I'M Drowning In Love

I'M Drowning In Love
53. Sah



Sah


...Seseorang itu butuh komitmen yang luar biasa, dia ingin menunjukkan perasaan tetap sama pada orang yang sama bahkan setia itu tetap ada, tak takut jika ada penggoda. tempat ternyaman adalah pasangannya, karena dia ingin satu pasangan selamanya...


Happy reading love 😘


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


flashback:


Setelah pulang dari rumah Alexa kedua orang tuanya Brian mendatangi penthouse mewah miliknya. baru kali ini sepasang suami istri paruh baya itu baru pertama kali menginjakkan kakinya ke dalam penthouse mewah milik putra semata wayangnya.


tet..... tet.... tet...


Beberapa kali mamih myta memencet tombol bel penthouse


Setelah menunggu cukup lama akhirnya pemilik penthouse membukakan pintunya.


"Mamih...."


"Dasar anak nakal iya kamu, tidak memberitahu kami kalau acara pernikahan kalian di percepat besok pagi." ketus mamih myta seraya memukul-mukul bahu Brian dengan tas branded yang ia bawa.


Brian mengadu kesakitan,papih Louis menggelangkan kepalanya melihat interaksi anaknya dan ibunya.


"Au ...... au...... mih sudah cukup mih."ucap Brian mengadu.


"Untung iya Dante ngasih tahu kita, kalau tidak sudah mamih coret kamu dari daftar keluarga.


"Aduhh mih jangan dong, masa tega banget sama anak sendiri," seru Brian merajuk.


"Emang mamih pikirin..... bodoh amat" ketus mamih myta.


Dante yang masih di belakang mengekor hanya bisa menahan tawa.


'Ckikiki.... syukurin.." gumam Dante.


Brian yang mendengar menatap tajam ke arah Dante, membuat ia bergedik ngeri.


flash back off:


"Son.... apa kau sudah mempersiapkan nya semua untuk besok pagi." seru papih Louis membuka percakapan rapat dadakan.


"98% sudah pih... semua keluarga besar akan hadir saat acara resepsi nanti." jawab Brian.


"Tapi ini acara sakral kamu sayang,kanapa tidak ada yang mau hadir" tegas mamih myta.


"Sayang,.. semua memiliki kesibukan masing-masing, dengan acara mendadak seperti ini, mereka tidak mungkin meninggalkan pekerjaan begitu saja.


"Mih... sudah lah, Brian tidak masalah yang terpenting masih ada keluarga inti." Brian mengintrupsi.


"Anak sama bapaknya sama saja,tidak ada yang mau ngertiin mamih."gumam mamih myta.


"Mih..." sahut papih Louis melihat istrinya merajuk dan pergi dari rapat dadakan.


"Sudahlah nanti mamih biar urusan papih, kalian istirahat lah,sudah malam biar besok tidak terlambat." pinta papih Louis.


Ketiga anak muda mengiyakan permintaan papih Louis untuk pergi istirahat dan mereka pergi ke kamar masing-masing yang biasa mereka tempati jika berada di mansion utama.


Sebelum memutuskan untuk pergi tidur Brian mengecek handphone nya tidak ada kabar dari Alexa sedari pagi. pria ini mulai gelisah tidak ada kabar apapun dari sang pujaan hatinya sampai malam meski hanya untuk basa basi saja seperti biasa.


"Kenapa tidak ada kabar?apa sesibuk itu dia sama sahabat nya sampai lupa" gumam Brian kesal.


Pria ini mulai mengetik sesuatu untuk mengirim pesan singkat kepada Alexa namun ia hapus dan ia mengetik lagi hapus lagi sampai beberapa kali.


Namun ia malah tak sengaja melihat status update baru nya sekitar 5 menit yang lalu.


"Bismilah..., Akhir dari sebuah penantian panjang di ijabah semoga di beri Kelancaran acara hamba besok Ya Robb"


Brian tersenyum melihat status WhatsApp Alexa. Tapi, dia tak sengaja menekan icon dial pria ini malah menelpon nya.


Diseberang sana wanita yang baru selesai mengadakan acara bridal shower dadakan ala duo sahabat nya itu memutuskan untuk pergi tidur bersama dengan dua sahabat nya yang terlebih dulu sudah tidur pulas.


Alexa menepuk keningnya baru menyadari jika ia tidak memberikan kabar apapun kepada calon suaminya itu. sejak pagi setelah kedatangan keluarga Brian berkunjung.


Brian is calling........


Alexa menggeser icon dial untuk menerima Sambungan Telepon.


"Halo..."


namun tidak ada suara di seberang telepon membuat Alexa mengerutkan keningnya heran


"Halo..." ucap Alexa lagi


Brian yang tak sadar telah menekan tombol icon dial akhir tersadar dari lamunan setelah mendengar suara dari handphone nya.


"Hai..... belum tidur?" tanya Brian dengan salah tingkah.


"Baru saja mau tidur, hmm ...... maaf tidak kasih kabar ke kamu sejak pagi." jawab Alexa.


"It's ok... kamu pasti sangat sibuk mengurusi acara besok pagi dan tidak kasih kabar terlebih dahulu, sayang... maafkan aku" sahut Brian dengan sendu.


"Untuk apa meminta maaf" Alexa merasa heran.


