang baru saja bercinta kini sedang membersihkan diri di bawah shower, ia mengingat kejadian tadi membuat menggelengkan kepalanya saat melihat banyaknya tanda merah di tubuhnya itu.


"Ternyata buas juga, semalam sudah membuat badanku remuk bercinta sampai pagi, ini membuat ku tak berdaya."


Kini Alexa sudah menyelesaikan acara mandinya dan kini ia sedang mencari baju yang cocok untuk menutupi tanda merah di lehernya namun tidak menemukan.


Alexa teringat dengan salep ajaib milik Brian dengan segera ia mencari di atas Nakas samping tempat tidur.


"Akhirnya menemukannya. sebenarnya dia bekerja sebagai apa selain seorang Presdier,kenapa dia selalu memberikan ku obat-obat seperti ini,dulu waktu koma dia datang memberiku obat." gumam Alexa.


Dirasa sudah cukup mengoles ke berbagai tanda merah dengan sekejap menghilang begitu saja.


"Wow benar- benar ajaib kaya sihir" Alexa terkekeh.


Alexa tersenyum melihat hasilnya seperti tidak pernah ada tanda apa pun. dan ia kembali mencari baju y akan di kenakan.


wanita ini memutuskan untuk melihat pekerjaan nya yang sekarang memegang perusahaan Abraham group dan di percayakan kepada mantan duo bodyguard nya itu Duo R yang kini menjabat sebagai orang kepercayaan nya dan sebagi wakil direktur selagi Alexa tidak ke perusahaan.


kini ia sedang mengecek berbagai email masuk dari Duo R.


"Astaga... Bastian banyak sekali dia pinjam uang hanya untuk menutupi kerugian selama ini hanya untuk istrinya itu."


Alexa melihat data keuangan perusahaan sebelumnya wanita ini menggeleng tidak percaya.


"Kali ini aku harus minta bantuan Dady"


Bantuan dari Brian sebagai investor tertinggi ternyata tidak bisa untuk menutupi kerugian yang dialami perusahaan. padahal Brian sudah menyuruh Leo untuk menstabilkan harga saham kesemula yang sempat ia bobol.


"sayang mau kemana?"


mom lili yang melihat putrinya berjalan tergesah- gesah menuruni anak tangga, merasa heran.


"Keluar bentar mom." wanita ini mencium pipi momy nya dan menuju pintu.


"mau kemana dia, buru- buru sekali."


"Tapi sayang kalau suami kamu pulang?" teriakan mom lili


"Nanti di jalan Alexa kasih kabar mom,lexa mau ketemu Dady."


"Kan bisa dirumah sayang,kan bisa di telpon suruh pulang cepat." mom lili yang masih curiga dan mempertahankan putrinya biar tidak pergi.


"Tidak bisa mom, ini sangat penting, dah mom lexa pergi dulu."


"hati-hati sayang,jangan ngebut bawa mobilnya."


"Tidak mom, lexa bawa supir."


Alexa hanya mengacungkan jari jempolnya dan pergi menuju mobil yang sudah di tunggu supir pribadi nya sebelum nya.


"Pak jalan kita ke perusahaan Dady sekarang." ucap Alexa yang sibuk mainkan gawai nya.


"baik non."


Alexa kaget mendengar suara yang familiar di telinganya, wanita ini mendongakkan kepalanya ke arah depan.


"Pak mun???"


"Iya non,ini saya."


Sopir pribadi nya ini tahu apa yang akan nona mudahnya tanyakan, ia akhirnya menceritakan semua kepada Alexa.


pak mun sopir pribadi terdahulu yang di pecat oleh Rena karena kesalahan hanya terlambat untuk menjemput anak-anak nya sekolah. membuat nya tidak bisa bekerja, Dady Damian yang mendengar pak mun tidak bekerja sebagai sopir putrinya lagi ia memutuskan di pekerjaan sebagai sopir di keluarga Marley lagi, karena dulu pak mun adalah sopir pribadi Alexa sejak masa sekolah.


bersambung


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


terimakasih, jangan lupa like komen dan hadiah juga vote nya lope lope sebanyak-banyak😘