Membuat Alexa tertawa


"Kenapa kau malah tertawa"


"Tidak... sayang,kau itu lucu sekali, tidak percaya sama aku?


"Percaya sama kamu,tapi aku merasa khawatir saja, aku tidak mau kehilangan mu yang kedua kalinya."


"Astaga sayang kau terlalu berpikiran buruk."


"Tidurlah sudah hampir larut malam,aku tidak mau melihatmu besok ada mata panda nya." Brian terkekeh


Membuat Alexa memutar bola matanya.


"Iya Mr Posesif, aku pergi tidur."


"Apa apa kau bilang aku Mr posesif?geram Brian.


"Iya kau Mr posesif nya Alexa...." teriak Alexa seraya menutup sambungan teleponnya secara sepihak.


Tut....Tut....Tut ...


"Awas iya kau Gadis kecil nakal" gumam Brian.


*


*


*


Tak terasa hari yang di nanti semua anggota keluarga kedua belah pihak sudah berada di kediaman Alexa untuk acara prosesi akad nikah berlangsung pagi ini pukul 10.00 wib.


Halaman belakang mansion kini sudah di sulap menjadi kebun bunga untuk acara akad nikah.



Brian merasakan hari yang sangat menegangkan di hidupnya, rasa gugup, gelisah dan resah menjadi satu. jika ia berfikir pernikahan adalah proses yang mudah hanya mengucapkan ijab qobul dalam satu tarikan nafas hanya dalam hitungan menit.


Namun itu bohong. rasa tegang menyelimuti dirinya dari semalam tidak bisa tidur hingga sang fajar terbit, ia bahkan harus bolak-balik ke kamar kecil ntah sudah berapa kali pria tampan ini lakukan.


Pria tampan ini lebih memilih menghadapi 10 investor dalam sehari untuk bisa menyakinkan dirinya menjalin kerjasama.


Kini para pendamping Brian, para saksi dan penghulu sudah duduk di kursi yang sudah di sediakan untuk mengucapkan janji suci pernikahan.


Tak selang berapa lama Alexa datang dengan di apit oleh kedua sahabatnya itu. mengenakan kebaya burkat berwarna putih, dengan rambut di sanggul modern dan makeup flowes membuat sangat ayu dan anggun.


Membuat semua mata menatap takjub melihat pesona kadar kecantikan Alexa sangat cantik bak putri khayangan. termasuk Brian menatap Alexa tanpa berkedip.


Semua tamu kerabat dekat yang hadir kini sudah duduk tak ingin melewati acara sakral dari dua keluarga besar yang sangat berpengaruh itu.


Setelah dua sahabat nya mengantar Alexa ke tempat akad nikah ia duduk dengan para tamu undangan yang hadir.


Raya memilih duduk dengan keluarga dr Kim karena Kimora sedari tadi berteriak memanggil mamah nya untuk duduk bersama.


Pak penghulu dan wakil nikah dari Alexa adalah Damian Marley Jansen Dady nya sendiri dan yang menjadi saksi dari pihak mempelai wanita Jonathan selaku orang kepercayaan nya. dan Dante menjadi saksi dari mempelai pria.


"Bisa kita mulai acaranya" tanya bapak penghulu.


Brian selaku mempelai pria mengangguk mantap mengiyakan. meski rasa gugup dan tegang masih dia rasakan.


Sebelumnya membaca ayat suci Alquran terlebih dahulu sebelum acara dimulai dan di lanjut dengan Khutbah nikah akan disampaikan langsung oleh petugas dari KUA atau penghulu.


Khutbah nikah ini berfungsi sebagai pembekalan bagi kedua mempelai, sekaligus pengingat tentang pentingnya menjaga keutuhan dalam pernikahan.


Setelah di beri pengarahan oleh penghulu mengenai garis besar pernikahan. Brian kembali mengangguk mengerti.


"Ananda Brian Leonardo Elgan Bin Louis Leonardo Elgan, saya nikahkan dan kawinkan engkau, dengan putri kandung saya yang bernama Alexa Olivia Marley Jansen dengan mas kawin uang sebesar 150.000 USD dan seperangkat alat sholat di bayar Tunai" ucap Damian Marley Jansen menggenggam tangan Brian yang begitu dingin.


"Saya terima nikah dan kawinnya. Alexa Olivia Marley Jansen dengan mas kawin uang sebesar 150.000 USD dan seperangkat alat sholat di bayar Tunai." ucap Brian dengan satu tarikan nafas dengan penuh percaya diri.


"Bagaimana para saksi" Tanya bapak penghulu


"Sah"


Ucap para saksi bersamaan.


Semua para undangan tamu mengucapkan syukur Alhamdulillah setelah acara ijab qobul di bacakan oleh Brian dengan lancar dan penuh hikmat.


Mamih myta meneteskan air mata kebahagiaan, akhirnya putra semata wayangnya menikah juga dengan wanita pilihannya dan keluarga besarnya.


Papih Louis yang melihat sang istri menangis dengan sendu ia memberikan selembar tisu kepada istrinya. dan mom lili juga menangis di pelukan Natasha yang kebetulan mendampingi mom lili.


Bersambung.....


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Terimakasih sudah mampir jangan lupa,like dan komen serta jangan lupa vote dan hadiah nya.


lope....lope...lope... sebanyak- banyak nya 😘